
Rasa cemburu berlebihan juga bisa jadi tanda kurangnya rasa percaya diri, yang lama-kelamaan membuat kamu merasa diri tidak berharga, dan pesimis. Kamu akan selalu merasa sedih, marah, hingga akhirnya menjadi stres, bahkan depresi.
Seperti apa yang di rasakan Romi saat ini, rasa cemburu yang dirasakan oleh Romi membuat akal sehatnya tidak bisa berpikir jernih, dengan tega nya ia berlalu begitu saja tanpa memperdulikan keadaan alika yang sedang mengandung benih cintanya.
Oleh karena itu, jangan biarkan rasa cemburu merusak kondisi mental kamu dan hubunganmu dengan pasanganmu .
...****************...
Kania begitu panik dan tak tau harus berbuat apa, Kania berusaha untuk menghubungi Romi melalui sambungan telepon, tapi tidak mendapat jawaban dari Romi.
Kania beranjak mencari bantuan mencari keberadaan orang di sekitarnya, tapi tak ada orang satupun yang bisa membantu nya.
Kania bertingkah seperti induk ayam yang ingin melindungi anak nya dari ancaman bahaya.
Berlari kesana-kemari berharap ada orang yang akan membantu nya.
Dari kejauhan Kania melihat tuan Carlos dan ceri yang hampir menghilang dari pandangan karena terhalang dinding.
Kania berlari dan berteriak
"Tuan,,, tuan tua-tua keladi tolong!" Seru Kania meminta tolong
Mendengar ada seseorang yang berteriak, tuan Carlos menghentikan langkahnya dan langkah putrinya. menoleh kearah sumber suara. dan ia melihat Kania berlari ke arahnya
"Kenapa dia berteriak dan berlari seperti itu, apa ada yang tidak beres?" Kecurigaan tuan Carlos.
Sesampai nya di hadapan tuhan Carlos Kania tanpa basa-basi lagi langsung menarik tangan tuan Carlos dan membawanya ketempat dimana alika terkapar tak sadarkan diri.
Tuan Carlos terkejut mendapat perlakuan seperti itu, dan ceri yang hampir tertinggal ikut berlari di belakang nya.
tuan Carlos berhenti dan menghembuskan tangan kania yang mencekal lengan tuan Carlos, karena merasa geram dengan tingkah Kania yang tanpa penjelasan main tarik tangannya begitu saja, membuat putri semata wayangnya tertinggal di belakang.
"Kamu apa-apaan sih! main tarik begitu saja lihat ceri tertinggal" Ucap tuan Carlos mengkhawatirkan putrinya
"Maaf tuan, maafkan saya, tapi saya benar-benar butuh bantuan anda sekarang juga, saya janji akan melakukan apa saja asalkan tuan mau menolong saya" Kania berucap tanpa berpikir panjang lebar.
"Apa saja!" Seru tuan Carlos mengulang kata itu untuk menegaskan.
__ADS_1
"Iya" Jawab Kania sambil menganggukkan kepalanya dengan ekspresi wajah memelas.
"Termasuk menikah dengan saya?" Tuan Carlos sengaja mengucapkan hal itu untuk memancing kesungguhan Kania bawah ia benar-benar butuh bantuan.
"Iya apapun itu asal tolong saya" Kania mengiyakan ucap tuan Carlos dalam kepanikannya, tanpa berfikir terlebih dahulu, yang penting keselamatan alika yang lebih penting bagi Kania saat itu.
"oke! lalu apa yang bisa saya lakukan untuk membantu mu?" Tanya tuan Carlos
Kemudian kania menceritakan tentang kondisi alika sekarang.
Setelah mendengar penjelasan dari Kania, tentang kondisi alika, tuan Carlos bergegas menuju tempat di mana alika berada.
Kania mengikuti tuan Carlos dari belakang sambil menuntun ceri agar tidak tertinggal lagi.
"Oh my God Alika!" Seru tuan Carlos setelah melihat kondisi alika terkapar.
Tuan Carlos segera membopong tubuh alika dan membawanya keluar hotel, tuan Carlos langsung menuju mobil milik nya, lebih tepatnya mobil yang sengaja ia sewa untuk memudahkan transportasi selama berlibur di sana, kemudian semua masuk mobil untuk mengantarkan alika ke rumah sakit.
