Antara Asya Dan Rasa

Antara Asya Dan Rasa
Episode 178


__ADS_3

semua orang sudah sampai di tempat tujuan membuat mereka saling pandang antara satu dan yang lainnya, oleh karena keluarga Erlangga juga terlihat sudah ada di situ membuat Rio dan juga istrinya rasa-rasa seperti antara percaya dan juga tidak.


Bagaimana tidak percaya sebab setahu mereka keberadaan Putri mereka di situ itu tidak ada yang tahu selain orang dalam, sudah lama pula mereka tidak berhubungan dengan keluarga itu dan juga tidak ingin mengetahui apapun tentang mereka.


akan tetapi kenapa di sini Mereka bisa muncul dan juga seolah sedang mengawatirkan keadaan anak Asya dan juga Kenzo, Padahal mereka tidak ingin ada hubungan kekeluargaan di antara keluarga yang membuat Putri mereka itu harus menderita dan juga pergi dari tempat kelahirannya sendiri.


"kalian untuk apa berada di tempat ini? apa tidak puas yang anak kalian lakukan kepada putri kami sampai-sampai sekarang kalian harus menunjukkan wajah kalian itu, sebenarnya apa sih dosa yang sudah kami lakukan kepada keluarga kalian sampai begitu memperlakukan kami seperti layaknya orang yang tidak punya hati nurani?"tanya Dewi yang bahkan sudah berdiri di depan pintu tempat di mana keluarga Kenzo berada.


Norah maju satu langkah dan Ingin menggapai tangan tetangganya yang sangat ya hargai itu, Namun ternyata Dewi malah memberikan kode agar wanita itu tidak mendekat ke arahnya.


"Jangan pernah mendekat ke arahku dan jangan juga pernah untuk ada niatan menyentuhku sedikitpun! Jika kamu ingin berbicara Silahkan di tempatmu dan tidak usah bergeser kemanapun, aku pun tidak akan pernah mengganggu kenyamanan kalian selagi kalian tidak melakukan hal yang aneh-aneh terhadap kehidupan putriku!"tegas Dewi membuat Norah ingin sekali menangis tapi ditahannya sebab biar bagaimanapun setiap kesalahan di dunia itu akan ada konsekuensi yang bakalan diterima dan inilah konsekuensi yang sudah ia terima yaitu Karma dibayar lunas.

__ADS_1


"Aku tahu aku salah Dan juga aku tahu tidak bisa menjadi Ibu yang benar untuk mengajarkan Putraku berbuat baik, tetapi aku datang ke sini karena merasa khawatir dengan anaknya Asya! Aku mohon dengan sangat kepadamu Tolong jangan menolak niat baik kami ini untuk menjenguk anaknya, Karena setelah memastikan bahwa keadaannya baik-baik saja kami bakalan pergi dari hadapan kalian dan tidak akan pernah muncul lagi!"ujar Norah dengan Tatapan yang begitu memelas tapi Dewi sudah mencoba untuk mematikan hati nuraninya agar tidak pernah terpengaruh dengan segala macam permohonan yang nantinya akan disampaikan oleh orang-orang yang ada di hadapannya ini.


"kalian itu orang asing di sini dan tidak pantas juga untuk mencemaskan keadaan cucu kami, karena ada kami neneknya yang bakalan memberikan perhatian untuk dia Jadi otomatis tidak perlu harus mengharapkan perhatian dari orang luar!"Dewi biasanya halus dalam bertutur kata Entah mengapa kali ini wanita itu terlihat geram dan juga rasa-rasanya sudah hilang kesabarannya yang selama mau hampir 2 tahun ini dirinya tahan.


"Mbak ini siapa sih?"Riyanti yang tadi begitu penasaran mau tidak mau harus menanyakan kebenaran kepada kakak iparnya itu sebab jika tidak dirinya pun bingung kenapa Dewi malah memarahi orang asing yang berada di hadapan mereka ini.


