Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda

Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda
BAB - 91


__ADS_3

Hari-hari kian berlalu walaupun aku dan kamu hanya sebatas waktu, kita telah ukir sebuah persahabatan melangkah dalam satu rasa, suka maupun duka.


Telah berlembar-lembar cerita kita torehkan berbaur dalam persahabatan yang indah, kamu begitu mengerti apa mau dan maksudku sahabat... kaulah teman dalam hidup ku tak pernah membenci menyakiti, tak pernah pula berhenti memberi motivasi.


begitulah ungkapan yang cocok dari Romi kepada yunas...!!!


...****************...


WARNING....!!!!


BAB ini mengandung adegan 21 +++


mohon bijak dalam membaca


...****************...


Mendengar kegaduhan suara tawa yang pecah dari dua sahabat yang sedang bercanda ria.


Alika bangunan dan keluar dari kamar dengan menggulung seluruh tubuhnya dengan selimut.


Karena ia menyadari pakaian yang ia pakai tidak pantas di lihat oleh orang lain, ya pasalnya alika tau Romi tidak sendirian mendengar gaduhnya suara tawa itu.


Jika hanya ada Romi tidak akan segaduh itu, dan tidak masalah jika hanya Romi yang melihat alika berpakaian seperti itu. karena alika pun telah menyadari Romi telah melihat seluruh tubuh polosnya tanpa sehelai benang pun saat romi menggantikan pakaiannya.


" Heey apa yang kalian lakukan...!" seru alika melihat Romi yang sedang menggelitik yunas


sambil tertawa bersama yang membuat gaduh seisi apartemennya.


Romi langsung menghentikan aksinya dan menoleh ke sumber suara. alangkah kagetnya Romi, dan yunas melihat alika telah berdiri di belakang Romi dengan berkerumun selimut.


" kamu...!" Seru Romi


" nona alika...!" Seru yunas


Seru Romi dan yunas saat melihat alika.


" Pantes saja Robert menyangka anda gay tuan,,,! ternyata begitu kelakuan anda...!" ucap alika kesal


" Apa maksud mu...?" tanya Romi datar


" Ya bagaimana tidak, anda bukannya menemani isteri, malah membiarkannya sendirian, dan malah lebih memilih disini bercengkrama dengan tuan Yunas...!" Alika berbicara dengan nada kesal.


" Apa,,,! bercengkerama....!" seru dua sahabat secara bersamaan.


Menyadari ucapan alika, Romi menendang tubuh yunas agar menjauh darinya... sambil berucap " Menjauh kau dari ku....!"


" Sialan.... habis manis sepah di buang...!" ucap yunas merasa di campakkan.


Mereka berdua seperti sedang selingkuh di pergoki istri.


Alika pun terus ngedumel... memarahi Romi...


" Bukannya istirahat membersihkan diri malah asyik-asyikan bercengkerama sama yunas...!" dumelan alika


" Yaelaah honey...! sama yunas aja kamu cemburu,,, giliran sama perempuan penggoda kamu bisa aja...!" Romi menimpali alika.


" Kata siapa aku gak cemburu... melihat mu bersama perempuan penggoda itu, justru karena cemburu aku menghampirimu!" Alika malah makin marah.


" Tapi kamu tak semarah ini,,, kepada ku,,,!" jawab Romi


" Karena aku tau cara bersikap...!" Alika makin kesal...


"Karena sikapku, anda mendapat pujian dari semua orang di sana...! " Alika mengingat peristiwa itu


Romi sungguh heran melihat perubahan emosi alika, tadinya saat tubuhnya lemas, sikap alika manis sekali bermanja-manja kepadanya, mengapa Sekarang alika terlihat begitu segar dan galak.


" Waduh... ada perang dunia ke tiga nih...! aku gak ikut ikutan ya...!" ucap yunas melihat perseteruan alika dan romi


"Lebih baik aku pamit pulang aja deh...!" yunas tidak mau ikut campur.


Dan langsung pamit untuk pulang...


" Sialan Luh...!!! lu kan penyebabnya malah mau kabur....!" jawab Romi kesal


" Tuan selama tersiksa semalam ya,,, selamat bertarung untuk iman, imin, dan hawa nafsu... ha, ha, ha...!" yunas malah menggoda Romi saat mengantarnya di depan pintu.

__ADS_1


"Kurang ajar lu ya,,,,!" seru Romi kesal


" Saya tunggu hasil akhirnya besok tuan...!" seru yunas sambil berlalu pergi masih menggoda Romi.


Romi masih bisa mendengar seruan yunas dan tersenyum tipis... " Sialan...!" gumam Romi.


...


Romi menutup pintu dan kembali kedalam, dan melihat alika sudah masuk kembali ke kamar.


" Spa yang harus aku lakukan sekarang...?" gumam Romi bingung berdiri mematung di ruangan tamu.


Kemudian Romi berlalu masuk kedalam kamarnya melihat alika sedang duduk mematung di bibir tempat tidur.


