
Penyesalan terjadi karena kita merasa segala sesuatunya bisa lebih baik jika melakukan sesuatu yang berbeda di masa lalu. Penyesalan adalah keadaan pikiran atau emosional negatif yang melanda diri sendiri.
...****************...
Romi begitu menyesali tindakan nya yang tak mempedulikan alika saat mengejar nya.
Dokter memeriksa keadaan alika, dan kondisinya sudah mulai setabil.
"Bagaimana kondisi istri saya Dok?" Tanya Romi ketika melihat dokter telah selesai memeriksa alika.
"Sekarang kondisinya sudah setabil, istri anda sepertinya kelelahan, tadi tekanan darah nya rendah, mungkin karena perasaan syok, terkejut, dan semacamnya jadi sarap-sarapnya menegang, itu sangat berpengaruh kepada sang janin dan mengakibatkan konteraksi kepada kandungan istri anda, saya sarankan untuk menjaga perasaan nya, jangan membuat beliau, stres, tegangan dan sebagainya, beliau harus benar-benar rileks dan buat ia selalu bahagia" Terang dokter.
Romi hampir menangis di hadapan dokter ketika mendengar semua penjelasan dari dokter, karena rasa bersalahnya ia sadar semua tindakannya itu lah penyebab kondisi alika sekarang.
"Terimakasih dok" Kemudian ucap Romi
"Oke, biarkan istri anda istirahat dulu karena kondisi masih lemah, setelah istirahat cukup beliau akan segera pulih, jangan khawatir tuan istri anda baik-baik saja" Ucap dokter lalu pamit meninggalkan Romi setelah meresepkan obat untuk alika agar di ambil di apotik.
Romi kembali ke ruangan rawat inap, ia melihat kedua wanita yang ia sayangi sedang terlelap tidur, alika tidur tentunya di bed rumah sakit, sedangkan Kania tidur dengan posisi duduk di kursi di samping alika dengan memiringkan kepalanya satu bantal dengan alika.
Kania merasa sangat lelah setelah melalui apa yang terjadi hari ini. sampai ia tertidur di samping alika dengan posisi seperti itu
Sambil memandang wajah dulu wanita yang Romi sayangi, ia kembali teringat semua penjelasan dokter tentang penyebab kondisi alika, Romi pun kembali mengingat semua tindakan nya kepada dua wanita yang sedang ia pandangi terutama pada alika.
Romi Sungguh sangat amat menyesalinya sampai ia tak kuasa lagi membendung air matanya yang sedari tadi ia tahan agar tidak terjatuh.
Romi menangis sesenggukan padahal ia sudah berusaha menahan tangisnya agar tidak membangunkan dua wanita yang tidur di hadapan nya.
Tapi meskipun Romi berusaha tidak mengeluarkan suara dalam tangisnya, tetap saja Alika dan Kania mendengar mendengar isakan nya, membuat mereka berdua (alika dan Kania) terbangun dari tidurnya.
"Kak Romi!" Seru Kania pelan
"my honey!" seru alika lirih
mendengar seruan dia wanita yang ia anggap sedang tidur Romi berusaha menghentikan tangisnya.
"Iya?" Jawab Romi dengan suara bergetar karena mengontrol emosi nya
"Kakak baik-baik aja kan!" Kania bertanya karena bingung melihat Romi menangis tersedu-sedu seperti itu, semur hidup Kania selama jadi adik Romi, baru kali ini Kania melihat Romi serapuh itu.
"Apa ada yang sakit honey?" Tanya alika khawatir melihat Romi sampai menangis seperti itu.
mendengar pertanyaan dari dua wanita itu, tangis Romi makin pilu
__ADS_1
Romi menganggukkan kepala sambil menahan tangis yang semakin pilu, sebagai jawaban dari pertanyaan alika.
"Apa yang sakit my honey?" Tanya alika makin merasa khawatir
Romi tak sanggup berkata ia hanya menepuk-nepuk dadanya.
Membuat Kania merasa bersalah, karena ia pikir Romi kesakitan pasca ia memukuli dada Romi.
Kania bangkit dari duduknya dan menghampiri Romi," maaf kan aku kak telah menyakiti mu" Kania merasa sangat bersalah.
Romi menggelengkan kepalanya
"Bukan dek bukan karena mu!" Ucap Romi
"Karena aku!" Seru alika menunjuk dirinya dan mengingat kesalahan nya yang mengutarakan perasaannya terhadap tuan Carlos.
