Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda

Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda
BAB - 79


__ADS_3

Tidak semua yang receh itu murahan, seperti aksi nyeleneh alika dan Kania malah menuai pujian karena bisa mengubah suasana yang terasa canggung bagi semua tamu yang baru datang menjadi meriah...


dan ternyata waktu untuk acara ulang tahun putri Nita telah berakhir, di sana pun sudah banyak tamu dewasa atau tamu undangan untuk anniversary kedua orang tua Nita.


Alika di beri tahu MC jika acara ulang tahun telah selesai, alika yang sedang memegang mikrofon pun di minta mengucapkan kata kata penutup.


Alika pun mendoakan putri kecil yang sedang berulang tahun "semoga panjang umur, sehat selalu dan jadi anak Solehah, berbakti kepada orang tua, berguna bagi Nusa dan bangsa" doa tulus alika, dan romi menghampiri alika, ia ikut mendoakan putri kecil itu, mewakili keluarga Rahardian, Kania dan Andi ikut bergabung dan mengamini doa yang di ucapkan Romi.


Tak lama lagi acara pesta anniversary akan segera di mulai. namun acara masih di persiapkan untuk lebih sempurna sesuai rencana.


Romi sedang berbincang dengan rekan - rekannya, yang lama tidak berjumpa, di temani alika sebagai istrinya dan Kania pun selalu berada di samping alika begitu juga Andi, selalu memantau Kania. takut ia melakukan sesuatu hal yang tidak di inginkan karena siap Kania yang masih labil, kadang bisa urakan, dan berutal.


Nita menghampiri alika dan menyapanya dengan suara lantang sehingga semua tamu pokus kepada nya.


" Hay nona alika,,, suara anda bagus juga ya,,, apa selain jadi ART, anda juga seorang biduan...?" Nita sengaja merendahkan alika.


" Oo ya...! penampilan anda boleh juga ya... perhiasannya!, tapi karena dasarnya ART, ya,,, tetep aja bisa, seperti air putih....!😒 " Nita masih merendahkan alika


" Rumput liar ya tetep aja rumput liar, walaupun berbunga indah, di simpan di pot mahal tetap tidak bernilai seperti bunga mawar 🌹!" Melly ikut-ikutan merendahkan alika.


Romi sungguh geram mendengar istrinya di rendahkan seperti itu, begitu juga dengan kania. mereka ingin marah melawan dua perempuan berhati julid itu. namun seperti biasa alika menahan emosi Romi dan kania, dengan menggenggam tangan mereka berdua (kakak beradik) memberi isyarat untuk tetep tenang.


Alika tersenyum dengan santai nya menghadapi Nita dan Melly, karena alika sudah menduganya, kalau mereka akan melakukan hal seperti itu, alika sadar betul dari cara mereka menatap alika dengan penuh kebencian.


Dan menimpali ucapan Nita dan Melly.


" Sebelum nya terimakasih nona Nita, sudah mengibaratkan saya seperti air putih, ya memang air putih itu bisa, sederhana. tapi meskipun begitu air putih di sukai dan di butuhkan oleh seluruh mahluk hidup, termasuk anda, bahkan di cari-cari keberadaan nya jika sedang kemarau, saya merasa sangat tersanjung di ibaratkan seperti air putih lebih berguna di banding dengan minuman beralkohol... harganya mungkin memang mahal dan hanya untuk kalangan tertentu saja, tidak semua orang pernah mencicipi nya, bukan karena mahal nya saja! tetapi karena tidak ada manfaat nya juga, bahkan merugikan, memabukkan dan karena itu di haramkan untuk mengkonsumsinya menurut agama saya" jawab Alika membuat semua orang yang mendengarnya setuju dengan apa yang di ucapkan alika. terutama Romi merasa sangat kagum kepada alika.


Lalu Romi berucap membela istrinya.


" Menurut saya lebih mending rumput liar, meski sering terinjak ia mampu tumbuh kembali dengan cara nya sendiri, bahkan bisa tumbuh subur tanpa di rawat secara husus, tidak merepotkan orang lain atau tergantung kepada orang lain, di banding kan dengan bunga mawar, meski berbunga cantik ia butuh perawatan husus untuk bisa tumbuh dengan baik, dan bukan hanya itu meski berbunga cantik bunga mawar memiliki duri yang bisa melukai orang yang merawat nya !" pembelaan Romi.


Alika tersenyum mendengar ucapan Romi yang membela nya...


" terimakasih honey...!!!" Alika berterima kasih

__ADS_1


semua orang bertepuk karena merasa puas dengan jawaban alika dan romi, karena membalas Nita dan Melly, dengan santai namun penuh penekanan membuat Nita dan Melly merasa malu bukan main.


Sebenarnya Kania yang memulai bertepuk tangan di ikuti Andi, sendi, lalu mama Ranti dan papa Bagas, sehingga memicu semua tamu ikut bertepuk tangan karena merasa kagum dengan jawaban mereka berdua, yaitu sepasang suami-istri, yang begitu tepat membalas sindiran Nita dan Melly.


Karena merasa malu Nita dan Melly bergegas pergi meninggalkan mereka.


Kemudian mama Ranti menghampiri Romi dan alika, lalu meminta izin kepada romi untuk membawa alika bersama nya, karena ia akan mengenal kan alika kepada rekan rekan sosialita nya sebagai menantu nya.


tentu saja Romi mengijinkan nya.


karena alika tipe orang yang supel mudah bergaul, alika mampu berbaur bersama rekan - rekan mama Ranti dengan mudah... dan sudah pasti Kania ikut bersama alika karena alika tidak ingin jauh dari Kania.