" Gelek...!!!" seketika Romi terpaku dan menelan ludah kasar melihat alika menatapnya tajam dengan pakaian yang tembus pandang.


Romi gugup bingung harus berbuat apa!


" Kenapa berdiri di sana...!" ucap alika karena melihat Romi hanya berdiri di balik pintu.


" Aku harus ngapain,,,!" jawab Romi panik


" Ayo tuan bersihkan diri mu, sudah malam istirahat lah...!" ucap alika sambil menghampiri Romi yang masih berdiri mematung dan malah semakin gugup.


Untuk menepis semua rasa panik, gugupnya bercampur jadi satu. Romi langsung bergegas masuk ke kamar mandi.


" Ooh tuhan... Alika apa aku sanggup menghadapi mu malam ini...!" Romi tidak yakin dengan dirinya sendiri.


kemudian Romi menyiram tubuhnya


di bawah shower dengan air hangat.


Terasa begitu menenangkan hati dan pikirannya menyirnakan segala emosinya. kejadian yang beberapa waktu lalu Telah memancing emosinya ... membuatnya begitu lelah... menghadapinya, dengan guyuran air hangat seakan semua emosi itu lenyap terbawa air yang mengalir membasahi tubuhnya....!


Setelah di rasa cukup Romi keluar dari kamar mandi dengan rambut basah dan hanya mengenakan handuk yang melilit di pinggangnya.


Saat romi keluar tiba-tiba perasaan gugup dan panik itu datang kembali... tapi kali ini bukan hanya Romi yang merasakannya alika pun merasakan hal yang sama.


Bagaimana tidak, sebagai seorang yang telah dewasa, telah terikat dengan satu ikatan yang sah, di dalam satu kamar, dengan penampilan mereka yang sama-sama meresahkan...!!!


" Kamu belum tidur...!" tanya Romi gugup lalu melangkah menuju lemari pakaiannya, ia kira alika sudah tidur saat ia selesai mandi.


" Jangan menatap ku begitu nanti kamu ileran...!" ucap Romi menyadari alika yang terus saja menatapnya.


" Ya memang,,,!, jika ingin sesuatu tidak terwujud atau tidak terlaksana bisa ileran, tapi anda bisa mewujudkan keinginan ku jadi aku tidak takut ileran..."! Jawab alika penuh arti


Mendengar jawaban alika Romi menaikan sebelah alisnya.


" Apa maksudmu,,,! memang apa yang kau inginkan...?" tanya Romi tidak mengerti


" Apa anda tidak ingin meminta hak anda sebagai suami...?" ucap alika pelan sambil menunduk, karena ragu mengucapkannya.


" Apa...!" Romi tidak yakin dengan apa yang ia dengar.


" Apa anda tidak menginginkan saya...?" ucap alika memperjelas.


Romi yang sedang memilih baju gantinya sejenak terhenti mencerna ucapan alika.


" Tidak honey,,, aku tidak mau menyakitimu lagi, dengan memaksamu untuk melakukan itu,,,! apa lagi dengan keadaan mu yang sedang terpengaruh minuman beralkohol. pengecut bagiku jika melakukan hal itu, dengan keadaanmu yang seperti itu.!" jawab Romi setelah memahami maksud alika.


Mendengar ucapan Romi, alika tersenyum lega... dan berkata " Terimakasih tuan... ternyata anda benar-benar menepati janji anda...!"


" Tapi saat ini aku dalam keadaan sadar sepenuhnya ...! karena obat yang aku minum tadi berkhasiat juga sebagai penawar menghilangkan pengaruh alkohol, jadi bagaimana jika aku yang menginginkan anda,,, jadikan aku milikmu seutuhnya...!" Alika telah membuka hati dan diri. telah yakin kepada romi setelah berbagai peristiwa yang mereka alami, Romi menunjukkan betapa ia sangat menjaga dan menyayangi alika.


Apa lagi saat Robert memperlakukan alika dengan kasar dan tidak sopan, menginjak-injak harga diri alika, Romi terlihat sangat tidak terima berusaha melindungi alika dari pelecehan yang di lakukan Robert.


Alika menyadari semuanya, bahwa hatinya telah yakin dan percaya kepada Romi.


...


Romi tidak percaya dengan apa yang ia dengar apa yang di ucapkan oleh Alika, Romi berbalik ke arah alika dan menghampirinya Romi ingin memastikan jika alika serius dengan ucapan /nya.


Setelah berada tepat di hadapan alika Romi langsung menyentuh wajah alika dan menengadahkan wajah alika.


" Tatap mata ku...!" ucap Romi untuk menyakinkan diri nya.

__ADS_1


Alika mengikuti apa yang di perintahkan oleh Romi. menatap mata Romi lalu tersenyum manis, Romi membalas senyuman alika dan merangkul pinggang ramping alika merapatkannya ke tubuh Romi.


Lalu mulai menyentuh bibir alika dengan bibirnya, mengecup berkali-kali bibir manis alika, kemudian alika mengalungkan tangannya di leher Romi memberi kode bahwa ia telah siap melakukannya.


