
Setiap orang pasti pernah melakukan tindakan aneh dan nyeleneh, tentu nya ketika Kita melakukan hal itu, otomatis akan terdorong untuk tertawa.
Jika sampai terekam atau di abadikan, sejumlah perbuatan absurd tersebut justeru akan bikin kita geleng geleng kepala. Meski membuat malu, tindakan konyol juga mampu membuat orang lain juga tertawa.
Seperti tindakan konyol alika yang meniup niup ubun ubun Romi, saat Romi tersedak.
Terlihat sangat konyol menurut semua orang saat menyadari tindakan alika melakukan hal itu, termasuk alika sendiri merasa geli saat menyadari nya.
Dan membuat semua tertawa...
" Hahaha...kamu ngapain sih dek...! Ikut-ikutan melakukan nya !" Seru Romi kepada Kania karena di rekaman itu terlihat Kania pun melakukan hal itu.
"Hahaha... Gak tau aku ngikutin ka alika aja, aku pikir ya memang itu cara nya nolong orang yang tersedak kaya gitu...😂 ! " Jawab Kania.
" Hehehe...😄 Ya aku sering kok lihat ibu ibu melakukan hal itu, pas anak nya tersedak, jadi tadi aku refleks melakukan nya... Maksudnya saya bantuin anda bernafas..." ucap alika kepada romi
" Emang nya iya nek !!! Tindakan tersebut bisa membantu orang yang tersedak,,,!" Tanya mama Ranti kepada nenek diah yang lebih berpengalaman.
" Ya,,, itu sih bisa di bilang mitos,,,! Tapi memang itu di lakukan oleh para orang tua atau nenek moyang jaman dulu, kepada bayi atau balita yang tersedak, kepada wanita yang akan melahirkan atau sedang mengejan, atau juga kepada orang yang sakit yang kesulitan bernafas, bertujuan untuk membantu orang yang kesulitan bernafas, hal itu di percaya bisa menyalurkan nafas si penolong/ bertujuan menyambung nafas, memberi nafas kepada orang yang kesulitan bernafas, atau cara menyalurkan energi seperti itu..., Sampai saat ini masih ada beberapa orang yang melakukan nya,,,"
Penjelasan Nenek Diah.
" Jadi sebenarnya gak ngaruh ya nek...? Tanya Andi
" Ya menurut medis mungkin tidak berpengaruh, tapi tergantung kepercayaan masing-masing, jika melakukan nya pun tidak melanggar hukum juga...!" Jawab nenek diah memancing tawa semua orang yang mendengar nya dan serempak menatap alika.
Alika sendiri terlihat sangat cuek,
" Honey,,,! Kalau mau kasih nafas buatan tuh di sini,,, " goda Romi kepada alika sambil menunjuk bibir nya
" Iiih apa sih... Ngarep !!!, Tenggelam dulu sana...!!! " Jawab alika jutek
" Aku tuh dah tenggelam di lautan cinta mu honey...!!! " Romi menggombal
" Cie,,,, cie,,,!!! " Seru Kania dan Andi yang lain hanya tertawa...
" Omi ... Ternyata kamu bisa gombal juga ya...!!! " Ucap papa Bagas tidak menyangka
" Kan papa yang ngajarin...! " Jawab Romi ngasal
" Apa... !!! 😳 " Mama Rantai panik karena setau nya suaminya tidak suka menggombal
" Becanda mah...! " Seru papa Bagas, karena mengrti dengan ekspresi wajah istrinya.
Mama Rantai jadi lah bulan bulanan bully an anak anak nya, sampai suasana ruang makan semakin ramai tak terkendali
Makan malam yang harusnya hikmat, jadi kacau penuh tawa.
Alika pun gagal menikmati semangkuk seblak yang ia inginkan karena Romi melarang nya dengan alasan terlalu "ekstrim" dampaknya tidak baik berpengaruh pada kesehatan jika makan terlalu pedas seprti itu kemungkinan besar bisa menyebabkan sakit perut (mules, menceret).
...
Selesai acara makan malam semua memilih menunaikan kewajiban salat isya berjamaah.
Kemudian keluarga Romi memberikan ruang dan waktu kepada keluarga alika untuk bersantai dan bercengkerama bersama alika melepas kangen.
Di kamar tamu Alika bersama nenek, bunda berbincang bincang, Alif memilih bersantai di teras belakang bersama Andi, dan yunas.
Sementara Mama Ranti, papa Bagas, dan Kania bersantai di ruang keluarga sambil nonton TV.
