
Romi meletakkan kembali foto kecil alika ke tempat semula, dan bersikap seakan bisa saja, padahal hati dan perasaan nya berkecamuk di hantui rasa bersalah dan penyesalan.
Menyesal telah memperlakukan Alika dengan buruk, merasa bersalah kepada almarhum ayah Bayu, orang yang ia hormati dan ia anggap penting dalam hidup nya tapi putri kesayangannya ia perlakukan dengan buruk.
Padahal ayah Bayu telah menepati semua ucapan nya, yang membolehkan Romi membawa alika kerumahnya sebagai istri Romi, dan mempersiapkan Alika menjadi pendamping Romi yang layak dan pantas untuk Romi, ya itu terbukti dengan kesabaran alika menghadapi perlakuan-perlakuan buruk dari Romi, alika pun mampu membuat Romi tertarik pada nya meskipun keadaan alika sedang dalam keadaan seprti moster.
Saat Romi sudah duduk kembali, nenek diah kembali menanyakan alika.
" Anda bener tidak mengajak istri anda " tanya nenek Diah menegaskan bahwa alika istri nya Romi.
Romi pun menjelaskan mengapa alika tidak ikut dengan nya.
Nenek diah pun mengerti, dan percaya dengan penjelasan Romi.
" Dia memang sangat menyukai anak-anak " ucap nenek diah.
" Nenek jadi kangen sama dia, rumah sepi kalau gak ada dia, kalau di rumah dia gak mau diem anak nya, ada aja yang dia kerjakan" nenek Diah mengingat momen bersama alika
"Ya nanti saya akan ajak dia pulang nek !" Jawab Romi.
"Ayo di minum ,,,!!! " Nenek diah mempersilahkan
Lalu Romi dan Bu sari meminum teh hangat yang di suguh kan nenek Diah.
Sesungguhnya nenek Diah curiga akan kedatangan Romi ke rumah nya, ada sesuatu hal penting yang romi cari , mengantar Bu sari itu hanya alasan.
__ADS_1
tapi nenek Diah tidak tau pasti apa alasan sesungguhnya yang membuat Romi berkunjung ke rumah nya, yang jelas nenek Diah pun tau ada hubungannya nya dengan alika, karena mengapa Romi mengambil foto yang terletak rapih di tempat nya, dan ekspresi wajah Romi terlihat berbeda saat memegang foto kecil alika.
Setelah itu datang seorang perempuan seumur bunda Tiya, pasien nenek diah yang datang ingin di urutan karena kakinya terkilir.
Dan kebetulan pasien itu mengenal baik alika karena rumah nya masih satu lingkungan dengan mereka (nenek Diah, dan alika).
Nenek diah pun menghampiri pasien nya, dan bertanya...
" Kenapa ?,,," Tanya Nenek Diah melihat pasien nya meringis kesakitan
Dan orang itu menjelaskan apa yang terjadi pada dirinya.
Nenek diah langsung memeriksa nya dan mengambil minyak urut yang bisa dia pakai untuk mengurut pasien-pasien nya .
" Nenek lagi ada tamu,,,?" Tanya wanita itu karena melihat mobil mewah terparkir di halaman rumah nenek Diah.
"Iya,,, tamu dari jauh" jawab nenek diah.
" O'ya nek!!! Alika kemana ko gak pernah kelihatan?" Tanya wanita itu.
" Alika sedang ada tugas, jadi dia gak bisa sering-sering pulang " jawab nenek diah
"Emang di mana dia sekarang" tanya wanita itu lagi penasaran
"KEPO banget sih tuh orang " ucap Romi yang mendengar pertanyaan-pertanyaan wanita itu
__ADS_1
Tapi hanya Bu sari yang mendengar nya, karena Romi sedang di ruang tamu berdua dengan Bu Sari.
Sedang kan nenek diah bersama pasien nya berada di ruangan husus untuk menangani pasien-pasien nenek Diah, letak ruangan itu tidak jauh dari ruangan tamu otomatis romi bisa mendengar obrolan-obrolan mereka.
