
Alika dan tuan Carlos pamit undur diri kepada nenek dan kakeknya ceri.
Alika duduk di depan, di sebelah tuan Carlos yang mengemudikan mobil, alika terlihat sangat gelisah, alika berkali-kali terlihat memeriksa kedua henpon nya, henpon peribadi nya dan henpon pemberian Romi,
Alika mengecek dan memastikan kedua henpon nya apa benar tidak ada notifikasi pesan atau panggilan masuk dari Romi,
Dan memang benar tidak satu pun pesan atau panggilan masuk dari Romi. Membuat alika benar-benar heran,
" Tumben dia kalem... Tapi kalau dia kaya gini pasti ada sesuatu, karena tidak mungkin dia membiarkan begitu saja saya berlibur dengan tuan Carlos sampai seharian! " Alika membatin dan merasa curiga ada sesuatu yang Romi rencana kan
" Nona alika apa ada masalah,,,?" Tanya tuan Carlos melihat Alika gelisah
" Oo tidak ada apa-apa ko,,,!" Jawab Alika
" Seperti nya anda sangat gelisah" ucap tuan Carlos
" Saya hanya ingin segera sampai rumah pengen cepat membersihkan badan rasanya gak nyaman belum mandi sore,,," jawab Alika nyeleneh mencari alasan.
" Oo ... Gitu,,, ya sukur lah kalo gak ada masalah, sebentar lagi kita sampai rumah tuan Romi,,," jawab tuan Carlos.
Alika tersenyum dan mengangguk kan kepala.
Tak lama mereka sampai di rumah Romi, dan saat mereka turun dari mobil kebetulan keluarga Romi pun baru saja tiba dari puncak, semua turun dari mobil.
Tuan Carlos langsung menghampiri Mama Ranti dan papa Bagas, berterimakasih telah memberikan izin alika untuk menemani putri nya berlibur, dan sekaligus tuan Carlos pamit undur diri. Dan segera pergi meninggalkan rumah Romi.
Saat semua keluarga akan masuk rumah, alika masih berdiri menunggu semua nya masuk dan mencari keberadaan Romi, dan alika tidak melihat nya,
Alika pun bertanya kepada mama Ranti
" Bu,,, tuan Romi tidak ikut pulang bersama keluarga,,,?" Tanya alika.
Semua yang hendak masuk rumah terhenti mendengar pertanyaan alika.
" Romi sudah pulang duluan tadi pagi" jawab Mama Ranti
__ADS_1
" Kamu pergi,,, dia juga langsung ikut pergi"
Andi ikut menimpali
" Kirain dia menyusul kamu ikut liburan menemani putri nya tuan carlos" Kania pun ikut menimpali
Alika menggelengkan kepalanya tanda Romi tidak ikut bersamanya.
"Mungkin dia sudah di rumah di kamarnya " ucap mama Ranti menebak-nebak
" Tapi mobil nya gak ada mah" jawab Andi
" Ya coba aja liat dulu di kamar nya" jawab mama Rantai
Dan semua masuk rumah termasuk alika yang langsung mencari Romi di kamar nya,
Berkali-kali alika mengetuk pintu kamar Romi tapi tidak ada jawaban, alika pun membuka pintu perlahan dan masuk ternyata Romi benar tidak ada di kamar nya,
Alika kembali menemui keluarga yang masih berkumpul di ruang keluarga,
" Tenang alika dia sudah dewasa tidak akan terjadi apa-apa kepada nya" ucap papa Bagas
Membuat alika gugup mendengar ucapan papa Bagas...
" Seperti nya ada yang lagi khawatir nih " Kania malah menggoda alika
" Alika,,, dia(Romi) rumah nya bukan hanya di sini, dia punya tempat tinggal selain di sini, dia punya apartemen, dan rumah yang lain, dia juga bisa menginap di hotel, jadi jangan hawatirkan dia,,," ucap Andi
"Sudah,,, kamu hubungi dia aja, siapa tau kalo kamu yang menghubungi nya dia mau balas, soal nya ni mama dari tadi menghubungi nya gak di angkat" ucap mama Ranti.
Lalu mama Ranti menyuruh semua untuk masuk kamar dan beristirahat, karena Melly dan sendi sudah pulang, sandi yang mengantarkan Melly pulang karena mereka satu arah.
Karena memang waktu sudah malam semua pun merasa kelelahan karena telah beraktivitas berlibur seharian. Semua masuk kamar masing-masing termasuk alika.
Namun alika masih resah dan gelisah belum mendapat
__ADS_1
kabar dari Romi, alika mengirimkan pesan kepada Romi, menanyakan keberadaan Romi di mana.
Romi membalas dengan mengirimkan foto nya bersama Bu sari tadi siang.
Alika terkejut, melihat foto itu,
" Tuan anda curang,,, nengok Bu sari gak ngajak saya,,,😏!" Alika 📱
" 🤔😝"📱 Romi
Alika pun merasa kesal
" Bener kan dugaan ku,,, dia nengok Bu sari saat aku lagi sama tuan Carlos, dia mo bales aku supaya aku jadi nyesel gak ikut dia malah ikut tuan Carlos,,, dasar 😒 " alika bicara sendiri.
dan langsung membersihkan diri lalu bersiap untuk tidur.
...
Setelah sampai Jakarta Romi minta pak Edy untuk berhenti di salah satu rumah makan langganan nya, karena Romi merasa lapar, dan mengajak pak Edy masuk ikut makan bersama nya.
Dan ternyata di sana sudah ada pak Yunus,,, karena Romi sengaja menghubungi yunas untuk menunggu nya di sana,
Saat melihat Romi dan pak Edy, pak Yunus langsung berdiri dan melambaikan tangan nya ke arah Romi dan pak Edy,
Romi dan pak Edy langsung menghampiri pak Yunus, dan Yunus mempersilahkan Romi untuk duduk, setelah Romi duduk Romi pun mempersilahkan mereka berdua untuk duduk bersama nya dan menyuruh mereka memesan makanan.
Pak Edy dan Yunus saling tatap merasa heran ada masalah apa sehingga Romi bersikap seperti ini, karena sebelumnya Romi tidak pernah melakukan hal itu, karena pak Edy dan pak yunas sudah punya jatah uang makan masing-masing, jadi Romi tidak pernah ambil pusing dengan hal itu.
Tapi mengapa kali ini Romi mengajak mereka berdua makan bersama dengan nya... Mereka pikir ada hal penting.
Membuat mereka cemas akan mendapat masalah.
Tapi apa sebenarnya yang ingin Romi bicarakan dan ingin ia bahas sampai-sampai pak Yunus harus melewatkan adegan haredang nya bersama sang istri, karena mendapat perintah dari Romi untuk menunggu nya di rumah makan itu.
***jangan lupa ritual nya reders,,, vote, like, komen ya,,, biar other semangat nulisnya...!!!
__ADS_1
makasih ya 🙏🙏🙏***