
Demi membaiknya kondisi Cherry apapun akan tuan Carlos lakukan termasuk merendakan Haraga dirinya, meskipun terlalu gengsi baginya, untuk meminta atau pun memohon maaf kepada Romi maupun kepada kania, agar mereka berbaik hati untuk mau menemui Cherry supaya komdis Cherry pulih kembali.
Tapi tuan Carlos harus tetap melakukan saran dari nenek Nely dan dokter untuk menghadirkan kania.
Waktu sebentar lagi akan menjelang subuh, dari semenjak semalam, semenjak mendapat saran dari nenek Nely dan dokter, tuan Carlos memang hanya berdiam diri, tapi bukan tidak ingin bertindak.
Hanya saja tuan Carlos menunggu waktu yang tepat untuk menghubungi Romi, jika melakukan nya tengah malam sudah pasti akan mengganggu waktu istirahat Romi, itulah alasannya mengapa tuan Carlos belum menghubungi Romi atau Kania untuk meminta maaf atau membicarakan kondisi Cherry.
...
Menjelang waktu subuh seperti biasa alika selalu terbangun lebih awal.
Dan seperti biasa pula setiap alika akan beranjak ke kamar mandi Romi selalu mencegahnya, tak jarang alika pun sering kesiangan karena ulah suaminya, karena menarik alika kedalam pelukan dan mendekapnya.
Manusiawi karena tak sedikit pula orang-orang melakukan hal yang sama.
karena masih di kuasai rasa kantuk tak jarang pula alika pun ikut terlelap kembali, karena merasakan hangat pelukan dan delapan sang suami yang begitu terasa nyaman, hingga membawanya kembali kedalam dunia mimpi.
Seperti kali ini. Alika yang hendak beranjak untuk membersihkan diri bersiap melakukan kewajiban nya sebagai muslim.
Tapi berulang kali Romi menarik tangan alika lalu mendekap kembali tubuh alika.
"My honey ayo bangun sebentar lagi masuk waktu subuh" Alika membangunkan suaminya yang terus saja mendekapnya.
" Belum masukkan ?" Tanya Romi dengan arti kata lain.
"Belum" Jawab Alika dengan Maksud memang belum masuk waktu subuh.
"Biar masuk dulu dong honey, kalau dah masukkan enak" Romi berucap masih dengan arti kata lain.
"Ooh ya udah deh" maksud alika menuruti ucap suaminya menunggu waktu subuh tiba baru lah ia di perbolehkan beranjak dari tempat tidur.
Tapi lain halnya dengan maksud Romi.
Mendengar persetujuan dari alika, Romi malah langsung bergerak memulai aktivitas olahraga di atas tempat tidur sebelum subuh.
Tanpa perotes alika menerima semua perlakuan mesum dari suaminya.
"HHmmm, jadi ini maksudnya" Alika langsung menyadari apa yang akan di lakukan suaminya
"Boleh ya honey penutup untuk malam ini" Ucap Romi meminta persetujuan.
Yang sebenarnya entah itu penutup atau pembuka karena waktu tak lagi malah, boleh di bilang menjelang subuh atau pagi.
__ADS_1
Alika hanya mengangguk perlahan memberi jawaban.
"Lagian kamu gak bisa nolak juga karena udah setengah jalan, bisa nyesek, lagi nanggung di tinggal gitu aja" batin Romi seakan sedang berbicara dengan istrinya.
Dan tiba-tiba saat sedang akan mencapai klima'ks tiba-tiba henpon Romi bergetar tanda panggilan masuk.
Awalnya alika dan Romi tidak memperdulikannya, mereka tetap menikmati permainan di waktu menjelang subuh.
namun suara getaran henpon itu sungguh mengganggu fokus mereka dalam menikmati permainan.
Membuat suasana menjadi Tak senikmat sebelumnya, konsentrasi Romi pecah dan menyudahi permainan sebelum mencapai pun'caknya.
Alika berdecak kesal karena Romi tak menyelesaikan permainan.
Romi meraih henpon nya yang berada di atas nakas di samping tempat tidur.
Romi melihat panggilan dari tuan Carlos. Ekspresi wajah Romi langsung berubah serius.
" Siap my honey?" Alika bertanya karena melihat perubahan ekspresi wajah suaminya.
"Sebentar ya honey kita udah dulu, tuan Carlos menghubungi ku, pasti ada yang penting" Romi menunda permainan dan balik menghubungi tuan Carlos , karena Sambungan dari tuan Carlos terputus mungkin lama tak ada jawaban.
