
Alika memang telah masuk dalam perangkap
Melly,,,! rencana Melly berjalan lancar sesuai keinginan nya, namun hasil akhirnya tidak sesuai harapannya...!
Setelah bermanja-manja di pangkuan Romi alika memang candu dengan bau parfum Romi sehingga membuat alika sedikit lebih tenang, kepala alika yang terasa berat menjadi lebih baik,
" Kamu minum alkohol...?" tanya Romi sembari melihat wajah alika memastikan respon dari alika.
Alika menggelengkan kepalanya
" Aku cuma minum soda kok,,, tapi rasanya aneh sekali, kata Melly soda disini memang begitu rasanya, Melly terus saja memaksa ku untuk meminumnya, ya karena terus saja di paksa aku minum walaupun cuma sedikit-sedikit, kepalaku jadi pusing begini, aduuh...!" karena pengaruh minuman alkohol, Alika jadi dirinya sendiri, tidak ada yang di tutup-tutupi, bicara sejujur-jujurnya.
" Polos sekali kamu honey....!" ucap Romi
" Ayo kita pulang...!" ajak Romi.
" Gendong...!" pinta alika dengan manjanya karena tubuhnya lunglai.
Romi membangunkan alika dari pangkuannya, lalu Romi berjongkok untuk menggendong alika di punggungnya.
" Click,,,! merepotkan sekali kamu!!!" gumam Romi saat alika sudah berada di punggungnya dan melingkarkan tangannya di leher Romi.
Padahal hatinya sungguh senang alika bermanja-manja kepadanya. walaupun sebenarnya ia sangat kesal kepada Melly yang telah mengerjai alika.
Semua tamu riuh,,, melihat pemandangan Romi menggendong Alika di punggungnya
" So sweet sekali mereka...!" ucap salah satu tamu
" Ciiyee... ciiyee....!" ada juga yang mengolok mereka.
Kemudian riuh suara sorakan dan tepuk tangan dari mereka semua.
Membuat Robert dan Melly menjadi sangat muak melihatnya
Lalu Robert berjalan mendekati Romi berniat untuk mengolok dan mempermalukan Romi.
" Hey,,, Romi Rahardian,,,,!!! " teriakkan Robert menghentikan langkah Romi yang akan pergi meninggalkan acara pesta sambil menggendong alika.
" Anda terlihat gagah perkasa dari penampilan anda, di tambah kekuasaan bisnisnya yang terkenal pengusaha muda yang sukses... ha ha ha, tapi cuih...! (Robert meludah mengejek Romi) kenyataannya sungguh memalukan...!" Robert menghina Romi
" Apa maksud mu...?" tanya Romi mulai terpancing emosi.
" Romi tidak pernah bersenang-senang di tempat seperti ini, bukan karena dia alim...! kalian tau kenapa...? ha ha ha karena dia gay seperti gosip yang beredar tentangnya,,,!" Robert mulai mempermalukan Romi dengan ocehannya.
Semua tamu riuh menggunjing... Romi.
Karena hubungan sesama jenis di larang hukum dan agama.
__ADS_1
" Jaga ucapan mu...!" Romi menahan emosi
" Buktinya selama ini kita semua tidak pernah mendengar Romi punya kekasih,,,! sekali nya kita mendapat berita dia sudah menikah, tapi pernikahannya di rahasiakan...! kalian dengar ucapan istrinya tadi, selama menikah dengan Romi, dia tidak pernah menyentuhnya, apa coba kalau bukan gay,,,! mana mungkin pria normal akan membiarkan isteri sahnya, apalagi wanita secantik nona alika,,,! pikir paket logika dong ...!
eeh istri sah,,,,? apa iya nona alika istri sahnya ! apa cuma akal-akalan dia saja untuk menepis gosip tentang dirinya...! ha ha ha Romi.... Romi....! sudah ketahuan yang sebenarnya kamu itu seorang gay...!" Robert berhasil mempermalukan Romi.
" Kurang ajar....!" Romi sungguh sangat kesal ingin rasanya Romi menghajar Robert tapi Romi tahan karena sedang menggendong alika di punggungnya.
" Sudah tuan jangan dengarkan dia kita pulang saja, kepala ku pusing sekali...!" ucap alika merengek di telinga Romi.
Membuat Romi mengurungkan niatnya untuk menghajar Robert
Kemudian Romi melanjutkan langkah nya untuk bergegas pergi.