Sementara Romi di kamar nya membersihkan diri dan berganti pakaian.
Kemudian menemui papah dan mamah, dan menanyakan keberadaan istri nya.
Mama memberi tahukan nya bahwa alika sedang bersama keluarga nya dan agar Romi jangan menggangunya dulu...
__ADS_1
Romi pun mengerti dan memilih untuk berkumpul dengan mama dan papanya.
Melihat Kania yang sedang tiduran di depan nya, Romi pun merasa sangat lelah dan ikut tiduran di samping Kania...
" Iiih tumben banget kamu kak,,, mo tiduran di sini biasanya anti banget...! " Ucap kania merasa heran.
Ya memang biasanya Romi tidak pernah seperti itu, walaupun ikut bersantai bersama keluarga nya ia hanya sekedar duduk dan jika sudah merasa bosan la lebih memilih untuk rebahan atau bersantai di kamar nya.
" Kenapa emangnya dek !!! Gak boleh...? " Tanya Romi santai
"Ya aneh aja gitu kak...! Tapi aku seneng kakak kaya gini...! " Jawab kania
" Kakak,,, letih banget dek rasanya, pijitin dong dek...! "Pinta Romi kepada Kania.
" Ada upahnya gak ...? " Kania
" Mau nya apa...? " Romi
" Hmmm,,, 🤔 apa ya,,,! Aku minta ponakan aja deh,,, rumah sepi banget gak ada mainan...!!! " Jawab Kania
" Apa sih dek emang ponakan bisa di beli di toko apa...! Tuh minta Ade aja ma mama papa...! " Jawab Romi
" Mama, papa dah tua, pantes nya punya cucu... ! Ayo dong buruan kasih cucu buat mama sama papa... !" Mama Rantai menimpali obrolan dua anak nya
" Ya berdoa dan ya mah supaya harapan kita segera terwujud... !" Balas Romi penuh harapan.
"Aamiin 🤲🤲🤲 !" Seru mama, papa, Kania, juga Romi serentak dengan gerakan tangan yang seakan sedang berdoa dan mengusapkan nya ke wajah mereka masing masing
alika keluar dari kamar tamu untuk berganti pakaian dan ternyata mendengar dan melihat nya.
Melihat dan mendengar hal itu hati alika sungguh terenyuh, " benarkah kalian berharap sejauh itu akan pernikahan ini! " Batin alika, karena ia sendiri ragu dengan pernikahan nya.
Kemudian alika berlalu dan di lihat oleh Romi,,, " apa dia mendengar nya...? " Pertanyaan Romi dalam batinnya
" Saya mau ngambil ganti baju... !" Jawab alika
" honey kamu belum minum obat ya...!" Romi mengingatkan dan itu bentuk perhatian Romi kepada alika.
" Ya jangan kawatir,,,, ni saya mo sekali an ambil obat nya dan meminum nya! Dah Tuan lanjutkan berdoanya aja,,,!" Jawab alika seakan memberi tau bahwa ia tahu perihal harapan mereka.
" Ternyata dia tau...! " Gumam mama Ranti
" Ya bagus lah kalau dia tau, jadi kita tidak perlu repot-repot memberi tau nya kalau kita sungguh serius dengan pernikahan ini!" Romi menimpali mama nya.
...
Selang beberapa menit alika kembali dengan sudah berganti pakaian, dan menghampiri Romi yang sedang tiduran di rumah tv bersama keluarga nya,
Saat alika menghampiri nya ternyata Romi sedang memejamkan mata dan tidak menyadari kedatangan alika, sampai alika membangun kan nya
" Ayo bangun tuan minum dulu obat anda jangan hanya bisa ngingetin orang lain. sendiri nya susah minum obat...!" Ucap alika
Yang sengaja membawakan obat Romi beserta air minum nya.
Mendengar suara alika Romi langsung membuka mata nya...
Dan bangkit dari tidurnya...
" Oke siap takut...!" Jawab Romi
" Kak aku boleh minta sesuatu gak...! " Tanya Kania kepada alika
" Apa...? "Alika balik bertanya
"Aku minta ponakan,,, aku pengen banget main sama "alomi",,,!" Ucap kania penuh harapan.
__ADS_1
" Apa tuh "alomi" " tanya alika
" Alika - Romi,,, di gabung jadi "alomi" !" Jawab kania
Semua tertawa mendengar penjelasan kania
" Ada juga mereka mie instan... Dek! " Seru Romi sambil tertawa 😂
" Iya iih,,, kamu minta ponakan kaya minta di beliin mie instan aja,,,!" Jawab alika
" Tapi bener ya,,, nanti namanya alomi.... Kalau anak kalian lahir...!"
