
kemudian Romi dan alika menyapa semua nya (rombongan)
"Selamat pagi....!" Sapa Romi dan alika bersamaan
""PAGI...!" Jawab mereka serentak
Lalu alika dan Romi di persilahkan untuk duduk di meja yang sama bersama rombongan,
Romi memanggil Waiterss (pelayanan) untuk memesan makanan, Waiterss yang di panggil pun segera menghampiri dan memberikan buku menu nya, alika dan romi memilih menu bersama, terlihat sangat kompak duduk berdampingan memilih menu di buku yang sama, bahu menempel, serta kepala pun hampir menempel satu sama lain
Semua melihat kemesraan dan kelompok mereka berdua.
" Lihat Fahri, mereka terlihat kompak dan bahagia,,, buka mata mu lebar-lebar ini nyata di depan mata...!" Bisik Fika kepada adiknya, agar Fahri sadar bahwa alika sudah tidak mengharapkan nya, supaya Fahri bisa move on dari alika
Fahri tidak menanggapi ia hanya diam saja.
setelah memesan makanan tak lama pesan pun datang...
sementara yang lain sudah selesai sarapan, karena telah lebih dulu berada di sana untuk sarapan. Alika dan Romi malah baru akan sarapan karena kesiangan...!
Alika dan Romi memesan menu yang sama yaitu bubur ayam, roti bakar dan teh hangat.
saat alika baru saja ingin menyuapkan bubur nya, Fika malah meminta izin untuk menyampaikan sesuatu.
Romi pun mempersilakan...
kemudian Fika memulai pembicaraan nya.
"Maaf sebelumnya kepada semua nya terutama tuan Romi dan istri yang sedang sarapan, saya mengganggu waktu kalian sebentar..., saya hanya ingin menyampaikan sesuatu terkait proyek yang akan kita kerjakan, seperti nya harus di tunda dulu untuk sementara waktu sekitar dua mingguan, karena Fahri dan Rani dalam dua Minggu ke depan ingin mempersiapkan pernikahan mereka terlebih dahulu yang insya Allah akan di selenggarakan dalam dua Minggu ke depan...!" Penuturan Fika
entah mengapa tiba-tiba tenggorokan alika terasa gatal dan ia pun terbatuk-batuk, setelah Fika mengutarakan maksudnya
"Uhuk,,, uhuk,,, uhuk,,,!" Suara batuk alika
"Honey kamu kenapa,,,! pelan pelan dong makan nya,,,!" Romi panik
lalu segera memberikan Alika minum, tapi bukan nya air putih yang Romi berikan melainkan teh panas, sehingga membuat alika kelabakan karena kepanasan, alika langsung meneguk teh yang Romi sodorkan.
"puuaah,,, 🤮!" Alika menyembunyikan nya.
"Kenapa honey,,,?" Tanya Romi bingung.
"Panas tuan...!" Jawab alika
"Sorry,,, sorry,,,! saya kira teh nya anget,,,!" lalu Romi mencobanya untuk memastikan nya
"Ya bener panas,,,! " Ucap Romi setelah mencicipi teh tersebut.
kemudian Romi memanggil lagi Waiterss yang tadi membawakan makanan nya.
"Kenapa tuan ada yang bisa saya bantu...!" Ucap Waiterss tersebut
"Kita tadi pesen minuman apa,,? " Tanya Romi kepada Waiterss tersebut.
"Teh hangat ...!" Jawab Waiterss
"Tapi ini panas, masih sangat panas, lidah istri saya bisa melepuh karena kesalahan kalian...!" perotes Romi dengan nada kesal nya, Romi menunjukkan sifat aslinya yang tegas dan arogan.
"Maaf kan kami tuan, nona!!!, atas kesalahan yang telah kami lakukan, mari kami ganti dengan yang baru...!" Waiterss meminta maaf
"Sudah lah tidak usah, saya juga yang teledor tidak mengecek suhunya terlebih dahulu,,,!" Alika merasa tidak enak hati dengan sikap Romi.
"Baik nona terimakasih...🙏" Waiterss berterimakasih kepada alika tidak memperpanjang masalah,
"Lain kali jangan di ulang lagi....!" Romi masih sangat kesal
"Apa - apa ini setiap bersama nya (alika) aku selalu berusaha menjaga nya, jiwa raga nya, terutama perasaan nya, tapi apa ini,,,! ini bisa merusak suasana...!" Batin Romi kesal
Alika tidak enak hati kepada semua orang yang melihat nya terutama kepada Waiterss.
Alika tersenyum kepada Romi agar emosi nya bisa mereda.
__ADS_1
"Saya tidak apa - apa kok tuan...!" Ucap alika menenangkan Romi
"Oke...!" Jawab Romi
setelah selesai sarapan mereka memutuskan untuk segera pergi untuk melanjutkan perjalanan pulang.
