
🌹🍀🌹🍀🌹🍀🌹🍀🌹🌲
"Permisi Tuan dan Nyonya,sepertinya sekarang saat nya si kecil di beri Asi,nanti kalau Ibu masih bingung caranya biar nanti Suster yang bantu!" Ujar salah satu perawat sambil menggendong Baby El.yang terlihat begitu anteng.
Rianti mengajak suaminya keluar dari situ agar Asya lebih leluasa menyusui bayinya,Kenzo tetap berada disitu Karena penasaran bagaimana rupa bayinya.
Pria itu langsung meneteskan air matanya karena tak percaya dengan apa yang ada di hadapannya kini,bayi yang mungil kemerah merahan dengan mata biru yang sangat persis dengan kepunyaan.....
Hayo punya siapa coba????
Besok dulu ya baru sambung lagi...
LOPE U banyak banyak...
Jangan lupa jempolnya pencet tombol Like kalau minta sasaran juga sepertinya boleh lah mungkin sedikit Vote biar cuma satu saja juga tak masalah yang penting ada daripada tidak sama sekali..
Nanti kalau sudah kasih jangan lupa kasih komen ya biar aku tahu kalau ternyata ada orang baik juga yang masih tersisa untuk aku didunia ini semuanya tidak pada menghilang.
Asya menatap ke arah suaminya lalu berbalik ke arah putrinya yang sedang diberi ASI, dirinya bahkan sampai memastikan berulang kali kira-kira ada bagian mana yang tidak memiliki kesamaan dengan suaminya Sebab semua yang ada di tubuh mungil itu Sama persis dengan Kenzo mulai dari matanya bahkan sampai rambut keduanya.
__ADS_1
padahal sebenarnya itu tidak memiliki hubungan apapun dengan gadis kecil yang sedang di dekatnya itu dan juga Kenapa sampai bisa kemiripan itu terjadi, Mungkinkah perhatian juga kasih sayang yang diberikan oleh Kenso itu yang membuat gadis mungil itu langsung memiliki ikatan batin yang begitu kuat.
" Mas Baby El nya kok lebih mirip sama kamu semua terus aku sebagai ibunya yang berjuang untuk mengeluarkannya kok tidak ada sedikitpun bagiannya, Kamu jadi suami tega sekali kelebihan serakah sampai mengambil semua semuanya tanpa sisa!" Sungut Asya.
Kenzo dari tadi tidak tahu harus berbicara seperti apa sebab memang kejutan yang ada di hadapannya itu tidak pernah ia pikirkan selama ini, karena menurutnya dirinya tidak punya hak apa-apa terhadap bayi kecil itu sampai bisa mendapatkan seluruh wajah dan juga semua kemiripan yang hampir tidak bisa terbantahkan jika mereka berdua memang adalah ayah dan anak.
" itu karena ibunya terlalu sayang sama suaminya makanya memikirkan suami siang dan malam alhasil anak yang dibawa juga ikutan mirip dengannya , tapi sebenarnya tidak ada masalah ini kok anaknya terlihat sangat menggemaskan dan juga kalian sebagai orang tua sangat beruntung karena dia lahir dengan tanpa kekurangan apapun dan juga tidak menyusahkan!"Jelas perawat itu .
Asya tidak memungkiri apa yang dikatakan oleh perawat itu karena memang selama mengandung anak itu dirinya tidak pernah lepas dari Kenzo walau hanya sedikit saja, sehingga apa yang terjadi di hadapannya kini membuat dirinya tidak begitu terlalu mengkhawatirkan karena akan merasa kecewa jika bayinya itu sedikitpun Tidak ada Mirip dengannya.
" sepertinya apa yang Anda katakan itu betul sekali soalnya bukti yang ada ini tidak bisa terbantahkan lagi dan juga Aku adalah orang yang paling mengambil peranan di sini, Jadi terima kasih banyak semuanya yang sudah ikut ambil bagian dan Maaf tadi jika kau marah-marah yang tidak jelas soalnya respons saat panik Ya seperti begitulah!" jelas Kenzo sambil tersenyum membuat semua orang disitu juga sebenarnya tidak mempermasalahkannya karena itu merupakan hal yang lumrah.
dirinya sekarang berbeda dengan beberapa jam lalu yang sudah pesimis bahwa bakalan bertemu dengan duplikat pria asing itu setiap hari, Namun ternyata Apa yang dipikirkan tidak sesuai dengan kenyataan soalnya nya anak itu itu lebih mirip dengannya dan tidak Ada kemiripan sedikitpun dengan Gerry yang jelas-jelas merupakan ayah kandungnya.
