
Lagi dan lagi,,,, alika selalu merasa terpaksa mengikuti ke ingin Romi walaupun maksud Romi selalu baik tapi tetap saja alika merasa Romi egois.
Entah siapa yang salah....!!!
Apa memang Romi benar benar egois, atau hati alika yang terlanjur kecewa dengan semua sikap Romi kepada nya yang selalu menyebalkan, dari awal pertemuan mereka. jadi saat Romi bermaksud baik pun selalu salah atau menyebalkan menurut alika.
Saat sudah di dalam mobil seperti biasa alika enggan menyapa Romi bahkan berbasa-basi pun tidak.
Membuat Romi merasa kesal maksud baik nya tidak di hargai.
" Heey,,, kamu gak sopan sekali !!!" Ucap Romi yang kesal melihat tingkah alika
"Apa...!" Jawab alika dengan ekspresi wajah datar
" Saya ini tuan mu, sekaligus suami mu,,, kasih senyum apa gimana kek...! Ini nyapa juga nggak...." Romi menegur alika
" Kan udah tadi saya menunduk kan kepala tanda saya sangat menghormati anda, terus saya harus gimana....!" Jawab alika kesal
" Oke kamu memang maha besar....(Romi mengalah karena tidak mau berdebat dengan alika)"
" Gak kebalik tuh ngomong begitu....!" Alika bergumam
" Kamu kenapa susah sekali di kasih tau, sudah saya bilang kalau mau pergi hubungi pak Edy, minta dia mengantar jemput kamu,
Kenapa malah naik motor panas panasan, lagian kamu gak kapok apa dengan kejadian kecelakaan kemarin, Bu sari aja belum sembuh loh ...! karena kejadian itu..." Romi mengingatkan alika
" Udah ceramah nya...! Saya sudah menghubungi pak Edy, tuh tanya orang, (sambil menunjuk pak Edy yang berada di balik kemudi ) saya naik motor karena tidak ada pilihan, Kania nelepon saya terus supaya cepat nyusul dia. Pesen taksi online lama nunggu nya, lagian ngapain ngungkit-ngungkit masalah kejadian itu..., Itu tuh musibah anda mengrti tidak musibah!, siap yang mau terkena musibah....!!!" Jawab alika kesal karena Romi terkesan selalu menyalahkan dirinya akan kejadian kecelakaan yang menimpa Bu sari.
Kemudian alika memelankan suara nya dan ngedumel " kejadian itu benar benar musibah terutama buat aku,,,,! Aku jadi kehilangan segalanya karena kejadian itu, hidup ku jadi berubah 90 derajat karena harus hidup bersama orang yang sangat menyebalkan " alika menyesali peristiwa kecelakaan itu.
Walaupun alika berbicara dengan nada pelan Romi dan pak Edy masih bisa mendengar nya.
" Apa kamu bilang saya menyebalkan... Saya sudah baik loh sama kamu,,, saya tidak ingin terjadi sesuatu sama kamu, saya gak mau kamu panas panasan naik motor mana macet lagi...!!!" Romi tidak terima di bilangan menyebalkan.
" Anda juga pak Edy, saya sudah perintahkan anda untuk mengantar jemput istri saya, kenapa anda tidak mengikuti perintah saya,,,! Perintah istri saya berarti perintah saya...!" Romi memarahi pak Edy karena tidak menghiraukan perintah dari alika yang memintanya menjemput dan mengantar kan nya.
" Maaf kan saya tuan,,,, karena sebelum nona alika menghubungi saya, tuan Yunus lebih dahulu memerintahkan saya agar bersiap karena tuan akan keluar, sesuai dengan tugas saya hanya bekerja untuk anda mengantar kemanapun yang Anda ingin kan, jadi saya memohon maaf tidak bisa menjemput dan mengantar kan nona alika saat itu," jawaban pak Edy, dan menjelaskan alasan nya.
" Berarti Yunus biang kerok nya..., Saya kan bisa keluar pake mobil lain dan bisa nyetir sendiri, atau ada mereka kan (yunas dan Andi) yang nyetir." Romi masih kesal.