Walau merasa sedikit kecewa, Alika pun mengerti dengan kekhawatiran suaminya karena tidak mungkin tuan Carlos menghubungi Romi di waktu yang salah jika tidak ada yang penting.
Dan terdengar tuan Carlos menyapa di ujung telepon.
"Halo Assalamualaikum!" Sapa Romi
"Ya halo Walaikumsalam" Jawab tuan Carlos.
Tanpa basa-basi lagi Romi langsung bertanya ada apa tuan Carlos menghubungi nya di jam yang bukan seharusnya.
Tuan Carlos pun langsung menjelaskan maksud nya, ia ingin meminta maaf kepada Romi dan Kania.
Mendengar hal itu Romi langsung curiga pasti ada sesuatu yang membuat tuan Carlos melakukan hal itu.
Karena tidak mungkin menyempatkan menghubungi nya di waktu yang tidak seharusnya, jika tidak ada hal penting lainnya.
"Memang ada apa tuan Carlos, apa yang terjadi" Romi langsung bertanya lagi mengutarakan kecurigaannya.
"Anda memang orang cerdas tuan Romi, pola pikir anda selalu logis, sehingga anda langsung dapat menebak ada hal lain yang ingin saya sampaikan" Tuan Carlos masih berbasa-basi dengan memuji Romi.
"Sudahlah tuan Carlos tidak usah banyak berasa-basi katakan ada apa?" Romi selalu to the point.
__ADS_1
tuan Carlos sungguh sangat berhati-hati bicara dengan Romi, ia takut menyinggung perasaan nya sebab tuan Carlos tau Romi tidak terima adiknya di perlakukan buruk tempo hari.
"Begini tuan Romi, sesungguhnya saya memang ingin meminta maaf, tapi anda benar saya punya maksud lain dengan melakukan panggilan di waktu sekarang ini, saya ingin memohon kepada Kania agar ia mau menemui Cherry" tuan Carlos sedikit ragu dengan ucapannya
"Cherry, kenapa dengan Cherry?" Romi makin curiga.
"Sepulangnya kami dari sana kondisi Cherry memburuk, Cherry demam tinggi dan hanya menggumam memanggil nama Kania, ia tak mau makan sama sekali. dokter menyarankan agar Kania menemui Cherry supaya perasaan Cherry merasa senang dan Kania bisa membujuk Cherry agar mau makan" Tuan Carlos menerangkan keadaan Cherry yang sebenarnya kepada Romi
"Benarkah!" Seru Romi
"Ya tuan Romi, maka dari itu saya mohon tolong bujuk Kania agar mau menemui Cherry demi kesembuhan Cherry, dan sampaikan permohonan maaf saya kepadanya"
"Okeh, saya akan coba berbicara dengan Kania tapi anda tetap harus meminta maaf secara langsung kepada Kania" karena Romi tau betul betapa benci nya Kania kepada tuan Carlos, setelah kejadian kemarin.
"Baik, itu pasti akan saya lakukan meminta maaf kepadanya, bahkan bila perlu saya akan melakukan apa yang ia inginkan apapun itu termasuk bersujud dan bersimpuh di hadapannya memohon dan meminta seprti yang Kania lakukan agar ia mau membantu kesembuhan Cherry" Tuan Carlos meyakinkan Romi
"Okeh, baiklah" Jawa Romi, sebagai tanda ia siap membantu
"Terimakasih tuan Romi, maaf sudah mengganggu waktu istirahat Anda" Kata penutup dari tuan Carlos sebelum menutup sambungan telepon.
"Okeh!" Jawab Romi lagi
Sambungan telepon di tutup.
...
"kenapa tuan Carlos?" Tanya alika penasaran.
"Bukan tuan Carlos tapi putrinya" Jawab Romi
Lalu Romi menjelaskan semuanya kepada alika.
"Oo pantesan, di menghubungi mu di waktu yang tidak tepat!" Gumam alika.
Ya jika saja tuan Carlos menghubungi Romi hanya ingin minta maaf atau membahas pekerjaan sudah pasti Romi akan merasa sangat kesal karena telah mengganggunya.
"Ya sudah honey kita lanjutkan di kamar mandi..." Tanpa basa-basi lagi Romi mengangkat tubuh alika dan melanjutkan permainan yang sempat tertunda untuk mencapai kepuasan baik untuknya maupun untuk alika!"
....
Bayangin sendiri aja ya sama kalian seperti apa permainannya!!!
Seperti biasa jangan lupa ritualnya tinggalkan jejak mu dengan cara like, vote, komen di kolom komentar di setiap babnya ya....!!!
__ADS_1
Terimakasih 🙏🙏🙏