Antara Asya Dan Rasa

Antara Asya Dan Rasa
Episode 179


__ADS_3

Norah dan juga Suaminya serta Gerry ,hanya bisa berdiri depan pintu sambil mencoba mendengarkan apa yang terjadi di dalam ruangan itu meskipun terkesannya terlihat mereka seperti pengemis tetapi mau bagaimana lagi?


"apa sebaiknya kita pulang dulu nanti baru mencari waktu yang pas untuk kembali ke sini dan mengobrol langsung dengan mereka tanpa melibatkan Aduh urat seperti tadi, soalnya nanti kamu yang bakalan terkena imbasnya terus kalau kita tetap bertahan di sini sedangkan mereka sangat tidak menyukai kehadiran kita sedikit pun?" Tanya Dito membuat Gerry menatap heran ke arah Papanya Itu karena apapun yang terjadi dirinya tetap bakalan bertahan di situ sampai bisa menemui Asya dan juga suaminya.


"aku tetap bakalan di sini sampai kapanpun meskipun diusir dengan berbagai kata-kata yang kasar aku tidak peduli, sebab kedatanganku ke sini yaitu untuk bertemu dengan mereka bukan malah undur diri sebagai pecundang!" tekan Gerry dengan sorot mata nya yang begitu tajam.


"lain kali kamu bisa paham tidak dengan apa yang dikatakan oleh orang tua soal apa yang harus dan tidak kamu lakukan? dan juga bisa tidak jangan terlalu memasang wajah kamu yang tidak bersahabat itu dan juga pemikiran kamu yang sangat keras kepala tidak mau mendengarkan apapun yang dikatakan oleh orang tua sendiri, padahal apa yang kami lakukan ini adalah untuk kebaikan kamu bukan untuk kebaikan orang lain!" Norah benar-benar tidak habis pikir dengan jalan isi otak anaknya itu padahal sebenarnya jika dipikir dengan matang keluarga mana sih yang mau memaafkan mereka secara tiba-tiba bahkan bisa dibilang dengan wajah yang tidak ada dendaman sedikitpun.

__ADS_1


"Mama tidak akan pernah paham dengan apa yang aku inginkan karena yang Mama pikirkan adalah perasaan mereka saja sedangkan perasaan aku tidak pernah Mama pikir! Aku tahu memang aku salah dari awal karena sudah membuat semua orang Menjadi Kecewa tetapi aku datang ke sini itu untuk memperbaiki kesalahanku bukan malah lari dari kenyataan ketika mereka memperlakukan ku seperti itu?" Gerry benar-benar menolak setiap bujukan yang diberikan oleh orang tuanya sebab kali ini Bolehkah dirinya egois sedikit hanya demi untuk bisa bertemu dengan Asya dan juga Putri wanita itu.


"kalau tahu seperti begini jadinya lebih baik kita mencari penginapan dulu sampai mereka kembali dari rumah sakit baru kita menuju ke rumah mereka, Soalnya kalau di sini otomatis kita bakalan jadi bahan tontonan dan mama tidak ingin masalah keluarga kita menjadi konsumsi orang lain!" jelas Norah.


ketika mereka sedang berbincang Tampak Vina dan juga suaminya baru datang sebab wanita itu sehingga di salah satu supermarket yang tidak jauh dari rumah sakit untuk membeli oleh-oleh buat si kecil Elnara , begitu melihat keberadaan keluarga Erlangga di situ membuat Vina mengerutkan keningnya karena merasa heran kok bisa mereka tahu bahwa ada Asya dan juga suaminya serta keluarganya di tempat itu.


"mungkin saja di rumah sakit ini ada kenalan dari keluarga mereka jadinya nanti mereka sempat mengabari, lebih baik diambil posisi positifnya saja bahwa mereka tidak mengganggu ketenangan di dalam ruangan itu kan buktinya sekarang saja mereka memilih untuk di luar!"ujar Andi mencoba untuk mengalihkan pemikiran istrinya itu sebab jika tidak otak jenius Vina itu bakalan mengaitkan segala sesuatu dengan dirinya dan itu yang paling ia tidak sukai.

__ADS_1


"Tapi tetap saja kan aneh kalau dilihatnya soalnya mereka itu sepertinya sudah persiapan sama sekali! Oh iya lebih baik tidak usah memikirkan mereka kita masuk ke dalam dan melihat anaknya Asya soalnya aku sudah pengen banget ketemu sama mereka, awas aja kamu kalau sampai mengobrol dengan pria Kurang ajar itu karena saat itu juga aku bakalan menggugat cerai kamu dengan tanpa ampun dan memberikan kesempatan kedua!"Andi tidak bisa banyak bicara lagi ketika ancaman yang sudah bekerja membuat dirinya memilih untuk bungkam sebab Biar bagaimanapun dari dulu sampai sekarang itu Peraturan hidup dalam rumah tangga yaitu wanita selalu benar dan pria Selalu Salah apabila suatu saat wanita itu salah kembali lagi ke peraturan nomor satu yaitu dia selalu benar.


"Iya aku bakalan menuruti Apa yang kamu katakan tetapi jangan ngegas begitu dong soalnya kasihan kalau Mereka mendengarkan apa yang kita berdua bicarakan, Lagian kalau marah sama Gerry Ya tidak masalah tetapi jangan ajukan kedua orang tuanya karena Biar bagaimanapun orang tua tidak mau anaknya berbuat kurang ajar di belakang Tanpa mereka ketahui!"Andi tidak tega ketika melihat wajah kelelahan milik Norah dan juga Dito tetapi tidak ada keinginan buat beranjak dari tempat itu.


"Ya sudah kalau begitu kamu samperin tante Norah sama suaminya itu kalau bisa kamu suruh mereka duduk saja jangan berdiri kasihan, Aku masuk dulu ke dalam tetapi ingat kata-kataku tadi jangan coba-coba kamu mau melanggar ya karena sanksi menunggu kamu dengan tidak sedang diajak bercanda!"Vina pun segera masuk ke dalam ruangan tempat Asya dan keluarganya berada membuat wanita cantik yang tengah menimang Putri kecilnya itu langsung tersenyum penuh terluka ketika melihat sahabatnya datang setelah beberapa tahun berpisah.


"Ya Tuhan jantung hati tali perut akhirnya kita bisa bertemu aku itu sangat merindukan kamu, sampai-sampai rasa-rasanya mau jingkrak-jingkrak tadi di pesawat saat mendengar bahwa kamu menyuruh kami datang ke sini! Oh iya ini untuk si kecil maaf tidak bisa mencari sesuatu yang layak untuk usianya soalnya kan buru-buru takutnya telat, Kalau kamu tidak keberatan sini biar aku yang menggantikan kamu menggendong dia?"tanya Vina dengan berusaha menahan air matanya sebab hatinya begitu terluka ketika melihat wajah tirus sahabatnya itu mungkin akibat karena kelelahan sebab tidurnya tidak benar dalam beberapa hari ini.

__ADS_1


"Kamu pasti capek karena tadi sudah melakukan perjalanan jauh lebih baik kamu istirahat dulu biar aku sementara yang menggendong dia, nanti setelah itu aku bakalan biarkan kamu bermain sepuasnya dengan dia sebab katanya dia sangat merindukan Aunty cerewetnya itu!" Asya tertawa kecil ketika mendengar Elnara selalu menyebut Vina itu merupakan Aunty cerewetnya mungkin karena wanita itu yang tidak pernah berhenti bicara.


__ADS_2