
Setelah selesai memasak alika, bergegas berganti pakaian dan bersiap untuk mengantarkan nya ke kantor seperti biasa,
Dan pak Edy pun sudah menunggu, seperti biasa pak Edy juga di perintahkan untuk mengantar jemput, alika untuk memenuhi keperluan Romi.
Setelah semua siap, mereka langsung berangkat...
Selang beberapa menit, mereka sampai di kantor Romi, sekarang alika sudah terbiasa keluar masuk kantor Romi, jadi tidak usah ribet lagi Alika langsung menuju ruangan Romi,
Saat alika mengetuk pintu, alika langsung di persilahkan masuk.
Di ruangan Romi, ternyata ada mama Ranti, papa Bagas, Andi, dan pak Yunus, mereka sedang membahas proyek besar yang akan di tangani oleh Andi, di bawah pengawasan Romi, karena proyek ini proyek besar dan proyek pertama bagi Andi,
Karena bisa nya Romi yang menghendel semua nya, peran Andi hanya membantu, namun kali ini, di proyek ini Andi yang mengambil keputusan dan mengendalikan nya Romi hanya memberi saran jika di perlukan.
Merek berencana akan mendirikan pabrik baru, sebagai cabang perusaha bertempat di pinggiran kota,,,
Di ruangan Romi mereka berkumpul untuk membahas, Maslah bajet, dan menentukan konterator yang layak untuk menangani pembangunan nya dan sebagai nya.
Saat alika masuk semua mata tertuju pada nya, suasana tegang seakan mencekam bagi alika, karen tatapan mereka begitu tajam menatap nya, terutama tatapan Romi seperti tatapan hewan buas yang ingin menerkam mangsanya...
Alika begitu gugup menghadapi mereka semua...
" Selamat siang...!" Alika mencairkan suasana yang begitu tegang dan menghilangkan rasa gugupnya
"Siang...!!!" Semua menjawab sapaan Alika,
alika menatap mereka bergantian sambil mengagukan kepalanya tanda memberi hormat.
Andi, dan pak Yunus, membalas hormat alika dengan kembali memberi hormat, sementara mama Ranti malah memalingkan wajah, membuat alika sedih, papa Bagas membalas hormat alika dengan sedikit tersenyum membuat hati alika sedikit lega,,,
Dan Romi malah mengalihkan pandangannya menatap layar laptop nya, dan lalu menutup nya Sambil berucap.
" Oke,,, karena sudah waktu nya makan siang, dan semua sudah jelas keputusan nya, kita sudahi meeting nya" Romi menutup meeting dan semua mengiakan dan segera keluar.
Sebelum keluar Andi menanyakan apa Alika membawa makan siang untuk nya juga,
" Iya mas ini ada!" Dan alika memberikan tas paper bag yang berisi bekal makan siang kepada Andi, dan membuat Romi tidak suka melihat nya.
Setelah itu Andi langsung keluar untuk menyantap makan siang nya.
" Oo jadi kamu kasih makan siang sama Andi juga !" Ucap Romi tidak suka
__ADS_1
" Iya tuan sekalian saya masak dan saya antara kesini...!" Jawab alika
" Kamu istri saya, kamu bekerja untuk saya, dan sudah jelas kamu tidak di perintahkan untuk melakukan itu, kamu tau itu pelanggaran melakukan sesuatu tanpa seizin saya...!" Ucap Romi mengingatkan alika
" Maaf tuan saya pikir mas Andi, adik nya tuan dan dia pun menginginkan saya membawakan makanan siang untuk nya, jadi apa salahnya berbagai dengan adik tuan sendiri, bukan nya dapat pahala juga dengan berbagai dan membuat orang senang" jawab Alika panjang lebar
" Heey kamu ngajarin saya,,, masalah pahala,,, kamu tau pahala terbesar seorang istri itu berbakti sama suami, bikin suami senang, kamu belum juga muasin suami dah berani bicara pahal..." Ucap Romi tambahan emosi mendengar jawaban alika.
Ya sih...! Ucap Romi memang benar semua.
Karena itu alika tidak bisa menjawab lagi dan hanya bisa mengucapkan kata "maafkan saya tuan"
"Jangan di ulangi lagi" ucap Romi
Alika mengangguk kan kepala mengiakan ucapan Romi
lalu Alika menyiapkan makan siang Romi dan memberikan nya kepada romi, namun Romi tidak merespon nya. Membuat alika bertanya
" Kenapa tuan... Anda kan tidak sarapan tadi pagi pasti anda laper,,," tanya alika
" Ya tentu saja,,, dan itu semua karena kamu,,,!" Jawab Romi
" Apa...? Anda kan bisa makan sendiri, kenapa harus di suapi, kaya anak kecil aja,"perotes alika
" Ini hukuman...!!!" Jawab Romi
"Hukum...! " Gumam alika
"Ya..." Jawab Romi
Alika sangat kesal dengan kelakuan Romi...
Lalu mulai menyuapi nya menyendok makanan dan menyodorkan ke mulut Romi.
Namun Romi tetap tidak merespon nya.
"Aaa!!" Seru alika dengan gerakan menyuapi seperti menyapu bai
" Ayo tuan buka mulut nya,,, anda kenapa lagi,,,? bukan nya pengen di siapin " alika sangat kesal
"Duduk di sini!" Ucap Romi menyuruh alika duduk di pangkuan nya,
__ADS_1
" Hhhh...!" Alika tambah bingung dan seakan perotes dengan sikap Romi
" Ini hukuman kedua..." Ucap Romi...
"Ayo dong tuan jangan kaya gini,,,!" Alika merajuk
" Kamu menyuapi saya sebagai hukum kamu telah membagi makan siang saya tanpa seizin saya, dan duduk di pangkuan saya sebagai hukum gara-gara kamu saya tidak sarapan, belum lagi hukum kamu telah mengata-ngatai saya...!" Ucap Romi
"Apa...? Mana berani saya ngata-ngatain tuan,,,!" Ucap alika tidak mengrti.
" Dah lakukan dulu hukum nya nanti saya kasih tau kapan kamu ngata-ngatain saya " ucap Romi
" Ya sudah lah terserah anda" ucap Alika pasrah dan mengikuti semua keinginan Romi
Alika mulai duduk di pangkuan Romi dan membuat jantung alika berdebar kencang seakan ada kembang api di sana,,!
Romi pun tau kalau Alika gugup setengah mati, dan memang itu tujuan Romi membuat alika salah tingkah...
Setelah duduk di pangkuan Romi, alika kembali menyuapi Romi namun Romi tetap tidak membuka mulutnya...
Lalu alika menatap tajam mata Romi dan di persekiandetik mereka saling menatap...
Kembang api di dada alika makin banyak dan makin semarak.... 🤯
Saat menyadari tegangan di antara mereka Romi malah tersenyum...
Membuat perasaan alika semakin meledak-ledak sampai bekali-kali menelan ludah kasar 😳
" heey kamu gak pa-pa kan " ucap Romi yang sengaja menggoda alika, karena Romi tau apa yang di rasakan alika,,, dia pun merasa berhasil telah memberikan hukum kepada alika.
" ya tuan saya baik ko...!" Jawa alika dengan gugup, salah tingkah...
"dan tunggu hukuman ke 3, sebagai hukuman kamu telah mengata-ngatai saya " batin Romi
***hukum an apa lagi yang akan di berikan Romi ya reders...
jangan lupa ritual nya ya reders...
dengan cara like, vote, komen.
terimakasih 🙏🙏🙏***
__ADS_1