Kania orang yang selalu memberikan motivasi untuk alika agar tetap percaya diri berada di sana, karena itu alika tidak bisa jauh dari nya.


...


Nita sudah berganti pakaian dengan gaun yang lebih perfect, dari sebelumnya... saat Nita hendak menemui tamu-tamu, putrinya memanggilnya dan berlari ke arahnya, lalu ia berjongkok dan merentangkan tangannya, ingin menyambut dan memeluk putrinya, saat putri putri kecil itu akan mendekat ke Nita. tiba-tiba ada tamu yang menyapa nita, dan ternyata teman lamanya yang ia rindukan, ia pun heboh menyambut tamu itu, sampai ia lupa dengan keberadaan putri semata wayangnya.


Saat putri kecil itu melihat ibunya berpaling darinya, sang putri malah beralih ke kolam renang yang ada di tempat acara, ia melihat balon yang mengambang di air kolam itu. sang putri hendak mengambil balon tersebut, namu saat jari-jemari sang putri menyentuh balon itu berusaha menggapainya, balon itu bukannya mendekat malah semakin menjauh, sehingga membuat sang putri hilang keseimbangan dan terjatuh lalu tenggelam ke dalam kolam, yang di mana kolam itu peruntukan untuk orang dewasa.


Hanya Nita yang heran melihat air kolam bergerak seperti ada sesuatu yang jatuh kedalamnya, baru lah ia menyadari putrinya yang tadi ingin menghampirinya hilang dari pandangan mata.


Dan menduga bahwa putrinya lah yang terjatuh kedalam kolam, saat ia melihat sekitarnya, nita melihat pengasuh putrinya tidak bersama dengan putrinya, begitu juga dengan kedua orang tuanya tidak bersama dengan putrinya.


baru lah ia yakin bahwa yang masuk kedalam kolam itu adalah benar putrinya sendiri.


Nita langsung histeris meminta tolong saat menyadari putrinya tenggelam.


" Tolong... siapa pun tolong....!!! putri ku tenggelam...!" teriak Nita, semua tamu melihat kearah Nita yang berada di tepi kolam, dan hanya niat yang berada di tepi kolam. sementara para tamu berada jauh dari sana, karena sekitar kolam bukan termasuk area pesta.


posisi alika membelakangi area kolam di mana Nita berada. mendengar teriakkan Nita, Alika langsung berbalik dan berlari ke arah Nita.


" Kenapa nona...!" tanya Alika memastikan.


" Tolong nona alika,,, Tolong putri saya masuk ke dalam kolam..." jawab Nita panik

__ADS_1


Setelah mendengar jawaban Nita alika langsung melepaskan sepatu heelsnya dan langsung terjun ke kolam untuk menyelamatkan putri kecil itu.


Saat alika menyelam benar saja ia melihat sosok tubuh itu di dasar kolam, alika langsung meraih nya mengangkatnya ke permukaan air.


Namun sayangnya putri kecil itu sudah tak sadar kan diri...


Semua tamu histeris melihat alika yang berhasil membawa putri itu kepermukaan, dan langsung mendekat ke area kolam.


Alika sungguh panik karena putri kecil itu sudah tak bernapas, sekuat tenaga alika berusaha mengeluarkan air yang masuk ke dalam tubuh putri kecil itu, dengan menekan-nekan perut anak itu, membalikkan posisi kepala di bawah sambil menepuk-nepuk punggung, memberi nafas buatan...!!! dan selang 15 detik putri kecil itu kembali bernafas usaha alika berhasil, Alika sungguh lega saat mendengar putri itu menangis.


Alika yang tadinya panik luar biasa, sampai terkulai lemas saat berhasil menyelamatkan nyawa anak itu, saking alika merasa lega, tubuhnya yang basah kuyup tidak ia peduli kan.


" Periksakan dia,,,, bahwa ke rumah sakit secepat nya,,,!" Perintah alika kepada keluarganya yang sedang menenangkan putri kecil itu karena tak henti menangis.


Kemudian keluarga dari putri itu segera membawa nya pergi, dan meninggalkan tempat acara termasuk Nita ikut serta.


Semua orang memuji aksi heroik alika menyelamatkan seorang anak, dari wanita yang jelas-jelas telah merendahkannya.


" Kamu tidak apa-apa honey,,,?" tanya Romi kepada alika yang terlihat masih lemas.


" Saya baik-baik aja kok tuan ,,,! cuma perlu bernafas lega dulu..." jawab alika.


Romi membantu alika untuk bangkit, dan memapahnya, dalam hati Romi tidak tega melihat kondisi alika yang seperti itu, tapi Romi makin kagum dengan kepedulian alika yang luar biasa patut di acungi dua jempol.


" Dasar ibu sableng... anak nya nyemplung ke kolam bukannya langsung di Tolong, malah teriak-teriak minta tolong... padahal dia juga bisa berenangkan, harusnya tuh dia yang nolongin, karena dia yang pertama kali tau anaknya kecemplung...! coba tadi kalau kak lika kurang sigap entah bagaimana dengan nasib tuh anak..!" Ucap kania kesal mengingat sikap niat.


Dan memicu emosi para tamu yang mendengar ucapan Kania, Karena mereka baru menyadari keegoisan Nita.


" Mungkin karena panik jadi dia gak tau apa yang harus dilakukan...!" Mama Ranti mencoba menahan emosi semua orang.


Pesta pun di anggap selesai karena kejadian yang tidak di harapkan itu terjadi.


....


jangan lupa ritual nya ya para AL dengan cara like, vote, komen ya di setiap bab nya

__ADS_1


terimakasih 🙏🙏🙏


__ADS_2