Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda

Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda
BAB - 67


__ADS_3

Keluarga alika menemui keluarga Romi untuk pamit pergi.


Namun semua keluarga terheran heran, mengapa harus pergi, sementara di sana sudah di sediakan kamar untuk mereka beristirahat, Romi sampai menawarkan rumah peribadi nya yang hanya di isi oleh ART saja, karena Romi harus tinggal bersama keluarga nya. Romi juga menawarkan apartemen nya jika keluarga alika tak nyaman bermalam di sana.


Namun keluarga alika tetap menolak nya terutama nenek Diah yang berkepentingan dengan adiknya, ingin menemui nya.


" Maaf tuan,,, besan,,, bukan kami tidak nyaman di sini, sungguh kami berterimakasih kepada tuan, dan besan atas penyambutan nya, atas jamuan nya... Kami merasa sangat terhormat, tapi sungguh kami harus pergi karena ada urusan saya dengan adik saya yang tidak bisa di tunda lagi..." Nenek Diah memohon maaf dan menolak secara halus.


" Nek besok saja,,,, nanti saya antara kan sekarang sudah malam...!" Romi masih membujuk nenek agar mau bermalam di sana.


" Maaf tuan,,, besok sekitar jam 10 kami kembali ke sini sekalian kami pamit nanti,,,!"


" Nek,,,!!! Apa kalian gak kangen sama aku,,, ko buru buru banget sih,,,!" Alika merajuk


" Nak,,, seperti orang orang di sini kami pun punya urusan , atau tanggung jawab masing-masing yang tidak bisa di tinggalkan begitu saja,,, banyak pasien nenek yang jadwal control nya besok, termasuk Bu sari kebetulan besok jadwal nya dia control, belum lagi bunda dan kakak mu yang harus ngurus pekerjaan nya, kakak mu punya anak istri tidak bisa di tinggal terlalu lama....!" Nenek Diah memberi pengertian kepada alika.


" Tuan...!" Seru alika kepada romi


" Hmmm,,,,! " Jawab Romi


" Boleh ya,,, aku ikut mereka,,, malam ini aja ,,,! " Alika memohon


Tentu saja Romi tidak mengizinkan nya karena Romi sudah ketergantungan tidur bersama alika.


" Honey,,, ini sudah malam kamu harus istirahat,,, kondisi mu juga belum setabil,,,!!!"


Alasan Romi mengapa tak mengizinkan nya


Semua pun mengrti dengan alasan Romi


Kemudian bunda dan nenek memberi isyarat dengan mengusap usap punggung dan lengan alika. agar alika tidak memaksa.


Alika pun mengerti dan hanya diam tapi sebenarnya dia sangat kesal...


Dengan berat hati alika, Romi, dan keluarga nya mengantar kepergian keluarga alika sampei teras rumah.


Setelah keluar alika berlalu pergi. keluarga Romi pun kembali ke dalam rumah,


Tapi alika hanya berdiam diri karena rasa kecewa nya tidak bisa ikut bersama keluarga nya...


" Honey,,,! Ayo masuk,,, dah waktu nya istirahat...!!!" Ajak Romi kepada alika


Alika malah menghentikan kakinya karena kesal


" Honey,, honey... !!! Namaku alika,,,! " Ucap alika dengan nada kesal


Romi hanya diam tak menanggapi nya...


" Ayolah,,, !!!" Ajak Romi


Namun alika sama sekali tak bergeming dan tak menghiraukan ajakan Romi...


Karena merasa tidak mendapat respon Romi pun kesal lalu memangku paksa alika dan membawanya ke dalam rumah menuju kamar nya.


Alika berontak sekuat tenaga,,, tapi tidak berpengaruh kepada Romi karena tenaga Romi cukup kuat... Hanya membopong alika itu hal yang mudah bagi Romi meski pun alika memberontak.


" Tuan,,, turunkan saya,,,!!! Saya bisa jalan sendiri,,, tuan....!" Teriak alika sambil memberontak minta di turun kan.


" Dah,,, diem kamu...!!!" Jawab Romi dengan ekspresi wajah datar.


Kemudian semua keluarga Romi kaget mendengar teriakkan alika lalu semua menghampiri Romi dan bertanya apa yang terjadi....?


