
Kebenaran akan terungkap meski pun telah di tutup - tutupi, seperti kata pepatah sepintar - pintarnya menyimpan bangkai akan tercium juga bau nya.
Itulah yang sedang terjadi kepada Edytha dan Tante Merry, meskipun di tutup rapat - rapat keberadaan Edytha oleh Tante Merry kini telah di ketahui keberadaan nya dan telah mendapatkan pengakuan.
....
Setelah semuanya terungkap dan telah menerima kenyataan yang sebenarnya.
Kini keadaan sudah lebih tenang, seluruh keluarga berkumpul dan berbincang, Romi pun mengutarakan rencana nya, bahwa ia ingin secepatnya mengadakan resepsi pernikahan nya dengan alika, semu setuju dan mendukung nya.
Tapi tidak dengan alika "Apa! aku kan lagi hamil masa di dandani jadi pengantin apa bagusnya, gak aku gak mau" Alika merasa keberatan.
"Ko gak mau sih dek, bukan nya jadi pengantin, jadi raja dan ratu sehari itu impian semua orang" Gani juga perotes dengan penolakan alika
"Iya loh, kapan lagi! walaupun nikah dua kali, tiga kali, belum tentu bisa jadi raja ratu sehari...!" Andi ikut menimpali, seakan mendoakan rumah tangga mereka tidak langgeng dengan ada nya pernikahan kedua, ke tiga dst
"ANDI BERENGSEK KAMU..." Andi langsung mendapat semprot dari Romi, sementara alika hanya merenggut tidak terima dengan ucapan Andi.
"Iih jahat banget sih mas Andi...!" gerutu alika
"Sorry, itu hanya perumpamaan Lika, gak usah panik gitu dong, lagian kamu aneh mau di bikin pesta malah gak mau" Andi menerangkan apa maksud nya.
"Ya lucu aja, masa pengantin wanita nya kaya badut perutnya buncit..." Gumam alika dan masih bisa di dengar semuanya, dan malah mengundang gelak tawa semua nya.
sementara Romi melipat bibir nya supaya tawanya tidak pecah seperti yang lain, untuk menjaga perasaan alika.
Alika mengerucut kan bibir nya merasa kesal karena dirinya di tertawakan semua orang.
"Honey bunny sweety, mereka semua jahat banget sama kamu, sekarang aja mereka udah ngetawain aku, apa lagi nanti semua tamu pasti akan ngetawain aku seperti mereka" Rengek alika kepada suaminya.
"Honey,,, aku bilang kan secepatnya, mumpung perut kamu masih rata,,," Romi menenangkan alika sambil mengusap perut alika yang memang masih rata dengan lebih nya.
"Ya kan, ngadain resepsi itu butuh persiapan, harus foto prewedding, belum cetak undangan, belum sebar undangan, belum pesan gaun pengantin dan sebagainya, perlu waktu lama juga kan perut ku keburu buncit" Alika hawatir sebelum acara perut nya sudah membuncit
"Tenang honey, masalah gaun pengantin itu urusan yunas, masalah yang lain nya kita serahkan kan ke tim wedding organizer (WO), tinggal kamu pengen konsep seperti apa?" Romi masih berusaha menghilangkan kekhawatiran alika.
" Kok aku sih! ya kamu dong, kan kamu yang mau ngadain resepsi,,," alika enggan berkomentar.
__ADS_1
"Kita berdua honey!"
"Ka Lika impian pernikahan nya seperti apa?" Tanya Kani, kebetulan Kani telah lulus sekolah dan dia sudah bebas berkeliaran tidak seperti saat jadi anak sekolah yang harus di tuntut diam di rumah dengan alasan sekolah.
"Aku sih gak muluk - muluk, sederhana aja yang penting berkah, sakinah mawadah warohmah 🤲🤲🤲"
"Kamu gak ada impian pengen pesta pernikahan dengan konsep outdoor indoor, atau bergaya, klasik modern, adat apa gitu misal Sunda, Jawa, dan sebagainya" Tasya memperjelas.
Dan semua setuju dengan ucapan Tasya.
"Ya aku sih pengen nya adat aku ya sudah, tapi bergaya modern" Terang alika.