Tapi Romi malah menahannya...


dan bertanya " kamu yakin honey...?"


Alika menganggukkan kepada dan terlihat malu-malu...! Romi makin gemes melihatnya.


Setelah mendapat jawaban dan respon dari alika tentu saja Romi tidak menyia-nyiakan kesempatan itu.


Romi langsung me* lu *ma*t bibir alika dan alika pun membalasnya, membuat Romi makin bersemangat, Romi sedikit menggigit bibir alika agar alika membuka mulutnya, Romi menjelajahi seluruh isi mulut alika dengan lidahnya, sampai napas Alika Tersengal-sengal seperti kehabisan nafas.


Romi makin liar, mulai pindah mengecup bagian leher alika Samapi tidak ada satu bagian pun yang terlewati, tangannya mulai meraba ke bagian dada alika, memainkan gunung kembar milik alika, membuat alika merasakan kegelian namun menikmatinya meminta lebih dari itu, dengan napas bergemuruh tubuh alika melenguh merasakan perasaan yang seperti terbang ke awang-awang, Romi mulai mengisap ****** milik alika dengan mulutnya, me * lu *ma* t nya dengan ganasnya membuat alika mengeluarkan suara rintihan kenikmatan...


"aaaah...sssst...!" membuat Rom makin lebih bersemangat


Karena pakaian yang mereka kenakan sebelumnya memudahkan Romi menanggalkan seluruh pakaian mereka dengan mudah, kini tak sehelai benang pun yang membatasi tubuh mereka.


Romi mulai bermain di bawah pusar alika, memainkan mi ** v alika awalnya dengan bibir dan lidahnya, kemudian dengan jari telunjuknya sementara bibirnya kembali memainkan gunung kembar milik alika yang terasa lunak, kenyal, membuat Romi ketagihan bermain di sana.


Alika kembali melenguh, dan mendesah...


" aaaah,,, tuan... ssssttt aaah...!" Romi makin bergairah.


dan mulai memasukan si Otong ke Mi ** v alika


Alika merasa resah tubuhnya menegang karena merasakan sesuatu yang hendak masuk ke m ** v nya


"Tenang honey... tahan ya ini memang sakit tapi tidak akan lama...!" Romi menenangkan Alik


" Aku mulai sekarang ya...!" Romi memberi aba-aba, dan alika menganggukkan kepala.


Perlahan Romi mulai memasukan si Otong dan sampai seluruh bagian si Otong masuk sempurna.


Alika sedikit berteriak karena terjadi robekan di bagian Mi** v nya " Aaawww...!" teriak alika


" Tenang honey... !" ucap Romi dan me* lu *ma* t kembali bibir alika untuk menenangkannya, Sambil bermain bibir Romi melakukan gerakan naik turun, mengeluarkan dan memasukkan si Otong dengan perlahan. sampai alika merasakan kenikmatan, tubuhnya melemas, melenguh.... dan mendesah kembali.


"aaah tuan...!!!" ******* alika mulai merasakan kenikmatan lagi.


" Aku percepat ya honey...!" bisik Romi di telinga alika


Romi mempercepat gerakannya membuat mereka merasakan kenikmatan yang sama-sama melenguh dan mendesah... sampai mencapai puncak kenikmatan bersama-sama terjadi muntahan larva si Otong di mi ** v alika yang membuat tubuh Romi ambruk di atas tubuh alika,


" Aaah terimakasih... honey telah membuat Otong puas malah ini...!" ungkapan kepuasan Romi.


Setelah sekian lama Romi menantikan hal itu dan kini kesabaran dan penantiannya terbayarkan dengan keputusan....!


...


si Otong : 😅😅😅 makasih othor...🙏


othor : ngapain cengar-cengir...😏


si Otong: othor baik deh....😁😁😁


othor : HHmmm ,,, makanya othor juga bilang apa..! sabar dulu jangan ngedumel mulu...!


si Otong : othor baik aku doa'in abis ini banyak dukungan nya makin banyak yang like,,,, vote,,, dan komen buat othor terutama di bab ini...


othor : aamiin...!!!


😏😏😏 giliran di kasih enak baru mamaniseun !!!!


si Otong : 😅😅😅 🙏🙏🙏


....


Hay para ALrs ,,,, ✋ di BAB ini othor kasih lebih ya,,, hampir 2000 kata buat kalian semua, husus nya buat kalian yang selalu kasih dukungan buat othor, mood othor lagi bagus nih walaupun kerjaan rumah terbengkalai... 😅😅😅


yang penting kalian puas...!!! terutama ayang Omi + si Otong tentu nya neng lika juga...😅😅😅


jangan lupa ritual nya ya tinggal jejak mu dengan cara like, vote, komen ya di setiap bab nya supaya othor terus semangat dan lebih baik lagi dalam berkarya

__ADS_1


terimakasih 🙏🙏🙏


love you para ALrs 😘😘😘


__ADS_2