Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda

Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda
BAB - 103


__ADS_3

Iya,,,! Romi menyesali semua perbuatan nya kepada alika saat awal alika menjadi asisten nya, saat romi belum menyadari perasaan cintanya kepada alika, tapi kini Romi sudah sangat mencintai alika dan sangat takut kehilangan alika.


"Maafkan saya,,,! saya menyesali semua perbuatan kasar saya kepada alika, tapi itu dulu ketika saya belum memahami perasaan saya, dan itu hanya ingin memberi pelajaran untuk nya karena kecerobohan nya yang merugikan orang lain, untuk yang di apartemen, itu memang kesalahan terbesar saya karena kesalahpahaman antara saya dan istri saya, tapi kini sudah kami clear kan, sekarang hubungan kami baik baik saja, kami pun sudah sama sama membuka hati dan ingin membina rumah tangga yang seutuhnya...! bukankah begitu honey...! " Romi menerangkan yang sebenarnya kepada semua nya


"maaf tuan,,,! seperti yang pernah saya bilang saya ingin kembali dan melanjutkan semua yang tertunda di hidup saya...!" jawab alika


"Ya saya juga tidak pernah melarang, kamu bisa tetap pulang tapi nanti saya yang akan antar...!" Romi berusaha bernegosiasi dengan alika


"Tapi ini sudah jadi keputusan saya tuan, saya tetap ingin pergi tolong hargai, sesuai kesepakatan kita mengenai pernikahan ini!" Alika tetap dengan pendirian nya


"Apa maksud mu honey,,,? kamu ingin kita berpisah...?" Romi mulai tegang


Alika mengangguk mengiyakan pertanyaan Romi.


"Apa,,,!" Romi tidak yakin dengan jawaban alika


"Iya,,,!" jawab alika dengan lantang dan meyakinkan.


"Lalu apa yang semalam kita lakukan,,,? bahkan sebelum subuh, dan tadi pagi, honey,,,! kamu tidak menolaknya tapi bahkan kita menikmati nya bersama...!" Romi mengingat kan alika dengan apa yang telah mereka berdua lakukan.


semua mengrti dengan apa yang Romi ucapkan dan semua membelalakkan matanya.


"Romi....!" seru mama Ranti, agar Romi menjaga ucapan nya, karena ada orang orang yang belum menikah.


"Maaf tuan,,,,! itu semua karena sudah kewajiban saya sebagai istri melayani suami...!"Jawab alika


"Lalu kenapa kamu ingin meninggalkan suami, dan ingin berpisah...?" tanya Romi tidak mengrti


"Sesuai kesepakatan kita, dan ini sudah jadi keputusan saya,,,!" Alika tetap kukuh pendirian.


"Alika apa tidak bisa di bicarakan dulu secara baik baik nak,,,!" mama Ranti menimpali


"Maaf mah ini sudah saya pikirkan jauh jauh hari...!" jawab alika


lalu Romi bersimpuh, berlutut memohon kepada alika.


"honey,,,! aku mohon jangan begini,,, kita bisa selesai semuanya tanpa ada perpisahan,,, hukum aku semau mu, untuk menebus semua kesalahanku tapi jangan pernah tinggalkan aku...! aku mohon ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™"Romi memelas kepada alika


namun alika malah mundur satu langkah kebelakang sebagai tanda menolak permohonan Romi.


"Maaf tuan saya tidak bisa...!" jawab alika lirih


membuat Romi sangat hancur mendengar Jawaban dari alika


kemudian Alif membangunkan Romi yang berlutut di hadapan alika sambil berucap "Jangan begini tuan...!"