" Nek bukan nya alika akan menikah dalam waktu dekat, hubungan nya sama Fahri kan dah lama, dan permintaan dari ayah fahri agar mereka secepatnya melakukan pernikahan " ucap wanita itu yang memang tau semua tentang alika.
" Ya doa kan saja supaya alika mendapatkan jodoh yang tepat untuk nya" jawab nenek diah singkat.
" Ya,,, amin...🤲, Saya tuh suka banget sama alika anak nya cantik, sopan, ramah, sabar, banyak anak seumuran dia yang kelakuan nya gak ada akhlak, sama orang tua ngelawan, di sapa ma orang sombong, yang cuma mikirin gaya hidup, Poko nya gak banget deh, pas ayah nya meninggal saya cuma mikirin alika nek, pikir saya pasti dia terpuruk banget, dia kan Deket banget sama ayah nya, saat saya bertemu sama alika setelah kepergian ayahnya saya memeluk dia niat saya pengen nguatiin dia, ngasih semangat, eeh,,, Malah saya yang gak kuat sesegukan nangis, dan malah dia yang nguatiin saya,,, itu bukti bahwa dia anak yang kuat dan sabar,,, " ucap wanita itu panjang lebar
" Ya,,, alika tetap seorang anak dia memang sangat terpuruk, dengan kepergian ayahnya, saya pun berpikir Alika akan sulit bangkit dari keterpurukannya tapi, ternyata pikiran alika lebih bijak dan dewasa bisa menerima kenyataan, bahwa takdir tidak bisa di rubah, bahwa sejatinya meninggal adalah hak setiap mahluk hidup.
Ya walau sampai sekarang pun kadang kami sering memergoki alika menangis bahkan sampai tersedu-sedu memeluk foto ayahnya karena merindukan nya, saya dan kakak-kakak nya hanya membiarkan, karena hebat nya alika dia bisa mengontrol emosi nya dengan baik, saat dia menemui kami dia akan terlihat baik-baik saja padahal kami tau apa yang terjadi dan apa yang di rasakan nya, " ucap nenek diah menceritakan keadaan alika saat ayah nya meninggal.
Mendengar semua itu Romi benar-benar merasa malu pada diri nya sendiri, Alika begitu bijak menerima kenyataan saat itu, sementara dirinya malah sebaliknya, ia malah akan meningkatkan semua tujuan awalnya pergi keluar negeri, dan dia benar tidak percaya akan kepergian ayah Bayu, Romi tidak mampu bangkit dari rasa itu sampai Romi hampir berseteru kembali bersama keluarga nya, saat Romi di kerjain keluarga nya dan mengadakan pesta surprise menyambut kepulangan nya, saat itu kalau bukan ingat kata-kata bijak ayah Bayu tentang agung nya seorang ibu, melihat Mama Ranti menangis Romi melunak Karana teringat kata-kata ayah Bayu jangan sekali pun membuat ibu mu menangis, karena kunci surga ada pada nya hormati dan berbakti lah kepadanya, insaallah dunia akhirat kamu akan mendapatkan ridho dari Allah.
Romi pun, refleks memegang dadanya saat mendengar alika selalu menangis bahkan sampai tersedu-sedu saat sedang merindukan ayah nya entah perasaan apa yang Romi rasakan, yang jelas Romi merasa dadanya nya sesak mendengar nya.
***hai reders...👋 karena masih edisi lebaran author sekeluarga mengucapkan minal aidzin wal Faidzin mohon maaf lahir dan batin,
dan maaf kan author ini yang dah PHP'in kalian semua, karena edisi lebaran author jadi super sibuk, menyiapkan semua persiapan lebaran buat keluarga besar author, karena setelah ibu auditor meninggal author yang di tua kan di keluarga, jadi tamu jauh pada kumpul nya di rumah author mohon maaf ya reders 🙏🙏🙏
eeh author jadi curhat 🤭
jangan lupa tinggalkan jejak mu vote like komen ya terimakasih 🙏🙏🙏😘😘😘***
__ADS_1