
Saat sedang asyik bermain gitar dan bernyanyi bersama alika dan romi, melupakan masalah yang mereka hadapi...
Muncul orang suruhan yunas menemui Romi untuk mencari dan mengambil kamera tersembunyi di sana.
Setelah itu orang suruhan yunas memberitahu bahwa di sana ada kamera yang merekam semua aktivitas Romi dan alika dan terhubung dengan layar di aula.
" Jadi semua nya di saksikan Suma orang di sana,,,?" Tanya Romi meyakinkan
" Ya tuan... Tuan yunas sudah beberapa kali menghubungi henpon anda untuk memberi tau anda akan hal ini, tapi anda tidak menjawab panggilan telepon dari pak yunas." Jawab orang suruhan yunas
" Kenapa bisa ada kamera di sana,,,?" Romi sangat geram mendengar nya
" Maaf kan kami tuan... Saat pihak kami sedang mengantar semua permintaan dari tuan, ternyata ada pihak dari media yang ikut menyelinap, karena di sini area terbuka dan cukup luas, di tambah cahaya yang redup, membuat kami kecolongan tidak menyadari ada penyusup yang berhasil merekam semua nya dan ternyata terhubung ke layar utama di aula..." Penjelasan dari pihak yunas.
" Kurang ajar...😡 Di mana si BOTOL (julukan Romi untuk yunas saat sedang kesal kapada nya) sekarang, bisa bisanya kali kecolongan lagi, untung tidak terjadi sesuatu yang memalukan, masalah foto foto yang tersebar aja belum beres udah tersebar lagi rekaman barusan." Ucap Romi emosi.
" Pak yunas sedang menemui keluarga dari nona alika yang baru saja sampai, dan mengantarkkan mereka ke aula untuk acara yang sebentar lagi di mulai, maka dari itu anda juga di minta untuk segera turun, Karena semua sudah menunggu anda dan nona alika!" Orang itu menjelaskan...
Lalu masuk panggil telpon dari yunas dan meminta Romi segera hadir di acara konferensi pers yang akan segera di mulai...
" DASAR BOTOL....!" seru Romi marah saat mengangkat panggilan telepon dari yunas
" Nanti dulu tuan marah nya, di tunda dulu ini urgent ( gawat darurat) semua sudah berkumpul tinggal menunggu anda dan nona alika" yunas menghentikan umpatan Romi, karena yunas tau Romi akan marah mengetahui perihal kamera yang merekam nya di sana.
" Oke,,, saya ke sana sekarang !!!" Ucap Romi menghentikan amarah nya.
Lalu Romi mengajak alika untuk turun dan memberi tau bahwa kakak kakak nya sudah tiba di sana.
Alika terlihat sangat gugup menghapi nya...
Karena alika beberapa kali menghela nafas panjang dan menghembuskan nya secara kasar.
Melihat nya Romi sangat mengerti akan hal itu.
Lalu Romi menggenggam tangan alika untuk memberi dukungan dan menenangkan alika agar tidak gugup.
Romi mengandeng tangan alika, menuntun nya bergegas menuju aula, saat di dalam lift sesekali Romi menoleh ke arah alika yang ada di samping nya, lalu tersenyum tipis memberikan isyarat bahwa semua akan baik baik saja.
Alika membalas senyuman Romi dengan kembali tersenyum meringis, isarat bahwa ia tidak baik baik saja.
Lalu berucap
" Percayalah apa yang terjadi itulah yang terbaik...!" Romi berusaha meyakinkan.
Alika hanya mengangguk pelan
__ADS_1
" Ya Tuhan,,, dia suamiku,,, dia menggenggam tangan ku,,, dia bersama ku, menguatkan ku, menenangkan ku,,, tapi aku malah merasa takut, aku takut melukai perasa seorang pria lain,,, aku malah takut kehilangan Peria lain... Tuhan aku tau ini dosa,, Tuhan tolong maafkan aku..." Alika bicara dalam hati.
" Andai saja dari awal Anda bersikap seperti ini, peduli, dan penuh kehangatan... Mungkin saya tidak akan merasa takut, setakut ini, saya takut setelah ini anda akan bersikap seperti apa lagi, karena sikap anda susah di tebak, selalu berubah-ubah, kadang baik, kadang jahat sama saya, jadi saya tidak pernah bisa percaya kepada anda,,," isi hati alika seakan sedang berbicara dengan Romi sepanjang perjalanan nya bersama Romi menuju aula.
Tak lama mereka sampai di aula, dengan di kawal para bodyguard.
Semua sudah berkumpul, para pegawai, para media, papa Bagas, mama Ranti, dokter Tasya pun hadir di sana ikut bersama mama Ranti, Tasya sengaja hadir di sana ingin tau pernyataan apa yang akan di berikan Romi untuk menepis gosip itu sampai mengadakan konferensi pers untuk mengklarifikasi berita itu.
