Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda

Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda
BAB - 203


__ADS_3

Semua masih berkumpul dalam susana yang sama, kemudian mama ranti bertanya kepada andi, sebab mengingat informasi yang di berikan oleh andi mereka baru akan berangkat kesana nanti sore, tapi mengapa mereka suda sampai di sana sebelum sore.


Kemudian andi menceritakan bahwa mereka merubah keberangkatan nya dan memajukan jadwal keberangkatan. Dan rencana nya mereka pun tidak akan lama di sana, sebab banyak pekerjaan yang harus andi selesaikan nya, karena andi tidak bisa cekatan seperti romi dalam pekerjaan nya.


Romi sempat melihat tuan carlos berjalan pincang, dan kemudian bertanya ada apa dengan kondisi tuan carles mengapa bisa berjalan pincang.


Lalu tuan carlos menceritakan semua kejadian nya ia alami.kepada orang-orang di sana, mereka semua merasa terkejut mendengarnya.


Setelah mendengar cerita tuan carlos Romi merasa tak enak hati, mengapa dalam kondisinya yang seperti itu tuan carlos tetap memaksakan diri untuk datang menjenguk keadaan alika istri romi,


"Mengapa di paksakan untuk datang kemari tuan carlos, padahal kami pun mengerti dengan keadaanmu yang seperi ini" Ucap romi mengerti dengan keadaan tuan carlos.


"Padahal cukup mendoakan saja tuan tidak usah repot-repot memaksakan untuk datang kesini" Romi sambung romi merasa tak enak hati kepada tuan carlos.


"Tidak usah merasa tak enak hati tuan romi, saya tidak apa-apa saya masih kuat untuk berjalan berarti saya masih sehat kan..." tuan carlos merasa tida keberatan datang ke sana.


Alika meminta untuk ke kamarnya dengan sigap romi segera mengantarkan alika ke kamarnya, di ikuti oleh nina yang juga ingin ikut bersama alika.


Ketika sudah di kamarnya, dan alika sudah romi baringkan di atas tempat tidurnya lalu romi hendak keluar menemui yang lainnya, nina memohon kepada romi dan alika agar nina di izinkan untuk menemani alika di sana.


Ya , alika mengizinkan nya namun romi sedikit merasa keberatan tapi alika meminta kepada romi agar mengizinkan nina menemani nya di sana. Dan akhirnya romi pun mengikuti kemauan alik.


Karena alika telah beristirahat keluarga romi pun pamit untuk kembali ke villa romi untuk beristirahat. Dan rencana nya nanti mereka akan kembali berkunjung lagi kesana.


Tapi nina tetap meminta untuk tetap tinggal di sana,


Semua mengizinkan permintaan nina untuk tetap di sana menemani alika.


Setelah semua pergi dari sana dan tinggallah nina dan alika di kamar itu, sebab romi pun sudah kembali ke ruang tamu untuk kembali berbincang dengan keluarga alika di sana.


....


Ketika sedang berdua alika paham betul melihat gerak gerik nina ada yang aneh tak seperti biasanya.


Kemudian alika bertanya " Ada apa dengan mu nina, aku perhatikan dari semenjak terakhir kita bertemu sikapmu sungguh terlihat sangat berbeda, boleh aku tau apa penyebabnya?" Tanya alika kepada nina.


Nina hanya diam mendengar pertanyaan dari alika. Iya ragu untu menceritakan apa yang iya rasakan.

__ADS_1


Nina ragu sebab keadaan alika sedang seperti itu, nina tida ingin iya malah akan menambah beban alika.


Alika menggenggam tangan nina untuk memberi dukungan seakan alika tau perasaan nina seperti apa.


Nina malah tersenyum lesu mendapat perlakuan dari alika.


"Bercerita Lah nina kepada ku, agar perasaan mu menjadi lebih baik..." kemudian ucap alika.


Nina mulai bercerita sebab alika yang memintanya.


"Alika aku merasa sudah tida betah lagi bekerja dengan mas andi" ucap nina, mengundang banyak pertanyaan di benak alika.


Tapi alika tidak bisa memaksa nina berbicara dengan memberi banyak pertanyaan dari alika.


Alika lebih membiarkan nina berbicara sesuai hatinya, agar nina merasa lebih nyaman.


Kemudian nina mulai menceritakan apa yang iya ingin sampaikan.


"Alika...!" seru nina.


