
tak lama ada pelayanan datang dan menghampiri alika,,, "Nona alika..!" ucap pelayan itu,
" ya,,, saya!!!" jawab
" nona,,, ada yang mencari anda di luar, kata nya namanya Kania adik anda!"
" suruh masuk,,,!!!" Romi yang menjawab
kemudian pelayan itu kembali, dan mempersilahkan Kania untuk masuk.
Kania masuk lalu menghampiri dan menyapa semua nya.
dan penampilan Kania tidak jauh beda dengan dengan alika, ia juga mengenakan celana jeans, baju tiset, dan sepatu sneakers, hanya beda warna dan model saja, Kania pun tidak memakai hijab (ala ala gadis remaja kekinian)
semua menatap Kania lalu menatap alika bergantian,
"apa mereka seumuran,,,?" tanya salah satu dari mereka.
Alika dan Kania hanya saling menatap lalu mereka berdua menatap Romi secara bersamaan...
Romi pun menatap mereka berdua secara bergantian.
"tidak,,,! mereka tidak Seumuran,,, usia mereka selisih dua tahunan adik saya Kania masih duduk di bangku SMA kelas 9, sementara istri saya sudah kuliah, di kota nya, karena istri saya harus ikut dengan saya, beliau menunda dulu pendidikan nya!" Jawab Romi dengan ekspresi datar
" saya kira anda pedofil,,,!!!" gumam Nita, sambil tersenyum mencibir Romi.
" Nita jaga ucapan mu...!" ucap ayah nya, mengingatkan Nita karena walaupun hanya menggumam semua bisa mendengar nya.
" anda kenapa ya nona Nita,,, seperti nya saya rasa hari ini anda sangat sensitif kepada saya, apa anda sedang datang bulan...?" ucap Romi seakan berbalik mengolok Nita.
Susana menjadi tegang terutama Nita wajah berubahnya berubah pucat tidak menyangka Romi akan melawan nya yang seorang wanita.
sementara yang lain yang sudah memahami sifat Romi, takut Romi berbuat atau bertindak lebih dari itu karena jika sudah terpancing emosi nya Romi bisa berubah menjadi sangat tegas (kejam).
" sudahlah,,,!!! perbedaan usia dalam suatu hubungan itu sudah lumrah, bahkan nabi Muhammad dengan Siti Khadijah pun selisih beberapa tahun lebih tua sang istri...! tidak jadi masalah yang penting kita saling memahami, dan mengerti satu sama lain sehingga pernikahan kita bisa langgeng sampai kakek nenek,,, benarkan tuan...!" Alika berusaha meredam emosi Romi.
" ya Anda benar sekali nona alika,,,!" ucap yunas sangat kagum dengan apa yang di ucapkan alika karen mampu meredam emosi Romi.
" oke,,,! bisa kita pergi sekarang,,,,!!!" ajak Kania kepada alika
" ya,,, tentu saja,,,!!!" jawab alika
" tuan saya permisi dulu,,, saya akan segera pergi dengan kania,,,!" Alika pamit kepada romi
" ya,,, hati - hati honey....!"
kemudian alika men...m tangan Romi, dan romi men...m kening Alika, hal itu bisa mereka lakukan sebelum Romi berangkat kekantor itu pun di lakukan, di kamar agar tidak ada yang melihatnya
namun kali ini mereka lakukan di depan banyak orang bahkan di depan para klien Romi.
wajah alika terlihat memerah karena merasa malu ia pikir Romi tidak akan men..m kening nya di depan banyak orang.
andi, Kania, dan yunas hanya tersenyum senyum melihat nya
sampai Andi menutup mata Kania dengan telapak tangan nya bermaksud Berca...
" hmmm...!" andi berdehem memberi kode ada anak di bawah umur
"apa sih..., bisa aja kali...!" bisik Kania kepada Andi sambil menyingkirkan tangan andi yang menungkup mata nya.
berbeda dengan niat yang merasa geram melihat pemandangan itu. dan memalingkan muka " dasar Nora,,,!" batin nya.
(othor : sirik ni Yee!! 😝)
__ADS_1
(Kania: di othor julid banget...😅)
(othor : abis othor suka gereget sama orang kaya si Nita kaya gitu...)