Andi, Melly, Kania pun, ikut hadir.
Semua mata tertuju pada Romi dan alika,,, alika benar benar gugup setengah mati, tangan nya pun menggenggam erat tangan Romi yang menggandeng nya, Romi merasakan kegugupan alika.
Alif dan gani pun segera bangkit dari duduknya ketika melihat kedatangan alika, setelah alika mendekat alika melepaskan tangan Romi, dan menghampiri kedua kakak nya, kedua kakaknya memeluk alika dengan penuh kehangatan Karen sudah beberapa bulan semenjak Alika ikut dengan Romi mereka belum sempat berjumpa,dan baru kali ini mereka bertemu lagi,
ada kerinduan yang mendalam di antara kakak beradik ini, sehingga pertemuan mereka terlihat sangat memilukan, karena alika, menangis pilu di pelukan kedua kakaknya seakan menumpahkan semua kerinduan, dan seakan mengadukan semua beban dan tekanan yang ia rasakan.
Sehingga semua pun ikut terharu menyaksikan nya, hanya Melly dan Tasya yang mencibir melihat momen itu,
" Lebay,,,!!!" Ucap Tasya dan Melly karena tidak suka melihat nya.
Romi hanya berdiri melihat Alika dan kakak nya kemudian setelah di rasa cukup lama Romi menghentikan momen itu dengan menghampiri alika memegang kedua bahu alika seakan memisahkan nya dari kakak kakaknya, dan menggiring alika untuk duduk di tempat yang sudah di siapkan untuk nya,
Alika duduk dengan masih berderai air mata dan menahan Isak tangisan nya.
Romi mengambil tisu, dan mengusap air mata alika, lalu alika mengambil tisu di tangan Romi, dan melakukan nya sendiri,
Di karena waktu pun sudah malam, dan semua sudah berkumpul, Yunas mulai membuka acara dengan menggunakan pengeras suara yunas membacakan susunan acara agar semu berjalan dengan tertib dan lancar.
Susunan acara,
Pertama penjelasan dari Romi, alika, dan para saksi, baru akan ada sesi tanya jawab untuk para media pasti akan banyak pertanyaan seputar penjelasan dari mereka.
Lalu yunas mempersilahkan Romi untuk memulai mengklarifikasi berita murahan itu.
Lalu Romi mulai berbicara dengan dimulai dengan salam, dan mulai menjelaskan kebenaran foto foto dirinya bersama alika yang tersebar di media.
Romi membenarkan ke aslian foto tersebut, tiap menyangkal keinti*an yang tergambar di foto itu, bawa sesungguhnya foto itu di ambil dalam acara santai perusahaan yang di adakan tempat hari dan di Hadiri banyak rekan bisnis dan para pegawai.
"Foto pertama di ambil saat saya dan alika tertidur di mobil saat keberangkatan menuju tempat acara, karena nona alika asisten saya dan beliau pun telah menjadi model produk terbaru kami beliau ikut hadir dan berangkat satu mobil bersama saya, Andi, dan juga Melly, saya dan nona alika memang tidak mengetahui pernikahan foto itu siapa yang mengambil gambar tersebut, yang jelas tidak ada keinti*an di sana.
" Foto ke dua, foto saya membopong nona alika, masih di acara yang sama, tapi foto ini di ambil saat dalam permainan kekompakan tim, yang di pandu atau di pipin langsung oleh papa Bagas, disini banyak orang yang hadir dan menyaksikan nya, di permainan ini ada sekitar 10 tim yang ikut serta, dalam setiap tim terdiri dari 3 orang peserta. Yang harus tetap berdiri tegak dengan kondisi apapun, dan di butuhkan kekompakan untuk tetap bisa bertahan di setiap sesinya, dengan berbagai cara setiap tim memerahkan posisi berdiri tegak, jadi saya membopong atau memangku nona alika, dan menggendong Kani di belakang saya, karena tim saya terdiri dari saya, nona alika dan Kania adik saya, untuk bisa bertahan di dalam satu lingkaran berdiri dengan dua kaki.Jadi foto ini di ambil saat itu....!
Romi menjelaskan sambil menjulurkan foto foto nya di layar besar.
" Foto ke 3, foto saya berada di atas tubuh nona alika masih dalam acara yang sama dan dalam permainan, foto itu di ambil setelah permainan selesai, nona alika tergesa turun dari pangkuan saya saat saya belum bersiap Menurunkan nya, jadi saya hilang kendali dan terjatuh bersama nona alika, dengan posisi nona alika di bawah saya. Di sini masih banyak orang yang menyaksikan nya.
