
Alika melangkah perlahan mendekati Romi, lalu menempelkan telapak tangan nya di kening Romi untuk mengecek suhu tubuh Romi, karena alika teringat, kemarin malam Romi sempat demam,
" Normal..." Gumam alika saat membolak-balikkan telapak tangan nya merasakan suhu tubuh Romi.
Lalu Romi membuka mata dan langsung menangkap tangan Alika yang sedang di tempelkan di kening Romi dengan cepat,
Lalu menarik nya sehingga membuat alika terjatuh menindih tubuh Romi, dan romi langsung mendekap tubuh alika yang berada di atas tubuh nya.
Tentu saja alika histeris ketakutan, dan memberontak, tapi karena tenaga Romi sangat kuat sehingga alika tidak bisa melepaskan diri.
Sampai alika melemah dan memohon...
" Tuan... Saya mohon jangan seperti ini...
Saya mohon... Lepaskan saya... 🙏" Ucap alika memohon...
" Tenang sayang... Biarkan seperti ini sebentar saja,,, saya janji tidak akan melakukan apa yang tidak kamu inginkan..." Jawab Romi memelas agar alika tidak memberontak lagi...
Seketika jantung alika berdebar kencang mendengar ucapan Romi, yang menyebutnya dengan kata sayang,,, dengan nada memelas,,, lebih lembut, alika melemah karenanya.
Romi bisa merasakan debaran jantung alika karena dada mereka saling menempel hanya di batasi sehelai baju mereka masing-masing.
" Anda kenapa seperti ini tuan...?" Lalu alika bertanya.
" Saya kangen..." Jawab Romi
" Kenapa anda LEBAI sekali ( bahasa alay ) tuan...!" Ucap alika yang merasa geli mendengar ucapan Romi.
" Baru juga sehari gak ketemu masa dah kangen, sampai harus kaya gini, gimana nanti kalau Bu Sari kembali dan saya akan benar-benar pergi,,,!" Ucap alika
Membuat hati Romi sakit mendengar nya.
" Makanya Kamu janji jangan pergi-pergi lagi...!" Ucap Romi
" Ya kan kita dah sama-sama janji, dah ada hitam di atas putih... Bu sari kembali saya pergi,,,,!" Alika mengingat kan
Tapi mengapa hati alika terasa sakit saat mengucapkannya dan mengingat perjanjian itu.
" Cukup sayang..." Ucap Romi tidak ingin membahas perjanjian itu, karena memang perjanjian itu tidak pernah ada, atau tidak pernah di buat.
Karena Berkas-berkas yang Alika tanda tangani di rumah sakit itu adalah berkas-berkas untuk pengajuan persyaratan ke KUA, bukan surat perjanjian yang Alika kira, karena alika tidak membaca sama sekali berkas-berkas tersebut.
" Kenap...?" Tanya alika
" Aku ingin pernikahan kita menjadi pernikahan yang sakral " ucap Romi
Karena sesungguhnya perkawinan merupakan hal yang sakral bagi manusia yang menjalaninya, tujuan perkawinan diantaranya untuk membentuk sebuah keluarga yang harmonis, yang dapat terbentuk nya suasana bahagia menuju terwujudnya ketenangan, kenyamanan, bagi suami istri serta anggota keluarga.
" Apa mungkin...? Setelah Apa yang Anda lakukan kepada saya,,, apa anda lupa...?" Tanya alika merasa tidak yakin.
Romi menghela nafas panjang dan mengeluarkan nya perlahan,,, tanda bahwa dia menyesali perbuatannya.
Lalu Romi merubah posisi nya, dengan posisi miring, dengan tetap mendekap alika,
Sekarang posisi merek menyamping dengan saling berhadapan,,, alika pun merasa nyaman dengan dekapan Romi sampai ia tidak berontak lagi, dan ingin mendengar kan apa yang ingin Romi Utarakan...
__ADS_1
" Ngapkan... ( sesak kan) ?" Ucap alika saat Romi merubah posisi...
" lama-lama kamu berat juga ya...!" Jawab Romi
" Aku tau kamu pasti terluka dengan semua sikap dan perlakuan ku ke kamu... Tapi aku janji akan berusaha mengobati lukamu sebisa ku... jadi ku mohon jangan pernah pergi !!!" Ucap Romi meyakinkan Alika.
Alika hanya terdiam tidak jawaban...
" Kamu ingat pertemuan pertama kita...?" Tanya Romi
" Di rumah sakit...!" Jawab alika
" Di mall " ucap Romi
" Di mall...? Sama ceri putri nya tuan carlos?" Alika balik bertanya.
" Bukan...! Kita berdua,,,! Kira-kira 16 tahun lalu...!" Jawab Romi
" Apa maksudnya...?" Ucap alika bingung....
Lalu Romi menceraikan yang sebenarnya, kalau Romi dan alika pernah bertemu sebelumnya.
Alika pun ingat cerita ayah nya kalau ia pernah hilang dan di tolong seorang anak pemuda...
Hati alika bergetar mendengar cerita Romi...
