
setelah selesai makan alika berniat untuk membereskan semuanya namun Romi mencegah nya, dan memanggil Nina agar Nina yang melakukan nya
Nina mengetuk pintu lalu Romi mempersilahkan masuk.
" Permisi tuan,,,!" Ucap Nina basa-basi
Romi hanya mengangguk alika tersenyum menyambut Nina
" Maaf ya Nina merepotkan mu...!" ucap alika merasa tidak enak hati
" Ini sudah tugas saya nona...!" jawab Nina
Romi sendiri hanya menatap Nina dengan tatapan mata tajam, membuat Nina tidak ingin berlama lama beranda di sana.
dengan tergesa Nina segera melakukan tugas nya dan segera keluar dari sana...
" Padahal dia (Romi) ganteng banget idaman para wanita, tapi kenapa di tatap oleh nya seperti sedang berada di tempat angker,,, iih serem banget...!" gumam Nina saat sudah keluar dari kamar Romi.
setelah Nina keluar tinggal lah Romi dan alika berdua
Romi menatap alika dengan senyum yang penuh arti, membuat alika salah tingkah.
"kenapa tuan,,, ko liatin aku nya kaya gitu...?" tanya alika yang merasa risih
" Sekarang enak nya ngapain ya,,,? mandi udah, solat Isa udah, makan juga udah... mau tidur belum ngantuk, masih sore...!" ucap Romi memancing reaksi dari alika
"Terus mau ngapain doang...?" Tanya alika curiga
Romi:"Kita olahraga malam yuk...!"
Alika : "๐คจ๐คจ๐คจ ???"
Romi:"Biasa aja kali...!"
lalu Romi menarik alika kedalam pelukan nya dan mencium ubun-ubun alika berkali-kali karena gemesnya melihat alika.
alika pun merangkul pinggang Romi.
Romi bercerita bahwa dirinya sangat cemburu kepada yunas ketika yunas mengantar alika pulang dari apartemen.
" Kenapa tuan cemburu,,,! kalau tuan menyuruh yunas bertanggung jawab atas keselamatan saya berarti tuan percaya dong sama dia ko malah cemburu sih...!" perotes alika mendengar cerita Romi
"Ya gimana saya gak cemburu coba,,, sweater yang kamu pake saat itu couple-an sama si botol,,,,! terus berani beraninya dia muji muji kamu segala! bilang kamu keren, ya walaupun emang bener sih!, kamu keren banget...!" Romi memberi tau alasan nya
" Emang iya couple-an,,,! masa sih ...?" Alika sama sekali tidak menyadari nya sampai detik itu, karena hati dan pikiran nya hanya fokus dengan sikap Romi yang tega menyakiti nya
"Ya saya tau semua nya,,,! karena ada CCTV di sana, sweater itu sengaja saya beli couple-an sama yunas, sebagai hadiah ulang tahun untuk yunas..! kenapa dari sekian banyak nya baju dan sweater di sana kamu malah pilih memakai yang itu dan saat yunas mengenakan nya juga...!" Romi bicara dengan nada kesal
"Ya mana saya tau...!"jawab alika santai.
__ADS_1
membuat Romi kesal mendengar nya alika tidak peduli dengan perasaan nya.
Romi jadi berubah mood, jadi cemberut merajuk tanpa alasan.
"Sayang...! ko ngambek sih...!" ucap alika yang menyadari bahwa Romi merajuk dan Romi malah memalingkan muka.
Alika menyadari Romi begitu cari perhatian, alika pun tau apa yang harus ia lakukan.
Romi semakin jual mahal tidak merespon alika, padahal hatinya sangat senang mendengar alika memanggil nya dengan sebutan sayang...!
Alika menyentuh wajah Romi dan memalingkan nya ke wajah alika. Romi tetap memalingkan pandangannya tidak melihat ke wajah alika.
dan sekilas alika mengecup bibir Romi, agar Romi memberi respon kepada nya, ya di seperkian detik Romi sempat tercengang tidak percaya dengan apa yang alika lakukan kepada nya.
"Apa itu,,, ko kaya gitu sih cara nya,,,! sini aku ajarin cara ke-cup bibir yang bener tuh gimana...!" ucap Romi mencari kesempatan.
lalu Romi mendekatkan wajah nya ke wajah alika, karena ingin melihat respon dari alika...
