
Acara pun selesai....
Semua bergegas keluar dari ruangan termasuk alika, dan Alif, Fahri pun segera mengejar alika ingin berbicara dengan nya di ikuti oleh rani.
padahal Romi pun berniat untuk mengejar alika juga, namun Romi di hentikan oleh Abi Husain, sehingga Romi tidak dapat mengejar alika.
"Alika,,, tunggu!" Fahri menghentikan
Alika langsung berbalik badan karena ada yang memanggil nya.
Dan Fahri bergegas menghampiri nya.
"Alika bisa kita bicara sebentar...!" Fahri meminta waktu.
" Ya silahkan...!" jawab alika
"Apa sebaiknya kita cari tempat agar bisa bicara lebih nyaman...!" Saran Fahri
Alika lalu menatap Alif meminta pendapatnya,
Alif mencibirkan bibir nya dan menggelengkan kepalanya tanda tidak menyetujui nya.
"Sebaiknya bicara di sini saja, untuk menghindari fitnah...!" sambung Alif
"Ya,,, sebaiknya di sini saja,,,!" Alika setuju dengan kakak nya
"Okeh,,,!" Fahri tidak ada pilihan lain dan memulai pembicaraan nya.
"Alika sebenarnya pernikahan ku dengan Rani hanya sebatas formalitas, hanya karena tuntutan dari para pengurus yayasan,,,!" Fahri mencoba menjelaskan
"Ya Lika,,, aku bersedia menikah dengan Fahri karena permintaan dari Abi Husain,,,!" Rani yang ikut menghampiri alika pun membenarkan ucapan Fahri.
Alika memicingkan mata nya mendengar pernyataan mereka berdua...
"Mengapa kalian harus repot-repot menjelaskan nya pada ku,,,!"Alika heran
"Aku perhatikan seperti nya hubungan mu dengan suamimu sedang ada masalah, mungkin kalian akan berpisah,,,! jadi jika begitu aku mau menerima mu kembali,,, aku masih sangat mencintai mu apa pun keadaan mu,,,!" Fahri bicara terus terang
tapi mengapa mendengar ucapan Fahri alika merasa sangat sedih dan ingin menangis,,,,
tidak di pungkiri alika masih memiliki sedikit rasa untuk Fahri, terutama rasa bersalah nya kepada Fahri karena telah meninggal kan nya.
namun alika berusaha sekuat mungkin untuk terlihat baik baik saja.
"A-aku baik, baik- baik aja ko sama suami ku...!" Alika gugup
"Lika kamu gak bisa bohong sama Aku... aku tau kebiasaan mu saat kamu berkata jujur atau sedang ada sesuatu hal yang kamu sembunyikan...!" Fahri terus saja mendesak alika
sampai alika bingung harus berbuat apa...
dan kebetulan alika melihat Romi akan melintasi di depan nya. Alika langsung merangkul tangan Romi dan bergelayut manja
"Honey,,, ! aku pulang duluan ya sama ka Alif...!" Alika sengaja melakukan itu, sambil memberi kode kepada romi agar Romi mengerti dan bisa di ajak kerjasama.
awalnya Romi syok dengan tindakan alika yang tiba-tiba merangkul tangan nya. tapi melihat kode dari alika Romi mengrti mengapa alika bersikap seperti itu.
"Oo... gak usah honey,,,! biar aku yang antara kamu pulang...!" Romi sengaja memanfaatkan kesempatan untuk bisa bersama alika
"Honey,,,! kamu kan masih banyak urusan biar kak Alif aja yang antara aku pulang...!" Alika merasa terjebak dalam permainan nya
"No,,, no,,,! tidak ada yang lebih penting selain kamu untuk ku honey,,,!" Romi benar benar tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu
dan akhirnya alika benar benar terjebak dalam permainan nya sendiri, dengan terpaksa alika pun mengikuti kemauan Romi, agar Fahri percaya bahwa mereka baik baik saja.
"Okelah,,, kalau begitu,,,!" Ucap alika dengan senyuman yang sengaja di buat buat
kemudian alika, Romi, dan juga Alif, pamit kepada Fahri untuk pergi.
tapi Fahri tetapi merasa curiga dengan hubungan mereka.
...
sampai di parkiran...
__ADS_1
"Terimakasih tuan atas kerjasama nya,,,! tapi maaf saya akan tetap pulang bersama kak Alif" karena Romi menggandeng alika menuju mobil nya.
dan alika langsung masuk ke dalam mobil Alif.
Romi langsung bergegas mengikuti alika, masuk ke dalam mobil Alif dan duduk di bangku kemudi, Alif hanya berdiri mematung bingung harus bagaimana,,, karena Romi menyerobot masuk mobil nya mendahului nya.