(Kania : sama donk thor,,, aku juga dah geregetan banget dari tadi sama othor... yang jarang libatin aku di cerita ini.😏 aku kan pegel nunggu nya)
(othor : diih ko gitu... ni kan emang cerita nya ayang Omi sama neng lika,,, sabar ya,,,! nanti ada bagian nya buat kamu... maka nya doa dulu biar othor dapet Ilham supaya bisa cepat cepat ngelarin kisah ayang Omi sama neng lika,,, buat para AL bantu like, vote, komen ya 🙏🙏🙏)
(Kania : diiih othor malah peromsi...)
(othor : sekalian 😅😅😅)
...
" sampai jumpa my honey,,,,!" ucap Romi setelah men...m kening Alika.
Alika hanya mengangguk kan kepala, tidak mampu berkata kata karena gugup...
kemudian mereka berdua berlalu pergi....
" ciiyee,,,,,! ada yang salting nih sampai wajahnya berubah kaya tomat mateng 🍅 " Kania menggoda alika setibanya di luar ruangan privat
" iiih apaan sih kamu...!!! lagian apa apaan juga sih tuh kakak kamu kayak gitu di depan orang banyak, dah tau ada yang kepanasan, jadi tambah kebakaran kan dia jadinya..." jawab alika dan yang alika maksud dia itu Nita.
"hahaha....😂😂😂, bisa aja kamu kak...!" Kania malah tertawa mendengar ejekan alika untuk Nita.
" sekarang kita kemana dulu nih...! apa Kaka mo makan siang dulu,,, aku sih udah tadi abis nungguin kak Lika lama sih jadi aku keburu lapar 😁!!!" ucap kania
" gak usah,,, aku dah makan tadi di rumah." jawab alika
"oke,,, kalau gitu, berarti kita langsung let's go...!!!" Kania
dua adik, kakak ipar ini memang sangat kompak, alika yang tadi nya malas sekali di suruh shopping, dia malah bersemangat terbawa oleh semangat nya Kania.
Alika hanya tersenyum menyapa pak Edy,
dan saat alika hendak masuk mobil Kania pak Edy menghentikan alika
" nona alika tunggu,,, saya di perintahkan untuk mengantar anda oleh tuan Romi,,,!" pak Edy menghentikan alika pak Edy lah yang mengantarnya
" tidak usah pak Edy saya ikut Kania aja, kita kan memang akan pergi bareng,,, lagi juga tinggal nyebrang aja, sebenarnya jalan kaki lebih dekat, jadi gak usah muter dulu...(karena kalau naik mobil nyebrang nya harus sesuai jalur)"
" tapi nona...!" ucap pak Edy terhenti
" pak Edy jangan kawatir,,, nona alika aman sama Aku,,,,!" Kania menghentikan Ucapan pak Edy
" bukan masalah aman nya nona kania,,, tapi saya bisa kena masalah kalau nona alika bukan saya yang mengantarkan nya...!" jawab pak Edy ketakutan.
" pak Edy nanti aku yang ngomong sama kak Romi,,,! biar pak Edy gak kena marah." Kania
" tapi nona...!" pak Edy tetapi tidak yakin kalau bukan Romi sendiri yang memerintahkan untuk tidak mengantar alika.
"ni ya pak Edy aku telpon kak Romi sekarang" karena pak Edy sama sekali tidak mau pergi dari pintu mobil Kania berusaha menghalangi mobil itu untuk pergi.
Kania langsung menghubungi Romi yang sudah mulai membahas masalah proyek bersama klien nya,
henpon Romi memang tidak bersuara hanya bergetar saja, Romi sengaja mematikan suara henpon nya agar jika ada panggilan masuk suara henpon nya tidak menggangu.
Romi sangat serius memperhatikan orang yang sedang berbicara menerangkan perihal proyek, keuntungan nya apa saja, seberapa persen keuntungan yang akan di peroleh, berapa Dana yang harus dikeluarkan, langkah langkah apa saja yang akan di tempuh untuk mengatasi kendala-kendala yang akan terjadi, dan sebagainya, mereka akan bergantian menerangkan nya dari masing-masing pihak.
namun tiba-tiba terasa getaran di saku depan celananya yang membuat Romi kaget,,,
" astaga,,,!!!" seru Romi, sontak semua mengalihkan pandangannya ke arah Romi dan menatap Romi dengan rasa penasaran.
