
Luka hati akan kian parah jika di tambah dengan perasaan kecewa. Pasalnya, selain menyembuhkan luka hati, seseorang juga harus memulihkan dari rasa kecewa yang di alami.
Seperti yang di alami oleh Fahri,,, karena merasakan rasa itu Fahri tak sanggup lagi untuk sekedar berkata...
Fahri teramat syok mendengar pernyataan dari alika perihal kemungkinan alika akan memiliki anak dengan Romi, dengan demikian Alika sudah pasti melakukan hubungan suami istri selayaknya.
Fahri merasa sangat di hianati, harapannya begitu besar bisa hidup berdampingan dengan alika, dia yakin kebahagiaan nya hanya bersama alika, namun pada kenyataannya alika telah berkhianat.
" Alika sakit sekali rasanya perasaan ku, berkali-kali lebih sakti dari sebelumnya..." Batin Fahri tapi tak terucap oleh lisan nya, karena lidahnya terasa kaku.
Berkali-kali pula alika memohon maaf kepada Fahri namun sama sekali tidak ada respon dari Fahri, akhirnya alika memutuskan pamit dan keluar menemui orang orang di sana.
Dengan lesu dan ekspresi wajah yang nampak sangat sedih...😞😔😥
" Nak kamu tidak apa apa ?" Tanya bunda Tiya mewakili pertanyaan semua orang yang melihat alika
Alika hanya menggelengkan kepalanya perlahan dengan menunduk,
Entah jawab apa yang alika berikan,
Tapi melihat ekspresi alika semua memahami nya,
Bunda Tiya langsung memeluk nya berucap
" Sabar ya sayang,,,! bunda tau ini tidak mudah untuk mu,,,!"
Nenek Diah dan Alif mengusap usap pundak dan punggung alika sebagai isarat bahwa mereka memberi dukungan untuk menguatkan alika,
Sementara Romi dan yunas hanya melihat nya saja,
Karena hari pun sudah sore mereka pun berpamitan kepada keluarga Fahri untuk meningkatkan rumah sakit, lalu masuk menemui Fahri, mendoakan kesembuhan Fahri kemudian pamit, lalu bergantian dengan Romi dan yunas masuk menemui Fahri untuk berpamitan.
" Maaf kan saya atas semua kejadian ini, saya tau, menyembuhkan hati yang terluka tak semudah mengobati luka gores di kulit, mengobati luka hati bukan dengan obat, tapi hati yang terluka hanya bisa di pulihkan dengan kelapangan dada, jadi berlapang dada lah menerima kenyataan, itu akan membuat keadaan mu menjadi lebih baik" pesan dari Romi, namun terdengar seperti sebuah ejekan bagi Fahri.
Ingin sekali rasanya Fahri menghajar kembali wajah Romi, tapi apa lah daya nya, untuk berbicara saja dia tak sanggup.
" Cepat sebuah ya,,," ucap yunas dan ikut melangkah pergi
Namun di hentikan oleh Fahri dengan ucapan nya, " jaga alika, bahagia kan dia, jika tidak saya tidak akan tinggal diam lagi, saya akan mengambil nya kembali dari anda"
Mendengar ucapan Fahri, Romi menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah Fahri.
" Tenang saja tuan... Saya lebih dulu mencintai alika, jadi cinta saya pun lebih besar kepada alika di banding cinta anda" Romi membalas ucapan Fahri.
" Apa Maksud anda lebih dulu mencintai nya...?" Tanya Fahri tidak mengerti
" Tanya Abi anda beliaw lebih tau segalanya" jawab Romi.
" Abi...?" Fahri semakin bingung...
" Ya...!" Lalu Romi berlalu pergi
Keluarga alika berpamitan kepada keluarga Fahri mereka saling berpelukan perpisahan, tapi tidak untuk Fika dan Alif.
Saat alika berpelukan dengan Fika
Fika berucap " hebat kamu alika! Bisa bikin keadaan adik ku seperti ini! "
Alika " ini kan yang kamu mau dari dulu!"
Fika " hanya perpisahan mu dengan nya yang ku mau!"
__ADS_1
Alika " selamat!!! tuhan mengabulkan doa mu, selamat berbahagia di atas penderitaan adik mu sendiri...!" Lalu alika melepaskan pelukan nya dan berlalu.
Kemudian di ikuti oleh keluarga nya, Romi dan yunas bergegas pergi meninggalkan rumah sakit.
Saat keluarga Fahri masuk, Fahri langsung menginterogasi Abi nya " Abi apa maksudnya, Abi tau segalanya tentang Romi dan alika?"
Abi " apa maksud mu nak ?"
Fahri " tuan Romi mengatakan itu, dia lebih dulu mengenal dan mencintai alika dari pada aku, dan Abi tau segalanya !"
Kemudian Abi, menceritakan semua nya di depan istri, dan anak anaknya dari awal Romi menemukan alika kecil saat hilang, kebaikan Romi masalah yayasan, dan ayah Bayu selalu berucap seolah menjodohkan Romi dengan alika di setiap candaan dan basa basi nya kepada romi.