"Maaf kak Alif,,, saya minta waktu sebentar untuk bersama alika, tenang saja jangan khawatir saya tidak akan menyakiti alika,,,!" ucap Romi meminta izin kepada Alif, membawa alika dan mobilnya.
karena Romi sudah dalam posisi berada di dalam mobilnya di bangku kemudi, alika pun sudah duduk di sebelah Romi. ya memang terlihat alika perotes dan menolak Romi membawanya.
"Hey,,,! kak kamu jangan diem aja...!" teriak alika
Romi bergegas mengunci pintu, dan menjalankan mobilnya agar alika tidak bisa kabur lagi...
" Cccciiikkk,,,!"Alika berdecak kesal...
di perjalanan hanya ada keheningan, alika diam membisu...!
Romi sesekali melihat ke arah alika, tapi alika sama sekali tidak perduli.
"honey,,,! kamu benci banget ya sama saya...!"Tanya Romi
Alika tidak menjawab...
"Maaf saya sudah membuat mu sangat terluka,,, honey saya terima semua keputusan mu, perlakuan mu, walaupun sangat berat bagi saya, asal kamu mau memaafkan semua kesalahan saya,,,!"Romi berusaha untuk membujuk alika. Alika tetap diam.
" Honey,,,! katakan sesuatu agar saya bisa mengerti kamu...!"Sambung Romi
"Oo,, ya tadi aku sengaja bersikap tidak mengenalimu, jujur tadi saya sangat berusaha untuk tidak menatap mu, karena jika saya menatap mu, saya yakin tidak bisa mengendalikan diri saya, karena saya sangat merindukan mu honey,,,!"Romi hanya bicara sendiri.
karena alika diam seribu bahasa...!
dan akhirnya Romi pun menyerah dan ikut diam...!
kemudian alika bertanya "Anda mau bawa saya kemana,,,?" dengan ekspresi wajah datar
"Saya pengen makan siang bersama mu,,, jika kamu sangat membenci saya anggap saja ini makan siang terakhir kita,,,!"Ucap Romi putus asa, alika langsung mendelitkan mata nya kearah Romi. Alika merasa kata kata romi sedikit menyentuh hati nya.
"Apa sikap ku sangat keterlaluan sehingga membuat nya putus asa, tapi,,, !!! hhhmmm baru segitu aja sudah menyerah dasar...!" batin alika
"aku tidak akan menyerah semudah itu honey,,,! itu hanya taktik ku agar mendapat respon dari mu,,,!" batin Romi
kemudian mereka sampai di sebuah villa di tempat Romi bisa tinggal di kota itu.
Romi memarkir mobil, dan mengajak alika untuk turun.
"Tempat apa ini,,,?" Alika ragu
"Jangan takut honey,,,! di dalam ada Bu sari,,, beliau juga yang menyimpan kan makan siang untuk kita,,,!" Romi menenangkan alika
dan mereka berdua turun dari mobil lalu masuk ke dalam villa.
Mendengar ada yang mengucapkan salam, Bu sari bergegas membukakan pintu dan menyambut orang yang datang...
"Tuan...! " sapa Bu sari
"Nona alika,,,!" Bu sari sangat senang melihat alika ikut bersama Romi
"Apa kabar sayang,,,!" seru Bu sari sambil memeluk nya
Alika tersenyum,,, membalas sapaan Bu sari
dan membalas pelukan Bu sari
"Alhamdulillah saya baik Bu ...!" jawab alika
"Giliran sama Bu sari peluk-pelukan, aku dari tadi boro boro di peluk, di ajak bicara aja gak mau nyaut,,,!" Romi ngedumel sendiri
tapi Bu sari dan alika mendengar apa yang Romi ucapkan...
"Kenapa tuan...?" tanya Bu sari memastikan apa yang Romi ucapkan.
"Ooh enggak kok Bu...!" jawab Romi dengan senyum gugup nya.
__ADS_1
lalu mereka langsung menuju meja makan, karena Romi sudah memberi tau Bu sari terlebih dahulu, agar Bu sari menyiapkan makan siang, karena ia akan makan siang di rumah bersama alika.
Bu sari pun sudah menyiapkan semua nya.
di meja makan Romi menyendok kan makanan untuk alika ke piring dan memberikan nya kepada alika.
tapi untuk nya sendiri Bu sari yang menyendok kan nya.
"Honey ayo makan...!" Romi mempersilahkan alika, tapi alika hanya diam dan menatap Romi.
"Kenapa,,,! aku melakukan kesalahan lagi,,,?" tanya Romi karena alika hanya menatap nya dengan ekspresi wajah datar.