__ADS_1
" kenapa tuan... ada apa,,,? " tanya mereka
" oo sorry,,, sorry,,,! ada panggilan masuk..." Romi merasa tidak enak hati karena merasa mengacaukan suasana.
andi dan yunas malah berbisik bisik,
" heboh banget sih dia cuma dapet panggilan telepon aja,,," bisik Andi
" paling juga urusan sinyal nya si Otong kali..." yunas balik berbisik...
" Alika...!" mereka menebak dengan serempak saling menatap dan tertawa
" yunas, Andi jaga sikap kalian...!" Romi marah karena Romi tau seperti biasa mereka sedang mengolok Romi.
andi dan yunas melipat kedua bibir mereka untuk menahan tawa.
kemudian Romi mengangkat panggilan suara di henpon nya.
" halo...!"
Kania bukan nya menjawab dia malah memberikan henpon nya kepada alika yang berada di samping nya agar alika yang berbicara.
awalnya alika menolak,,, tidak ingin bicara namun terdengar suara Romi yang marah, karena Kania sempat memencet loud speaker otomatis mereka semua mendengar suara Romi di ujung telepon
" heey,,, jangan main main dengan saya... Kania...!!!" sebenarnya Romi pun penasaran ada prihal apa Kania menghubungi nya.
karena takut Romi makin marah terpaksa alika yang berbicara,
" ya halo assalamualaikum tuan...!!!" Alika dengan lemah lembut sementara Kania malah cekikikan
" oo kamu my honey,,, ada apa,,,?" tanya Romi dengan nada melemah dan semua mendengar nya, semua tersenyum terutama andi dan yunas. sebaliknya dengan niat.
kemudian alika menjelaskan, memberi tau bahwa ia pergi menggunakan mobil Kania.
"kenapa my honey,,, kamu tidak mau di antara oleh pak Edy, jangan bilang kamu ngambek gara-gara tadi dia tidak bisa mengantar mu...! ( belum juga alika menjawab) jangan begitu dong my honey,,, akhirnya kan pak Edy tetap mengantar mu...!"
Alika menghela nafas panjang dan menghembuskan nya secara kasar, karena lelah berdebat, padahal Romi sengaja dia ingin berkesan baik di depan para klien nya, sebab dia tadi sempat marah saat Kania tidak menjawab sapaan nya.
dengan perlahan dan penuh kesabaran alika menjelaskan bahwa pak Edy menghalangi nya untuk pergi kalau bukan dia yang mengantarkan, karena pak Edy patuh akan perintah tuan nya.
" kenapa ribet banget sih my honey tidak usah naik mobil sendiri sendiri dengan Kania kamu sama Kania tinggal pindah mobil aja ke mobil nya pak Edy, atau pak Edy yang nyetir'in mobil Kania... okeh bereskan, dah gak usah ribet buang buang waktu aja...!" jawab Romi santai
" ya Allah Tuhan ni orang.... hiiiih 😬..... ya udah terimakasih....!" alika bener bener kesal dan menyudahi panggil suara itu dengan
" kembali kasih... mmuuccuuah😘" Romi menutup telepon nya.
"kesambet setan dari mana dia ko bisa manis banget kaya gitu, biasanya kan kecut banget...!" bisik Andi kepada Yunas
" saya jadi penasaran kaya gimana ekspresi wajah nona alika di sana,,, apa meleleh seperti coklat yang di panaskan, apa seprti es krim mencair....!" yunas balik berbisik
"sama aja dodol...!" jawab Andi
seperti biasa mereka malah tertawa .... Romi menyadari kalau Andi dan yunas sedang mentertawakan nya, ya memang seperti itu biasanya Romi sudah paham betul dan menatap keduanya dengan tatapan tajam.
...
Kania malah tertawa terbahak bahak
" kamu ngrjain aku ya,,,!" seru alika kesal di tertawa kan dan merasa di kejari di tambah sikap Romi yang sangat menyebalkan.
"ya udah pak Edy anda yang antara kami,,," Kania menyuruh pak Edy naik mobil nya, dan mengemudikan nya bertukar dengan supir pribadi Kania, sesuai saran dari Romi.
" eeh bodoh banget ya kita mesti eyel eyelan segala kenapa gak kepikiran begini dari tadi sama kita, buang buang waktu aja bener kata tuh power rangers (Romi yang mereka maksud),,,!" ucap alika baru menyadari...
__ADS_1
Kania dan pak Edy tertawa mendengar ucapan alika 😂😂😂