Antara Asya Dan Rasa

Antara Asya Dan Rasa
episode 79


__ADS_3

Asya masuk kedalam kamar hotel yang mereka booking itu dengan perasaan biasa saja,padahal sekarang dirinya hanya berdua saja dengan seorang pria yang tidak ada ikatan apapun dengan dirinya.


Kenzo pun merasakan hal yang sama jika ia kesitu seolah memang seda ng menginap saja dengan sang istri yang kebetulan baru saja melakukan perjalanan jauh,jadinya memerlukan istirahat yng cukup agar bisa lebih fit lagi.


Ketika sudah berada di dalam kecanggungan itu sudah terjadi membuat Asya hanya bisa menghela nafasnya kasar,karena wanita itu akhirnya sadar jika apa yang ia lakukan ini adalah kesalahan besar dan tidak bisa di mengerti oleh akal sehat.


"Kamu baik baik saja kan,atau kamu mau mandi?" Tanya Kenzo memastikan.


"Iya aku baik baik saja kok Mas,aku mau mandi tapi tidak bawa baju ganti jadi biar hanya cuci muka saja deh." sahut Asya sambil tersenyum.


"Atau mau mandi bareng,soalnya biar cepat dan beres?" Tanya Kenzo menggoda calon istrinya itu.


Netra Asya membulat sempurna ketika mendengar apa yang di ucapkan oleh Kenzo itu,seolah pria itu memang tidak sadar dengan keadaan dari status mereka.


"Ih Mas ngomong kok aneh sekali,memang nya kita ini lagi ngapain?" Tanya Asya heran.


"Ya lagi menginap di hotel otomatis mau tidur,makanya Mas ajak mandi bareng biar cepat tidur nya kan. Menang nya kamu sedang memikirkan apa sih sampai heran seperti itu,atau kamu yang sedang berpikiran aneh aneh ya sekarang!" Sahut Kenzo sengaja menggoda Asya yang wajahnya sudah memerah karena malu.


"Idihh amit amit aku kalau sampai punya pemikiran aneh yang seperti kamu katakan tadi,lagian aku kan cuma bertanya saja tidak ada niat untuk melakukan apapun kok? Hanya kamu saja yang kelebihan aneh sampai selalu saja membahas yang begituan,sebab orang nya kan ileran kalau yang soal begituan?" Ledek Asya balik karena memang Kenzo dari tadi hanya mencari masalah dengan nya.


Pria itu hanya bisa menggaruk kepalanya yang tak gatal karena ketahuan modusnya,tapi mau bagaimana lagi sesuatu jika hanya di diamkan saja tanpa di coba maka tidak akan pernah tahu hasil nya itu bagaimana.


"Sayang,aku itu Ileran itu cuma sama kamu saja kalau sama yang lain mah biasa saja." Sahut Kenzo lalu segera membuka bajunya yang sedang di pakai.


Netra Asya membulat sempurna ketika apa yang di lakukan oleh Kenzo itu,pria itu tanpa malu sudah membuka pakaian nya dan lebih parah nya lagi sekarang sudah sampai di bagian celana.


"Ehh,kamu bisa stop tidak Mas? Kalau mau buka pakaian ya jangan datang kesini dong,sana masuk ke dalam kamar mandi saja!" Ujar Asya ketus.


Kenzo bukan nya berhenti yang ada pria itu malah membuka celananya dan menyisakan boxer dengan bentukan di depan nya membuat siapa saja travelling otak,karena bergambar Angry birds atau burung nya lagi marah lho😂.


"Mas Kenzo,kamu gila atau apa hah?" Tanya Asya kesal.


"Aku waras kok hanya pengen mandi saja,kan tadi sudah ajak kamu tapi kan tidak mau? Atau kamu sudah berubah pikiran dan mau mandi bareng,oh tenang saja Yang aku ikhlas kok jika sampai kamu benar benar mau melakukan hal itu?" Kenzo memang benar benar tak bisa di ajak kompromi jika menyangkut hal yang begituan.


