Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda

Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda
BAB - 50


__ADS_3

"ASTAGA..."


Mendengar suara, seketika itu Romi menghentikan aktivitas bibir nya, yang sedang mengecup dan ******* bibir alika,


Alika pun membuka matanya, dan mendorong tubuh Romi agar menjauh dari nya, lalu bangkit dari pangkuan Romi...


" AYANG OMI....!!!" teriak Tasya kaget menangkap basah Romi bercumbu dengan alika,,, Karen sudah bisa Tasya masuk ruangan Romi tanpa mengetuk pintu,


" Sialan!!!, Kamu mau bales saya,,,! " Seru Tasya geram kepada alika, dan ingin menampar alika, namun Romi berhasil menghalau nya.


Melihat pergerakan Tasya, Romi langsung siaga berdiri di depan Alika dan berhasil menahan tangan Tasya yang ingin menampar alika.


Alika memalingkan wajah nya sambil memejamkan matanya reaksi orang pasrah dan takut, saat tau Romi berhasil menghalau tamparan Tasya, alika langsung bergegas keluar dan menuju kamar mandi


" Ayang kamu tega sekali selingkuh di belakang ku,,," ucap Tasya sambil menangis...


"Siapa yang selingkuh...!" Ucap Romi dengan santai nya.


Romi memang tidak pernah peduli dengan Tasya walaupun Tasya selalu mendekati nya dan menganggap dirinya sebagai calon istri Romi.


meski berulang kali Romi meminta Tasya untuk tidak mendekati nya, karena Romi tidak pernah mencintai nya, tapi Tasya tetap mengejar cinta Romi, sampai Romi tak bisa lagi melarang nya dan malah membiarkan nya dan tak mempedulikan nya.


" Kamu tega sekali sama aku,,, kamu tau hati ku sakit liat kamu kayak gitu sama dia...!" Ucap Tasya masih menangis


" Tasya,,,! Saya kan sudah sering bilang sama kamu untuk pergi jauh dari saya, cari kebahagiaan mu sendiri, karena saya gak ingin kamu seperti ini!" Ucap Romi


" Tapi kebahagiaan ku bersama kamu ! 😭" Jawab Tasya


" Jika kamu tetap memaksa kan diri, Jangan salah kan saya jika suatu saat nanti saya malah bersanding dengan wanita lain,,, karena saya tidak pernah mencintai mu " Romi memperingatkan


Tangis Tasya makin menjadi setelah mendengar ucapan Romi.


Lalu masuk lah mama Ranti... Dan heran melihat Tasya menangis...


" Kamu kenapa...? Tanya mama Ranti kepada Tasya


" Ayang Omi jahat Tante,,,!" Ucap Tasya

__ADS_1


" Apa yang kamu lakukan? Sampai Tasya menangis...? Tanya mama Ranti kepada Romi


" Saya gak ngapa-ngapain dia ko...!" Jawab Romi


" Iya Tante ayang gak ngapa-ngapain aku, tapi dia lagi ngapa-ngapain sama ..." Ucap Tasya terpotong


" Ya,, saya kan sudah bisa seperti itu dengan asisten saya, bisa berdua dalam satu ruangan..." Ucap Romi memotong ucapan Tasya, agar tidak memberi tau mama Ranti yang sebenarnya.


Karena jika Mama Ranti tau yang sebenarnya mama Ranti akan semakin tidak suka kepada alika dan makin mengintimidasinya,


" Hhh,,, jadi kamu sama Bu sari juga suka begitu... Ya Tuhan...!!!" Tasya syok mendengar nya


Sementara mama Ranti memang sudah bisa melihat Romi berdua-duaan dalam satu ruangan bersama asisten nya.


" Oo... Karena itu, Tante sudah bisa melihat itu,,,! Udah kamu jangan nangis...!!!" Ucap mama Ranti percaya dengan ucapan Romi dan malah menyangka Tasya seprti itu karena dia cemburu.


Padahal Tasya memang cemburu tapi bukan karena Romi berdua di dalam satu ruangan melainkan karena Romi bercumbu dengan alika.


Tasya syok mendengar penuturan mama Ranti.