( karena cantika memanggil nya ibi \= bibi reader dah pasti tau alika orang suku Sunda)
"Nah gitu dong Honey,,, kita kan bisa menentukan konsep nya seperti apa, kostum nya seperti apa buat foto prewedding nya, kostum buat pesta resepsi nya, dan lain sebagainya" Romi
"Aku sih terserah aja lah, aku serahin ke kamu, kan kamu yang mau bayarin semua pengeluaran nya!" Alika gak mau pusing
"Yaelaah.... takut banget kaya nya kamu, gak bakal nyuruh kamu yang bayar in kok...!" Romi merasa geregetan mendengar Jawaban alika dan menarik alika kedalam pelukan nya, di saksikan semua orang, jadilah mereka bulan - bulanan bahan olokan semu orang di sana.
...
karena permintaan alika tidak ingin menunggu perut nya membuncit jadi semua di kerjakan secara cepat.
Merek segera melakukan foto prewedding, mencetak undangan, sehingga dalam waktu yang sudah di tentukan semua persiapan sudah rampung di persiapkan sampai pada hari H.
😊 HARI YANG DI TUNGGU 😊
Alika begitu cantik berbalut gaun pengantin, dan riasan pengantin, meski ia tengah hamil dan menginjak usia kandungan 4 bulan, membuat bentuk tubuh alika lebih berisi dan begitu seksi dengan balutan gaun pengantin nya, meski memakai gaun yang tertutup tapi karena begitu pas di tubuh alika, aura alika memancarkan kecantikan yang bisa di sebut sempurna...
Romi sendiri terperangah saat melihat penampilan alika.
"Ya Tuhan,,, begitu indahnya ciptaan mu ini, honey ini beneran kamu?"
Alika hanya tersenyum mendengar pertanyaan Romi.
Romi pun begitu gagah nya dengan balutan kemeja dan setelan jas yang senada dengan gaun pengantin yang alika kenal,
__ADS_1
Dekorasi yang menunjang penampilan mereka berdua bak raja dan ratu sungguhan... kedua nya selalu mengembangkan senyumnya, menandakan kebahagiaan yang luar biasa tak terlukiskan dengan kata - kata.
" Honey kamu kalau Pegel, lelah, letih, lesu, lunglai. kamu bilang ya ma aku" Romi berbisik di telinga alika
"Tenang lah, my honey bunny sweety,,, aku masih kuat kok, emang aku anemia apa!"
Padahal Romi berharap alika minta istirahat ke kamar hotel yang telah mereka booking.
Karena melihat alika secantik itu terlihat seksi di mata Romi membangkitkan hasrat nya.
Ia pun selalu menggoda alika di sela-sela kesibukan mereka menyalami para tamu. karena banyak nya tamu yang hadir di acara itu, tamu dari semua kenalan mereka berdua sampai dari kenalan dua keluarga. sehingga tak henti-hentinya mereka menyalami tamu yang memberi selamat dan mendoakan kebahagiaan mereka berdua.
"Hiis kamu genit banget sih, masih sempet - sempet nya godain aku, lagi banyak - banyak nya tamu begini" ucap alika saat Romi berusaha menggoda nya.
"Abis kamu menggoda banget, aku jadi gak sabar pengen ke kamar..." Goda Romi
"kamu apaan sih, kita kan dah bukan pengantin baru lagi, inget dah ada si Dede ni di perut aku" alika mengingat kan takut nya Romi lupa.
"Ya justru itu, papah mau nengokin si Dede honey,,," Bisik Romi dengan manja nya, membuat alika tersenyum geli.
" Masa ia kita mau ninggalin para tamu, gak sopan tau"
"honey,,, honey,,, honey..." Bukan nya Alika yang rewel dan manja, ini malah sebaliknya. tapi alika memilih tidak memperdulikan bayi besar nya itu (Romi).
Yang merengek minta udahan di pajang di pelaminan, padahal awalnya dia sendiri yang antusias ingin menyelenggarakan resepsi.
Anggap aja seperti ini dekorasi nya
....
Jangan lupa ritual nya ya, tinggal kan jejak mu dengan cara like, vote, komen, sentuh ❤️ sama hadiah nya juga ya di kolom komentar di tunggu ya...!!!!
terimakasih 🙏🙏🙏
love you para ALrs 😘😘😘
__ADS_1