Melihat Romi tidak meresponnya, membuat Robert semakin geram kepada Romi, dan berusaha menahan romi untuk tidak pergi.
" Romi,,,, ! jika kamu tidak tertarik kepada nona alika biarkan dia di sini, dengan senang hati aku akan memungutnya...!" Robert masih saja menantang Romi.
" Bangsat...!" Romi sudah sangat emosi dan terdiam.
" Tuan... ayo pulang...!" Alika merengek minta pulang karena menyadari Romi menghentikan langkahnya.
Kemudian Romi berjalan kembali... Robert malah berlari ke arah Romi berusaha meraih alika.
Tentu saja Romi tidak membiarkannya.
Alika merintih kesakitan karena tenaga keduanya sangat kuat.
Robert sengaja hanya menarik baju alika dengan kuatnya sampai terjadi robekan baju alika di bagian bahunya cukup besar sampai bahu alika terekspos dan kancing baju alika terlepas semua... kerudung alika pun sampai terlepas karena tertarik Robert.
Menyadari hal itu Romi menurunkan alika dari gendongannya dengan terus mendekap alika untuk menutupi tubuh Alika, dan membuka jasnya lalu memakaikannya kepada alika.
" Berengsek,,, sekali kamu...! lihat saja nanti, apa yang akan aku lakukan...!" Romi sangat marah tapi tetap menahannya karena alika jadi korban kekerasan.
" Ayo Romi kenapa harus nanti...! lawan aku Romi sekarang...!" Robert belum puas dan terus saja menantang Romi.
Romi tidak menggubris perkataan Robert dan tetap berlalu dengan membopong alika keluar dari sana.
Romi membantu alika masuk kedalam mobil kemudian baru dirinya yang masuk.
Alika terisak menangis
" Honey...! kamu tidak apa apa...?"
Alika menggelengkan kepalanya.
Romi menghubungi yunas dan menceritakan kejadian yang baru dia dan alika alami.
__ADS_1
Romi memerintahkan yunas untuk mengurus semuanya. untuk memperkarakan Robert karena tindakannya sudah sangat keterlaluan.
Jika hanya mempermalukan dan menghinanya, Romi masih bisa terima tapi Robert sudah melecehkan, merendahkan harga diri Alika.
yunas langsung mengutus para bodyguardnya untuk ke tempat kejadian dan mencari bukti-bukti yang akurat rekaman CCTV dan rekaman kamera headphone dari para tamu, meminta kesaksian dari para tamu dan semua kesaksian para tamu sama seperti kejadian sebenarnya.
...
" Pak Edy kita pulang ke apartemen ku,,,!" interuksi dari Romi
" Aku pengen pulang,,,!" ucap alika
" Iya kita pulang tapi pulangnya ke apartemen aja ya, dengan keadaan seperti saya Takut mama akan khawatir atau panik melihat kondisimu seperti ini, dan tidak akan bisa tidur, apa lagi papa tidak akan terima jika kita menjelek-jelekan Robert, karena Robert keponakan semata wayangnya, biar mereka tau setelah proses hukum berjalan, dan semua bukti akurat.!" Romi menjelaskan dengan lemah lembut kepada alika.
Romi menghubungi yunas kembali agar membawakan baju ganti untuk alika.
" Tuan ini kan sudah malam saya tidak enak sama mama jika harus berkunjung ke rumah mengambil pakaian ganti untuk nona alika...!" yunas perotes
" Jangan ke rumah botol...!" bentak Romi
"Lalu kemana ini kan sudah malam...!" masih perotes yunas
" Pinjem baju istri mu...!" ide Romi
" Oo baiklah... tapi tuan pakaian seperti apa...?" tanya yunas bingung.
" Jangan tanya saya,,,!" Romi
" Terus tanya siapa...! " yunas masih bingung
" Tanya istri mu...!" Romi marah dan menutup sambungan teleponnya
" iIstr ku...!" gumam yunas
" Okelah kalau begitu,,,! " kemudian yunas setuju dengan apa yang di ucapkan oleh Romi.
Yunas langsung menjalankan tugasnya, karena jika Romi sudah menurunkan perintah, sudah tugas yunas menjalankannya, karena setiap perintah Romi adalah hukuman bagi yunas.
....
Hay para AL...✋ jangan lupa ritual nya ya,,, tinggal kan jejak mu dengan cara like, vote, komen ya di kolom komentar...
othor tunggu ya...
terimakasih 🙏🙏🙏
love you...
__ADS_1
😘😘😘