__ADS_1
" Foto ke 4, foto saya tidur memeluk nona alika, foto ini di ambil saat pagi hari, karena saat acara saya sempat berenang di malam hari dengan cuaca cukup dengan, dan kondisi saya kurang vit jadi saya mengalami Dema, semua kamar penuh, kamar nona alika di isi pak yunas dan istri karena, mereka membawa bayi tidak memungkinkan mengharuskan mereka bermalam di sana, karena saya Dema, nona alika sebagai asisten saya beliau menemani saya dan mengobati, merawat saya semalam, tapi tidak di kamar, itu di ruang Keluarga, ruangan itu di tengah semua kamar jika para penghuni keluar kamar pasti melewati ruangan itu, jadi tidak mungkin kami melakukan hal yang tidak senonoh di saat itu.
Jadi keinti*an yang tergambar di foto foto itu tidak benar.
Saya akui bakat si fotografi ini hebat ya sehingga terlihat benar benar seperti int*m ya, saya tidak tahu siapa pelakunya dan kenapa bisa tersebar, di manfaatkan oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab sehingga bisa menimbulkan fitnah," panjang lebar Romi menjelaskan satu persatu kebenaran tentang foto foto nya bersama alika.
Dan ada salah satu dari media yang tak sabar ingin bertanya mengacungkan tangan isarat untuk bertanya.
Lalu Romi mempersilahkan nya.
" Sebenarnya belum boleh bertanya, karena seperti yang di jelaskan oleh pak yunas akan ada sesi tanya jawab di akhir acara, tapi saya kasih satu kesempatan satu orang saja dan hanya untuk anda, silahkan ajukan pertanyaan, yang lain jika ingin bertanya nanti di akhirat acara (di sesi tanya jawab)" ucap Romi
Orang media pun bertanya
" Ya mungkin menurut Anda di foto ini tidak ada keinti*an.
setelah anda menjelaskan nya, tapi tetap saja sebagai muslim dan nona alika pun berhijab, sebagai yang bukan muhrimnya dilarang berdekatan, apa lagi sampai harus bermalam dalam satu ruangan berdua dan sampai harus berpelukan, tetap saja kesannya nona alika itu wanita tidak baik bagi mana menurut anda.?" Pertanyaan dari salah seorang media.
Tentu saja Tasya dan melihat tersenyum puas dengan pertanyaan media tersebut.
" Oke,,, di sini saya kan belum selesai menjelaskan nya, saya juga tahu pasti akan ada pemikiran seperti itu, maka dari itu saya ada kan konferensi pers untuk menuntaskan semua nya, untuk mencegah adanya fitnah lagi di kemudian hari, saya ingin memberi tau kan kepala semuanya bahwa sebenarnya, selain sebagai asisten saya nona alika juga adalah isteri saya yang sah secara hukum dan agama..." Secara tegas dan lantang Romi memberikan pernyataan itu.
Sontak semua syok suasana menjadi riuh tidak percaya dengan apa yang barusan mereka dengar, Tasya sampai histeris berteriak "tidak mungkin",
mama Ranti pun perotes dengan pernyataan Romi agar jangan main-main dengan masalah pernikahan, karena mama Ranti tidak merasa menikah kan Romi dan alika, tidak tau akan hal itu jadi sungguh syok saat mendengarnya.
Alika pun menatap Romi dengan tatapan mata tajam, mengapa mengatakan hal itu, dan mengatakan pernikahan mereka sah secara hukum dan agama, karena yang alika tau pernikahan mereka hanya pernikahan siri, hanya pernikahan kesepakatan saja.
" Tenang semua nya.... Tenang...!" Yunas menenangkan suasana yang Riuh...
Suasana menjadi tenang kembali...
Lalu Romi mulai berbicara lagi...
" Untuk keluarga saya terutama mama dan papa, maaf kan saya karena melakukan pernikahan tanpa sepengetahuan kalian, bukan karena tidak mendapat restu dari kalian, karena pernikahan ini mendadak dan desakan dari kedua belah pihak,
" Pihak siapa Romi,,, ?" Teriak mama Ranti geram... Memotong ucapan Romi, dua belah pihak semtara mama Ranti dan keluarga mengenal alika pun tidak seblum nya, menurut pemikiran mama Ranti
Lalu Andi dan papa bagas berusaha untuk menekankan mama Ranti, " nanti mah,,, kita minta penjelasan kepada romi di rumah jangan di sini, nanti malah akan membuat masalah semakin sulit,,!" Papa Bagas meminta agar istri nya tetap diam...
Kemudian Rom mulai menjelaskan lagi yang sebenarnya terjadi, awal mula terjadinya pernikahan antara dirinya dengan alika,
Dan membeberkan bukti pernikahan nya, surat kawin, dan foto foto pernikahan yang sengaja di ambil untuk bukti di kemudian hari.
Penghulu, saksi saksi pernikahan dan kakak alika, pun mendapat giliran untuk memberikan pernyataan nya, bahwa pernikahan itu benar benar terjadi.
__ADS_1
Tasya sampai tak sadar kan diri menerima kenyataan bahwa Romi telah menikah dengan alika.
jangan lupa tinggalkan jejak mu dengan cara like, vote, komen terimakasih 🙏🙏🙏