"Enak saja kamu kalau ngomong,memang nya kamu pikir aku mau apa mesum bareng sama orang stres seperti Kamu!" Sungut Asya dan memilih untuk tidur karena mana tahan melihat roti sobek milik Kenzo yang begitu seksi dan juga bisa membuat kinerja jantung nya jadi bermasalah.


"Apa dia tidak tahu kalau aku bisa gila jika tetap di dipertontonkan hal itu Terus,lebih baik tidur supaya dia juga bisa cepat kembali kejalan yang benar!" Batin Asya.


Kenzo hanya bisa geleng geleng kepala ketika melihat gerak gerik Asya yang seolah sedang gelisah,padahal tadi katanya mau tidur tapi kenapa sekarang malah begitu.


Pria itu memilih untuk membersihkan diri karena memang sudah sangat lengket,belum lagi aroma rumah sakit yang sudah membuat dirinya tidur disana selama satu jam lebih.


Hanya saja untung juga kesadaran nya bisa cepat kembali,kalau tidak bisa berabe urusan nya mungkin juga Asya sekarang sudah menghilang entah kemana dan ia adalah orang yang paling gila saat ini.


Di bawah guyuran shower pria itu mencoba untuk biasa saja padahal sebenarnya ia ingin menangisi karena perjuangan untuk medapatkan Asya itu bukan lah perkara yang mudah,terlebih penolakan demi penolakan yang selalu di dapat membuat terkadang ingin menyerah tapi hati menolak untuk terjadi.


"Kamu kenapa Sya,susah sekali untuk tetap berada di sisiku? Apa karena dia yang masih ada dalam pikiran kamu,terus posisiku kalau begitu ada di bagian yang mana?" Tanya Kenzo monolog.

__ADS_1


Setelah setengah jam lebih mandi hingga membuat dirinya menggigil,Pria itu memilih memakai kembali boxer yang tadi dan keluar dari kamar mandi dengan memastikan apa Asya masih bangun atau sudah tidur.


Dan saat keluar dirinya tak percaya jika Asya sudah hanya menggunakan Tank top dan hotpants serta Sedang duduk sambil memainkan ponsel Kenzo,karena memang tadi saat ia pergi ponselnya tidak di bawa sama sekali.


"Lagi apa Yang?" Tanya Kenzo sambil tersenyum.


Pria itu tidak takut jika ada rahasia yang bakal Asya ketahui ketika membuka ponselnya,karena memang tidak ada apapun di dalam situ yang harus di takutkan.


"Lagi periksa Kira kira pak Suami lagi menyembunyikan apa ya dari istri sendiri,awas saja kalau sampai ketahuan aku bakal marah besar." Goda Asya membuat Kenzo langsung duduk di samping Asya tanpa memakai baju dan membawa wanita itu kedalam pangkuan nya.


"Mas Mau apa?" Tanya Asya terkejut.


"Mau kamu duduk di tempat yang seharusnya dan menemani kamu men stalking isi ponsel suami sendiri,katanya tadi mau marah besar makanya aku mau lihat kira kira kalau sudah melihat isi dalam bakal ngomong apa ya?" Goda Kenzo membuat Asya hanya bisa pasrah.


"Kamu wangi Mas,aromanya sangat menenangkan aku suka!" bisik Asya.


"Aku juga suka wangi kamu meskipun ada bau asam sedikit!" Goda Kenzo membuat Asya mendengus kesal.


"Ya sudah kalau aku bau asam mendingan kamu pergi sana jangan dekat dekat atau bakal kuhajar,enak saja kalau ngomong selalu saja menjatuhkan harga diri orang lain!" Sungut Asya kesal membuat Kenzo hanya tertawa geli ketika cubitan kecil bersarang di pinggangnya.


