Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda

Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda
BAB - 65


__ADS_3

Ada kalanya suami kurang peka saat istri sedang marah. Alhasil, istri menjadi semakin kesal dan hubungan rumah tangga menjadi semakin keruh, jangan hanya diam saja atau malah ikut kesal, lakukan cara bijak dalam menghadapi istri yang sedang marah.


Seperti yang di lakukan oleh Romi, memahami keadaan alika terlebih dahulu, memahami sifat alika, lalu Romi mengambil sikap yang bisa membuat alika nyaman bersamanya.


Dalam keadaan alika yang sekarang berseteru hanya akan membuat luka hati alika makin parah, akan membuat alika tertekan, dan bisa membuat alika depresi.


Maka saat alika berdiam diri, Romi pun memilih untuk diam memberikan waktu kepada alika agar ia bisa mengatur emosi nya menjadi lebih tenang, setelah itu baru lah Romi berbicara dengan lemah lembut seakan mengiba, karena Romi paham betul sifat alika yang tidak tega 'na, dan sangat perduli dengan orang orang di sekitar nya, maka dari itu, Romi pun mencari cara agar alika merespon nya dengan baik,


Setelah mendapat respon sesuai harapan baru Romi beraksi meluluhkan hati alika, dengan membuat alika senyaman mungkin berada di dekat dengan nya, akhirnya dengan begitu kemarahan alika terhadap Romi hilang seketika dan emosi nya pun setabil kembali.


...


Setelah menempuh waktu beberapa menit mereka sampai di rumah Romi,


Semua turun dari mobil, dan langsung menuju ke dalam rumah.


Di dalam mereka di sambut langsung oleh mama dan papa Romi, yang telah menunggu, karena sudah di beri tahu kan oleh yunas tentang rencana kedatangan keluarga alika dan rencana makan bersama di rumah, sesuai interuksi dari Romi,


Karena itu seluruh keluarga Romi pun sengaja pulang lebih awal untuk acara makan bersama tersebut.


...


Mama dan papa Romi, mempersilahkan keluarga alika duduk setelah mereka saling menyapa.


Semuanya pun duduk di ruang tamu untuk berbasa-basi terlebih dahulu.


Alika bukan nya duduk di samping Romi ia malah memilih duduk di antara bunda dan alif. Membuat semua menatap alika, namun alika tidak peduli malah bersikap cuek,


sampai di tegur oleh nenek Diah.


" Alika,,, kenapa duduk di situ, harus nya kamu duduk di sebelah suami mu,,,!"


" Kenapa sih pada ribet banget, tadi masalah naik mobil, sekarang masalah duduk,,, heran, emang wajib juga duduk harus di samping suami,,,!" Jawab alika membangkang


" Bukan masalah wajib, tapi etika nya memang harus seperti itu nak...!" Bunda Tiya ikut menimpali.


" Iiih ribet banget sih semua nya...!"


Sifat asli alika jika bersama keluarga nya memang seperti itu rada bar-bar, tapi sesungguhnya ia sangat menyayangi seluruh keluarga nya, seperti semua keluarga menyayangi nya


" Gak sopan,,,!" Ucap nenek diah sambil melirik ke arah keluarga Romi memberi isyarat agar alika menjaga sikap di depan keluarga Romi...


Alika pun mengerti dengan Isarat yang di berikan oleh nenek Diah.


" Iya,, iya...!" Jawab alika patuh, dan hendak bangkit untuk pindah duduk ke samping Romi,


Namun di hentikan oleh Romi, " udah,,, udah, gak papa...! ". Dengan gerakan tangannya yang mengisyaratkan alika agar tetap duduk di sana.


Kemudian alika duduk kembali...


" Maaf ya besan, atas sikapnya alika,,, dia memang cucu saya yang paling nakal,,,!" Ucap nenek diah ingin di maklumi karena tidak enak hati...


" Ya gak papa... Nek,,,! Kami mengerti kalau alika kangen sama keluarga nya...!"


Kemudian keluarga alika memohon maaf perihal pernikahan Romi dan alika, dan memberikan alasan nya,


Keluarga Romi sudah mengerti dan memaklumi nya,


" Ya besan,,, kami sudah mengrti, dan memaklumi nya, semoga pernikahan mereka langgeng, meskipun pernikahan itu dadakan,,,!" Jawab papa Bagas,


Saat kedua keluarga asyik berbincang...


Alika malah termenung dengan pemikiran nya sendiri, karena alika masih sangat merasa bersalah kepada Fahri.


Kemudian tiba tiba Alif menggenggam tangan alika, membuat alika terhenyak dan tersadar dari lamunannya, lalu alika menatap Alif karena mengagetkan nya.


Alif tersenyum, kemudian berbisik " jangan melamun,,,! Kemarin ayam nenek juga mati karena kebanyakan melamun..!"😁


Mendengar bisikan dari Alif, alika langsung memicingkan mata nya menatap Alif,,,


Dan memukul tangan Alif yang sedang menggenggam satu tangan nya, dan berucap " sialan...!" Alika tidak terima di samakan dengan ayam.