"Tuan bisa saya minta satu permohonan...!" ucap alika


"Apa,,,!" jawab Romi


"Tapi janji anda akan mengabulkan permohonan saya...!"ucap alika lagi


"Oke,,,!" Tanpa berpikir panjang Romi mengiyakan karena Romi pikir permohonan itu untuk sarat agar alika tidak meninggalkan nya


"Saya mohon,,, bebaskan Robert...!" permohonan alika

__ADS_1


"Apa,,,!" pekik Romi


"Tidak,,, saya tidak bisa melakukan itu...!" Romi menolak permohonan alika


"Anda sudah terlanjur berjanji tuan dan janji adalah hutang dan harus di tepati,,," ucap alika dan membatin " seperti saya yang akan menepati semua janji janji saya kepada mu, saya berjanji akan membuat mu jatuh cinta kepada ku dan setelah kamu mendapatkan apa yang kamu mau dari ku, baru lah aku akan tetap pergi meninggalkan mu, dan kamu akan merasakan sakit seperti terhempas kan seperti kamu menghempaskan ku, bahkan lebih sakti dari itu sakit nya, itu janji saya tuan... padahal hati saya juga sangat sakit karena ini...!" batin alika.


dan alika meminta maaf kepada semuanya, kepada mama Ranti alika berterima kasih atas semua kebaikan nya.


kepada papa Bagas alika memohon maaf atas kasus yang menimpa Robert yang menurut papa Bagas karena alika Romi memperkarakan Robert.


kenapa Kania alika pun meminta maaf atas segala kesalahpahaman antara mereka, tanpa Kania mau sekali pun mendengar semua penjelasan dari alika.


kepada andi pun alika berterimakasih atas segala kepedulian dan kebaikan Andi selama alika di sana...


Alika pun ingin mengucapkan kan kata maaf kepada Romi "Tuan maafkan saya ...." tapi terhenti


"Untuk apa meminta maaf alika jika tetap sengaja ingin menyakiti,,, kata maaf mu tidak mengurangi rasa sakit di hati ku...!" ucap Romi menghentikan Ucapan alika dengan anda sendunya...


mendengar itu hati alika pun merasa seperti teriris dan ia sempat meneteskan air mata namun alika berusaha tegar, dan langsung pamit undur diri...


di ikuti oleh kedua kakaknya...


namun langkah mereka di hentikan oleh Andi


"Tunggu,,,! katakan siapa yang sudah memberi semua informasi yang anda punya, tolong jangan memperkeruh keadaan karena akan menimbulkan konflik di keluarga kami, akan ada Sangkanยฒ siapa orang nya di antara kami...!" ucap Andi


"Oo ya... ! Melly orang yang telah memberi saya informasi beserta rekaman CCTV nya...!" Jawab Gani


"Melly...!" ucap semua orang


"Kenapa bisa dia...!" Mama Ranti tidak menduganya


lalu gani menceritakan, saat dia tiba di kota itu ia langsung bertemu dengan teman nya di cafe milik sendi mantan kekasih Kania, gani tau itu karena temannya sengaja mengajak bertemu di sana, siapa tau bisa mendapatkan informasi di sana, dan ternyata benar karena di sana ada Melly yang menawarkan diri untuk memberi tau kan semua nya dengan imbalan mereka harus memberi Melly sejumlah uang untuk berobat ibu nya, lalu gani menyetujui nya dan selang satu hari Melly menepati janji memberi kan informasi dan buktinya.


karena Melly sudah sangat dekat dengan keluarga Rahardian, dia hampir tau semua tentang keluarga Rahardian, dan dengan mudah bisa mendapatkan bukti rekaman CCTV yang ia inginkan.


"Sudah jelaskan semuanya,,, kami permisi dulu...!" dan ketiga Kaka beradik itu pergi di antara oleh Bu sari dan Nina yang membawakan koper milik alika.


Alika pergi bersama Alif menggunakan mobil sementara Gani pergi menggunakan motor karena Gani lebih dulu berada di kota itu, sementara Alif baru tadi pagi sampai bersama Bu sari.


...


Romi masih berada di ruangan itu dengan perasaan yang berkecamuk penuh dengan rasa kekecewaan tak menyangka alika bisa meninggalkan nya begitu saja setelah apa yang telah mereka lakukan...!


Bu sari dan Nina kembali ke dalam rumah setelah mengantarkan kepergian alika sampai teras.


Nina menangis tidak henti melepas kepergian alika.


saat mereka melewati keluarga Rahardian Andi menghentikan langkah mereka dengan memanggil Nina


"Nina tunggu dulu,,,,!" seru Andi dan meminta Nina mendekat


dengan terus saja menangis Nina mendekat


"Iya mas ada yang bisa saya bantu...!" tanya Nina

__ADS_1


"Saya tau, kamu tau semua nya, coba ceritakan mengapa alika sekeras itu ingin tetap pergi dari sini,,, saya yakin ada sesuatu yang sangat melukai hatinya bukan hanya karena sikap Suami nya!" meminta penjelasan dari Nina.