" Ya cepetan dong kasih kita cucu, dah gak sabar nih pengen nimang cucu...!" Mama Rantai
Mendengar ucapan Kania dan mama Ranti. Romi dan alika saling tatap.
" HHmmm,,,,! Nyetak gol aja belum...! " gumam Romi putus asa.
" Iiiissss apa sih,,, !" Ucap alika menimpali ucapan Romi. Sambil bangkit lalu hendak pergi dan tak lupa pamit kepada Mama dan papa Romi untuk menemui, nenek dan bundanya kembali.
Saat sampai di kamar tamu ternyata Alif sudah ada di sana, sedang berbicara dengan nenek dan bundanya.
" Kak Alif mo tidur di sini,,,? Ya udah nenek sama bunda tidur di kamar Bu sari aja bareng aku ya,,,! " Ucap alika
" Nak gak baik tidur terpisah dengan suami,,, itu dosa." Ucap bunda Tiya
" Alika,,, kami gak bermalam di sini, nenek ingin menemui adik nenek, ya itu nenek nur mumpung nenek di sini..." nenek Diah memberi tau alika
" Aku ikut...!" Pinta alika
" Jika suami mu mengijinkan, tapi jika tidak jangan memaksa,,, ingin semua kata kata nenek dan bunda..." Nenek mengingat kan.
Karena sebelumnya nenek, bunda, dan alika sempat membahasnya.
Agar alika bisa mengimbangi sikap Romi/permainan Romi.
🦋 Flashback on 🦋
" Gimana kamu disini nak,,, apa kamu betah ?" Tanya bunda awal nya hanya basa-basi karena memang sudah kewajiban istri ikut suami di tambah keberadaan alika di sana memang karena sebuah kesepakatan yang mengharuskan nya berada di sana dan menikah dengan Romi.
Kemudian alika menceritakan semua kejadian dari awal pertama alika tinggal di sana dan semua peristiwa yang alika alami, bercerita tentang orang orang di sana,
Alika pun menceritakan bahwa Romi orang yang menolong nya saat dia hilang dulu.
Sikap Romi, yang selalu menyebalkan, dan berubah jadi sok baik, perhatian, seakan penuh cinta, alika pun mengambil kesimpulan itu hanya rasa bersalah nya kepada almarhum ayah nya.
"Alika,,, sayang,,, cucu Nenek,,,, yang paling cantik... Dengerin nenek,,, ya wajar kamu curiga, dengan sikap Romi yang katanya sok baik, sok perhatian, seakan penuh cinta. Karena,,,, kamu memang belum mengenal nya dengan baik, di tambah dengan sikap Romi yang awalnya menyebalkan,,, tapi ingat nak,,, dia suamimu, yang wajib kamu layani lahir dan batin jika tidak sudah pasti kamu dosa nak...! coba kamu buka hatimu sedikit saja beri kesempatan untuk pernikahan mu,,,!" Nenek menasehati
" Tapi nek,,,, apa bisa aku melakukan itu, dan bagaimana jika semua sikap nya hanya pura pura, setelah ia mendapatkan apa yang dia mau dia hempaskan aku begitu saja, dan bagaimana jika semua kebaikan nya hanya rasa bersalah saja bukan cinta... !" Khawatir alika...
" Nak apa kamu ragu dengan kecantikan mu, apa kamu ragu dengan kemampuan mu...?" Ucap nenek diah
"Maksudnya...?" Alika balik bertanya
" Ya kamu harus imbang permainan nya,,, buat dia benar-benar jatuh cinta dan mencintai mu dengan sungguh sungguh sehingga jika dia menyakitimu dia sendiri yang akan merasakan sakitnya..., Jadi lah baik, maka tidak ada yang perlu kamu kuatirkan dalam hidup mu. Sebab kebaikan mu akan menjaga mu percaya lah..." Nenek meyakinkan Alika.
" Kami keluarga mu akan selalu bersama mu, mendukung mu...!" Ucap bunda sambil mengusap usap punggung alika jangan takut dan merasa kauatir.
Saat itu banyak percakapan antara mereka nasehat, motivasi, yang nenek, dan bunda berikan kepada alika.
Lalu alika pamit untuk minum obat dan berganti pakaian.
Kemudian keluar dari kamar tamu melihat Romi bersama Mama, papa, dan Kania di ruangan keluarga.
🦋 Flashback off 🦋
__ADS_1