Sesampai nya di rumah sakit alika langsung di larikan ke uang IGD, dokter segera menangani alika.
Kania, tuan Carlos dan ceri hanya di perbolehkan menunggu di depan ruangan IGD.
"Brengsek... kemana sih ini super Hero sableng gurunya gendeng (Wiro sableng dong) guma Kania berucap sendiri "istrinya sedang bertaruh nyawa ia malah kelayapan tak tau kemana" Kania ngedumel tak karuan karena kesal kepada Romi.
Tuan Carlos hanya duduk anteng bersama putrinya, sambil memperhatikan Kania yang terlihat sangat panik, kesal bercampur aduk menjadi satu.
Sebenarnya tuan Carlos pun sangat menghawatirkan kondisi alika, dan juga merasa tidak tega melihat Kania dalam kebingungan nya.
Tapi apalah daya tuan Carlos tidak bisa berbuat apa-apa di tambah ia harus tetep fokus kepada putrinya.
"Papi, sebenarnya anteu mami kenapa?" Tanya ceri penasaran
"Anteu Mami, ada yang di rasakan sakit di anggota tubuhnya" Tuan Carlos mencoba menjelaskan kepada putrinya.
"Apa nya yang sakit papi?" Tanya ceri masih penasaran.
"Papi gak tau, makan nya sekarang sedang di periksa sama dokter supaya ketauan sakitnya apa, baru di obati, di kasih obat yang sesuai buat ngobatin penyakit nya apa" Tuan Carlos masih menjelaskan kepada putrinya.
__ADS_1
"Oo gitu ya papi!" Seru ceri mengrti dengan apa yang di jelaskan oleh papinya
"Iya" Jawab tuan Carlos sambil menganggukkan kepalanya.
.
.
Kini hari sudah malam sudah waktunya bagi ceri beristirahat, setelah seharian ia beraktivitas.
Sementara Romi belum kunjung menampakkan batang hidungnya apa lagi membalas panggilan dan chat whatshApp dari Kania, entah apa yang di lakukan Romi, kemana perginya dia.
Karena lebih mementingkan Putrinya maka tuan Carlos memilih untuk kembali ke hotel karena tuan Carlos harus memperhatikan kesehatan putrinya juga agar cukup beristirahat.
Tuan Carlos pun pamit kepada Kania, sementara alika belum juga sadarkan diri.
Sebenarnya tuan Carlos merasa tidak tega meninggalkan Kania dan alika di rumah sakit, tapi ia tetap harus kembali ke hotel demi kesehatan ceri, agar tidak kelelahan.
"Nona cabe rawit, saya permisi untuk kembali ke hotel, karena sudah waktunya ceri beristirahat" Ucap tuan Carlos pamit.
Kania pun mengerti dengan alasan tuan Carlos, Kania menganggukkan kepalanya tanda mengiyakan ucapan tuan Carlos.
tanpa perotes dengan ucapan tuan Carlos yang memanggil nya nona cabe rawit.
Sebab biasanya Kania tidak akan terima di sebut dengan julukan itu, Kania akan perotes dan membalas mengatai tuan Carlos dengan julukan tuan tua-tua keladi.
Namun kali ini Kania terlihat sendu karena menghawatirkan kondisi alika yang tak kunjung sadarkan diri, di tambah keberadaan Romi yang entah di mana,
Kania tersenyum lesu kepada tuan Carlos dan mengucapkan terimakasih, karena sudah menolong dan menemaninya di tengah kepanikan dan kebingungannya.
''Kak Kania, ceri pulang dulu ya ke hotel, Kak Kania gak papa kan di tinggal sendiri di sini" Ucap ceri yang sebenarnya enggan balik ke hotel.
"Iya sayang kak Kania gak papa kok, doakan agar anteu mami cepat sembuh ya, kamu istirahat yang nyenyak ya,,,,!" Ucap Kania lembut lalu mencium pipi gadis mungil itu.
Entah mengapa mendengar ucapan Kania dan melihat sikap Kania, hati tuan Carlos terenyuh karena nya.
"Kenapa rasanya sedih sekali ya mendengar, melihat, dan meninggalkan nya sendiri di sini" Batin tuan Carlos merasa tidak tega.
__ADS_1
...
Hay reader mohon dukungan nya ya, tinggalkan jejakmu dengan cara, like, vote, komen ya terimakasih 🙏🙏🙏