" Kamu kenapa mas dari tadi diam saja salah ada yang hendak kamu bicarakan tapi tidak tahu harus mengatakan apa? Apa kamu tidak suka Jika dia 100% lebih mirip denganmu dibandingkan dengan aku yang merupakan ibunya, kalau memang iya aku minta maaf soalnya ini sama sekali tidak ada dalam bagian Rencanaku?" lirih Asya yang merasa Tak Tega ketika melihat wajah suaminya yang terlihat begitu Murung seolah sedang memikirkan sesuatu hal yang sangat keras dan tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
" apa kamu ikhlas kalau BBM lebih mirip denganku dan tidak ada sedikitpun kemiripannya dengan kamu, tapi nanti aku janji berikut yang lagi aku bakalan 100% kasih bagian kamu supaya nanti orang semua bakalan kasih tahu kalau aku sebenarnya menyayangi kamu 150% tanpa tapi!" Jelaskan salah lagi sambil mengusap pelan kepada istrinya itu ini tadi serius mendengar apa yang ia katakan
Gerry memiliki mata coklat yang begitu tajam yang berbeda dengan Kenzo memiliki mata warna biru layaknya orang yang berada di luar negeri..
__ADS_1
tetapi anak itu bukannya memiliki mata yang yang coklat melainkan meleleh memiliki mata biru yang seperti cancel, sungguh merupakan sebuah kejutan dari Tuhan mungkin atas kesabaran yang tidak pernah mengeluh oleh pria itu'
" Terima kasih sayang Terima kasih juga karena sudah mau bertahan denganku walaupun terkadang sikapku yang selalu aneh dan membuat kamu tidak nyaman, aku janji akan menjaga kalian sepanjang nafasku masih ada di dalam badanku. aku tidak akan pernah membuat kalian merasa kebahagiaan sudah diambil dari pada kalian ataupun orang lain yang bakalan mengatakan hal yang tidak-tidak, karena kalian itu adalah duniaku kebahagiaanku dan juga segala-galanya bagiku! "Kenzo begitu tulus mengatakan hal itu membuat Asya sempat menitikkan air mata karena merasa beruntung sangat dicintai.
" Terima kasih Mas karena sudah sabar menghadapi Aku selama ini dan juga tidak pernah mengeluh ketika aku lagi rewel ataupun menginginkan sesuatu yang tidak-tidak, aku janji bakalan menjadi istri dan Mami yang terbaik untuk kalian berdua dan juga tidak akan pernah melupakan tanggung jawabku jika sebenarnya aku juga mempunyai bayi besar yang sangat imut dan tampan!" goda Asya sambil tersenyum Begitu pun dengan Kenzo Yang malah mengecup gemas kepala istrinya yang Bahkan tidak peduli dengan keberadaan perawat yang sedang menatap ke arah mereka berdua.
" Cie yang sudah jadi orang tua di mana saja selalu saja lebay tingkahnya mereka sampai-sampai memikirkan kalau orang lain itu tidak ada di dunia ini, kalian tuh keenakan banget loh setidaknya kalau bahagia seperti begini Ajak sama orang tua bukan malam menikmati sendirian!" Sindir Rianti yang ternyata baru muncul bersama dengan Dewi dan Rio serta suaminya George.
" Ya Tuhan mama bisa tidak jangan mengagetkan orang lain seperti itu, Lagian kami kan sedang menikmati proses menjadi orangtua baru yang sebenarnya tidak ingin diganggu oleh siapapun!" sungut Kenzo merasa kesal dengan kehadiran sang Mama yang tiba-tiba sudah memarahinya dari depan pintu sampai ke dekat tempat tidur tempat Asua dan baby L berada.
" Ya iyalah jelas Mama marah soalnya sampai sekarang kamu tidak pernah kasih tahu siapa nama anak kalian ini Semenjak dia launching tadi, padahal sebagai orang tua kami semua pasti penasaran dong enaknya dipanggil apa terus kira-kira orang tuanya bakalan memberikan nama yang seperti apa?" kali ini bukannya Rianti yang ngotot terlihat Dewi yang begitu tidak menyukai sikap menantunya itu yang selalu saja memonopoli keberadaan putrinya.
" Mama Kami bakal menamakan anak perempuan kami yang paling cantik ini dengan nama yang sudah kami siapkan dan pasti bakalan membuat semua orang akan selalu mengingat nama itu,Namanya yaitu ELNARA KENISHA DELANO!" tegas Kenzo sambil tersenyum dan bangga karena akhirnya diri nya yang sudah tua bisa juga memberikan nama pada anaknya sendiri.
"Wah jadi bisa panggil Baby El atau ELNARA kan?" Tanya Rianti.
"Ya benar sekali!" Sahut Asya.
Kebahagiaan itu sederhana ketika apa yang kita lakukan bisa membahagiakan orang lain dan juga orang yang ada di sekitar kita bisa menjadi sumber tawa mereka tawa dan Senyum mereka yang tidak akan pernah lepas lagi.
__ADS_1
mungkin sesuatu sebagian orang bisa diukur dengan uang padahal sebenarnya itu adalah sebuah kesalahan pemikiran yang tidak pernah bisa membawa keuntungan ataupun kebahagiaan, karena Bahagia itu sederhana tidak perlu harus mengeluarkan uang cukup saling mengerti saling menjaga kepercayaan dan juga intinya 1 tidak pernah saling menyakiti.