Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda

Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda
BAB - 10


__ADS_3

Setelah beres membersihkan pecahan gelas dan menyuguhkan teh yang baru sesuai interuksi dari Bu sari


Alika menyiapkan baju tidur Romi setelah itu Alika bertanya.


"Tuan ada lagi yang harus saya kerjakan?"


Romi " Pijitin pundak saya pegel banget"


Alika membelalakkan matanya


Alika " Pijitin...?" mengulang kembali kata yang Romi ucapkan


Romi " kenap...?"


Alika " kita kan... !"


Romi " ya lalu kenapa ? kamu kan istri dan


Sekaligus asisten Saya jadi harus ikuti semua


perintah Saya,,, kamu pikir saya


mau merayu kamu apa !... Lagian


PD banget kamu


cewe Monster mana bisa saya


tergoda sama kamu !!!"


Romi kesal dengan jawaban Alika


Dengan ragu Alika mendekati Romi dan mulai memijit punggung nya... Dengan rasa sedih karena sakit hati mendengar ucapan Romi.


" Pelan banget sih kamu kaya gak punya tenaga! Agak Kencangan! " Ucap Romi dengan suara keras


" Dasar gak peka,, gak tau apa aku tuh lapar belum makan,,, dasar kejam " dalam hati alika


Alika mengeraskan Pijitannya dengan sekuat tenaganya...


Romi langsung menoleh ke Alika dan berkata


"Kamu bisa memijit gak sih! " ucap Romi kesakitan


"Tadi suruh kenceng gimana sih tuan gak konsisten banget" jawab Alika kesal


"Belajar mijit yang bener!, Gimana mau jadi istri yang baik, di suruh mijit suami aja gak bisa! " Romi menggerutu


" Hello,,, istri kayanya ! yang bener aja! aku juga ogah jadi istri kamu bisa kurus kerempeng aku jadi istri kamu, siang malam membatin menghadapi orang kaya kamu!


Eeh tunggu-tunggu!!! bukan nya iya aku ini istri nya, aku harus bikin dia terkesan sama aku, terus dia jatuh hati sama aku, dah gitu aku hempaskan dia, seperti dia menghempaskan aku..., oke! aku harus bersikap semanis mungkin kalau gitu" Alika berucap dalam hati nya


Dan tersenyum licik tanpa di lihat oleh Romi


Alika Lalu memijat dengan seharusnya, seperti ajaran nenek Diah yang telah mengajarkan cara memijat dengan benar, sehingga membuat Romi benar-benar merasa nyaman dan menikmati pijitan Alika


"Nah gitu dong kan enak" Romi menikmati


" Iya kamu yang enak,, aku yang tersiksa " Alika dalam hati


Romi mulai menguap dan merasa ngantuk


Lalu menyuruh Alika keluar karena dia sudah mau tidur


" Ya Allah dari tadi ke..." Ucap Alika dengan suara pelan tapi Romi masih bisa mendengar ucapan alika


"Eeh saya denger ya kamu ngomong apa" Ucap Romi


"Saya gak ngomong apa-apa ko " Jawab Alika sambil setengah berlari keluar kamar.


Karena sangat lapar Alika menuju dapur, tapi karena kelewat lapar sampe hilang selera makan nya. Alika membuka kulkas dan hanya mengambil pisang dan memakan nya tak lama datang Andi mengagetkan.


" Lagi ngapain ?" tanya Andi


Alika :" lapar tuan tapi males makan"


Andi :" kenapa? harus makan nanti sakit lo!"


Alika: "ni dah makan pisang"


Andi:" Eeh nama kamu Alika ya,,, kita belum


kenalan!"


Alika " Iya! Kan udah tau tuan, nama tuan


andi kan! "


Andi " Iya, Alika! Jangan panggil tuan


Dong, panggil kakak, atau mas aja


Deh! "

__ADS_1


Alika " emang boleh! "


Andi " boleh dong! "


Alika " Ya udah aku panggil mas aja ya, kalau


Kakak aku dah punya dua kakak! "


Andi " oke! "


Andi bertanya tentang latar belakang Alika.


Alika pun menjawab semua pertanyaan Andi dan ngobrol dengan santai nya dan lebih akrab.


Sampe tak kerasa waktu sudah larut malam.


"Eeh mas kaya nya dah malem aku pamit istirahat dulu ya, besok kan aku harus bangun pagi ngurusin Bayi besar! " Alika menyudahi obrolan dan pamit pergi kekamar nya...


" Haha.... Bayi besar! bisa aja kamu,,, ya udah selamat istirahat! " Andi merasa lucu dengan apa yang di ucapkan Alika.


Alika pun membersihkan diri dan mengambil air wudhu sebelum tidur menjalankan kewajiban yang belum sempat ia kerjakan.