Nina malah semakin menangis saat mendengar pertanyaan andi... membuat semua makin curiga memang ada sesuatu yang membuat alika tidak betah di sana.


kemudian perlahan Nina mulai menceritakan apa yang di alami, di rasakan oleh alika, seperti sepengetahuan Nina.


"Bagi mana dia mau betah tinggal di sana, bukan hanya perlakuan tuan Romi saja yang sering melukai hati nya, tapi ucap tuan besar pun sangat melukai hatinya,,,,!" terhenti


"Apa,,,! ucapan yang mana,,,? jangan mengada Ngada kamu Nina,,,!" seru papa Bagas tidak terima menghentikan cerita Nina


"Tunggu pah,,,! dengerin dulu cerita nya Nina kan belum selesai kalau sudah selesai dan tidak sesuai baru lah kita bisa perotes...!" mama Ranti menimpali ucapan papa Bagas


sementara anak anak nya hanya diam.


"Lanjutkan Nina,,,!" perintah Mama Ranti


Nina pun melakukan nya.


"Saat setelah penjelasan dari tuan Yunas tempo hari yang menjelaskan perihal bukti" tentang kejahatan tuan Robert, ibu dan tuan besar berbicara berdua mengenai masalah tersebut, dan alika mendengar semua nya saat hendak menggambil air minum ke dapur, alika mendengar tuan besar sepenuhnya menyalahkan alika atas tindakan tuan Romi yang memperkarakan tuan Robert, dan di tambah tuan besar yang berubah sikap kepada alika seakan malas melihat alika membuat alika merasa sangat sedih, terlebih sikap nona Kania yang membuat alika makin terluka, alika sudah berusaha menjelaskan semuanya kepada nona Kania tentang kebersamaan nya bersama Melly saat itu...!" Nina pun menjelaskan semuanya sedetailยฒ nya tentang semua yang ia tau.


"Hinaan, cacian, makian, sindiran yang nona kania lontarkan kepada alika itu benar benar membuat nya sangat terluka...! dia menangis, dan bercerita tentang keinginan yang ingin pulang...! tapi saya tau ini hanya salah paham saya berusaha membantu meluruskan semuanya di mulai dari kesalahpahaman nya bersama tuan Romi, tadi malam saya melihat alika mengemasi semua barangยฒ nya lalu saya bertanya mengapa ia berkemas, ia menjawab untuk persiapan siapa tau besok saya akan pulang,,, itu jawaban nya saya pikir itu hanya gurauan nya saja, kemudian saya mencari cara agar tuan Romi dan alika agar segera meluruskan semuanya kesalahanpaham di antara mereka...


maafkan saya tuan saya tidak tau kalau alika sudah merencanakan kepergian nya hari ini...!" penjelasan Nina


Romi menatap wajah papa Bagas dan Kania berganti,,,, dengan tetapan penuh kekecewaan... tapi apa lah daya alika sudah pergi...


Romi mengepalkan tangannya menahan amarahnya dan menghantam kan nya ke meja kaca yang ada di depan nya melampiaskan semua rasa yang berkecamuk di dirinya...


"BEERRAAKKK....!" suara hantaman tangan Romi ke meja kaca


"Praay...!!!"suara kaca pecah terkena hantaman tangan Romi


"Aaaah...! " teriak Kania ketakutan...


"Romi...!" teriak mama Ranti dan papa Bagas karena kaget melihat apa yang di lakukan oleh Romi


"kak...!" Andi pun berseru


"tuan...!" Nina dan Bu sari tak kalah kagetnya


kemudian...!!!


"Currr,,,!" darah pun mengalir dari tangan Romi


dengan darah yang terus menetes di lantai Romi pergi meninggalkan semua nya...


...


mohon dukungan nya ya,,,!!! ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


tingkatkan jejak mu dengan cara like, vote, komen...!


terimakasih ๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™


๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2