"mereka adalah keluarga sampah dan tidak pantas untuk dihargai, Sudahlah tidak usah membahas Mereka lagi anggap saja kalau mereka itu tidak pernah kita temui selama ini!"setelah mengatakan hal itu Dewi pun mengajak semuanya untuk masuk ke dalam ruangan tempat Asya,Kenzo dan juga Elnara berada.


Plak


"apa kamu bilang tadi, kamu sadar kan kalau semua permasalahan ini berasal dari kamu tetapi dengan entengnya kamu mau memperbaikinya? Kamu ini sebenarnya seorang pelajar atau bukan ya sampai-sampai tidak bisa membedakan mana yang baik dan tidak, kamu pikir anak kami itu bahan percobaan kamu jadi ketika melakukan kesalahan dengan mudahnya begitu kamu datang Dan perbaiki?"tanya Dewi dengan Tatapan yang begitu horor membuat Rio suaminya langsung menarik tubuh istrinya agar segera masuk ke dalam ruangan itu karena jika tidak entah nanti bagaimana yang Dewi lakukan terhadap Gerry pria yang menurutnya tidak punya sopan santun.

__ADS_1


"aku akan bertanggung jawab dengan Asya setidaknya kalian pahami maksud dan tujuanku itu, Aku yakin dia tidak mencintai suaminya karena di dalam hidupnya hanyalah ada aku karena aku yang merupakan orang pertama baginya!"Rianti yang dari tadi belum mendapatkan jawaban akhirnya paham siapa pria Kurang ajar yang baru datang dan dihajar oleh kakak iparnya itu.


Plak


"kamu Jangan coba-coba meragukan keharmonisan anakku ya dengan istrinya, Memangnya kamu sepenting apa sih sampai-sampai Asya harus memikirkan kamu sampai sekarang? asal kamu tahu saja ya mereka berdua itu menikah bukan baru hitungan hari dan hubungan mereka itu sangat harmonis dan juga romantis, kamu itu hanya kehidupan masa lalunya karena buktinya Asia sudah melupakan masa lalunya sampai-sampai Dia tidak pergi dan mencari kamu kan?"tanya Rianti dengan tatapan mengejeknya membuat Gerry bungkam karena apa yang dikatakan wanita itu tidak ada salahnya.


sebab memang benar jika Asya menganggap kehadirannya itu sangat berarti tidak mungkin Wanita itu pergi meninggalkan dirinya seperti begini, dan lebih parahnya lagi malah memilih menikah dengan orang lain yang jelas-jelas sebenarnya ada Gerry dalam kehidupannya jika dipikir lebih dalam lagi.


namun dirinya sudah sampai ke tahap ini untuk mencari tahu segalanya tidak mungkin harus mundur ketika belum mendapatkan apa yang ia inginkan, namun ya balik lagi kepada kenyataan terkadang apa yang kita inginkan belum tentu kenyataan mendukung kita bahkan bisa dibilang kenyataan itu malah berbanding terbalik dengan apa yang kita inginkan.


"tapi aku benar-benar ingin bertemu dengan Asya, terlepas Bagaimana responnya kepadaku nantinya itu terserah yang penting Tolong jangan membuat perjalananku dan keluargaku sia-sia datang ke sini dengan tidak mendapatkan apapun!"Norah mengusap dadanya perlahan karena dirinya bingung dengan perubahan sikap putranya yang sudah seperti seorang pria yang tidak punya hati nurani sedikitpun.

__ADS_1


"anak muda sebelum kamu saya seret ke kantor polisi lebih baik kamu atur langkah kaki untuk mundur, karena saat ini saya masih berbicara kamu dengan secara baik-baik sebelum hidup kamu lebih berantakan dan tidak berguna kamu pikirkan juga masa depan!"George sengaja mengatakan hal itu karena memang benar-benar tidak ingin melihat istrinya lebih kalah lagi untuk menghajar seseorang.


__ADS_2