Alika malah tersenyum manis seakan menantang Romi...!
"Boleh siapa takut...!" bisik alika di telinga Romi
padahal jantung nya berdetak sangat kencang,
walaupun Romi sering melakukan nya kepada alika tapi tetap saja jantung alika berdebar kencang saat Romi melakukan itu kepada nya.
"Waw,,,! sudah mulai genit ya kamu,,, bikin aku gak bisa nahan...!" Jawab Romi berbisik di telinga alika
***warning 21\+\+\+\+
mohon bijak dalam membaca***
lalu Romi membopong tubuh alika ke tempat tidur dan menidurkan nya di sana, dengan posisi duduk Romi menghadap ke arah alika mendekatkan wajah nya ke wajah alika, dan mengecup kening Alika, kemudian mengecup kedua mata alika yang alika pejamkan sambil merasakan sensasi sentuhan Romi.
lalu Romi mengecup kedua pipi alika dengan lembut nya dan beralih ke bibir manisnya alika.
perlahan dan berkali-kali Romi me****** bibir merah alami yang terasa manis dan membuat nya candu, me****t nya perlahan dengan nafas yang bergemuruh...
Alika pun makin tenggelam dalam permainan Romi, reaksi yang di berikan alika membuat Romi makin bersemangat melakukan aktivitasnya.
menjadi semakin bergairah, dan sedikit menggigit bibir alika, sehingga membuat alika membuka mulutnya, Romi tidak menyia-nyiakan kesempatan ia bermain mengabsen seluruh bagian mulut alika... membuat alika ngos-ngosan seperti kehabisan nafas...
kemudian romi bermain turun kebagian leher, Romi tidak melewatkan satu bagian pun dari bagian itu, tangannya me**** bagian dua gunung kembar yang terasa lunak dan kenyal, yang membuat alika tidak bisa mengontrol reaksi tubuh nya, yang melenguh
"Aaaahhhh...!" satu kata berhasil keluar dari mulut alika
"Ssssttt aaah....!" Alika men*****
Romi pun berlanjut bermain di area bawah pusar.
__ADS_1
membuat si Otong semakin berdiri tegak.
"ssssttt,,,, aaah,,,, tuan...!" Alika kembali mengeluarkan kata itu
kini tak ada sehelai benang pun yang membatasi jarak antara mereka berdua
dan romi sudah siap memasukkan si Otong
"Honey,,, boleh ya,,,!" Romi meminta izin terlebih dahulu kepada alika
Alika hanya mengangguk karena ia merasa malu.
"Aku mulai sekarang ya honey...!" Romi memberi aba-aba
dan mulai memasukan si Otong secara perlahan, alika menegang merasa was-was, karena walaupun bukan yang pertama alika masih merasakan rasa sakit.
"Tenang honey...! tahan ya nih sakit nya tidak akan lama...!" Romi menenangkan alika
setelah seluruh bagian Otong masuk sempurna di mi** * Alika, Romi melakukan gerakan menarik turun kan tubuh nya secara perlahan, sampai tubuh alika kembali melemas kembali dan mulai terbiasa dengan gerakan Romi
" aaaahhhh...!"
"ssssttt....!"
suara itu keluar dari mereka berdua...!
"Honey aku percepat ya,,,!" Romi memberi aba-aba lagi.
Alika hanya mengangguk
dan romi mempercepat gerakan nya, sampai terjadi lah semburan muntahan si Otong di mi** * alika.
dengan nafas tersengal tubuh Romi ambruk di atas tubuh alika, bersama dengan keluarganya muntahan si Otong, mereka berdua telah mencapai puncaknya bersama.....!
"hah,,, hah,,, hah,,,!" nafas mereka berdua terengah-engah...!
kemudian Romi bangkit dan menciumi wajah alika...
"Terimakasih honey...., aku sayang kamu....!" ucap Romi merasa sangat senang dan bahagia.
dan malam kedua pemersatu mereka tidak ada air mata, karena alika pun terlihat sangat happy, terlihat seutas senyum selalu terpancar di wajah alika.
...
***jangan lupa ritual nya ya! tinggalkan jejak mu dengan cara like, vote, komen... !!!
terimakasih atas dukungan nya ๐๐๐
love you ๐๐๐***
__ADS_1