" Ini urusan rumah tangga saya gak usah ikut campur,,,!" Jawab Romi sambil berlalu melewati semua keluarga nya.


Melihat ekspresi wajah Romi dan mendengar ucapan nya, semua tidak ada yang bisa melawannya karena jika sudah begitu itu tandanya Romi benar benar sedang kesal dan bahaya bagi siapa saja yang melawan nya karena tidak akan menang atau berhasil mengalahkan emosi nya.


" Omi,,, jangan kasar nak... Dia istri mu dia wanita,,, perlakuan dengan sebaik mungkin,,,!!" Gumam papa Bagas yang hawatir Romi bersikap keras kepada alika.


Romi dan alika pun mendengar nya, alika langsung menyadari bahwa dirinya harus bersikap seperti apa, jika Romi sudah membatu, alika memilih diam dan tidak memberontak lagi.


Menyadari sikap alika, Romi tersenyum dalam hati,,,!


" Mereka pikir aku mau ngapain gitu,,,?"


...


Sesampai nya di kamar, Romi membaringkan alika di tempat tidur,,, dengan perlahan,,, dan langsung menyelimutinya.


" Waktu nya istirahat,,, jangan membangkang... Ayo cepat tidur...!" Ucap Romi lalu mengecup kening alika.


Alika sungguh syok dengan perlakuan Romi ia kira Romi akan menghempaskan nya di tempat tidur, seperti di novel novel sikap tuan muda kejam yang memperlakukan kasar istri nya, tapi ternyata apa yang di lakukan Romi sungguh di luar dugaan alika dan keluarga nya.


Alika tak mampu menjawab ia hanya bisa diam, karena bingung dengan sikap Romi yang susah di tebak.

__ADS_1


" Dasar bunglon,,,! Kadang begini, kadang begitu,,, ! Kadang so sweet...., Kadang nyebelin minta ampun...!" Batin alika


Kemudian Romi ikut berbaring di samping alika...


" Heey,,, kamu tau gak,,,,! Tidur membelakangi suami itu dosa,,,!" Ucap Romi kepada alika karen posisi tidur alika membelakangi nya.


Alika tetap diam dan tak merespon nya


Karena merasa tak di anggap oleh Alika, terlintas di benak Romi ingin mengerjai alika.


Kemudian dengan tiba-tiba Romi masuk kedalam selimut dan memeluk erat tubuh alika dari belakang...


Sontak alika kaget dan memberontak...


" Tuan,,,, lepaskan anda apa apa sih,,, saya mohon jangan kaya gini...!"


" Abis berani beraninya kamu nyuekin aku,,,!" Romi malah semakin erat memeluk alika


" Tuan sumpah engap banget aku gak bisa nafas kalau kaya gini...!" Alika berusaha melepaskan diri


" Sini sekalian aku ajarin,,, cara nya kasih nafas buatan, jangan malah meniup ubun ubun..." Romi merubah posisi nya berada di atas tubuh alika seakan akan ingin mencumbu alika,,,


Alika sungguh ketakutan dengan tingkah Romi...


" Tuan,,, saya tau ini kewajiban,,, tapi jangan begini cara nya,,, saya belum siap...!"


Mendengar ucapan alika, Romi mengerutkan keningnya lalu menyadari bahwa ia berhasil mengerjai alika, sampai alika ketauan,,, Romi tidak menyadari bahwa perbuatannya nya bisa membuat alika semakin meragukan nya.


Karena Romi semakin menjadi...


Alika refleks menendang si Otong, untuk melindungi diri...


Sampai Romi sempoyongan merasakan sakitnya....


Merasa terlepas dari Romi alika langsung bergegas bangkit dan menjauh


" Maaf kan saya tuan,,,!!!πŸ™ "Sebenarnya alika tidak tega melihat Romi kesakitan...


"Heey sini kamu,,, mau kemana,,, sial kamu dah ngelakuin KDRT...! "ucap Romi sambil kesakitan dan berusaha menangkap alika kembali.


Alika langsung berlari ke luar kamar dan Romi mengejar nya


" Tunggu alika,,, jangan seperti ini,,, nanti ketahuan sama mama, papa dan yang lainnya,,, !" Ucap Romi berusaha menghentikan alika agar tidak berlari keluar kamar takut di ketahui oleh keluarga nya. Dan bisa salah paham.