"okeh,,,! aku mengerti,,,!'" Romi tau alika ingin Bu sari ikut makan bersama.
dan mengajak Bu sari, tapi Romi memberikan piring nya yang sudah berisi makanan kepada Bu sari.
"ko...! di kasih saya tuan, saya kan bisa ambil sendiri,,,!" ucap Bu sari
"Saya biar makan satu piring bersama dengan alika Bu...!" jawab Romi
Alika hanya memicingkan mata nya,,, tanda ia perotes
"Gak papa honey,,,! ingat 15 ajaran Rasulullah...!" Romi mengingatkan alika, tentang kiat Rasulullah dalam menjalin keharmonisan rumah tangga.
karena alika hanya diam, Romi mengambil sendok dan menyuapi alika. karena alika hanya bisa pasrah dan mengikuti yang Romi lakukan, karena menolak pun tidak mungkin bisa bagi alika.
padahal hati alika sangat terharu dengan apa yang di lakukan oleh Romi... mereka makan berdua di satu piring dan sendok yang sama, dengan alika yang di suapi oleh Romi, dengan penuh kasih sayang dan Romi selalu tersenyum bahagia karena alika mau menerima perlakuan nya, alika mengingat semua perlakuan baik Romi kepada nya,
"padahal dia orang baik ,,, bahkan sedari aku kecil, saat aku hilang dari keluarga ku, dia yang menolong ku, di juga sempat menyuapiku seperti ini,,, padahal aku nyaman bersama nya, aku juga tidak menyesal telah memberikan kesucian ku kepada nya, mungkin aku telah mencintai nya, tapi kenapa ego ku ingin berpisah dari nya...!" batin alika
"ooh tuhan jika seperti ini jelas aku akan kalah...!, pendirian ku harus kuat...! aku gak boleh lemah...!"Masih batin Alika agar jangan terbawa suasana...
setelah selesai makan siang... tak lama Gani datang menjemput alika...!
Romi begitu kesal dengan kedatangan Gani. tapi Romi bisa menyebabkan kekesalan nya.
"Tuan Gani kenapa harus di jemput, saya bisa mengantarkan nya pulang...! tenang saja saya kan suami nya, sudah kewajiban saya menjaga nya..!" Ucap Romi kepada Gani
"Ya memang,,,! Alika istri anda, tapi setelah tau apa yang ada lakukan kepada nya, saya tidak bisa sepenuhnya percaya kepada anda,,, oleh sebab itu saya segera datang ke sini saat adik saya meminta saya untuk menjemput nya,,,!" Ya gani datang karena alika yang meminta nya.
"Maaf tuan anda bilang hanya ingin makan siang bersama, sekarang saya harus pamit pulang...!" ucap alika pamit.
"Okeh,,,!!! terimakasih honey,,,🙏 kamu sudah mau menemani saya makan siang, sampai jumpa lagi,,,!" ucap Romi
lalu alika bersalaman dan mencium tangan Romi seperti yang biasa alika lakukan sebelum nya, kemudian Romi pun mencium kening, cipika-cipiki, dan mengecup sekilas bibir alika lalu memeluk nya.
Alika ingin memberontak karena tidak enak hati kepada Gani, dan Bu sari yang melihat adegan Romi memperlakukan nya seperti itu, tapi entah mengapa alika tidak bisa Menolak nya dan hanya diam saja
Sampai Gani berdehem " Hhhmmm...!" agar Romi melepaskan pelukan nya...
"HHmmm sirsak aja,,,!" batin Romi
dan terpaksa melepaskan pelukan nya.
"Hati-hati honey,,,! tuan Gani hati-hati...!"Ucap Romi dengan berat hati melepas alika pergi, di bawa kakak nya menggunakan motor sport.
"jika dia bukan kakak nya sudah habis dia aku bikin babak-belur...!" ucap Romi geregetan setelah kepergian alika dan Gani
"Sabar tuan,,, sikap anda sudah benar seperti ini,,, jangan terlalu memaksa,,, karena semakin anda memaksakan diri nona alika akan makin menjauh, karena tidak merasa nyaman!"Bu sari menimpali ucapan Romi
"Ya kan saya ngikutin saran dari ibu,,, harus main cantik,,,! supaya dapat hasil yang cantik pula... secantik neng alika,,,😊!"Romi malah berguyon.
Bu sari sangat senang dengan sikap Romi... yang tak patah semangat...
"Bagus tuan,,, semoga anda berhasil,,,😊!" Gumam Bu sari setelah Romi pergi meninggalkan nya.
....
Hay,,, Hay,,,!!! mohon dukungan nya ya...!!!
🙏🙏🙏
jangan lupa ritual nya, tinggal kan jejak mu dengan cara like, vote, komen... terimakasih...
__ADS_1
🙏🙏🙏