"Tapi aku suka kok bukan menolak,buktinya sekarang aku sedang memangku Kamu!" Bujuk Kenzo agar Asya tidak marah marah lagi.


"Bodoh amat,ya sudah aku mau tidur saja!" Sungut Asya karena nafsunya untuk melihat isi dalam ponsel Kenzo sudah hilang.


"Ya masa langsung marah,perasaan tadi itu hanya bercanda saja?" Tanya Kenzo berusaha memastikan agar Asya biasa saja dan tidak marah marah yang membuat dirinya yang kebingungan akibat dari ulah dirinya sendiri.


Begitulah wanita hamil selalu saja merasa sensitif ketika ada hal yang tidak ia sukai,padahal hanya sebatas bercanda saja dan tidak ada yang di lebih lebih kan tapi tetap saja salah juga.


" Ya sudah aku bakal tunjukan kepada kamu bagaimana isi dalam ponsel ku,tapi harus janji dulu ya kalau kamu tidak akan pernah marah?" Bujuk Kenzo membuat Asya langsung curiga jika ada yang tidak beres dengan sikap pria itu dan itu sepertinya dirinya yang menjadi sasaran utamanya.


"Aku mencium bau bau hal yang mencurigakan,dan aku pastikan kamu bakal habis kalau sampai hal itu menyangkut diriku?" Tanya Asya Sinis dengan tatapan menyelidik.


"Tidak begitu juga kok!" Sahut Kenzo yang sedikit segan dengan tatapan mematikan dari Asya itu.


Kini keduanya sedang asyik melihat galeri foto yang ada di ponsel Kenzo,netra Asya tidak percaya dengan apa yang ada.


"Ini kok bisa sih?" Tanya Asya dengan wajah yang memerah karena malu.


"Hehe,itu buat fantasi Sayang dan hanya ada kami sama aku saja." Bisik Kenzo.


"Kurang ajar kamu ya,jangan bilang kalau kamu menyuruh orang lain melihat ku dalam keadaan yang begini?" Tanya Asya dengan nafas yang naik turun karena tidak percaya..


"Mana bisa begitu Yang,aku itu hanya melakukan seorang diri kok tanpa ada Yang menggangu sedikitpun." Jelas Kenzo.


Semua gambar Asya dibuatnya memakai pakaian seksi apalagi Bikini merah menyala yang menonjolkan area dada dan belakang nya sungguh kegilaan yang hakiki membuat siapa saja pasti tidak percaya jika Kenzo memilik fantasi yang berlebihan terhadap Asya.


"Ahhh,aku malu!" Lirih Asya sambil menutupi wajahnya dengan kedua tangan nya.

__ADS_1


Semua foto seksi itu sebenarnya hasil editan dan tidak ada yang nyata,tapi tetap saja ketika kita yang di jadikan objek pasti rasa malu itu akan muncul dan membuat ingin sekali menghancurkan benda pipih itu.


"Tapi cantik kok Yang,malah aku lihatnya itu sangat manis ingin sekali menerkam orang nya secara langsung!" Goda Kenzo lagi padahal percayalah jika Asya sekarang ingin sekali muntah karena malu dan juga emosi.


"Ya Tuhan,aku mau tidur saja soalnya tidak tahu harus berbicara seperti apa lagi,sungguh kamu itu tidak waras Mas!" Ketus Asya jengah dengan sikap pria dewasa yang selalu saja. bertingkah di luar dari perkiraan Asya sedikit pun.


Asya yang hendak turun langsung meremang ketika tangan besar Kenzo meremas area depan nya itu,terlihat Wajah pria itu sudah sangat bernafsu padahal Asya tidak melakukan apapun.


"Kamu itu kenapa sih,kurang ajar jadi orang?" Tanya Asya ketus.


"Yang nakal itu kamu Sayang,sudah tahu duduk di pangkuan ku tapi kamu malah bergerak kesana kemari ya sudah akhirnya adik kecilnya jadi mengamuk kan?" Desah Kenzo frustasi dengan wajah yang sudah memerah karena tidak bisa tahan lagi.


