
Di IGD alika langsung di tangani oleh Dokter, di pasang selang infus, dan karena ia pun sesak nafas maka di beri bantuan pernafasan yaitu dengan di pasang pula selang oksigen.
Dokter mulai melakukan pemeriksaan, dan bertanya kepada Gani bagimana awal mula pasien bisa tak sadarkan diri. Gani pun menceritakan kejadian nya
Kemudian Doktor melakukan tes darah.
dan barulah dokter mengetahui penyebab melemahnya kondisi alika. dan ternyata di karena kan rupanya alika sedang hamil.
Selain dengan urine, juga dapat melakukanย tes darahย untuk mengetahui status kehamilan. Sama seperti tes kehamilan dengan test pack, tes darah ini juga mendeteksi kehamilan dengan mengukur kadar hormon HCG dalam darah. Selain itu, ada juga tes darah kualitatif yang memberikan jawaban apakah seseorang pasien hamil atau tidak.
Dokter memanggil perwakilan dari alika dan memberi tau kan kondisi alika...
Saat itu yang menemui dokter Alif dan Buna Tiya yang baru saja sampai di sana.
.
.
Sebelumnya dua keluarga datang secara bersamaan dan langsung menuju ke ruangan tunggu ICU menemui Bu sari dan pak Edy yang menunggu di sana.
Sementara Gani membawa alika ke IGD.
dua keluarga begitu hawatir dengan keadaan Romi dan menanyakan bagaimana keadaan nya kepada Bu sari, lalu Bu sari memberitahukan apa yang di sampaikan oleh dokter.
Bahwa Romi mengalami infeksi virus akibat kelelahan yang berlebihan...
Ya memang semenjak alika pergi, Romi susah untuk tidur, makan pun tidak teratur, sehingga kondisi nya melemah di tambah tekanan emosi atau perasaan nya kepada alika yang selalu berusaha ia tahan. dan menyebabkan ia seperti sekarang ini.
Tapi dokter telah memberi tau kan bahwa kondisi Romi Sekarang sudah setabil, tinggal menunggu Romi sadarkan diri dan bisa di pindahkan ke ruangan rawat inap.
mendengar apa yang di sampaikan oleh Bu sari semua keluarga merasa lega, terutama Mama Ranti.
lalu keluar alika, bunda Tiya, dan Alif mencari keberadaan alika dan gani di sana, mengapa mereka berdua tidak terlihat bukan nya mereka ikut mengantarkan Romi, dan meminta untuk di bawakan baju ganti.
" Maaf, Bu sari alika dan Gani kemana ya ko ga keliatan di sini...!" Tanya bunda Tiya menanyakan putra putrinya.
" Oo ya, Bu Tiya! tadi alika pingsan dan di bawa nak Gani ke IGD untuk mendapatkan perawatan medis,,, " Bu sari memberi tau
" Apa,,,! " Seru semua orang kaget mendengar kondisi alika.
" iya,,,!" Ucap Bu sari meyakinkan semua nya
" Lalu bagaimana keadaan nya sekarang Bu...?" tanya mama Ranti ikut khawatir
" Maaf, saya kurang tau karena belum sempat bertemu lagi dengan nak Gani...!" jawab Bu sari
kemudian Alif dan bunda Tiya pamit kepada keluarga Romi untuk ke IGD untuk memastikan kondisi alika, keluarga Romi pun mempersilahkan karena keadaan Romi pun sudah tidak terlalu mengkhawatirkan.
Lalu Mama dan papa Romi meminta Andi untuk ikut dengan mereka dan mengurus semua apa yang di butuhkan oleh Alika termasuk biaya rumah sakit alika. karena alika adalah bagian dari keluarga mereka.
Andi pun mengikuti apa yang di perintahkan oleh Mama dan papa nya.
__ADS_1
.
.
Sesampai di IGD mereka langsung menemui Gani dan memberikan baju ganti untuk nya agar segera berganti pakaian karena ia masih basah kuyup.
Sementara Bunda Tiya dan Alif di minta untuk menemui dokter untuk mendengarkan penjelasan tentang kondisi alika.
Suatu kabar yang menggembirakan bagi mereka tentang kondisi alika yang ternyata sedang hamil, tapi disisi lain mereka sangat prihatin dengan kondisi nya melemah sampai harus di bantu pernafasan nya dengan oksigen.
Alika pun belum sadarkan diri. dokter khawatir kondisi alika akan berpengaruh pada janin nya, dengan usia kandungan yang masih sangat rentan mengalami ke guguran.
karena itu alika harus rawat inap sampai kondisi nya benar benar pulih dan untuk memudahkan dokter memantau perkembangan janin alika.
setelah selesai menemui dokter, bunda Tiya dan alif kembali menemui Gani yang sudah berganti pakaian dan juga Andi yang sedang berbincang dengan Gani.
" Bagaimana Bun, apa kata dokter,,,? " Tanya gani
bunda Tiya dan Alif menceritakan semua yang telah di sampai oleh dokter, kabar gembira sekaligus kemungkinan nya yang memperihatinkan.
" Kita berdoa saja semoga tidak terjadi apa-apa kepada alika dan Bai nya, dan tuan Romi juga semoga semua kembali membaik ! aamiin ๐คฒ!" bunda Tiya
" AAMIIN,,,! " Ucap tiga orang cowok ganteng yang bersama bunda Tiya mengamini ucapan bunda Tiya.
kemudian bunda Tiya meminta Andi untuk memberi tau kan kondisi alika, kabar gembira tentang kehamilan alika.