" Tolong....!!!!" Teriak alika


Semua keluarga kaget mendengar teriakkan alika sambil berlari ke arah mereka, semua bangunan dari duduknya.


Bertanya serempak "ada apa?"


Alika langsung bersembunyi di balik tubuh mama Ranti meminta pertolongan...!


Dan semua menyadari bahwa alika di kejar oleh Romi,,,


" ROMI...!!!!" mama Ranti murka karena mengira Romi telah menindas alika...


" Lelaki sejati itu pantang menyakiti perempuan,,, apa lagi dia istri mu,,, bisa kan bicara baik-baik ga harus main kasar...!!!" Ucap mama Ranti penuh penekanan.


" Mah,,,!!! Mama salah paham aku gak ngapa-ngapain dia, malah dia yang udah KDRT sama aku,,,!" Romi membeli diri


" Gak mungkin,,, kamu pasti yang mulai duluan...!" Mama Rantai tidak percaya dengan ucapan Romi


" Bener Bu,,, tuan duluan yang maksa ingin ngajarin saya cara kasih nafas buatan...!" Ucap alika


Membuat para Bagas, Andi, dan Kania menahan tawa mereka...!


" Ya kalau orang gak mau jangan di paksa...! Ucap mama Ranti dengan nada bicara seakan bingung....


" Dia bohong mah,,, aku tuh cuma becanda,,, pengen kasih dia pelajaran karena dah berani nyuekin aku,,, dan apa yang dia lakukan mah !!! dia malah nendang si Otong..."Romi mengatakan yang sebenarnya


" Beneran kamu melakukan nya...!" Tanya mama Ranti kepada alika


Alika menganggukkan kepalanya...


" Mmmfffttt.....!!!" Kembali papa, Andi, Kania menahan tawa mendengar penjelasan Romi.


" Sini kamu ....!!!" Seru Romi dan berusaha menangkap alika yang bersembunyi di balik tubuh mama Ranti


Kemudian alika berlari kabur ke kamar Bu sari dan mengunci diri...


" Heey buka pintu nya atau aku dobrak ya ni pintu...!!!" Teriak Romi sambil menggedor-gedor pintu kamar Bu sari yang alika kunci


" ALIKA,,, BUKA...!!!" Romi sangat emosional

__ADS_1


Alika benar benar merasa ketakutan dan tetap berdiam diri di dalam kamar...


"Mah,,, lakukan sesuatu,,, atau nanti akan terjadi kekacauan..!" Ucap papa Bagas kepada mama Ranti


Kemudian mama Ranti menghampiri Romi dan berusaha meredam emosi Romi...


" Omi...! Sayang jangan seperti ini,,, alika akan semakin takut kepada mu... Biar mama yang bicara sama alika ya,,,, kamu tunggu di kamar mu saja sana...!" Ucap mama Ranti menenangkan Romi


Romi pun menyadari tindakan nya membuat alika semakin menjauh darinya. Lalu Romi mengikuti ucap mama nya dan pergi menuju kamar nya.


Mama Rantai pun meminta semuanya untuk pergi beristirahat sementara ia akan berbicara berdua dengan alika.


Mama Rantai mengetuk pintu dan berbicara perlahan membujuk alika agar mau membukakan pintu.


" Alika sayang,,, bisa kita bicara berdua,,, tenang saja,,, Romi dan yang lainnya sudah tidak ada... Bolehkah mama masuk sayang...!!!" Mama Rantai membujuk alika


Kemudian alika membukakan pintu dan mempersilahkan mama Ranti masuk...


" Jangan takut nak,,,! Kamu gak papa kan....!" Mama Rantai bicara penuh kasih sayang


Alika hanya mengangguk kan kepala nya


" Nak,,, menghadapi Romi memang harus penuh dengan kesabaran,,, hati nya, pikiran nya Romi memang susah di tebak, tapi sebenernya hati Romi sangat lah lembut dia tidak akan tega menyakiti orang orang yang ia sayangi, mama juga yakin dan percaya Romi sangat menyayangi mu, mama perhatikan dari sikap Romi kepada mu, dia begitu perhatian dan menghawatirkan mu, bersama mu Romi terlihat sangat bahagia, dia sering tersenyum,,, bahkan bisa tertawa lepas... Hal yang jarang sekali Romi lakukan... Mama yakin kamu orang yang tepat untuk Romi, Romi sering memuji mu, selain sangat cantik, kamu pun sangat sabar dan tenang menghadapi semua perlakuan romi... Romi pernah mengutarakan nya kepada mama ia menyesal telah menguji mu dengan semua sikap kasar nya, dan telah menyakiti mu.


