Antara Asya Dan Rasa

Antara Asya Dan Rasa
Episode 62


__ADS_3

Ketika semua sudah terjadi mau bagaimana lagi pasti hanya ada penyesalan yang tidak bisa di anggap remeh,bukan kah Tuhan sudah berkehendak maka bumi tidak mungkin menolak nya.


"Apa kamu mau hidup dengan penuh penyesalan karena jangan sampai apa yang ada sekarang tidak bisa kamu temui nanti nya,atau yang ada ini merupakan bukti kalau Tuhan yakin kamu mampu?" Tanya Kenzo dengan tatapan memelas agar Asya paham.


Asya mendengus kesal bukan karena tidak mau atau tidak mampu hanya saja dirinya tidak mungkin juga kan memikirkan sesuatu hanya dalam satu menit saja.


"Aku bingung harus bagaimana nanti nya,tapi untuk sekarang bisakah biarkan aku berpikir tenang tanpa ganguan sedikit pun?" Pinta Asya memelas membuat Kenzo bingung harus bagaimana.


"Aku Tahu ini berat hanya saja bukan kah sesuatu yang berat itu bakal terasa lebih ringan jika di bagi,karena itu merupakan hal yang seharus nya di lakukan?" Tanya Kenzo sembari tersenyum.

__ADS_1


"Kamu itu sudah terlalu banyak bicara buat aku capek,bisakah biarkan aku tidur walau hanya sebentar saja?" Ketus Asya memilih memejamkan mata membuat Kenzo tak tega dan memilih menggendong wanita itu untuk di bawah ke tempat tidur.


"Eh kamu mau ngapain?" Tanya Asya terkejut karena sikap Kenzo yang tiba tiba mengangkat dirinya tanpa permisi sama sekali.


"Mau temani kamu bobo cantik,agar tidak ketakutan di tempat asing!" Ujar Kenzo santai tanpa beban.


"Eh mana bisa begitu,aku mau tidur sendiri tanpa kamu jaga pun bisa. Memang nya kamu pikir aku ini anak kecil,yang bisa saja kamu pantau terus tanpa henti?" Sungut Asya kesal karena melihat sikap Kenzo yang menurut nya terlalu berlebihan.


"Stop jangan bicara lagi soalnya aku pusing mendengar hal itu,kamu bicara nya suka sekali bikin orang lain habis kesabaran!" Kesal Asya membuat Kenzo tidak ingin merespon karena akhirnya hanya bisa membuat mereka berdua berdebat disitu.

__ADS_1


"Aku bisa tidur sendiri disini,jadi kamu bisa keluar sekarang?" Tanya Asya dengan wajah memelas karena biar bagaiamana pun rasa trauma itu masih ada.


"Aku bakal disini sampai kamu tidur siapa tahu ada nyamuk nakal yang menggangu kamu disini,aku bakal dengan senang hati memukul hewan itu agar menjauh!" Bujuk Kenzo membuat Asya menatap jengah kearah nya.


"Terserah kamu mau bilang apa yang penting intinya cuma satu yaitu jangan ada suara sedikitpun yang keluar dan mengganggu tidur ku,karena jika hal itu terjadi aku bakal menghajar kamu sampai sukses!" Kesal Asya dengan tatapan yang sinis membuat Kenzo hanya bisa menahan tawa dalam hati.


"Iya Maaf Bunda Ratu ku,karena aku sudah melakukan hal yang tidak tidak seperti tadi! Tapi intinya jangan pernah mengusir ataupun menyuruh aku untuk menjauh atau aku bakal tidur di samping kamu sekarang juga,sebab sepertinya tempat tidur itu masih luas dan bisa di tempati untuk dua orang!" Ujar Kenzo membuat Asya menatap jengah kearah nya.


"Enak saja kamu kalau ngomong,aku kalau tidur harus memerlukan tempat yang begitu luas agar lebih nyaman!" Sahut Asya dengan nada yang begitu serius membuat siapa saja yang mendengar nya pasti bakal hanya bisa geleng geleng kepala.

__ADS_1


"Aku doakan saja semoga kamu tetap dalam posisi yang mendukung apa yang kamu katakan,karena jika tidak aku bakal melakukan apa yang sedang aku pikirkan sekarang!" Kenzo benar benar merasa ingin sekali menerkam wanita itu yang dari tadi bertingkah sangat menggemaskan menurut nya.


"jangan lihat lihat kepadaku atau aku bakal pulang sekarang juga,soal nya tatapan kamu itu bikin orang susah untuk bernafas dengan benar!" Asya mengatakan hal itu sambil memejamkan matanya karena tidak ada niatan sedikitpun untuk menatap kearah Kenzo.


__ADS_2