" Ya bunda saya akan memberi tau kan kabar gembira ini kepada keluarga...!" Ucap Andi antusias lalu bergegas pergi untuk menemui keluarga nya.
Tapi sebelum itu, Andi sempat berbicara kepada Gani tentang ruangan rawat inap alika agar memilih kamar private, untuk kenyamanan dan ketenangan alika.
Tapi pihak RS tidak langsung menyetujui untuk mereka di rawat di satu ruangan, mereka harus tau dulu jenis penyakit yang di derita oleh Masing - masing pasien apa menular atau tidak, membahayakan pasien lain nya atau tidak.
Ya tentu Gani mengerti dengan alasan itu semua. dan menyerahkan yang terbaik untuk kedua pasien.
.
.
Andi menemui keluarga nya dan menceritakan tentang kondisi alika. sungguh kabar yang menggembirakan, apa yang di tunggu - tunggu dan yang di harapkan akhirnya menjadi kenyataan.
mereka masih ingat betul penuturan Romi saat alika akan meninggalkan rumah di jemput kedua kakaknya, bahwa Romi mengatakan mereka ( Romi dan alika) telah melakukan pemersatuan, tapi saat itu bukan yang pertama kali nya untuk mereka melakukan kewajibannya.
" Ya Tuhan,,,, ternyata apa yang di ceritakan tuan Romi benar...!" Seru Bu sari kegirangan.
" Memang apa yang Romi cerita kan Bu,,,?" Tanya mama Ranti penasaran.
Bu sari menceritakan tentang kecurigaan Romi dengan perubahan alika yang Romi perhatian, semenjak Romi mendengar lelucon Gani tentang " bawaan orok " tempo hari saat alika dan gani tak sengaja bertemu dengan Romi, alika memang terlihat sangat berbeda dari alika yang bisa nya, lebih sering merasa lapar dan bisa makan apa saja bahkan melebihi porsi makannya dari bisanya, padahal sebenarnya ia sangat menjaga pola makan nya. emosi nya gampang sekali berubah - ubah, sebentar manja, cengeng, sebentar cerita, sebentar tersinggung lalu marah. dari situ Romi memperhatikan alika ia pun sangat menjaga perasaan alika ketika bersama nya, karena Romi curiga alika beneran sedang hamil. Romi juga sering searching di google tentang ibu hamil, perubahan-perubahan apa saja yang di alami ibu hamil, Romi makin yakin melihat perubahan alika sama persis dengan artikel tentang ibu hamil.
maka dari itu beban pikiran Romi bertambah, ia selalu memikirkan kondisi alika jika benar alika sedang hamil, Padahal Romi ingin selalu ada di samping nya tapi Romi tidak bisa memaksa kan kehendak nya, karena alika bisa emosi dan akan mempengaruhi janin begitu menurut Romi maka dari itu Romi memilih untuk mengalah.
Namun membuat diri nya sendiri tersiksa dan mengakibatkan ia jatuh sakit dan hampir kehilangan nyawanya.
__ADS_1
.
.
Di IGD alika mulai tersadar, dan menyebut kata " tuan, tuan..!" Kata itu yang alika ulang dengan suara lirih nya sampai ia benar - benar tersadar.
lalu membuka mata nya...!
ia melihat samar - samar sosok bunda nya dan mencari sosok orang yang ia sebut, tapi ia tidak menemukan nya.
" bunda...!" Seru alika lemah
" Iya nak...!" jawab bunda.
" Tuan Romi bagaimana kondisi nya...?" Alika langsung menanyakan kondisi Romi.
" beliau baik nak, kondisinya sudah stabil tinggal menunggu dia sadar kan diri baru akan di pindahkan ke ruang rawat inap...!" Bunda memberi tau yang sebenarnya agar alika merasa tenang.
" Kamu juga harus sehat demi Bayi mu nak...!" Lanjut bunda menyemangati
" Bayi...?" Alika mengulang ucapan bunda dan tidak mengerti apa maksud nya.
" Iya Bayi nak,,, kamu sedang hamil nak!" Bunda menegaskan
" Apa,,,!" Seru alika tidak yakin.
Bunda mengangguk, untuk meyakinkan Alika.
Alika termenung untuk beberapa saat ia mengingat adegan haredang yang ia lakukan bersama Romi, dan tidak menyangka bahwa ia akan hamil.
" Berapa usia kandungan ku Bunda...?" Tanya alika untuk memastikan
" Menurut dokter menginjak Minggu ke delapan..." Jawab bunda
Alika mengikat malam pertama nya dengan Romi.
" Ya Tuhan,,, saat itu aku baru saja selesai datang bulan dan semenjak itu aku belum dapet tamu bulanan ku, mengapa aku tidak menyadari nya bunda...?" Alika baru menyadari bahwa ia memang telah terlambat datang bulan.
lalu alika menangis, tapi tangisan haru,,,
" Tuhan inilah takdir "mu" sebisanya aku berusaha untuk pergi, tapi engkau selalu mempertemukan ku dengan nya (Romi) mungkin ini jawaban dari takdir ku untuk tetap bersama nya (Romi), tuhan, jika begitu tolong persatukan kami sampai di surga mu...!" Batin alika sambil menangis
...
Hay para ALrs (readers) jangan lupa ritual nya tinggal kan jejak mu dengan cara like, vote, komen...!!!
terimakasih ๐๐๐๐
love you ๐๐๐
__ADS_1
Para ALrs...!!! Jangan lupa KEPO'in juga ya karya othor yang terbaru mohon dukungan nya dari kalian semua...
terimakasih ๐๐๐