Sekarang kembalilah ke kamar Romi,,, istirahat di sana,,, mama tau kamu bisa menghadapi nya,,, dia tidak akan menyakitimu percayalah sama mama, kalau Romi berani menyakiti mu mama janji mama yang akan berada di depan mu membela mu, dan akan menjauhkan mu dari Romi...


Ayolah ini sudah malam kamu harus istirahat...!" Panjang lebar mama Ranti membujuk alika memberikan nasehat, dan meyakinkan Alika.


Kemudian alika menuruti ucap mama Ranti,


Untuk kembali ke kamar Romi, dengan di antara oleh mama Ranti sampai depan pintu kamar Romi.


" Tok,,, tok,,,!!!" Suara pintu di ketuk


Tapi tidak ada jawaban...


Mama Rantai masih menemani alika sebelum ia masuk dan benar benar di rasa aman


Mama Rantai menarik pedal pintu dan ternyata tidak di kunci


" Masuklah....!" Perintah mama Ranti kepada alika


Dengan ragu alika pun masuk...!


Sementara Romi yang tadi nya sedang memainkan henpon nya, mendengar pintu kamar nya di ketuk, dan tau bahwa itu alika... Romi langsung pura pura tidur,,, karena tidak mau berdebat lagi dengan alika...! Ia takut emosi nya terpancing lagi.


" Tuan,,,, anda sudah tidur,,," ucap Alika yang melihat Romi sudah tertidur ( pikir alik)


Lalu dengan perlahan alika berbaring di samping Romi dengan posisi menghadap ke arah Romi, sementara posisi Romi menghadap langit langit kamar


" Tuan,,, mohon maaf kan saya,,, saya tau sebagai seorang istri saya sungguh berdosa,,, dan sebagai asisten saya sungguh tidak sopan kepada anda,,,!" Ucap alika merasa bersalah


Tentu Romi mendengar ucapan alika karena Romi hanya pura pura tidur.


Mendengar ucapan alika Romi membuka mata nya karena merasa iba...


Dan menarik alika kedalam pelukannya Romi memeluk hangat alika membuat hati alika tenang...


" Tuan,,, anda belum tidur,,,? Tuan maaf kan saya...!" Ucap alika dalam dekapan Romi


" cuma minta maaf saja...!" Jawab Romi


Alika pun berpikir "lalu harus bagaimana...?" Dalam benak alika, kemudian alika mengecup sekilas bibir Romi...


Romi yang sedang memejamkan mata, langsung membuka mata nya, merasa tidak percaya dengan apa yang di lakukan alika kepada nya, " berani juga dia,,,!!! tapi aku suka,,, ni permulaan yang baik,,, terimakasih mah,,, berkata mama Alika bisa melakukan ini,,, tenang Otong... Ni baru awal sabar masih perlu waktu..." Romi bicara Dalam batinnya lalu mengecup kening Alika membalas kecupan bibir yang alika...!!!❀️❀️❀️. πŸ«‚πŸ«‚πŸ«‚


***hayooo,,,!!! pada mikir apa nih para AL....!!!


maaf ya,,, othor sering telat up nya,,, selain sibuk kadang otak othor mentok** gak bisa mikir...!!!


makanya ayo dong dukungan othor biar othor tambahan semangat nulisnya,,, biar otak othor selalu dapat Ilham supaya bisa cepatΒ² up nya...!!!


ayang Omi : dih othor maksa...!!!😏


othor : emang...!!!


tapi walaupun telah up, othor usaha kan panjangin ceritanya di tiap BAB nya biar kalian pada puas baca nya... (baikan othor...!!! 😌)


masih pada ingat kan caranya dukungan othor


like, vote, komen ya.... makasih πŸ™πŸ™πŸ™


😘😘😘*

__ADS_1


__ADS_2