
Alika menundukkan wajahnya dan mengambil nafas perlahan, dia sadar betul bahwa Romi sedang menjahilinya,,,
Melihat ekspresi alika yang terlihat lelah dengan tingkah nya
Romi mulai membuka mulutnya
" Aaaa" suara Romi sambil membuka mulutnya memberi isyarat kepada alika bahwa ia sudah siap di suapi.
Alika mengrti dan langsung menyuapi nya.
Hanya ada keheningan, dengan santai dan tenang Romi makan sambil disuapi alika yang duduk di pangkuan nya karena perintah dari nya.
Lalu Romi mengambil sendok dari tangan alika dan menyendokan makanan lalu menyodorkan ke mulut alika.
Tentu saja alika menolak, menutup mulut nya dengan telapak tangan nya, dan menggelengkan kepalanya.
Romi tetap memaksa
" Ayo !!! Aaaa!!! '" seru Romi
Alika tetap menolak nya dengan menggelengkan kepalanya...
" Ayo dong..., Sesuap aja,,,!!!" Romi merayu alika
Alika benar-benar tidak mengrti dengan sikap Romi,,, kadang baik,,, kadang kejam, kadang hangat, kadang dingin, susah di tebak maka dari itu selalu timbul kecurigaan di benak alika ketika Romi bersikap baik, dan selalu meragukan sikap baik nya (ketulusan) Romi.
Lalu dengan ragu alika membuka mulut karena berusaha menolak pun tidak akan bisa, Romi akan tetap memaksa.
"Entah lah apa yang akan dia lakukan selanjutnya... Nasib saya sekarang memang sedang dia permainan kan oleh nya, biarkan dia puas dengan permainan nya, nanti ada waktunya saya yang bermain..." Batin Alika, mencoba untuk pasrah...
Dengan senang hati Romi menyuapi alika lalu tersenyum manis...
Dengan ekspresi wajah datar dan perlahan alika mengunyah makanan nya.
" Enak kan...!" Seru Romi
Alika menganggukkan kepalanya
" Ya ialah.... Ini kan masakan kamu, mana mungkin kamu bilang gak enak !!!," Goda romi
Alika hanya membalas ucapan Romi, dengan memicingkan mata menatap Romi dengan penuh kecurigaan...
" Mau apalagi dia" batin Alika, perasaan alika makin tidak enak, penuh kecurigaan...
Sampai-sampai alika tidak bisa berkata apa-apa... Tetapi mencoba pasrah,,, walau rasa nya ia ingin berontak.
" Iya ko enak,,, bukti nya saya selalu lahap makan masakan kamu,,," ucap Romi, karena melihat ekspresi wajah alika yang seakan sedang perotes,
" Aku memuji mu loh,,, mana senyum nya,,,!" Ucap Romi masih menggoda
Lalu alika tersenyum tipis seakan terpaksa.
" Yang ikhlas dong senyumnya biar tambah cantik...!" Romi masih tetap menggoda.
__ADS_1
Alika melebarkan senyumnya walaupun masih terlihat sangat terpaksa
" Gitu dong...!!! Jadi tambah cantik kan...! " Romi menggombal.
Tidak di pungkiri hati alika pun tetap merasa tersanjung, terbukti dari wajah alika yang berubah memerah setelah di puji Romi
Namun dalam batin nya tetap merasa curiga,,, " tunggu aja Alika abis ini perasan mu akan dia banting lagi,,,!" Kecurigaan alika seakan tau Romi akan berbuat hal yang tidak di inginkan nya lagi.
Melihat wajah alika yang memerah,,, Romi merasa sangat senang...
" Ya Tuhan,,, menggemaskan sekali dia,,, kenapa rasanya senang sekali melihat dia tersipu malu...!" Dalam Batin Romi, yang sebenarnya dia pun tersipu-sipu.
Setelah selesai saling menyuapi satu sama lain sampai makan pun harus,,,
Alika merasa sedikit lega, karena Romi tidak berbuat yang aneh-aneh.
Alika masih duduk di pangkuan Romi,,,
Lalu Romi berkata,,, " bener juga ya kamu gak kalah wangi dari saya!, Pake parfum apa?," Tanya Romi sambil mengendus tubuh alika.
" Wah,,, mulai nih,,,!" Batin alika, mulai merasa tidak enak hati lagi,
Tapi alika hanya menatap lalu berusaha untuk bangkit dari pangkuan Romi.
Tapi Romi menahan nya, Romi tau alika tidak nyaman duduk di pangkuan nya tapi tujuan Romi belum terselesaikan.