.
.
.
Kira - kira tengah hari mereka sampai di kota tujuan mereka, tapi mereka berpisah untuk pulang ke rumah masing - masing.
"Honey,,, kita mampir ke villa dulu ya,,! saya ingin ganti baju dulu gak enak pake baju ini dari kemaren...!" Usul Romi.
kebetulan arah pulang ke rumah alika melewati jalur ke villa Romi (lebih dekat ke villa dari pada ke rumah nenek Diah atau Alif, apa lagi rumah bunda Tiya lebih jauh lagi)
sebenarnya alika ingin menolak nya karena ia pun merasakan apa yang Romi rasakan tidak nyaman dengan pakaian yang di kenakan dari kemarin, tapi Karen memang sekalian lewat ya sudah alika setuju saja dengan usul Romi...
Tak lama mereka pun sampai di villa,,, mereka turun dari motor dan segera masuk.
Awalnya alika berniat menunggu di ruang tamu tapi Romi mengajak nya ke kamar nya.
"Mau ngapain tuan ke kamar,,, aku nunggu di sini aja,,,!" Alika menolak nya.
"Ayo lah honey,,,! jangan sungkan villa ini milik mu juga, di kamar kamu bisa istirahat bisa sambil tiduran, perjalanan lumayan jauh pasti kamu pegel kan...!" Romi berusaha membujuk alika.
Ya,,,! yang di ucapkan Romi memang benar, tapi ada sesuatu yang lebih alika ingin kan dari sekedar istirahat...
" Tuan aku pe - pengen...!" Terhenti karena alika ragu untuk mengutarakan nya
"Pengen apa honey,,,!" Tanya Romi penasaran, dengan mengulum senyum di bibirnya. berpikir alika menginginkan adegan semalam.
Alika malah melipat kedua bibirnya membungkam mulut nya karena rasa malu...
Romi makin mendesak nya agar alika mengutarakan apa yang ia inginkan... membuat wajah alika memerah karena rasa malunya...
"Aku pe,,, pengen...!" Terhenti karena gugup.
Romi mengangguk - anggukkan kepala nya seolah tak sabar ingin mendengar apa yang akan di ucapkan oleh Alika.
"Ayolah honey,,,! katakan lah tidak usah malu - malu aku ingin mendengar nya,,,!" Batin romi
"Aku,,, aku lapar tuan...🥺!" Ucap alika kemudian dengan rasa ragu nya dan karena malu nya dengan nada suara yang melemah...
"WHAT...!" Seru Romi tidak yakin dengan apa yang ia dengar karena bukan kata - kata itu yang Romi harapan kan.
(Hayo...! para ALrs (readers) pasti mikir nya sama kaya ayang Omi...)
"Ya tuan aku lapar sekali... 🥺!"Alika mengulang ucapan nya dengan ekspresi wajah seperti memelas.
"Oke,,,! lihat di dapur sana ada bahan makanan apa saja, kamu bebas mo bikin apa aja,,,!" Romi mengintruksi alika dengan nada penuh kekecewaan...
karena kali ini Bu sari tidak ikut dengan Romi, Bu sari sengaja tidak ikut karena jadwal Romi di sana hanya sebentar, besok pagi Romi sudah harus berada di kantor pusat untuk pekerjaan nya, jadi Bu sari sengaja tidak ikut karena Romi tidak tega dengan kondisi Bu sari yang sudah tua dan baru sembuh dari cedera nya bolak - balik di perjalanan hanya akan membuat nya kelelahan.
Tapi setok bahan makanan selalu tersedia di kulkasnya yunas selalu menyiapkan itu.
Setelah mendengar perintah Romi agar membuat makanan sendiri di dapur alika bergegas ke dapur untuk membuat makanan
Romi pun melangkah ke kamar nya untuk membersihkan diri nya dengan rasa kecewanya.
"Ya Tuhan,,,! aku kira alika akan meminta untuk mengulang adegan semalam...!" Batin Romi, sambil menggeleng - geleng kan kepada nya.
merasa konyol dengan kepedean nya atau pemikiran nya.
...
selesai membersihkan dirinya Romi kembali menemui alika di dapur, Romi memakai celana pendek dan kaos tiset dengan rambut basah nya Romi terlihat sangat fresh dan mempesona...
Alika sampai tercengang karena terpesona, melihat nya seakan angin segar menerpa wajahnya begitu menyejukkan di pandang mata, bibir nya merekah mengembangkan sebuah senyuman tanpa ia sadari.
__ADS_1
"Masak apa honey...! baunya harum sekali...?" suara Romi membuat alika terhenyak dan menyadari perilaku nya.