"Ayah Bayu sangat menyukai Romi bukan karena hartanya melainkan mengagumi kedermawanan hati Romi...
Romi pun sungguh menghormati ayah Bayu termasuk menghormati Abi juga, saat pertemuan terakhir ayah Bayu dan Romi di bandara, saat keberangkatan Romi keluar negeri untuk mengenyam pendidikan di sana, ayah Bayu sempat mengucapkan bahwa ia akan mempersiapkan alika, menjadikan nya istri yang layak untuk Romi, ucapan itu seperti sebuah amanat untuk Romi agar memperistri putra nya, dan saat terakhir Abi bertemu almarhum, beliau berpesan untuk mempertemukan Romi dan alika jika Romi kembali dari luar negeri.
Saat romi kembali, ayah Bayu sudah meninggal dunia sekitar 3 atau 6 bulanan, Abi di minta untuk menunggu Romi di makan almarhum, karena Romi ingin langsung berziarah ke makam ayah Bayu, walaupun semua keluarganya telah menyambut nya di bandara, setelah selesai berziarah kami berniat akan mengunjungi keluarga almarhum, dan niatnya Abi akan mempertemukan Romi dan alika sesuai amanat almarhum, tapi saat akan berangkat ke kediaman almarhum, tiba-tiba Romi mendapat kabar bahwa keluarganya mengalami insiden kecelakaan saat kembali dari bandar, mendengar kabar itu Romi mengurungkan niatnya untuk berkunjung ke kediaman almarhum untuk menemui keluarga almarhum, Romi hanya menitipkan sejumlah uang untuk keluarga almarhum sebagai santunan.
Setelah kejadian itu, Abi seakan mengemban beban yang besar karena belum bisa melaksanakan amanat dari almarhum, Abi sering sekali menghubungi dan mengajak Romi untuk bertemu dan berkunjung ke kediaman keluarga almarhum, namun Romi selalu tidak punya waktu karena kesibukan nya.
Di tambah hubungan mu dengan alika yang semakin dekat dan ingin lebih serius, sehingga Abi merasa bingung dan kesulitan untuk mempertemukan Romi dan alika.
pada kenyataannya takdir lah yang mempertemukan mereka, sehingga dengan caranya sendiri alika dan romi bertemu dan menjadi sepasang suami istri, sesuai dengan keinginan almarhum, maka dari itu maaf kan Abi, Fahri !, Abi tidak bisa membela mu" penjelasan Abi Husein.
" Apa alika tau akan hal itu,,,? " Tanya Fahri
" Seperti nya tidak,,, karena seperti kepada keluarga Abi, Romi pun tidak mengenal, keluarga ayah Bayu. Romi pun tidak menyadari kalau kata kata ayah Bayu itu sebuah amanat, karena setiap pertemuan, dan kedekatan kami bersama romi hanya terkait dengan yayasan dan tentang pengetahuan atau pelajaran spiritual Romi.
" Lalu bagaimana Romi tau tentang semua itu, atau bagaimana Romi tau kalau alika putri ayah Bayu, dan anak kecil yang ia tolong" tanya Fika.
" Ya awal nya Romi memang tidak tau kalo dia telah menikahi putri almarhum, dan menikahi gadis kecil yang selalu hadir di mimpi nya, karena gadis kecil itu sering hadir di mimpi nya, bahkan sebelum almarhum meninggal gadis kecil itu hadir di mimpi nya, datang kepada nya dan menangis seperti saat dia hilang dulu, karena itu Romi tidak pernah lupa sosok gadis kecil itu.
Saat alika bercerita tentang ayah nya adalah salah seorang pendiri yayasan Nurul iman bersama Abi kiyai Husein, Romi baru menyadari nya. Lalu memastikan nya sendiri dengan datang langsung ke kediaman almarhum, bertemu dengan nenek Diah. Di sana Romi melihat Poto Poto ayah Bayu bersama alika, dan melihat Poto kecil alika, kemudian nenek Diah memberi tau nya bahwa Poto itu adalah Poto istri nya saat masih kecil, barulah Romi menyadari semua nya,
" Berarti Romi tidak mencintai alika kalau begitu Abi, dia hanya mempunyai rasa tanggung jawab kepada alika atas amanat almarhum!" Ucap Fahri
" Tidak Fahri,,, saat romi di minta untuk menikahi alika Romi sama sekali tidak menolak nya, karena saat pertama Romi melihat alika dalam kondisi wajah yang penuh luka entah mengapa Romi sangat tertarik kepada alika dan langsung menyetujui pernikahan itu!". masih penjelasan dari Abi.
" Nak karena itu lupakan alika,,, Abi tau itu tidak mudah tapi seiring waktu pasti kamu bisa melupakan semua nya, karena di sini tidak ada yang bisa di salah kan, ini takdir nak,,, terjadi sesuai kehendak nya...! Pasti akan ada yang lebih baik untuk mu percaya lah..." Abi memberi pengertian kepada Fahri.