Setelah itu Alika membuka Alquran dan membaca nya setelah merasa benar-benar ngantuk Alika bergegas tidur.


Sekitar pukul 03:30 Alika terbangun karena sudah kebiasaan Alika bangun sebelum subuh Alika pun langsung beranjak ke kamar mandi membersihkan diri mengambil air wudhu untuk melaksanakan solat sunah sebelum waktu subuh tiba....


Setelah selesai melaksanakan kewajiban sebagai seorang muslim... Alika memulai pekerjaannya sebagai asisten sesuai interuksi dari Bu sari, Alika langsung menuju kamar tuan nya mengetuk pintu berkali kali tapi tak ada jawaban, Alika mencoba membuka pintu ternyata tidak di kunci.


Alika melangkah masuk dengan rasa ragu, Karena merasa tidak nyaman harus masuk ke kamar lelaki pikir Alika.


Padahal Romi sudah jadi suami nya


Karena memang ini pekerjaan nya Alika tepaksa masuk


Dan Alika melihat tuan nya masih tertidur


"Permisi tuan" Ucap Alika kepada Romi yang masih tertidur ...


Alika menyiapkan semua keperluan Romi dari perlengkapan mandi sampai pakayan Romi


Alika masuk ruang ganti membuka lemari untuk menyiapkan baju ganti romi.


Menyiapkan tiga kostum untuk Romi pakai pagi itu. yang di letakan sejajar di atas meja,


yaitu kostum solat nya lengkap dengan sajadah dan kopiahnya, kostum olahraga celana training dan kaos oblong nya, yang terakhir kostum kantor, lengkap dengan jas dan dasih nya.


Setelah itu Alika membangunkan Romi


"Tuan,,, bangun tuan! Ini sudah subuh "


Mendengar suara alika Romi


membalikan badan dan berucap


" Bentar lagi! " Dengan suara serak has bangun tidur yang masih setengah sadar.


Saat Romi berbalik dari posisi tengkurep nya menghadap ke arah alika


Tiba-tiba "DEEG" jantung Alika berdebar melihat wajah Romi yang masih memejamkan mata


Entah rasa apa yang di rasakan Alika tapi Alika benar-benar merasakan perasan yang aneh Saat melihat wajah Romi


" Apa ini,,, perasan apa? Tentang Alika tenang" Alika berbicara dalam hati menangkan hati nya yang di rasa tak karuan


Alika perlahan mundur dan segera keluar kamar, Di balik pintu Alika melakukan ritual menenangkan diri nya, dengan menghela napas panjang dan mengeluarkannya perlahan ini cara Alika untuk mengatur emosi agar lebih tenang.


Namun di dalam kamar Romi malah tersenyum melihat tingkah Alika yang terlihat gugup dan tergesa-gesa keluar. Padahal Romi memang sudah bangun semenjak Alika mengetuk pintu dia sengaja berpura-pura masih tidur ...


Setelah alika keluar Romi pun bangun dan membersihkan diri bersiap untuk dua raka'at.


...


Sebenarnya saat pertama melihat alika Romi sudah tertarik dengan alika, bukan karena kecantikan alika.


Karena separuh wajah Alika di tutupi perbedaan akibat lukanya.


Romi tertarik kepada alika karena sipat dan kepribadian alika yang unik menurut Romi.


Di rumah sakit...


Dalam diam Romi memperhatikan alika mencari tau tentang alika melalui akun sosial media milik Alika.


Alika Tri Habsari dengan melihat papan nama yang terlihat di bed yang Alika tempati,


Ternyata alika seorang selebgram.


Romi melihat semua postingan-postingan Alika, dan mengambil kesimpulan bahwa alika seorang gadis yang cerdas, ceria, yang kadang manja, tapi mandiri, penuh percaya diri, baik hati, sopan ramah, mudah bergaul,


Membuat Romi semakin penasaran dan


Saat di minta untuk menikahi Alika Romi sama sekali tidak menolak nya.


Romi malah tertantang untuk melunakan hati alika, gadis manja, yang harusnya terkesan lemah.

__ADS_1


Tapi mengingat kecelakaan yang di alaminya dengan Bu Sari, ia mengendarai motor sport malah terkesan seprti gadis tangguh dan urakan.


...


Sementara Alika membuat kan teh kesukaan Romi lalu mengantarkan nya kekamar Romi sebelum ia membuatkan sarapan untuk Romi


Sebelum masuk Alika mengetuk pintu beberapa kali tapi tidak ada jawaban Akhirnya Alika membuka pintu perlahan dan melihat Romi sudah tidak ada di tempat tidur dan Ternyata Romi sedang di kamar mandi.