"Ah,,, ini tuan saya masak yang simpel aja... yang penting bisa buat ganjel perut...!" Jawab alika gugup
Romi hanya tersenyum melihat alika gugup,
Lalu Romi mendekati alika dan memeluk nya dari belakang, menciumi tengkuk Alika, namun tertutupi kerudung.
membuat alika risih karena tidak pede, sebab ia sedang masak dan sedikit berkeringat, di tambah pakayan yang ia kenakan masih pakayan yang kemarin.
"Tuan saya mohon jangan begini...!" Alika berusaha melepaskan diri.
tapi Romi malah makin erat memeluk nya dan kini dagu Romi berada di bahu alika...
"Tuan...! ayolah lepaskan saya,,,!!! ini sudah beres masakan nya, ayo kita makan!!!, saya siapin dulu semuanya...!" Alika berusaha menghindar
Ya lalu Romi melepaskan pelukan nya dan duduk anteng di meja makan sambil memperhatikan alika yang sedang menyiapkan makanan nya.
Alika menyendok kan makanan untuk Romi dan memberikan nya kepada romi, tapi saat alika akan menyendok makanan ke piring lain bermaksud untuk dirinya sendiri, Romi malah menarik piring itu dan menyingkirkan nya,
Alika menautkan kedua alisnya dan menatap Romi tanda bingung
"Kita makan sepiring berdua aja,,,!"Ucap Romi
Alika menghela nafas pasrah...!
Lalu Romi menyuapi nya dengan terus tersenyum melihat alika, yang mengunyah makan yang Romi suapkan ke mulut nya.
Alika pun membalas semua perlakuan Romi...
membuat Romi makin senang dengan semua respon yang alika berikan meski ekspresi wajah alika tetap datar... tapi Romi selalu menggoda nya dengan segala tingkah nya dan kadang sesekali berhasil meruntuhkan pertahanan alika dan membuat nya tersenyum.
sampai acara makan siang pun selesai... Alika membereskan semua nya.
setelah itu Romi mengajak alika ke kamar nya untuk membersihkan diri nya dan mengerjakan kewajiban nya.
untuk itu alika menuruti perintah Romi.
"honey,,,! kamu pilih aja pakayan yang cocok untuk mu di lemari ku, CD dan kaos dalam juga ada di sana, kecuali kacamata buat gunung kembar saya gak punya itu...😅!"Romi sedikit menggoda alika...
"Iis apaan sih,,,😏!" Alika risih mendengar nya.
setelah alika selesai dengan kegiatan nya, dan sudah bersiap memakai pakaian Romi yang pas untuk ia kenakan, termasuk CD dan kaos dalam nya Romi. Alika menanggalkan seluruh pakaiannya karena ia sudah risih untuk menggenakan nya kembali, pasalnya sudah dari kemarin belum sempat mengganti nya, meski selalu di semprot parfum tetap saja membuat alika tidak nyaman.
Alika melihat Romi malah sedang nyenyak tidur di kasur nya, padahal janji nya akan mengantarkan alika pulang setelah alika bersiap.
Alika berdecak kesal, ingin membangunkan nya tapi alika tidak tega, alika berusaha mencari kunci motor nya berniat untuk pulang sendiri, namun alika tidak menemukan nya.
Alika mengecek henpon untuk menghubungi keluarga nya, agar menjemput nya, namun henpon nya lowbat tidak bisa untuk menghubungi siapa pun... Alika pun berusaha mencari charger tapi tetap tidak menemukan nya juga.
"Ciikkk,,,!!! sial sekali...!"Decak kesal alika
Dan akhirnya alika duduk di samping Romi, dengan tidak berdaya dan hanya bisa pasrah menunggu Romi bangun
padahal dalam hati nya Romi terus saja tersenyum melihat usaha alika yang ingin pulang, pasalnya Romi hanya berpura - pura tidur untuk menahan alika di sana Romi sengaja menyembunyikan kunci motor dan kunci pintu utama villa agar alika tidak bisa keluar dari sana, saat alika sedang membersihkan diri di kamar mandi, Romi sempat mengecek henpon alika dan ternyata lowbat, sebuah keberuntungan bagi Romi, ia pun segera menyembunyikan charger milik nya agar alika tidak bisa menghubungi siapa pun.
...
APA SIH YANG AYANG OMI RENCANA KAN...!!!
JANGAN BIKIN ULAH LAGI!!!
BARU JUGA NENG LIKA SEDIKIT LULUH ...!!!
*tunggu kelanjutannya nya ya para ALrs (readers) di BAB berikutnya...!!!
jangan lupa ritual nya ya tinggal jejak mu dengan cara like vote komen...!
terimakasih...🙏🙏🙏*
love you para ALrs 😘😘😘💋💋💋
__ADS_1