Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda

Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda
BAB - 113


__ADS_3

πŸ‚ Rindu yang sama....πŸ‚


Aku masih merasakan rindu yang sama, dan mengingat kenangan indah


sambil memegang fotomu setiap hari, mengingat perbincangan.


jiwa tak bisa tenang dan tak bisa ku pejamkan mata di kala malam


sebelum aku memikirkan dirimu hingga terlelap.


sayang ku (my honey), aku merasa terbebani oleh kerinduan selama berjam-jam ( Rindu ini telah lama bersemayam dalam jiwa)


terkadang kerinduan ini mencegah ku dari tidur


siang dan malah, kau selalu ada dalam pikiranku


tak seharipun aku tak merindukan mu.


Ungkapan kerinduan yang di rasakan oleh Romi...


sesungguhnya Romi sangatlah lelah dengan segala kegiatan nya, pekerjaan yang seakan tidak pernah ada habisnya. di tambah kerinduan yang mendalam yang menyiksa jiwa nya, namun bukan Romi nama nya jika harus menyerah... ia seorang yang pantang menyerah penuh ambisi karena itu Romi selalu berhasil dalam segala hal...


namun kali ini Romi bertindak lebih santai dengan bertindak dan berpikir secara rasional.


agar terkesan natural, tidak memaksakan diri kepada alika, dan memang begitu pemikiran alika.


kenapa Romi lebih kalem, tidak terlihat berambisi memaksa dengan berbagai cara seperti sipat nya selama ini, pemikiran alika.


membuat alika nyaman saat tak sengaja harus bertemu dengan nya seperti sekarang ini.


...


di perjalanan menuju tempat peninjauan


setelah kurang lebih setengah jam mereka bersama tanpa kata, akhirnya Romi memulai pembicaraan dengan menanyakan kabar keluarga alika


Alika pun menjawab kalau mereka baik-baik saja, dan alika pun teringat kejadian di cafe tempo hari.


karena setelah kejadian itu mereka belum sempat bertemu lagi, sebab Romi harus bulak-balik ke kota nya, Romi hanya mengirim pesan untuk pamit atau memberi kabar kepada alika, Romi selalu melakukan itu meski alika tidak pernah merespon nya.


"O'ya tuan,,, mereka (keluarga nya) berterimakasih atas makanan yang anda titip kan waktu itu, dan saya sendiri juga berterimakasih anda sudah membayar makanan yang saya pesen... karena terburu-buru di suruh segera pulang jadi kami sungguh lupa untuk membayar nya,,,!" Ucap alika


Romi tersenyum mendengar penuturan alika


"Honey,,,! biasa aja,,,! gak usah sungkan begitu,,,! kan sudah saya bilang itu sudah kewajiban saya jadi gak usah merasa tidak enak hati...!" jawab Romi


"honey sebenarnya saya sangat lelah,,, tapi demi kamu saya tetap harus semangat, apa lagi moment seperti ini menjadi mood booster bagi saya...!"Romi


"Kenapa harus demi aku...?" Tanya alika


"Ya,,,! sedari dulu saya bekerja banting tulang demi keluarga saya, dan kamu istri saya, jadi sekarang apa yang saya lakukan demi kamu Dan anak-anak kita nanti, saya berpikir untuk jaga-jaga, saya tidak ingin kamu dan anak-anak kita nanti menderita, jika perusahaan berkendala, atau saya di depak dari perusahaan, jadi saya masih punya investasi lain, saya dirikan pembangunan ini menggunakan uang peribadi saya untuk masa depan kita nanti, lebih tepat nya untuk hari tua kita nanti... di hari tua nanti saya ingin menghabiskan sisa hidup saya dengan mu di sana dengan suasana yang adem dan damai... !" tutur Romi


Alika malah termenung mendengar nya...


"anda yakin sekali,,, aku akan tetap bersama anda sampai hari tua nanti....!" gumam alika


Romi menoleh ke arah alika dan tersenyum gemes...


"Kenapa,,,?" tanya alika


"Saya gemes banget sama kamu...!"

__ADS_1


"Iiih....!" Alika memasang ekspresi kesel padahal mah gak, alika sendiri malah merasa senang, melihat senyum Romi.