Alika sampei menengadah menatap wajah Romi seakan tidak percaya...
" Benarkah anda orang yang menolong saya...?" Tanya alika
Alika menggelengkan kepalanya.
" Tapi saya tau ceritanya, ayah, dan keluarga saya suka cerita kejadian itu, jadi saya tau kalau saya pernah hilang, dan karena itu saya selalu di jaga ketat oleh keluarga saya " ucap Alika
Romi tersenyum dan senyuman Romi sangat menyejukkan hati alika...
" Jangan kaya gini tuan saya takut tidak bisa menahan diri " batin Alika saat melihat senyuman Romi
Alika seperti es krim yang meleleh saat melihat senyuman manis Romi 🥺
" Ya Tuhan sadar alika...!" Batin Alika menyadari dirinya terbawa suasana...
" Oo jadi karena itu anda bersikap seperti ini sama saya..." Ucap alika dengan nada jutek nya
" Sebelum aku tau kalau kamu anak itu, aku udah suka ko sama kamu,,, bahkan saat di rumah sakit aku udah tertarik sama kamu,,," jawab Romi
Entah perasaan apa yang alika rasakan setelah tau Romi orang yang menolong nya,,, seperti apa yang di ceritakan oleh ayah dan keluarganya.
Alika sakit hati atas semua perlakuan romi selama ini, sebagai suami dan sebagai tuan nya, ia tidak mencerminkan sikap baik seperti cerita ayah nya tentang orang yang menolong nya.
Tapi harus kah ia merasa berhutang Budi kepada Romi karena telah menolong nya.
Alika dilema ...
" Ayah aku aku harus bersikap seperti apa sekarang...!" Dalam batin Alika
__ADS_1
Alika hanya terdiam mendengar kan ceria Romi, mengapa Romi tau kalau alika anak yang Romi tolong.
Ya awal nya Romi mendengar cerita alika tentang, yayasan Nurul iman, dan menyebutkan, kiyai haji Husein, dan menyambungkan dengan ayah alika yang bernama Bayu Nugraha...
Membuat Romi penasaran dan mencari tau kebenaran nya sampai ia berkunjung ke rumah Bu sari lalu ke rumah nenek Diah...
Dan memang benar alika anak kecil yang ia tolong dulu.
" Alika... Saya menyesal telah memperlakukan mu dengan buruk, saya hanya ingin memberikan pelajaran atas kecerobohan mu yang merugikan banyak orang... Aku tidak sungguh-sungguh membenci mu, mau kan kamu maafin aku...?" Ucap Romi menyesal dan meminta maaf.
Namun tidak ada jawaban...
" Alika... Heey... sayang !!!" Ucap Romi sambil melihat wajah alika
Dan ternyata alika sudah tertidur
" Ccckkkk... Dasar,,,,!!! aku dah panjang lebar jelasin, dan ngumpul keberanian buat mengungkapkan semua nya, dia nya malah tidur " ucap Romi
Lalu Romi mengecup bibir merah alami alika berkali-kali...
Tapi sama sekali tidak ada respon dari alika...
Tanda kalau alika benar-benar terlelap, kalau tidak mana mungkin Alika tidak berontak bibir nya di kecup oleh Romi
Sehingga Romi menghentikannya karena merasa kasihan, takut alika terbangun, dan membiarkan alika tidur dalam dekapan nya.
Ya,,, Saat alika mendengarkan cerita Romi rasa nya alika ingin menangis tapi alika tahan dengan memejamkan mata nya...
Dan karena malam sudah sangat larut alika pun merasa sangat lelah dan tanpa ia sadari ia pun terlelap tidur...
...
ayang Omi :" Thor... author...!!! kemana gak nongol !!!"
author: " apa sih ayang Omi... manggil-manggil mau mengecup bibir othor juga ya...!" 😂😂😂
ayang Omi : "diih PD banget anda Thor... inget umur sama anak dah dua..."
author : " jangan gitu dong ayang Omi nanti othor gantung terus malam pertama nya baru tau rasa.... pegel-pegel tuh si Otong 😂"
ayang Omi: " berani nya ngancam,,, bener kata pak Edy nanti kena adzab anda Thor..."
author : Yee !!! pak Edy dah gak berani nyumpahin othor lagi ,,, soal nya mau othor jadi'n pemeran utama ganti ayang Omi 😝!!!
ayang Omi: " jangan gitu dong Thor si Otong kan belum dapat jatah nya masa di gantung terus,,, kan pegel thor,,, ya deh aku sumpah othor banyak uang nya...!!! biar si Otong bisa cepat menyelam !."
author :" 😂😂😂 aamiin 🤲🤲🤲
nyelam tuh di ember tong...!!!
author : " ***dah jangan berisik neng Alika lagi bobo cantik...🤫🤫🤫
tapi tetep ya jangan lupa tinggalkan jejak mu reders !!!, kasih dukungan buat author biar tambah semangat nulisnya ya, dengan cara like, vote, komen ....
terimakasih 🙏🙏🙏***
__ADS_1