Semua keluarga mendengar jelas apa yang di ucapkan alika, lalu semua menatap nya,,,

__ADS_1


Alika pun menyadari bahwa dirinya menjadi pusat perhatian,,, karena itu alika jadi salah tingkah,


" Mmmfffttt...!" Suara Alif menahan tawa melihat Alika salah tingkah 🤭


" Hehe,,, 😁" balas alika, membalas tatapan semua orang dengan senyum kudu nya...


Tingkah alika terlihat sangat lucu, membuat Romi tersenyum melihat nya, dan yang lainnya malah tertawa.


Alika jadi makin salah tingkah...😳


" Sial... Aku malah di ketawain, ni gara gara ka Alif...!" Batin alika kesal.


"Honey... Honey... Kamu sungguh menggemaskan...!" Batin Romi melihat tingkah alika.


Setelah cukup lama mereka berbincang kemudian tiba waktu Maghrib, dan mereka semua menunaikan ibadah sholat Maghrib berjamaah...


Lalu di teruskan acara makan malam bersama,,, semua menuju ruangan makan,


Di sana sudah tersedia berbagai macam hidangan...


Papa Bagas mempersilahkan semua nya duduk untuk menikmati hidangan...


Papa Bagas duduk di posisi tuan rumah, nene diah duduk di sebelah kanan papa Bagas, lalu bunda Tiya di sebelah nenek diah, lalu mama Ranti di sebelah bunda Tiya,


Kemudian di samping mama Ranti ada yunas, di sebrang papa bagas ada Alif yang menduduki posisi tamu VIP sebagai kepala keluarga dari pihak Alika, sebelah nya Alif ada Andi, lalu Kania, Romi, dan alika tepat di samping papa Bagas, Alika bersebrangan dengan nenek Diah.


Karena ini bukan acara makan malam yang formal, ini hanya makan malam bersama antar dua keluarga jadi semua terlihat santai.


Beda dengan alika yang terlihat selalu termenung karena belum bisa move on Dari perasaan bersalah, karena itu tidak mudah. menyakiti orang yang selama ini ia sayang, lalu tiba tiba tanpa kesalahan apapun dari nya ia tinggalkan begitu saja. Alika merasakan jika dirinya di posisi Fahri pasti akan sangat merasa sakit hati...


Alika mengambilkan makan untuk Romi, begitu juga dengan Romi mengambil kan makan untuk alika, padahal alika sudah menolak nya.


" Jangan tuan biar saya ambil sendiri! "


tapi Romi tetap saja mengambil kan nya.


Setelah semua makanan tersaji di piring masing-masing baru lah papa Bagas mempersilahkan semua untuk menyantap nya.


" Ayo silahkan di nikmati....!" Ucap papa Bagas mempersilahkan.


" Ada yang sakit honey... ?" Tanya Romi kepada alika


Alika menggelengkan kepalanya


" Ayo dong makan yang banyak...! " Ucap Romi sambil menyodorkan sendok berisi makanan miliknya ke mulut alika.


Alika menggelengkan kepala dan menatap semua orang, karena merasa tidak enak hati dengan orang yang ada di sana.


" Ayo nak makan lah,...! " Seru nenek Diah.


Mendengar nenek nya alika kembali menatap semua orang dan semua yang alika tatap mengangguk kepala perlahan


Seakan berkata "ayolah"


Kemudian alika menerima suap dari Romi...


Romi pun tersenyum senang... Saat romi akan menyuapinya lagi, alika langsung menyuapkan makan nya sendiri...


Lalu menunjukkan telunjuk ke mulutnya memberi isyarat kepada romi " tidak usah di suapi saya bisa makan sendiri " dan semua mengerti maksud alika, semua hanya tersenyum melihat tingkah alika termasuk Romi.


Kemudian Romi berkata" oke...!" Memang itu tujuan Romi menyuapi alika memancing nya agar mau makan, tanpa harus banyak termenung.


Saat semua sedang makan Nina datang membawa kan pesanan alika dan memberikan nya kepada alika.


" Apa itu... Ko kuah nya merah begitu kaya darah...?" Romi kepo


" Ni sebaik kuah tuan... Pesanan alika pengen makan yang pedes kata nya, jadi saya bikin ini, resepnya dari alika sendiri, karena kami sering membuat ini bersama seblum nya jadi saya sudah tau selera nya alika. " jawab Nina takut di salahkan karena pertanyaan Romi yang terdengar curiga.


" Kamu disini juga suka bikin itu...? " tanya Alif kepada alika


Alika memang tipe orang yang tidak bisa diam, jika di rumah ada saja yang ia kerjakan, jika seluruh pekerjaan rumah beres ia selalu berinisiatif membuat makanan untuk keluarga nya, karena masakan nya selalu enak jadi seluruh keluarga selalu suka dengan masakan alika.