...


tak lama mereka sampai di tempat tujuan... dan langsung di sambut penjaga di sana.


mereka semua langsung memarkirkan motor nya, dan bergegas ke lokasi.


langsung melakukan kegiatan sesuai tugas masing-masing.


melakukan pengukuran, mengambil gambar mencatat apa yang di sampaikan oleh Romi.


Belum juga setengah lahan yang mereka jamah.


posisi mereka sedang berkumpul melingkar pokus menyimak, menyampaikan pendapat masing-masing bagianmana baiknya dan seharusnya agar pembangunan berjalan sesuai harapan.


Tiba-tiba terdengar suara...


"KEERRRWWWEEEKKK!!!!" Bunyi suara perut keroncong...


semua mendengar suara itu karena suara itu cukup kerasa dan Susana sedang hening


otomatis semua orang celingukan saling menoleh seakan bertanya-tanya suara nya berasal dari perut siapa....


dan semua tatapan terpokus kepada alika


Alika langsung salah tingkah, menunduk, memejamkan mata dan melipat kedua bibirnya menahan rasa malunya...πŸ˜–πŸ˜–πŸ˜–


sontak semua terbengong di seperkian detik.


dan romi malah tersenyum sambil menggelengkan kepalanya merasa geli melihat ekspresi wajah alika.


lalu alika menatap semua dan tersenyum kuda untuk menyembunyikan rasa malunya 😁😁😁


dan semua orang mendengar gumaman nya.


"Kenapa honey...? bawaan bayi lagi...!" Seru Romi dengan nada lebih lembut nya...


"Hah ...😳 !" Ekspresi wajah alika


"Kamu dah lapar ya Lika,,,!" Fahri.


"Bawaan bayi,,,! emang kamu lagi hamil Lika,,,? " Rani mengulang ucap Romi dan bertanya maksud dari ucapan nya.


"Aaah nggak kok,,,! tadi pagi aku cuma sarapan bubur jadi jam segini sudah keroncongan...!" jawab alika gugup


"Minta doa nya ya,,,! semoga apa yang kami harapkan bisa cepat terwujud...!" sambung Romi sambil merangkul pinggang ramping alika, sekaligus menekankan kepada semua nya bahwa alika adalah istri nya, jadi Romi harap mereka semua bisa jaga sikap kepada alika.


Romi tidak suka dengan sikap Fika dan ucapan nya kepada alika, terutama kepada Fahri agar tidak selalu curi-curi pandang atau cari kesempatan, cari perhatian dari alika.


"Aamiin 🀲🀲🀲 !" jawab yang lain


membuat alika salah tingkah,,, mau menyangkal ucapan Romi tapi alika tidak mau Fahri dan yang lainnya curiga, kalau hubungan mereka memang sedang renggang, lebih tepat nya alika ingin berpisah.


dan akhirnya alika pasang ekspresi wajah imut nya, untuk meyakinkan bahwa dirinya dan Romi memang sedang menanti momongan...


membuat Fahri berubah mood menjadi murung dan sendu melihat Romi dan alika, di tambah pernyataan Romi yang berharap momongan dari alika membuat hati Fahri panas bagai di bakar api.


(api curiga, api cemburu, api kerinduan yang membara... hanya dia... (dia, dia, dia, dia, dia) (dia, dia, dia, hanya dia...) uups 🀭 othor malah nyanyi,,,πŸ˜… abis syair nya pas banget sih sama apa yang di rasain ayang Fahri.


✌️✌️✌️ deh ah ayang Fahri...!!! tenang masih ada othor kok...☺️! jangan galau gitu ah...!!! nanti ganteng nya ilang...!!! iya gak...???)

__ADS_1


...


Dan akhirnya Romi memutuskan untuk beristirahat dulu karena memang sudah waktunya jam makan siang.


mereka mencari rumah makan terdekat di sana dan memutuskan untuk singgah di salah satu rumah makan dengan suasana pedesaan, dengan konsep saung-saung ( gazebo), mereka semua duduk di salah satu saung ( gazebo) tersebut, dan langsung memesan makanan sesuai selera masing masing.


setelah menunggu beberapa waktu akhirnya pesanan pun datang, mereka semua langsung menyantap makanan yang sedari tadi mereka tunggu, setelah selesai makan mereka berbincang membahas proyek.


tapi Fahri malah beranjak dari sana dan pergi entah mau kemana... mereka pikir Fahri ingin ke toilet, tapi ternyata Fahri kembali dengan membawa 2 piring rujak buah kesukaan alika.