" Tunggu dulu!, Mana henpon mu? " Tanya Romi, sambil memainkan henpon nya.
Alika menggapai tasnya untuk mengambil henpon nya yang tersimpan di dalam nya,
" Buka dan lihatlah,,,!" Perintah Romi karena dia sudah mengirimkan video rekaman CCTV.
Alika benar curiga... dan mulai membuka kunci pola di henpon nya dan mulai melihat video rekaman CCTV yang di kirim Romi.
Yang menurut alika terekam adegan mesum Romi dan Tasya.
Alika benar-benar panik bukan...
" Bener dugaan ku ...!" Batin Alika.
Di video itu alika melihat adegan yang sebenarnya, karena terekam jelas bahwa Romi tidak mencubu Tasya.
Romi sengaja tidak memaksa menjelaskan yang sebenarnya kepada alika, karena percuma alika tidak akan percaya kepada nya.
dan dengan mengirimkan rekaman CCTV itu bukti bahwa ia tidak melakukan hal mesin yang digunaka di sanga alika.
Setelah alika selesai melihat nya,
Alika hanya terdiam termenung, ia benar-benar di buat mati kutu oleh Romi...
"Belum selesai!, Lihat lagi,,,?" Ucap Romi, Romi mengirimkan video rekaman CCTV yang ke dua.
Alika benar-benar tercengang melihat nya 😳 sambil melipat bibir atas dan bawah nya, karena di video itu terekam jelas Romi mencium, mengecup bibir nya beberapa kali...!
__ADS_1
Setelah itu Alika hanya menunduk lesu...
" Jadi beneran ada CCTV di kamar tuan.!" Ucap alika meyakinkan diri nya.
" Kamu pikir saya bisa tembus pandang !, punya kemampuan mereka semua nya!, kalau begitu saya bisa melihat kamu sedang mandi,,,!" Ucap Romi
Alika langsung menoleh ke wajah Romi posisinya di sampingnya, karena alika masih duduk di pangkuan Romi.
Menatap tajam... Alika benar-benar marah mendengar ucapan Romi.
Romi memberi tau bahwa di kamar nya terdapat CCTV tepat di pigura foto nya.
Dan menjelaskan apa alasan nya agar alika tidak salah paham.
Mendengar itu semua alika sudah pasrah karena pasti sudah tahu apa yang di lakukan di kamar Romi yang alika pikir tanpa sepengetahuan Romi.
" Jadi karena itu tuan tau saya mengata-ngatai tuan!, Pantesan tadi pas saya masuk tatapan mata tuan ke saya seperti ingin menerkam saya" ucap Alika baru menyadari
" Ya,,, kenapa gak kamu absen satu persatu semua penghuni kebon binatang... untuk ngata-ngatain saya!" Romi kesal.
"Maaf kan saya tuan..." Ucap alika memelas.
" Untuk itu Tentu ada hukum nya...!" Ucap Romi
" Saya siap menerima hukum nya tuan...!" Jawab alika... dengan nada lesu
Jangan kan kesalahan besar kesalahan kecil aja alika mendapatkan hukum...
Alika hanya bisa pasrah...
Dan Romi memanfaatkan kesempatan itu,
" Tutup mata mu...!" Perintah Romi
Alika mengikuti perintah Romi menutup mata dengan pasrah,
Romi memegang dagu alika dan menghadapkan wajah Alika ke wajah nya dan menahan kepala Alik dari belakang dengan tangan nya, Romi mengecup bibir alika dengan lembut dan ******* nya,,,
alika ingin berontak tapi apa lah daya, karena Romi memang suami nya jadi sudah sewajarnya ia melakukan nya, lebih dari itu pun memang sudah hak nya sebagai seorang suami.
Karena merasa tidak ada perlawanan dari alika Romi semakin menikmati bibir alika yang terasa manis dan kenyal, membuat Romi semakin bergairah melihat nya dan menggigit bibir alika sehingga alika membuka mulutnya membuat Romi meluas memainkan lidahnya...
Awalnya alika merasa terpaksa, namun karena ada sensasi yang luar biasa alika pun menikmati setiap kecupan dan ******* bibir Romi membuat nya lupa diri,,, dan mengalungkan tangannya di leher Romi
Saat dua-duanya sedang menikmati gairah masing-masing,,,!
Tiba-tiba....
"Astaga....!!! " Terdengar jerawat tanda terkejut...
siapkan yang memergoki alika dan romi...???
🤔🤔🤔
__ADS_1
tunggu di bab berikutnya ya reders....!!!
jangan lupa ritual nya ya reders dengan cara like, vote, komen... terimakasih 🙏🙏🙏