Alika meletakan teh nya di meja lalu merapikan tempat tidur Romi saat sedang merapikan tempat tidur, Romi keluar dari kamar mandi dan bergaya ala-ala joged tik-tok dengan menggunakan handuk yang di lilitkan di pinggang dan bertelanjang dada


Lagi-lagi Alika terkejut bukan nya menutup mata Alika malah membelalakkan matanya dan menelan ludah dengan kasar karen tenggorokannya tiba-tiba terasa kering


Alika terperangah melihat betapa seksi nya Romi, badan nya putih mulus dengan otot-otot kekarnya, dada bidang nya, dan perut sixpack nya, rambut basahnya, dan dengan goyang tik-tok nya, membuat Alika benar-benar hampir tak sadarkan diri saking terpesonanya melihat ciptaan tuhan yang begitu menyejukkan sempurna bagi Alika


" Hey kenapa kamu" ucap Romi menyadarkan Alika yang mematung seprti tak sadarkan diri


"Saya terpesona" jawab Alika pelan dan setengah sadar


Tapi Romi masih mendengar nya


"Apa kamu bilang! " Romi sedikit risih dengan ekspresi Alika


"Eeh gak apa-apa ko...saya gak pa-pa! " Jawab Alika yang tersadar dengan prilakunya


" Permisi tuan saya mau menyiapkan sarapan dulu" Alika izin keluar dan berusaha bersikap setenang mungkin menyembunyikan segala rasa yang ia rasakan


Sesampai nya di balik pintu Alika kembali mengatur nafasnya


" Alika control diri mu apa-apaan sih! kamu ko kaya gak punya harga diri gini, bisa-bisa kamu lagi yang di hempaskan, dan malah kamu di injak-injak nantinya" Alika bicara pada diri nya sendiri dan mengingatkan diri nya.


Alika langsung bergegas menuju dapur untuk menyiapkan sarapan untuk tuan nya.


Ternyata di dapur sudah ada mamah Ranti yang sedang ikut membantu asisten lain membuat sarapan untuk keluarga, kecuali Romi, karena sarapan Romi husus Alika yang membuatkan atau menyiapkan nya


" Pagi nyonya " sapa Alika kepada mama Ranti


" Pagi juga nak" jawab mama Ranti dengan sopan dan ramah.


Alika mulai menyiapkan bahan-bahan nya dan memulai nya lalu datang Andi duduk di kursi mini bar yang ada di dapur...


"Lagi pada masak apa ini" tanya Andi


" Mama mo masak nasi coklat sama telor ceplok " Jawab mama Ranti


Alika melirik mama Ranti dan berucap


" Nasi coklat baru denger menu nasi coklat "


Tanya Alika karena aneh mendengar nya.


Semua yang ada di dapur tersenyum


"Aneh ya denger nasi coklat" Mama Ranti balik bertanya


" Jadi penasaran" Ucap Alika kepo


"Nasi coklat itu nasi goreng yang di kasih kecap,,, kan warna nya coklat! "


"Jadi Unik banget nama nya! hehe..." Alika tertawa


" Kamu bikin apa buat tuan kamu? " Tanya Andi


"Aku bikin soto ayam plus telur " Jawab Alika


"Ni dah jadi tinggal siram kuah nya" Alika sambil menunjukan


"Boleh dong aku nyobain dikit aja " pinta Andi


"Aturan nya sih gak boleh tapi gak pa-pa deh


Aku bikin nya juga agak banyak gak bakal abis ko sama tuan muda" Alika


Alika lalu menyajikan soto ayam nya dan memberikan nya kepada Andi,


Saat Andi sedang mencicipi nya Kania muncul dan merebut sendok yang sedang di pegang Andi


" Makan apa aku nyobain dong" Pinta Kania yang langsung menyendok soto ayam ke mulut nya


"MMM! enak banget " Kania memuji masakan Alika


" Aku yakin deh kak Alika ini asli nya cantik banget,,, pinter masak rajin ibadah nya, ramah, sopan, ko bisa sih kak Romi manggil kak alika ini MONSTER! " Kania memuji Alika


" Ya ialah diakan power rangers atau Ultraman Cosmo " Ucap Alika sambil memperagakan gaya super Hero tersebut


Sontak semua yang ada di dapur tertawa melihat tingkah Alika


tak lama Romi pun datang, dengan kostum religi nya, Sambil berucap


" mentertawakan apa ni pagi-pagi buta, dah rame banget " Romi penasaran


" ngetawain ultraman " Jawab Alika polos


Semua menahan tawa termasuk papah Bagas yang ternyata dari tadi ikut duduk di mini bar itu. Karena yang di maksud Ultraman itu ternyata Romi sendiri

__ADS_1


" Ngapain udah pada bangkotan ngebahas yang begituan kaya anak kecil aja " ucap Romi.


Padahal dirinya sendiri yang di tertawa kan.


__ADS_2