Fahri pun sedikit mengrti dan mulai menerima kenyataan...
...
Di parkiran....
Saat semua keluarga akan masuk kedalam mobil alika pun hendak ikut masuk,
tapi Romi menarik lengan alika dan bercap " mau kemana...?"
Otomatis langkah alika terhenti dan langsung melihat kearah Romi, yang berada di samping nya.
" Ya mau masuk mobil lah,,, mau pulang !, kata nya mereka ( keluarga nya ) mau ke rumah anda kan di undang makan malam oleh Mama Ranti,,,!" Ucap alika
" Ya tapi kamu mo kemana...! Kamu tetap ikut sama saya, naik mobil saya...!" Jawab Romi
" Ya nak,,,! Kamu ikut suami kamu aja nanti kita ketemu di rumah tuan Romi,,,!" Ucap bunda Tiya yang melihat dan mendengar pembicaraan Romi dan alika.
" Ya kan,,, tiap hari juga aku sama sama dia terus bunda,,, jadi apa salahnya sekarang aku ikut kalian...!" Perotes alika
" Ya itu memang sudah kewajiban dan sudah keharusan bagi seorang istri... ikut suaminya!" Nenek Diah ikut menimpali...
__ADS_1
" Iya...iya ..!!!" Alika mengalah.
Kemudian Romi membukakan pintu mobil untuk alika, agar alika segera masuk, sebelum masuk mobil alika menghentak hentakan kaki nya karena kesal.
Setelah alika masuk kemudian Romi pun mengikuti nya, pak Edy pun segera melajukan mobilnya dan di ikuti oleh keluarga alika dari belakang...
Di dalam mobil alika duduk menghadap jendela mobil membelakangi Romi,
Tapi Romi tidak menanggapi nya, Romi malah mengingat kedekatan alika dengan Fahri,
bersama Fahri, alika bisa tertawa dan terlihat bahagia mengapa dengan nya alika selalu terlihat kesal. Romi menghela nafas panjang dan menghembuskan nya dengan kasar... Seakan melepaskan sesak di dadanya lalu menutup mata nya
Mendengar itu, alika berbalik ke arah Romi dan menatap nya... Dan bertanya " anda kenapa...?"
"Entah lah... rasanya dada saya sangat sesak!" Jawab Romi
" Apa Anda sakit tuan,,,?" Tanya alika khawatir dan merubah posisi duduk nya menghadap ke arah Romi, sambil mengecek suhu tubuh Romi dengan menempelkan telapak tangan nya di kening Romi.
" Apa saya menyakiti anda...?" Masih tanya alika
Romi hanya menggelengkan kepalanya perlahan dengan masih menutup mata nya...
"Tuan jangan begini dong,,, tuan...!!!" Seru alika sambil memegangi paha Romi dan mengoyang goyang kan nya, seperti sedang merajuk...
"Aku gak papa,,, aku cuma takut kehilanganmu...!!!" Ucap Romi
" Tuan... Sekuat apapun tuan bertahan mempertahankan nya, jika tuhan berkehendak pergi maka akan tetap pergi, jika sekuat apapun aku berusaha pergi, tapi jika tuhan berkehendak aku tinggal makan aku akan tetap tinggal... Seperti halnya pernikahan kita tidak di sangka, tidak di duga, dan tidak di rencanakan tuhan berkehendak kita menikah maka terjadilah pernikahan ini...!" Tutur alika
" Honey,,, bisa kah kamu kasih aku kesempatan untuk mempertahankan hubungan ini...?" Tanya Romi dengan tatapan penuh harapan menatap alika...
Alika bingung harus menjawab apa
Kemudian alika hanya mengangguk perlahan...🥺
Mendapat respon positif dari alika Romi sungguh merasa senang kemudian menarik alika kedalam pelukannya...
Alika hanya bisa pasrah... Dan memang tidak di pungkiri alika sangat nyaman jika berada di pelukan Romi...
....
Pak Edy : kacang kacangan...!
tuan Romi :🤫 jangan mengacaukan suasana,,, awas aja nanti saya potong gaji selama 1 tahun...
Pak Edy " 🤭🤐🤐🤐
Othor : 😂😂😂😂
Ayang Omi : othor....!!! 🤫🤫🤫
Othor : diiih sendiri nya yang berisik...😏
Ayang Omi : jangan ngetawain thor!!!
Othor : yeee...! serah othor dong 😛
Ayang Omi : iya... iya serah othor !!! Othor mah kan bebas 😒
Othor : diih ngambek ni yeee !!! 😂😂😂
*jangan lupa ritual nya para AL...!!! tinggalkan jejak mu, othor mohon dukungan nya, dengan cara like, vote, komen, terimakasih 🙏🙏🙏
__ADS_1
jangan pelit pelit lah... nanti kuburan nya seperti!!! 🤭🤭🤭 ✌️✌️✌️*