Alika hanya terdiam tidak menanggapi Romi dan pak Edy,,,
Karena tidak ada jawaban dari pak Edy, dan alika, Romi pun memilih diam... Dan hanya ada keheningan di dalam mobil.
Siang itu cuaca sangat terik, di tambah lalu lintas yang masih padat merayap, membuat alika merasakan mual dan pusing.
" Pak Edy bisa berhenti sebentar rasanya saya mual sekali,,,!" Alika meminta pak Edy menghentikan mobilnya, itu alasan alika kenapa ia lebih suka naik motor ketimbang naik mobil karena kadang ia suka mabok/mual jika naik mobil.
Pak Edy pun menghentikan mobil, kemudian alika membuka kaca mobilnya,,,
"Heey,,, jangan bilang kamu mau muntah..." Romi sedikit terkejut dengan apa yang akan di lakukan alika.
Tapi apa yang di lakukan alika, ia malah memanggil pedagang asongan yang menjual manisan buah mangga, yang di belah menyerupai bentuk bunga.
Dan membelinya beberapa buah, bermaksud untuk menghilangkan rasa mulai nya.
Alika pun menawarkan manisan buah itu kepada Romi dan pak Edy, namun mereka menolak nya.
Alika dengan lahap menikmati manisan buah tersebut, membuat Romi menelan ludah melihat nya karena ngiler/linu 🤤.
"Kamu tuh jangan makan sembarangan kaya gitu,,, seperti nya itu tidak higienis... Kamu bisa sakit perut nanti..." Romi mengingatkan dan sedikit khawatir.
" Baru sakit perut,,, sakit hati serasa tertusuk tembus ke jantung, sampai tubuh bergetar pun, saya bisa menahan nya...." Ucap alika dengan ekspresi wajah datar namun penuh sindiran...
__ADS_1
Romi menyadari Maksud dari ucapan alika...!!!
Romi hanya menghela nafa...
" Nona alika apa anda sedang hamil...?" Tanya pak Edy
"APA,,,,!"ucap Romi dan alika bersama dan saling menatap, mendengar pertanyaan pak Edy
" Kenapa ko tuan sama nona seperti nya sangat terkejut.... Bukan nya hal wajar jika sepasang suami istri punya keturunan, dan bukan kah itu salah satu tujuan dari pernikahan,,,?" Tanya pak Edy lagi
Alika langsung memalingkan wajah nya menyembunyikan ke gugup'an nya.
"Kenapa tiba-tiba anda bertanya seperti itu pak Edy,,,?" Romi balik bertanya
" Ya bisanya kan wanita hamil itu merasa mual dan ingin makan yang asem asem seprti yang nona rasakan barusan." Jawab pak Edy
" Oaalah.... Pak Edy...!!! Bukan berarti alika hamil donk,,, kalau cuma ngerasa mulai dan makan asem, semua orang bisa merasa mual karena sakit atau masuk angin, semua orang juga bisa makan yang asem asem kalau mereka mau atau mereka suka...!" Jawab Romi.
"Iya sih tuan... Ya saya berharap mendapat kabar baik dari hubungan anda dan nona alika..." Jawab pak Edy lagi
Lagi lagi Romi menghela nafas... Karena enggan menjelaskan seperti apa kondisi hubungan nya dengan alika.
" Pak Edy saya cuma mual karena memang kadang saya suka mabok jika naik mobil, makanya saya lebih sering atau lebih suka naik motor..." Alika menjelaskan
"Oo... Begitu ya nona alika ( pak Edy memahaminya) maaf kan saya tuan,,, nona...🙏" Ucap pak Edy
Lagi lagi alika dan romi menganggukkan kepala secara bersamaan...
"Andai saja apa yang anda ucapkan benar benar terjadi pak Edy,,,!!! Alika mengandung anak saya, mungkin saat itu hubungan kami akan sangat mesra dan saya akan merasa sangat senang sekali,,,! Semoga itu benar benar terjadi aamiin 🤲" batin Romi dalam diam nya
Alika pun membatin
" Pak Edy,,, saya tidak pernah membayangkan sampai ke sana... Hamil sama dia....(Alik melirik romi) apa mungkin...?" Alika tidak yakin.
