
Alika pun segera pergi ke kamar nya dan bersiap siap...
Saat keluar kamar ternyata Romi sudah ada di depan pintu menunggu alika keluar kamar
" Puas anda tuan...!!! " Ucap alika kesal
" Puas,,,? gimana saya bisa puas, jatah malam pertama aja saya belum dapat !!! " Ucap Romi
" Anda udah bikin saya malu tertangkap basah tidur di peluk anda " ucap alika masih sangat kesal
" Lalu kenapa saya harus puas,,, gak ada untung nya juga buat saya" Jawab Romi santai
" (Hiiih ni orang benar benar ngeselin ) " 😠
" Kamu dosa tau !!!,,, Ninggalin suami yang lagi sakit dan malah jalan sama cowok lain...
Awas kamu kena adzab, kaya di film film adzab. istri durhaka ! meninggalkan suami yang sedang sakit, dan malah jalan sama Peria lain " Romi menakut - nakuti Alika
Mendengar ucapan Romi, Alika memasang ekspresi wajah seakan takut...
Lalu berucap
" Tapi bo'oong 😛" ucap Alika sambil berlalu menuju dapur, akan membuat kan teh untuk Romi
"Ciikkk,,, dasar !!! " Ucap Romi
Tapi bukan nya marah Romi malah tertawa kecil merasa lucu dengan ejekan Alika
dan ia pun segera menuju ruangan tamu untuk menemui tuan Carlos yang sudah datang untuk menjemput Alika.
Di ruang tamu tuan Carlos, Romi, papa bagas, dan mama Ranti sedang bercakap santai, alika datang membawakan teh untuk Romi karena yang lain sudah di suguhi oleh asisten yang lain.
Saat alika sedang menyodorkan cangkir teh
Romi mengambil nya sambil berucap
" Alika beresin barang barang kamu,,, kamu gak usah kesini lagi, tar tuan Carlos langsung antara kamu ke rumah aja " Romi mengintruksi Alika
" Apa,,,? saya di pecat ?" jawab Alika kaget
Entah perasaan sedih atau senang yang alika rasakan saat menyangka dirinya di pecat yang jelas alika begitu kaget
Mengapa tiba-tiba dia di pecat timbul pertanyaan tersebut di benak nya, apa karena tadi ia mengejek Romi, sampe Romi semarah itu dan memecat nya...
__ADS_1
" Hahaha... " Mama Ranti tertawa melihat ekspresi alika
" Siapa yang berani memecat kamu,,, yang ada juga malah takut kehilangan kamu ! Iya gak Romi !!!" Ucap mama Ranti
Romi hanya tersenyum tipis, tapi itu membuat nya berkali-kali lebih tampan di mata alika
" (Ya Tuhan ku,,, ternyata suamiku mirip artis Korea ganteng banget) " 😳 alika menghalu membayangkan Romi seprti artis Korea idolanya
" Heey,,, kenapa bengong !!!, Jangan sedih saya gak akan memecat kamu,,, karena kalau mecat kamu berabe harus ke pengadilan... ! " Ucap Romi
Maksud Romi menceraikan Alika
" Gak harus ke pengadilan ko,,, tinggal ngomong cerai di depan saksi juga udah sah,,,!" Jawab alika yang mengrti maksud perkataan Romi
" Loh ko cerai,,, nikah nya kapan, belum juga resepsi udah mo cerai aja" ucap mama Ranti
Alika keceplosan di lupa kalau di sana banyak orang yang tidak mengetahui pernikahan nya dengan Romi
Romi tersenyum puas karena Romi sengaja memancing emosi alika supaya alika hilang conterol soal pernikahan...
"Maksud saya kan cuma ngomong pecat, gak usah ke pengadilan Bu !" jawab Alika mencari alasan
"Ya gak bisa lah kita kan punya surat konterak kerja, sudah ada tertulis hitam di atas putih, sah secara hukum dan agama" ucap Romi menegaskan.
