
sedangkan Dev yang kini menjadi pusat perhatian setiap orang sedikit-sedikit mulai berangsur untuk sadar, yang pertama ia rasakan adalah cahaya lampu yang sangat menyilaukan dan juga di sekitarnya yang terasa begitu dingin suhunya. belum lagi dengan suara berisik di sekitarnya juga yang terasa seperti bukan di dalam villa melainkan di tempat yang begitu banyak orang,padahal setahu nya di dalam Villa hanya ada beberapa orang saja.
" ini aku yang sedang bermimpi atau memang kenyataan yang seperti begini, kok bisa orang-orang pada rame sekali perasaan dalam vila tadi begitu sunyi dan hanya manusia cunguk itu yang menghajar ku?" tanya Dev dalam hati dan secara perlahan membuka matanya dan merasa begitu surprise dan keadaannya sekarang ini Serta kondisi yang tengah ia alami.
Sumpah demi apa Tapi jika bisa menghilang ataupun bisa mengajak Doraemon untuk bekerjasama maka sudah ia lakukan saat ini juga, siapa yang tidak stres ketika menjadi bahan tontonan semua orang yang hanya satu Tidak masalah tapi ini lebih dari 10 orang dengan berbagai macam kamera yang tengah menyorotnya.
sungguh ajaib orang yang memperlakukannya seperti begini karena benar-benar menjadikan Dev Artis Dadakan yang viral karena gaya pakaian renang yang begitu seksi, sehingga Dev tidak dapat berkata-kata lagi dan berjanji pada dirinya sendiri bahwa ia tidak akan pernah menampakan batang hidungnya kepada orang-orang yang tengah menatap ke arahnya sekarang.
"apa yang kalian lihat Memangnya Menurut kalian aku ini sedang fashion show di hadapan kalian sampai harus disorot pake kamera segala, cepat pergi dari sini sebelum aku panggil bodyguard-ku untuk mengajar kalian satu persatu sampai lupa caranya bernapas karena sudah berani mengganggu seorang Devan Smith! "ancam Devan yang begitu menahan malunya dan tidak peduli dengan tatapan mengejek dari semua orang.
" ya Kamu sendiri yang mempertontonkan diri sendiri Makanya kami menikmatinya, Lagian kalau mau belajar gila jangan di sini soalnya semua orang yang berada di tempat ini itu masih waras dan juga bisa tahu yang mana orang waras dan juga orang gila! " sahut neneknya douglass yang masih saja berada di tempat itu mungkin wanita sudah lanjut usia itu merasa penasaran dengan lipstik yang dipakai oleh Dev sekarang.
__ADS_1
" Awas saja kamu cancel aku bakalan membuat perhitungan dengan kamu karena sudah mempermalukan aku sampai seperti ini, sudah begitu asisten sialan ku itu sebenarnya ada di bagian mana sih kok dari tadi tidak datang dan menyelamatkanku dari kebinasaan dunia seperti begini?" Sungut Dev yang merasa sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi karena uang untuk saat ini sangat tidak berguna.
" Permisi tuan, tolong pakai pakaian ini sekarang dan setelah itu kami yang bakalan menolong anda dengan mengantarkan ke rumah sakit jiwa. kami tahu memang Anda tidak bakalan paham dengan apa yang kami katakan karena otak anda mungkin sedang geser sedikit sekarang, hanya saja sebagai seorang manusia kami tidak mungkin membiarkan Anda terbengkalai seperti tidak ada yang urus! " mendengar apa yang mereka katakan membuat Dev menatap sempurna ke arah semua orang yang berada di situ karena merasa dirinya benar-benar tergadaikan harga diri yang selama ini ya Jaga dan tidak ingin dipermainkan oleh orang lain hanya karena kesalahan yang ia lakukan yaitu menculik istri orang.
" tunggu dulu, dia ini merupakan salah satu anak dari pembantu di rumahku Jadi aku yang bakalan mengurusnya!" ujar Lilian.
Dev sangat mengenali suara seseorang yang tengah berbicara tepat di belakangnya itu karena meskipun suara itu berteriak dalam jarak radius beberapa kilometer dirinya tetap bakalan mengenalinya, sebab suara itu yang selalu memarahinya siang dan malam ketika dirinya melakukan kesalahan yang baik disengaja ataupun tidak.
" Ya sudah karena sudah ada saya bertanggung jawab terhadap orang ini Bisakah kalian bubar sekarang juga, terima kasih juga untuk kamera kamera keren kalian yang sudah menunjukkan kepada kami di mana keberadaan orang ini. soalnya Mamanya di rumah itu ingin sekali menebas lehernya yang sudah mempermalukannya dengan cara yang seperti ini, jadi otomatis harus membawanya pulang kerumah sekarang agar bisa segera dieksekusi! " lillian menatap tajam ke arah putranya itu yang seolah ingin melayangkan protes tetapi kebingungan kata-kata apa yang tepat untuk menggambarkan kondisinya sekarang ini.
ketika semua orang sudah bubar dari tempat itu yang tersisa hanya neneknya Douglas yang masih saja berdiri dan memasang tatapan tidak suka kepada Dev, seolah ada hal yang tidak disukai oleh nya atau pun mengganggu pikiran ya Tengah berada tepat di hadapannya saat ini.
__ADS_1
Lilian menatap heran ke arah wanita lansia yang daritadi tidak berpindah tempat sedikitpun dan hanya menatap tajam ke arah putranya, maka dari itu dirinya mendekati neneknya Douglas itu dan menanyakan hal yang mungkin bisa saya bantu agar bisa segera keluar dan dirinya bisa menyeret putranya itu untuk dibawa pulang.
" Permisi Nek, Apa ada yang bisa dibantu? atau mungkin ada barang-barang Anda yang ketinggalan dan ingin meminta tolong tapi kebingungan kepada siapa untuk melakukan hal itu, mungkin saya bisa membantu Anda dan setelah itu menyeret orang aneh ini untuk dibawa pulang ke rumah Soalnya keluarganya sedang menunggunya sekarang? "tanya Lilian membuat neneknya Douglas menatap tidak suka ke arahnya pula.
" tolong katakan kepada anakmu itu untuk jangan memakai lipstik yang warnanya hanya dibuat khusus untuk ku, karena itu sama saja sudah menyalahi aturan dan anugerah Tuhan Yang Sempurna hanya untuk aku saja! " setelah mengatakan hal itu wanita lansia itu pun pergi dari situ dan sudah tidak ingin memperpanjang urusannya lagi karena Biar bagaimanapun unek-uneknya tadi telah sudah disampaikan.
Dev menatap tak percaya kepada orang yang baru saja pergi sebab dirinya sungguh-sungguh tidak ada niat menyentuh benda ataupun sesuatu yang tadi baru disebutkan olehnya, berbeda dengan lillian yang malah memasang tatapan membunuh kearah Dev yang sudah benar-benar mempermalukannya hari ini dengan begitu sukses.
" Oh jadi ini kejutan yang kamu ingin kasih ke Mama, katanya suruh mama datang ke sini untuk menyaksikan pernikahan kamu Eh tahu-tahunya malah datang untuk menyaksikan peragaan busana kamu yang sangat memalukan ini? "tanya Lilian sinis ke arah putranya itu yang syukur juga tadi diakuinya sebagai anak salah satu asisten rumah tangga miliknya.
" Tadi katanya aku anaknya siapa sepertinya ada yang mengatakan hal itu,kenapa sekarang malah mengatakan hal yang berbeda dari yang kudengar tadi?" Tanya Dev sinis.
__ADS_1