"Ya ..." jawab lika


Karen rasa penasarannya akhirnya alika bertanya kepada nina.


"Maaf nina sebenarnya ada apa, kenapa kau merasa tida betah bekerja dengan masa Andi, bukan nya mas andi itu orang yang sangat baik" alika mengutarakan rasa penasaran nya.


Nina menghela nafas panjang "Sejujurnya aku menyukai mas andi alika!" nina bicara jujur.


"Apa..." seru alika sedikit terkejut mendengarnya.


"Ya, aku tau aku tak tau diri karena aku hanya seorang ART mencintai tuannya sendiri.." Nina menyadari posisinya.


"Tidak nina, apa bedanya dirimu dengan ku, aku juga hanya seorang ART tapi sah-sah saja mencintai tuannya" Alika berusaha untuk tidak mengecilkan hati nina.


"Tapi tuan romi mencintai mu, sedangkan mas andi tidak tertarik sama sekali kepadaku, ucapannya kadang sangat menyakiti hati ku, karena itu aku tidak betah bekerja dengannya, aku ingin pergi tapi aku harus pergi ke mana..."


"Sedangkan keluarga ku mungkin sudah tidak menginginkan ku, dan aku sendiri tidak ingin kembali kepada mereka" Nina mulai terbuka tentang keluarganya, yang selama ini iya tutup rapat-rapat.

__ADS_1


kemudian alika bertanya "Kenapa, ada apa, dengan keluargamu nina?" alika merasa penasaran mendengar cerita keluarga nina.


Lalu nina menceritakan siapa sebenarnya dia.


Sebenarnya nina anak orang kaya, kekuasaan keluarganya sangat berpengaruh di kotanya.


Ayahnya sungguh sangat serakah akan harta. untuk memperluas dan memperkuat bisnisnya ayahnya rela melakukan apa pun untuk itu. termasuk menjual anak-anaknya kepada lelaki hidung belang, untuk di jadikan pemuas nafsu mereka.


Ketika itu setelah kedua kakak-kakak perempuanya yang ayahnya jual kepada bandot tua, saat itu giliran nina yang kan ayahnya jual. Tapi nina bersikeras menolak dan mencari cara agar bisa lolos dari rencana ayahnya ayahnya, dan nina memilih untuk kabur dari rumah dan dari kota itu.


Karena hanya itu cara satu-satunya cara agar bisa lolos dari rencana buruk ayahnya.


Dengan membawa bekal tabungannya, nina melarikan diri ke kota di mana keluarga rahardian berada.


Ketika itu saat nina sampai di kota itu, nina bingung harus melakukan apa, dan harus kemana, iya berjalan diliputi kebingungan seperti gelandangan yang tak tau arah akan ke mana.


Dan pada saat itu juga ketika nina melintas di sebuah perkantoran, ada seorang ibu yang berteriak minta tolong, sebab tasnya di jambret.


Kebetulan jambret itu berlari ke arah nina, lalu nina menghentikan jambret itu dan melawan nya karena nina pun jago bela diri.


Dengan ke ahlian nya nina mampu melumpuhkan jambret itu.


Dan otomatis ninia bisa menolong ibu yang hampir kehilangan tasnya.


Kemudian nina menghampiri sang ibu dan memberikan tasnya.


"Terimakasih nak, jika tidak ada kamu sudah pasti tas ini hilang begitu saja" ucap sang ibu.


"Tidak usah berterimakasih bu! ini sudah jadi kewajiban saya menolong sesama!" ucap nina ketika itu.


Lalu sang ibu ingin memberi imbalan kepada ninia tapi nina menolaknya.


Kemudian sang ibu mengajak nina untuk makan bersama sebagai ucapan rasa terimakasihnya.


Kali ini nina tida menolaknya kemudian mereka makan bersama, dari situlah awal mula nina memulai hidup di kota itu.


Sebab ibu yang nina tolong adalah mama ranti. Saat mereka makan bersama mama Ranti menanyai nina, lalu nina menjawab dengan jujur setiap pertanyaan dari mama ranti.

__ADS_1


Bahwa nina dari kota laing dan ingin berkuliah di kota itu, tapi nina belum punya tempat tinggal.


Mama ranti merasa perihatin mendengar cerita nina dan berbaik hati membawa nina ke rumahnya dan memperkerjakannya di rumah keluarga rahardian.


__ADS_2