Alika memang tidak tau kalau pernikahan nya dengan Romi sah secara hukum dan agama karena Romi meminta pak yunas untuk mengurus semua nya saat itu,
Dan saat alika tandatangan usai ijab qobul,
Alika tidak membaca dengan teliti, karena ia kira yang ia tandatanganni itu hanya surat kesepakatan saja.
Dan karena pikiran nya kalang kabut, memikirkan nasib nya akan bagai mana nanti, menikah dengan orang yang ia anggap menyeramkan dan tidak ia kenal sama sekali...
Yang ternyata, itu berkas berkas untuk di daptar kan ke KUA, Karen Alika tidak teliti memudahkan pak Yunus untuk mengurus semuanya.
Tuan carlos, dan yang lainnya hanya bengong tidak mengerti mendengar perdebatan Romi dan alika...
" Maksud nya,,,? sah di mata hukum dan agama,,,?" Ucap mama Ranti bingung
Romi dan Alika hanya saling tatap...
" Ya udah tuan Carlos !!! kita mo berangkat kapan...?" Ucap alika mengalihkan pembicaraan
" Oo... Ya boleh sekarang saja kita berangkat nya,,, ceri pasti dah nungguin kita" Jawa tuan Carlos
__ADS_1
Membuat Romi sangat tidak suka dengan ucapan tuan Carlos. Dan Romi menatap alika dengan tatapan sinis.
Alika hanya memalingkan muka di tatap oleh Romi.
Tuan Carlos pun pamit pada semua nya, dan segera mengajak Alika pergi.
" Permisi Tuan, Bu, pak, saya pergi dulu,"
"Untuk barang barang saya, sudah saya bereskan, dan barang tuan Romi juga sudah saya kemasi tinggal di bawa, biar pak Edy yang masukin ke mobil tadi saya sudah minta tolong sama pak Edy di dapur " ucap Alika menjelaskan panjang lebar.
Semua hanya menganggukkan kepala mengiakan ucapan alika, kecil Romi yang hanya diam menatap Alika dengan tatapan mata tajam.
Alika dan tuan Carlos pun pergi.
Tapi apa yang di ucapkan Romi tentang istri durhaka memang mempengaruhi pikiran Alika.
" Kenapa aku ngerasa bersalah begini,,, harus nya kan aku lega sehari gak sama dia" batin Alika.
Dan tatapan Romi selalu terbayang-bayang membuat alika merasa sangat bersalah.
" Kamu kenapa,,, kamu sakit ? " Tanya tuan Carlos kepada alika.
"Oo... Gak pa-pa ko,,, cuma kurang tidur aja" jawab Alika
...
Setelah alika dan tuan Carlos pergi, Romi langsung bersiap untuk pulang, padahal jadwal pulang semua nya nanti sore.
"Pak Edy,,, tolong bawakan barang² saya, dan punya alika sekali an masukin ke mobil kita pulang sekarang " Romi memerintah kepada pak Edy
" Ya tuan..." Jawab pak Edy patuh dan segera melaksanakan perintah Romi
Semtara yang lain bingung sama sikap Romi yang tiba-tiba akan segera pulang.
" Kak,,,! Ko pulang sekarang sih... rencana nya kan pulang nya tar sore... Kita kan mo jalan jalan dulu,,, menikmati liburan di sini" Kania protes
" mending tidur di rumah,,,! Besok aku mo kerja lagi, buang² waktu aja..." Jawab Romi ketus
" Huuh dasar Ultraman !!!" Kania kesal
Setelah pak Edy memasukkan barang barang nya dan barang Alika kedalam mobil, Romi langsung bergegas, dan pulang sendiri tanpa keluarga nya.
jangan lupa tinggalkan jejak mu ,,, vote, like, dan komen ya reders... terimakasih 🙏🙏🙏
__ADS_1