"Sebenarnya semua tidak apa apa lagi,hanya kamu saja yang kelebihan gila sampai melakukan sesuatu yang tidak tidak!" Omel Asya karena takut jika Kenzo bakal mengunboxing dirinya.


"Sayang,tolonglah aku dong walau sedikit saja! Karena ini sangat menyiksa dan membuat aku ingin sekali menangis,karena dia terdesak di dalam sana ingin sekali di elus!" Ujar Kenzo.


Apa yang dikatakan oleh Kenzo itu membuat Asya ingin sekali tertawa karena merasa lucu,sebab setiap perkataan pria itu kebanyakan aneh nya.


"Astaga Mas,memang nya hal apa yang harus ku tolong? Kamu itu kayaknya hidup nya penuh drama,sampai aku saja bingung harus bagaimana?" Tanya Asya tapi sambil terkekeh geli.


"Ya di buat saja seperti sedang makan Lolipop,dimakan seperti kamu Sedang menikmati nya!"Ujar Kenzo dengan wajah memelas membuat Asya merasa heran memang nya harus ya seperti itu.


"Kamu yakin Mas,kenapa makin hari kamu semakin aneh saja?" Tanya Asya tapi masih dengan mode santai karena melihat wajah yang begitu tersiksa milik Kenzo itu sungguh sebuah kenikmatan tersendiri untuknya.


"Ayolah Yang!" Ajak Kenzo dan sudah menggantung Asya keatas Ranjang.


"Ayo pulang?" Tanya Asya sembari menggoda.


"Ayo main bola bekel,soalnya si penembak jitu siap beraksi dan tidak mungkin meleset!" Ajak Kenzo dengan begitu semangat membuat Asya merinding.


"Ya ampun jangan bilang hari ini adalah saat nya aku diajak main kuda kudaan?" Tanya Asya memastikan.


"Ya jelas Yang,hari ini adalah hari yang kutunggu. Menyangkut kamu pasti malu karena ini adalah hal pertama yang kita lakuka,maka biar aku yang menjadi pemimpin!" Kenzo benar benar tidak perlu memakan waktu yang lama.


Asya menatap tak percaya kearah nya karena bisa saja meminta sesuatu yang tidak pernah Asya pikirkan sama sekali,padahal mereka berdua rencananya hanya mau menginap saja.


Belum lagi Asya melayangkan protes Kenzo sudah membuka Boxer yang merupakan satu satu nya benang yang menempel di tubuhnya,membuat wanita itu benar benar tak percaya jika ada orang yang segila Kenzo itu.


Jleb


Asya refleks memalingkan wajahnya ketika ada benda yang berdiri tegak tapi bukan prajurit karena dia tidak pernah lebih dari dua sebab dari dulu sampai sekarang dia tetap mencintai angka satu.


"Masss,bisa tidak di tutup dulu aku kan malu." pinta Asya sembari merengek.


"Tanggung Yang,lagian untuk apa malu aku saja biasa saja tidak merasakan apapun!" Ujar Kenzo santai.


"itu artinya kamu manusia yang tidak punya malu,padahal aku saja yang hanya melihat merasa malu!" Sungut Asya.

__ADS_1


"Tidak masalah kalau kamu mau berkomentar apapun,yang penting kamu sudah menatap dia saat berjaya pun aku sudah lega!" Kenzo mengatakan hal itu sambil menunjukkan kearah area terlarang nya yang menurut Asya sangat menakutkan dan membayangkan saja membuat ibu hamil itu Sedikit was was.


"Mas,aku mengantuk! Ayo kita tidur soalnya besok harus bangun pagi pagi,karena aku besok rencananya mau lihat kampus yang baru!" Jelas Asya membuat Kenzo menatap tak percaya dengan sikap yang di tunjukan jantung dalam hati nya itu.


__ADS_2