" Beneran Tante?" Tanya Tasya tidak percaya


" Sama Bu sari juga?" Tasya Bener-bener tidak percaya Romi bisa bercumbu dengan Bu Sari,


" Iiih... Masa ayang Omi selera nya ko inem sih...( Julukan Tasya kepada ART) "batin Tasya.


Romi merasa lega mama nya percaya dengan ucapan nya.


" Romi ayo bersiap,,, sebentar lagi kamu kan akan pergi menghadiri pertemuan " mama Ranti mengingat kan,


" Iya mah !" Lalu Romi bergegas menunaikan ibadah sholat zhuhur,


karena Romi belum sempat mencapai puncak kenikmatan nya saat bercumbu, jadi belum melakukan pelepasan hormon, karena itu Romi tidak harus mandi wajib dulu untuk melakukan ibadah.


Sementara alika di toilet...


Dengan tubuh gemetar, dan perasaan yang bergemuruh, berkali kali, alika membasuh wajah nya dengan kasar berharap bisa menghilangkan perasaan nya.

__ADS_1


" Ya Tuhan... Apa kah ini berdosa... Mengapa kamu bodoh sekali alika,,, kamu seperti tidak punya harga diri... Kenapa kamu malah menikmati nya,,, Fahri maaf kan aku...!" Ucap alika pada dirinya sendiri menyesali perbuatannya.


Dan di merasa bersalah kepada Fahri kekasih hati nya, dengan Fahri lelaki yang di cintai nya pun belum pernah alika melakukan hal sejauh itu, mengapa dengan Romi orang yang baru beberapa bulan saja di kenal bahkan sering menyakiti nya dia berani melakukan nya dan malah hanyut terbawa suasana,


" Oo... tuhan,,, harus bagaimana aku sekarang, bagaimana aku menghadapi tuan Romi nanti, belum lagi menghadapi dokter Tasya yang menangkap basah kejadian tadi, dan pasti dokter Tasya mengadu kepada mama Ranti,,, habis lah aku...🤦" Gumam alika lagi karena benar benar merasa malu, dan menyesali perbuatannya.


Karena sama sekali tidak menolak dan malah menikmati nya.


Setelah selesai solat zhuhur Romi kembali ke ruangan nya, Tasya dan mama Ranti sudah tidak ada di sana, Romi mencari henpon nya yang sempat ia lupa kan karena kejadian bersama alika, saat melihat henpon nya di atas meja makan di ruangan nya, Romi pun melihat tas dan henpon milik alika.


Karena kejadian tadi, alika keluar dengan tergesa gesa sampai ia pun melupakan tas dan henpon nya.


" Pergi kemana dia (alika)...?'" gumam Romi


Lalu Romi menghubungi pak Yunus untuk mencari keberadaan alika, dengan alasan tas dan henpon nya ketinggalan di ruangan nya.


" Terakhir saya melihat nona alika ke toilet... tuan, tapi saya tidak melihat nya lagi...!" Ucap pak yunas yang memang melihat Alika tergesa gesa masuk ke toilet.


" Cari di di sana...!" Perintah Romi kepada Yesus.


" Ya gak mungkin dong tuan... itu kan toilet wanita bisa babak belur saya di keroyok para wanita di sana!" Pak Yunus keberatan.


" Dasar BOTOL... ( Bodoh, tolong) ya kamu suruh pegawai perempuan buat cari alika di sana...!" Romi kesal mendengar jawaban dari yunas


" Iya ya tuan!!! Kenapa saya gak kepikiran...!" Yunus menyadari kebodohannya.


Lalu Yunus menyuruh salah satu pegawai wanita untuk mencari alika di dalam toilet wanita tersebut, setelah beberapa menit pegawai wanita itu masuk lalu ia keluar lagi dan mengatakan bahwa dia sudah mencari alika, dan alika tidak ada di sana.


Lalu Yunus melaporkan kalau alika sudah tidak ada di toilet...


" Cari dia..." Perintah Romi kepada Yunas


Romi khawatir alika akan kabur karena kejadian tadi.


" Baik tuan..."jawab Yunus.


kemanakah alika ....?

__ADS_1


tunggu di bab berikutnya ya reders...!


jangan lupa ritual nya ya tinggal jejak mu dengan cara like, vote, komen terimakasih...


__ADS_2