
Setelah meminum obat, Romi meminta alika tidur di kamar nya, karena Romi tidak tega membiarkan Alika tidur di ruang tv sendirian.
Tapi alika menolak nya, dan bersikeras untuk tetap tidur di ruangan itu dengan alasan takut di ketahui orang, jika ia tidur satu kamar dengan Romi.
" Kenapa,,,? kita kan dah nikah, sah - sah aja kan ! kalau kita tidur satu kamar..." Ucap Romi
" Ya,,, tapi kan cuma pak Yunus sama pak Edy doang yang tau,,, kalau yang lain tau kan jadi berabe urusan nya " jawab alika menolak
" Bu sari bisa nya nemenin saya tidur kalau saya lagi sakit,,, lagian kita melakukan pernikahan memang untuk mencegah fitnah kan... !" Romi mencari alasan supaya alika mau tidur dengan nya
" Oke,,,! saya temenin tuan tidur, tapi disini aja ya..." Alika memelas agar Romi mau menuruti nya. Karena sebenarnya alika juga takut tidur sendiri di sana.
Romi berpikir sejenak 🤔
" Oke,,, tapi aku tidur nya pengen di peluk " Romi sengaja mengerjai alika
(Ya tuhan ni orang gak pernah tulus kaya nya, sekali nya nurutin orang pasti harus ada aja imbalannya, gak mau rugi banget 😏) batin Alika
" Oke,,,!!! " Jawab Alika merasa di tantang oleh romi
Karena Alika pantang menyerah lalu menyanggupi tidur memeluk Romi
Karena ia pikir Romi pun memang suami sahnya, jadi gak dosa kan...?
Romi mulai berbaring dan bersiap untuk tidur...
Sama halnya dengan alika, berbaring dengan posisi miring menghadap Romi dengan menyilangkan kedua tangan nya di dada...
Romi pun mengerti apa yang alika pikirkan...
Dan Romi malah sengaja merapatkan tubuhnya dengan tubuh Alika sehingga wajah Alika benar benar menempel di dadanya, Romi pun melingkarkan tangan nya di pinggang Alika dan menumpang kan kakinya di kaki Alika, (seperti posisi memeluk guling) sambil tersenyum jail...
Tentu saja Alika merasa risih dan jantung nya berdebar kencang... Namun Alika tau Romi sedang menjailinya jika ia berontak Romi akan semakin jail, karena itu Alika berusaha untuk tenang dan pasrah...
Di seperkian detik mereka merasakan satu ketenangan dengan mengirup aroma tubuh masing-masing, Romi merasa nyaman dengan posisi itu, begitu juga alika
Tak lama alika merasakan sesuatu dibawah sana, benda tumpul yang terasa bergerak semakin lama semakin keras
Ya Romi lelaki dewasa normal, wajar saja jika berdekatan dengan wanita si Otong bangun 🤭,
( " Gila nih si Otong langsung menegang, tau dia kalau ada sinyal,, sabar ya tong belum waktunya,,, ") Romi bicara dalam hati seakan bicara dengan benda tumpul yang mengeras
Alika merasa panik karena merasakan hal itu...
Alika berpikir bagaimana bisa keluar dari situasi itu..
Alika pun bertanya...
" Tuan ...!!! " Ucap Alika
" Mmm...." Jawab Romi
" Apa anda merasakan sesuatu...? " Tanya alika berusaha mencari cara...
__ADS_1
" Ya... Saya sedang berusaha mengendalikan nya " jawab Romi...
" Apa kamu mau saya melakukan nya " Romi balik bertanya...
Alika menelan ludah kasar karena panik mendengar pertanyaan Romi...
Tapi bukan Alika nama nya kalau tidak bisa bersikap tenang...
" Oo... Jadi tuan sama Bu sari kaya gini ya,,, pantesan tuan umur segini belum punya istri ternyata seleranya Bu sari "
Ucap alika memancing emosi Romi
Romi langsung menunduk dan memandang wajah Alika yang ada di bawah dagu nya dan berucap
" Apa maksudnya kamu ngomong kayak gitu... " Emosi nya mulai terpancing...
" Ya kan...!!! Tadi tuan bilang Bu sari suka nemenin tuan tidur, berarti ,,, berarti tuan sering dong kaya gini ma Bu sari " ucap Alika berharap Romi marah dan melepaskan pelukannya
" Ccckkkk,,, kurang asem kamu ya,,,! Kalau saya sering kaya gini ma Bu sari dia dah bunting kali Ama saya,,, siap bilang saya belum punya istri !!!, kamu lupa kalau kamu istri sah saya " Romi mulai terpancing emosi nya
" Oo gitu... Ya bisa jadi Bu sari KB, atau tuan nya yang...!!! " Ucap alika terhenti di hentikan Romi
" CUKUP,,, kalau saya mandul ayo kita buktikan sekarang,,, " ucap Romi sambil mempererat pelukan nya dan menciumi wajah Alika dengan kasar, karena merasa di remehkan oleh Alika
Alika memelas
" Hentikan tuan saya mohon...🙏" Alika memohon
Melihat ekspresi alika Romi jadi tidak tega
Lalu Romi berucap
" Pikiran kamu tuh kotor bersihin sana ! " Ucap Romi kesal dan membalikkan tubuhnya membelakangi alika...