Alika mengangguk...

__ADS_1


" Ko kuahnya merah begitu sih...? " Tanya Romi penasaran


" Bumbunya pake cabe merah, cabe rawat, cabe bubuk, maka nya merah...! " Jawab alika ga mau ribet menjelaskan


Karena penasaran Romi mencicipi kuahnya. baru juga Romi menyuapkan satu sendok kuah seblak itu ke mulut nya,


alangkah sial nya Romi tersedak karena pedas nya, Romi sampai batuk batuk, kuah itu sampai masuk ke hidung dan terasa panas, perih dan membuatnya sesak, semua panik melihat Romi terutama alika langsung mengambil air minum dan memberikan nya kepada Romi, bukan nya mereda, Romi malah semakin kesulitan bernafas, membuat alika semakin panik dan refleks meniup ubun ubun Romi seprti memperlakukan seorang bayi jika tersedak.


Dan bergantian dengan Kania melakukan hal itu, karena melihat alika melakukan nya Kania pun mengikuti nya saat alika berhenti meniup ubun ubun, lalu memukul mukul dan mengulus elus punggung Romi.


Wajah Romi terlihat memerah seperti tomat 🍅, nafas Romi pun terengah-engah saat Romi mulai bisa mengendalikan diri...


" Sialan makanan apaan itu,,,? Nina bawa pergi makan setan itu...!" Romi murka


" Apa,,,?, Anda ngatain saya setan...!" Alika perotes


" Mana mungkin saya ngatain kamu begitu,,, berarti saya suami setan dong...!" Jawab Romi


" Ya kan makanan itu, buat saya... Jadi anda bilang begitu sama saya...!"


" Ya gak begitu lah,,, maksud saya makanan itu hampir bikin saya mati...!" Jawab Romi kesal.


Baru saja alika akan membalas lagi ucapan Romi, tapi di hentikan oleh nenek Diah...


" Alika...!!! Tuan Romi gak salah juga ko,,, sekarang kan memang banyak makan setan di jual belikan, seprti baso setan, rujukan setan, seblak setan dan lain lain nya, orang yang pada beli dan memakan nya juga gak pada perotes kok...!" Ucap nenek diah membela Romi


" Betul nek...👍!!! " Romi merasa di bela


" Iiis apa'an sih,,, nenek bukan nya belain cuci nya!!! " Alika kesal


Yunas, Andi, dan Alif malah bisik bisik dan tertawa serempak... Membuat semua bingung melihat mereka, terutama Romi malah terlihat kesal melihat mereka tertawa tawa.


" Andai, yunas kalian ngtawain saya...!" Tanya Romi kesal merasa di tertawa kan


Mereka Malah semakin tertawa terpingkal pingkal, membuat Romi tambahan kesal...


" Yunas, Andi saya potong gaji kalian ya kalau kalian masih tertawa " ancaman Romi


Lalu mereka berusaha menahan tawanya untuk menghentikan tawa mereka.


Setelah mereka berhenti tertawa,,,


" Mana berani saya ngetawain anda! " Jawab yunas


" Lalu Apa yang kalian tertawa kan? " Tanya Romi penasaran...


Kemudian yunas menyodorkan henpon nya...


Dan memperlihatkan video rekaman saat Romi tersedak... Karena yunas sempat merekam nya


Setelah melihat rekaman itu, Romi pun tertawa terpingkal pingkal karena merasa lucu melihat alika dan Kania di video itu ...


Di ikuti yunas dan Andi yang kembali ikut tertawa... Semtara yang lain tambah bingung melihat mereka


" Romi...! Kalian kenapa,,,? Malah ketawa seperti itu... Lihat di sini ada orang tua ada mertua kamu gak sopan...!" Mama Rantai kesal


Padahal sebelum nya Romi belum pernah seperti itu, malah ini kali pertama untuk alika melihat Romi tertawa lepas seperti itu selama bersama nya.


" Kenapa melihat nya tertawa lepas seperti itu aku merasa bahagia...! " Batin alika


Mendengar ucapan mama Ranti Membuat Romi menghentikan tawanya...


Dan mengontrol diri... Lalu melihat ke arah alika yang sedang menatap nya.


" Kamu lucu sekali honey...! " ucap Romi


" Apa nya yang lucu coba,,,! " Jawab alika ketus sambil memalingkan wajah nya menyembunyikan kegugupan nya karena saat dirinya memperhatikan Romi, Romi malah balik menatap nya.


kemudian Kania mengambil hp yunas dari tangan Romi karena penasaran ingin melihat apa yang membuat mereka tertawa.


saat Kania memutar video itu dan melihat nya Kania pun tertawa...


melihat Kania alika bangkit dari tempat duduknya dan menghampiri Kania ikut melihat rekaman itu, sama seperti yang lain alika pun ikut tertawa....

__ADS_1


apa yang membuat mereka tertawa tawa ya para AL....? 🤔🤔🤔


__ADS_2