Saat jalan sudah lancar dengan sekejap mereka pun sampai ketempat tujuan.
Kania pun sudah mengirim pesan kepada alika.
Saat pak Edy menghentikan mobilnya di depan pintu masuk lestoran, Romi dan alika merasa bingung...! Karena mereka sama-sama hendak turun.
" Kamu mau ikut saya,,,?" tanya Romi kepada alika.
" Kania ada di dalam menunggu saya sambil makan siang,,,!!!" Jawab alika. karena mall tempat mereka akan belanja berada tepat di depan restoran tersebut.
" Kebetulan sekali...!" Jawab Romi lalu turun dengan di bukakan pintu mobil oleh penjaga pintu lestoran.
Kemudian mereka berdua turun dari mobil dan bergegas masuk ke dalam lestoran itu.
Di dalam Romi langsung di sambut oleh pelayan yang memang di perintahkan untuk menyambut Romi dan mengantarkan nya keruangan privat.
Alika terlihat celingukkan mencari keberadaan Kania, dan mengutak-atik henpon nya mencoba menghubungi nya, yang saat itu sedang berada di toilet.
Karena melihat alika kebingungan Romi langsung menggandeng tangan alika untuk ikut dengan nya.
" Tuan anda mo bawa saya ke mana....?" Tanya alika bingung
" Kamu ikut saya dulu biar Kania yang menemui kamu nanti...!" Jawab Romi
" Tapi tuan ...!!!" Alika merasa ragu
" Dah diem gak usah banyak perotes...!" Ucap Romi menyela pembicaraan alika.
Sementara Andi dan yunas memang sudah berada di sana untuk segera menemui klien penting itu dan memberitahukan bahwa Romi sedang terjebak macet.
__ADS_1
Saat melihat Romi, semua orang di ruangan itu berdiri menyambut kedatangan Romi dan memberi hormat...
Alika terlihat sangat canggung karena ini kali pertama baginya ikut acara penting dan formal seperti itu.
Di tambah dengan setelan kostum yang ia kenakan sungguh tidak cocok untuk menghadiri acara tersebut.
"Selamat siang,,, maaf saya telah karena terjebak macet !!!"sapa Romi kepada semua orang di sana
Selain ada Yunus dan Andi hadir juga beberapa klien penting untuk membahas proyek besar mereka, sebenarnya pertemuan itu akan di adakan tempo hari, namun di batalkan karena adanya gosip tentang alika, dan terkuak nya setatus alika dan romi.
Di sana juga ada niat, wanita cantik, modis, dan seksi... Dia termasuk klien Romi, ayah Nita sudah sejak lama menjalin hubungan kerja sama dengan perusahaan Romi, Nita sebagai putri semata wayangnya ikut andil dalam setiap proyek kerjasama, dan sering bertemu dengan Romi untuk membahas masalah pekerjaan...
Sebenarnya dari dulu niat sangat mengagumi (menyukai) Romi dan berharap Romi pun memiliki perasaan yang sama dengan nya,
Saat ayah Nita mengetahui perihal perasaan Nita kepada romi. Ia langsung menjodohkan Nita dengan putra temannya.
Agar Nita melupakan perasaan nya kepada romi, karena ayahnya takut perasaan yang di miliki Nita akan berpengaruh buruk kepada hubungan kerja sama mereka dengan Romi, jika Romi mengetahui nya, Romi akan merasa risih, dan menghindar, bahkan Romi bisa saja memutuskan hubungan kerja sama mereka.
Namun pernikahan Nita kandas karena suami nya harus menetap di luar negeri, sementara Nita tidak ingin ikut dengan suami karena ia harus mengurus semua pekerjaan nya dan bisnis ayah nya sebagai anak tunggal.
Dalam pernikahan nya Nita pun di karuniai seorang putri berusia 3 tahun.
Setelah menjadi singel parent Nita kembali berharap kepada Romi, walaupun sering di ingatkan oleh ayahnya agar Nita bisa juga sikap di depan Romi jangan sampai perasaan Nita mengacaukan bisnis mereka.