Alika langsung bereaksi ingn bangun dari posisi tidur nya, ia ingin menjelaskan alasan atas ucapannya.
"Tidak honey bukan karena itu" Ucap Romi sambil menghampiri alika dan tidak memperbolehkan nya bangkit.
Romi menggenggam tangan alika dan menciuminya sambil terus menangis.
"Maafkan aku honey, aku benar-benar menyesal, aku bodoh sekali honey sampai membuat mu seperti ini, benar kata mu dek, aku egois, aku pengecut, aku gak tau diri" Ucap Romi meminta maaf menyesali kesalahannya, mengumpat dirinya sendiri.
Mendengar ucapan Romi alika dan Kania ikut menangis karena rasa haru.
suasana makin haru di warnai Isak tangis dari ke tiga nya...
.
.
.
Di kota keluarga Rahardian tinggal.
Andi sibuk dengan setumpuk pekerjaan, rasa lelah, letih menguasai nya.
Rasanya ingin sekali Andi menghabiskan waktu untuk sekedar tidur dan berleha-leha meski hanya sebentar saja, tapi apalah daya pekerjaan yang menumpuk memaksanya untuk tetap Bekerja.
Karena semua pekerjaan Romi kini Andi semua yang menghandlenya.
"Oo tuhan! ternyata seperti ini rasanya jadi kak Romi, setiap hari harus menghadapi begitu banyak pekerjaan, mencari solusi terbaik dari setiap kendala yang terjadi di perusahaan, membuat kepala ku penat sekali" Andi berbicara sendiri membayangkan Romi yang mengerjakan pekerjaan serumit itu setiap hari bahkan sedari Romi masih berstatus sebagai pelajar.
__ADS_1
"Apa gak pecah tuh pala, aku yang baru sehari aja udah menyerah rasanya" Andi ngedumel sendiri.di sela-sela kesibukannya nya
Andi tak bisa mengerjakan semua pekerjaan Romi, karena selama ini ia bekerja selalu santai, tak jarang jika pekerjaan nya ya kunjungan clear pada akhirnya harus Romi juga yang meneteskan nya.
Di saat Andi sedang mengeluh yunas masuk ke ruangannya menyodorkan beberapa berkas yang harus ia pelajari untuk pembahasan proyek baru.
"Huuaa... pak yunas apa lagi ini, yang setumpuk ini aja belum clear, udah di tambah lagi..." Perotes Andi kepada yunas sambil meregangkan otot-ototnya yang terasa kaku
Yunas hanya tersenyum menanggapi nya.
"Siapa suruh anda lelet, contoh tuan Romi selalu cekatan dalam pekerjaan nya, selalu sesali tepat waktu!" Ucap Romi membanggakan tuanya
"HHmmm Sekarang saya ya tuan anda, jadi jaga bicara anda kalau mau karir anda aman" Andi berucap dengan nada bercanda.
yunas malah terkekeh mendengar nya " hahaha.."
"Hey,,, kamu malah ngetawain saya!" Seru Andi dengan ekspresi wajah cemberut
"Abis anda lucu mas, ada juga anda nanti yang di pecat karena kerjaan terbengkalai" Yunas mengingatkan Andi
"Iya Sih, tapi gak papa deh nanti saya malah jadi pengangguran bahagia, bebas mau ngapain aja, liburan kaya mereka sekarang, uuh! senangnya" Andi malah menghalu
"Dasar aneh jadi pengangguran kok bangga"
Gumam yunas
"Udah saya permisi dulu, selamat bekerja keras" Yunas pamit
"Pak yunas!" Seru menghentikan langkahnya pak yunas yang akan keluar.
"Ada apa?" Tanya yunas menghentikan langkahnya dan kembali berbalik ke arah Andi
"Anda sudah tidak sopan sama saya tadi ngetawain saya, sebagai hukum nya anda harus bantuin saya clear kan pekerjaan saya'" Andi mengada-ngada.
yunas tersenyum sinis "HM,,, dari mana aturan nya kaya gitu, sorry ya saya juga sibuk!" Yunas menolak lalu pergi
"Sial..." gumam Andi kesal
"Dia pikir bisa membodohi ku, sorry ya jangan harap..." Batin yunas sambil mencibir
Itu pelajaran buat Andi agar lebih bisa menghargai waktu dan pekerjaan, karena selama ini anda bekerja terlalu berleha-leha.
...
__ADS_1
Mohon dukungan nya ya kawan tinggalkan jejak mu, dengan cara like, vote, komen di kolom komentar di setiap bab nya.
Terimakasih 🙏🙏🙏