
Dua hari berlalu setelah acara resepsi pernikahan Romi dan Alika.
Kini Romi sedang berkemas menyiapkan semua keperluan mereka untuk pergi baby moon ke Bali, sebagai hadiah yang di berikan papa Bagas, dalam permainan tempo hari yang di menangkan oleh Romi, Alika, dan Kania baru akan mereka pergunakan.
Karena kesibukan Romi, dan hubungan mereka yang baru saja mereka berdua sadari betapa dalam dan besarnya rasa cinta yang mereka miliki satu sama lain.
Baru lah kali ini Romi memutuskan untuk pergi baby moon.
Sementara Romi sibuk berkemas Alika malah anteng memperhatikan suaminya yang sedang sibuk dan fokus mengecek barang bawaan mereka.
Saat Romi menoleh ke arah alika, ia malah melihat senyum alika merekah membuat Romi geregetan dan menghampiri nya.
"kenapa honey kamu malah senyum kaya gitu, kamu lagi menggoda ku ya..." Romi
"Iiih kamu apaan sih, siapa juga yang menggoda kamu, aku lagi perhatian suami ku yang ganteng ini, ternyata kalau lagi serius ekspresi nya lucu banget" Alika
"Jadi kamu sukanya lihat aku lagi serius, apa aku lagi senyum?" Romi merangkul pinggul alika yang makin seksi karena kehamilan nya makin membesar.
"Aku suka semua yang ada di diri kamu..." Jawab alika lalu mengedipkan matanya dengan genit nya
"Ooo...!" membuat Romi melemah seperti meleleh mendapat kedipan mata dari alika
"Genit ya kamu!" Seru Romi dan mengecup seluruh wajah alika.
Saat sedang bermesraan, tiba-tiba Kania datang mengagetkan sepasang suami istri yang sedang memadu kasih.
"Wah... mata ku tercemar adegan tidak senonoh" Teriak Kania
Alika langsung mendorong tubuh Romi agar menjauh dari nya.
"Hey, dek kamu kalau mau masuk ketuk pintu dulu, jangan asal nyelonong aja" Romi kesal dengan tindakan Kania
"Pintunya kebuka, salah kalian dong gak kunci pintu dulu sebelum bermesraan!" Kania tak kalah sewotnya
"Udah, udah" Alika menghentikan perdebatan kakak adik itu.
" Ada apa Nia?" Tanya alika kepada Kania
"Gak aku cuma mau mastiin aja kalo kalian juga dah siap buat berangkat" Kania antusias ingin segera berlibur
"Kenapa kamu harus ikut sih dek, ini kan acara baby moon aku sama alika" Romi berharap kania tidak ikut dengan mereka
"Iih apa sih , orang dalam pemain nya juga satu tim sama aku, ya kalau kalian berangkat aku juga berangkat
"Ya udah kita berangkat pake modal sendiri gak pake paket hadiah dari papa jadi kamu gak usah ikut" Romi
"Aaaa gak mau... aku dah siap begini, pokok nya aku harus ikut gimana pun caranya" Kania merajuk
"Okeh, tapi janji ya gak aneh - aneh, jangan merepotkan, jangan ganggu acara baby moon kita" Romi mengingatkan Kania
"Iya, iya..." Jawab Kania patuh.
__ADS_1
.
.
Setelah itu, waktu yang di tunggu pun tiba, waktu keberangkatan mereka berlibur ke Bali.
Andi sebenarnya juga ingin ikut berlibur bersama mereka, tapi semua tugas Romi di kantor Andi lah yang menghandlenya, jadi tidak memungkinkan nya untuk ikut.
Tapi rencana nya jika pekerjaan sudah selesai Andi dan yang lainnya akan menyusul ikut berlibur ke Bali.
.
"Ingat dek, ikut nimbrung bersama orang yang memadu kasih orang ketiga nya adalah setan" Andi menggoda Kania secara tidak langsung Andi menyebut Kania adalah setan nya
" Iih jahat banget sih kamu kak, ngatain Aku setan" Kania mengerucutkan bibirnya karena kesal
semua orang yang mendengar lelucon Andi hanya tertawa
.
.
Sesampai nya di Bali, di perjalanan dari bandara menuju hotel yang sudah mereka boking alika dan Kania begitu heboh, mereka menyusun rencana kegiatan apa saja yang ingin mereka lakukan setelah beristirahat di hotel.
Romi hanya diam mendengarkan dua wanita yang sedang sibuk menyusun rencana mereka.
"My honey, ko kamu diem aja sih, kamu kaya gak semangat gitu, kamu gak suka ya sama perjalanan kita ini?" Perotes alika
Alika Langsung menatap wajah Romi yang sedang menatap alika mereka saling tatap di prsekian detik, kemudian Romi bermain mata menggoda alika.