Karena Romi pun memang takut tidak bisa mengontrol diri jika terus terusan di posisi tadi.
Romi tidak mau memaksa Alika untuk melakukan nya, karena alika terlihat tidak siap, Romi pun tau alika tepaksa pasrah saat Romi memeluknya.
Semtara alika tersenyum penuh kemenangan karena berhasil lepas dari pelukan Romi.
Alika takut terbawa suasana, terbuai, dan tidak bisa mengontrol diri, jika berada terus di pelukan Romi, sementara Romi sendiri sudah menunjukan reaksi ke arah malam pertama, siapa tau Romi akan berusaha mencari kesempatan dan melakukan nya.
" Jangan kesenangan kamu,,, ayo peluk saya dari belakang " perintah Romi
Alika langsung cemberut dan terpaksa menuruti perintah Romi, dari pada Romi yang memeluk nya.
Romi mencibirkan bibir, dan mulai terlelap...
("Kamu pikir bisa lepas dari saya") batin Romi.
Alika yang berniat akan melepaskan pelukan nya setelah Romi lelap tertidur, tapi kenyataannya ia pun ikut terlelap...
Saking lelap nya mereka sampai kesiangan karena tidur terlalu larut.
__ADS_1
Sampai seluruh penghuni rumah bangunan dan melihat alika dan romi tidur berdua.
Sampai tidak menyadari posisi mereka pun berubah, posisi Alika yang telentang dan Romi yang memeluk alika seperti memeluk guling...
Mamah Ranti yang di beri tau oleh kania, kalau alika dan romi tidur berdua, dan berpelukan langsung heboh...
Semua berkumpul menyaksikan adegan itu. sementara Romi dan alika masih terlelap
Andi, Kania, dan Melly malah sibuk memotret mereka yang sedang terlelap
" ROMIIII... ALIKA... " mamah Ranti berteriak membangun kan mereka
Karena merasa namanya di teriaki, alika langsung membuka mata, dan melihat seluruh penghuni rumah sudah berkumpul menyaksikan ia tidur dengan Romi.
Alika langsung bergegas bangun dan berdiri .
"maaf Bu,,, ini tidak seperti yang ibu sangka,,, tuan Romi semalam demam, dan minta saya menemani nya tidur" alika menjelaskan sambil menundukkan wajah karena malu tertangkap basah.
Sementara Romi hanya menggeliatkan badan nya.
Masih dalam posisi tidur.
" Tuan ayo bangun jelasin sama semuanya " alika membangunkan Romi
Romi bangun dengan santai nya...
" Kenapa sih heboh banget cuma masalah tidur aja... Saya kan gak ngapa-ngapain kamu,,, kamu nya juga lagi datang bulan, liat aja seprei nya kotor gak...! " Ucap Romi
Semua menginat kejadian Alika yang tebus saat melakukan permainan.
"Tapi kalian bukan muhrim" jawab mama Ranti
" Alika kamu jangan mau aja kalau Romi nyuruh yang aneh aneh " ucap mama Ranti lagi
" Iya Bu...!!! Maaf kan saya " jawab alika masih tertunduk
" Eeh kamu malah dosa kalau gak nurut sama saya..." Romi mengingatkan alika
" Ya,,, kalau kalian mau !!!, mama dengan senang hati akan menikah kan kalian " jawab mama Ranti
" Gak usah,,, aku bisa nikahi dia tanpa restu kalian...!" ucap Romi lagi dan memang begitu kenyataannya.
" ROMI....!!! " teriak mama Ranti kesal
Lalu papa Bagas memegang kedua bahu mama Ranti dari belakang tubuh mama Ranti, agar tentang menghadapi Romi.
"Apaan sih teriak teriak " ucap Romi sambil berlalu santai, tidak memperdulikan semua orang.
Semtara yang lain hanya diam, menyaksikan perdebatan ibu dan anak itu.
Setelah Romi berlalu pergi,,, Mama Ranti pun menyuruh alika membersihkan diri, dan bersiap karena tuan Carlos akan segera datang menjemput nya untuk menepati janjinya nya kepada ceri putri tuan carlos.
jangan lupa tinggalkan jejak mu ya reders...
__ADS_1
dengan cara vote, like, dan komen...
biar author tambah semangat dan tetap bisa update... makasih 🙏🙏🙏