Fahri memang sudah hafal betul apa kesukaan alika dan kebiasaan Alika, rujak buah ini salah satu kesuksesan alika apa lagi sehabis makan itu sebagai cuci Mulu bagi alika...


"Apaan tuh..!" tanya Fika, tapi Fahri tidak menjawab nya dia malah langsung menyodorkan salah satu piring berisi rujak itu kepada alika


"Waaah enak banget ini...!" Seru alika penuh semangat dan langsung mencicipi nya


"Hhmmmm...!" Masih seru alika sambil mengunyah rujak itu.


Romi menatap alika dengan ekspresi wajah datar.


semtara Fika menatap dengan tatapan tidak suka... beda lagi dengan Rani dan yang lainnya malah ikut heboh dan ikut menikmati rujak yang di bawakan oleh Fahri.


Fahri bisa sedikit tersenyum karena alika senang dengan apa yang ia lakukan untuk nya.


tapi dari salah satu rombongan ada yang mengingkatkan untuk alika jangan makan nanas nya. menurut cerita orang yang ingin hamil atau sedang hamil muda tidak boleh makan nanas


Karena Bahaya nanas bagi kehamilan umumnya dikaitkan denganΒ adanya kandungan enzim bromelain di buah tersebut. Enzim bromelain ini bersifat proteolitik yang dapat memecah protein di dalam tubuh. Selain itu, juga dapat memancing kontraksi, sehingga dikhawatirkan bisa menyebabkan perdarahan dan keguguran.


Alika hanya memberi respon memicingkan mata nya, menatap orang yang mengingat kan nya, karena alika merasa tidak ada masalah jika ia memakan nanas.


tapi beda dengan Romi ia langsung menarik piring yang berisi rujak itu.


"Sini biar saya yang makan nanas nya...!"Romi langsung menghabiskan buah nanas di pinggir itu...


"Sialan pedes banget lagi nih sambel nya...!" Batin Romi dan dia langsung bercucur keringat karena kepedesan di suapan terakhir Romi malah tersedak...


"UHUK,,, UHUK,,,!" Romi terbatuk-batuk sampai mukanya memerah seperti buah tomat πŸ…


ia gelagapan karena kepedesan.


Alika langsung panik dan memberikan Romi minum, lalu mengelap keringat Romi yang bercucuran dengan tisu... terlihat sekali alika sangat khawatir dan perhatian kepada Romi ...


"Lihat Fahri,,, dengan begini aku tidak perlu menjelaskan nya kepada mu, jika alika sekarang milikku,,, jadi berhenti lah untuk berusaha mendapatkan nya kembali, karena sejatinya alika memang jodohku, bahkan sedari dia kecil alika sudah menjadi milikku ,,,!"Batin Romi, merasa menang dari Fahri.


"Tuan anda tidak apa-apa...?" Tanya alika ketika melihat Romi sudah kembali mengontrol keadaan nya


"Ya honey terimakasih...! dah kamu jangan makan ini lagi, ini pedes banget gak baik buat perut kamu...!"Romi terlihat kesal dan menyingkirkan piring yang berisi rujak itu


lalu Romi mengusap keringat di wajah alika, karena sensasi pedas dari rujak dan karena efek panik nya.


"Iiih so sweet banget sih...!" Ucap Rani melihat adegan Romi dan alika membuat semua orang yang melihat nya merasa iri.


Alika malah salah tingkah, dan merasa tidak enak hati kepada Fahri, Alika menatap Fahri dengan tatapan tidak tega.


Fahri hanya mengangguk lalu menunduk... entah isarat apa yang ingin Fahri sampai kan.


...


mohon dukungan nya ya πŸ™πŸ™πŸ™


jangan lupa ritual nya, tinggal kan jejak mu dengan cara like, vote komen,

__ADS_1


terimakasih πŸ™πŸ™πŸ™


πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


__ADS_2