"Iiih kamu genit banget sih" Alika
"Kan kamu yang ngajarin...!" Romi Menarik Alika kedalam pelukannya.
"Hhhmmm!" Kania berdehem memberi kode bahwa di dalam mobil bukan hanya mereka berdua saja.
.
.
Sesampai nya di hotel, Romi melakukan check in, setelah itu saat mereka hendak masuk kamar hotel tiba-tiba Romi melihat tuan Carlos berada di sana, lalu Romi menyapa nya.
"Hay tuan Carlos, anda di sini juga..." Sapa Romi
"Ya, saya sedang mengajak ceri berlibur dan menginap di hotel ini" Jelas tuan Carlos
"Wah kebetulan sekali, saya, istri saya dan adik bungsu saya pun akan menginap di sini " Romi
"Ya pasti akan sangat menyenangkan kita bisa berlibur bersama" tuan Carlos
Kemudian tuan Carlos menyapa alika dan Kania
__ADS_1
"Hay nona alika, Hay nona cabe rawit..." Sapa tuan Carlos
"Hay tuan Carlos..." Balas Alika
"Hay tuan tua - tua keladi" Balas Kania sewot karena ia di panggil cabe rawit.
Romi merasa tidak enak hati kepada tuan Carlos, atas sikap Kania.
"Kania! jaga sikap mu, tidak sopan" Romi menegur Kania.
"Kakak gak denger, dia duluan yang manggil aku cabe rawit!" Kania tidak terima
"Maaf kan adik saya tuan Carlos" Romi meminta maaf atas sikap Kania
tuan Carlos malah tertawa " Tidak apa - apa tuan Romi!"
Kemudian ceri datang menghampiri mereka dengan berlari dan memeluk alika
"Anteu mami!" seru ceri
"Hey ceri, kamu dari mana nak?" Alika terkejut karena tiba-tiba ceri datang dan langsung memeluk nya.
"Aku dari toilet anteu!" Jawab ceri
"Kamu dah bisa ke toilet sendiri?" Tanya Kania
" Hay, kak Kania! ya ceri dah bisa sendiri " Jawab ceri sambil mengangguk meyakinkan semua orang
"Ceri anak pinter, dia sangat baik, tidak merepotkan sama sekali meski pun kami berlibur hanya berdua saja" Jelas tuan Carlos memuji Putrinya
Ya maka dari itu alika dan Romi, bahkan Kania sangat menyukai ceri, ia anak pinter, pandai berbicara dengan lawannya, sangat pengertian, meskipun usia nya masih sangat kecil, celotehan nya kadang bisa membuat orang dewasa tertawa ketika mendengarnya kecerdasan nya memahami situasi kadang di luar dugaan.
Ceri mengajak, semua orang untuk makan bersama nya di restoran di hotel tersebut, tapi Romi menolak nya dengan lembut.
"Ceri sayang, om sama anteu baru saja sampai belum menaruh barang - barang kami ke kamar, kami harus menaruh barang - barang kami dulu ke kamar, anteu mami juga kan sedang hamil, jadi dia bisa cepat lelah, maka dari itu anteu mami harus istirahat dulu, nanti setelah cukup istirahat kami janji akan pergi berlibur dengan mu" Romi memberi pengertian panjang lebar agar tidak menyakiti perasaan ceri
"Oo gitu ya om ganteng! ya udah kak Kania aja ya! yang temani ceri makan" Ceri mengerti dengan penjelasan Romi, lalu meminta Kania lah yang menemani nya
"Hah aku?" Kania terkejut mendengar nya sebab dia tidak ingin harus bersama - sama dengan tuan Carlos, karena sudah pasti ceri makan akan di temani papinya juga.
Tapi Romi meminta agar Kania ikut makan bersama ceri dan tuan Carlos.
Sebenarnya Kania ingin menolak nya karena ia pun ingin merebahkan tubuhnya terlebih dahulu, setengah melalui perjalanan yang lumayan melelahkan.
Tapi ia tidak tega melihat ceri yang terus saja merengek, meminta kania untuk menemani nya makan, dengan terpaksa Kania mengiyakan keinginan ceri, dan menitipkan barang bawaan nya kepada romi dan alika untuk di bawa ke kamar nya.
....
Hay kawan!!! jangan lupa ritualnya tinggalkan jejak mu dengan cara like, vote, komen, tekanan ❤️, dan hadiah nya juga ya! jangan lupa pula kasih bintang lima nya juga...
gak usah banyak-banyak 🤭🤭🤭 Karen kalau bintang nya tujuh jadi mereka obat wakwak....
__ADS_1