...
Nita menatap alika dengan tatapan sinis karena tidak suka melihat Romi menggandeng tangan nya.
" Anda bersama asisten anda,,, uups! 🤭 istri ya,,,,! Maaf saya lupa...!" Ucap Nita sengaja mengolok alika
" Ini nona alika istri saya...!" Romi memperkenalkan alika kepada semua klien nya... Membuat alika benar benar merasa gugup.
" Apa anda tidak salah kostum,,, ni acara formal loh...!" Ucap Nita masih berusaha mengolok alika
" Tidak,,, istri saya memang berniat untuk shopping, ke mall yang berbeda tepat di depan restoran ini, bersama adik bungsu saya! Saya suka dengan penampilan nya sesuai umur nya,,, yang masih muda... !🙂 Tapi saat menemui saya di kantor nona alika juga bisa berpenampilan formal sesuai dengan tempat nya dan tentunya tetap terlihat cantik" Romi yang menjawab dan sengaja memuji alika karena Romi tau Nita ingin menjatuhkan alika.
Lalu Yunus menjelaskan bahwa alika termasuk anak motor (jadi begini lah penampilan nya), tadi di jalan saat terjebak macet, secara kebetulan mereka bertemu dengan alika yang sedang mengendarai motor, dan meminta bertukar dengan mereka (Yunus dan Andi) agar mereka tidak terlambat menghadiri pertemuan itu.
" Ya istri saya memang selalu datang di waktu yang tepat,,, seperti dia datang tepat mengisi kekosongan hati saya...!" Romi menggombal. Dan membuat semua tertawa membuat suasana mencair dan terkesan santai, padahal Romi memang sengaja melakukan nya agar alika tidak tegang dengan sikap Nita yang terlihat tidak suka kepada alika.
Alika sedikit terkejut dengan apa yang di lakukan Romi...
" Terimakasih tuhan anda sudah membela saya dan menyelamatkan saya dari bully-an nona ini..." Alika membatin,.
Karena alika tau Maksudnya Nita.
Romi mempersilahkan alika untuk duduk di sebelah nya, pelayan datang membawakan air mineral untuk Romi dan alika yang baru datang.
Romi pun bertanya kepada alika, makanan apa yang ingin alika pesan untuk makan siang.
" Tidak usah tuan,,, air putih saja, sebentar lagi Kania akan kesini, nanti saya makan siang bareng Kania aja...!" Jawab alika.
kemudian Romi menuangkan air mineral itu kedalam gelas untuk alika minum. membuat Nita cemburu melihat sikap Romi kepada alika.
"Apa...!!! Anda memanggil suami anda tuan... Canggung sekali anda,,, ooh sebenarnya kamu kan asisten pengganti Bu sari ya, pernikahan kalian cuma buat setatus halal, untuk menghindari fitnah, maaf saya lupa jadi tidak heran kamu manggil tuan Romi dengan sebutan tuan, di memang tuan mu...!" Nita masih saja berusaha untuk menjatuhkan alika
Romi mulai terpancing emosi nya.
Namun di bawah meja alika menggenggam tangan Romi memberi isyarat untuk Romi agar tetap tenang.
Alika terlihat santai dengan senyuman nya...
" Ya hubungan kami memang unik, anda benar nona,,, memang hakikat nya suami adalah raja untuk istri nya, yang harus di layani di hormat, di patuhi,,, jadi apa salahnya nya jika seseorang istri memanggil suami nya tuan, anggap saja itu panggilan sayang saya untuk suami saya... Biar sepesial...!😊 Ya kan tuan,,,!!!" Jawab alika membuat semua mengangguk setuju...
__ADS_1
" Hebat juga dia,,, 😏, penjelasan nya memang benar tapi berbeda dengan kenyataan nya, dia sering gak sopan sama suami, sampai sekarang aja dia belum bisa melayani suami dengan benar, seperti hakikatnya, seprti ucapan nya...!"batin romi
Tapi jawab Alika membuat Nita semakin tidak menyukai nya.