
Selepas kepergian keluarga Rahardian....
Alika pamit kepada keluarga nya untuk berganti pakaian dan lalu masuk kedalam kamar nya, alika teringat henpon nya yang sempat ia lupakan dan tidak ia sentuh semenjak dari kemarin.
Alika mengambil henpon dari tasnya, dan melihat ada beberapa pesan, dan panggilan masuk...
Alika membuka nya ternyata pesan WA dari Nina, Bu sari, dan dari Romi juga.
tapi alika lebih kepo dengan pesan dari Nina dan lebih memilih membuka pesan dari Nina terlebih dahulu.
Ada beberapa panggilan masuk dari Nina, dan Nina pun mengirim kan sebuah video yang merekam tetesan darah Romi yang tercecer di lantai. Alika sungguh terkejut melihat nya.
untung nya alika lebih dahulu tau cerita nya dari keluarga Romi, jika alika lebih dahulu tau atau lebih dahulu melihat video itu mungkin alika akan merasa panik setengah mati.
tapi tidak di pungkiri hati alika tetap merasa perih seperti ikut merasakan kesakitan yang di rasakan oleh Romi, meski alika tidak melihat atau tidak tahu seperti apa luka Romi, tapi melihat ceceran darah Romi di video seperti nya luka nya cukup parah atau dalam.
Alika menghela nafas panjang untuk mengurangi rasa sesak di dada nya...
kemudian alika membuka pesan dari Bu sari sama seperti halnya yang di lakukan oleh Nina Bu sari pun melakukan beberapa kali panggilan masuk, dan chat.
Bu sari ๐ฑ: " Nona alika tolong beri sedikit waktu untuk tuan Romi, agar ia bisa menerima kenyataan jangan seperti ini, anda bisa membunuhnya, jika saya tidak berhasil membujuk nya, dia bisa kehilangan banyak darah karena luka nya...!"
pesan dari Bu sari membuat dada alika makin sesak...
"Aku percaya padamu Bu...! anda pasti bisa menangani tuan Romi dengan baik,,, karena menurut cerita dia hanya takluk kepada kata-kata mu Bu...!" gumam alika
tapi tidak
membalas chat dari mereka...
kemudian alika pun membuka pesan dari Romi.
Romi pun sama melakukan beberapa kali panggilan... dan mengirim sebuah foto tempat tidur di kamar apartemen nya dengan caption "aku merindukan mu...!"
Alika hafal betul di sana lah ia dan Romi pertama kali melakukan pemersatuan bangsa
Alika hanya termenung dan berkali-kali menarik nafas panjang untuk mengatur emosi nya, entah mengapa perasaan nya terasa sangat sakit dan dada nya terasa sangat sesak...
"Alika kuat,,,! kamu harus kuat...! ini sudah keputusan mu jangan lemah...!" gumam alika mengintruksi diri nya sendiri.
lalu ia bergegas bangkit dari duduknya dan segera membersihkan diri nya dan berganti pakaian... hari ini alika belum punya jadwal kegiatan apapun,,, rencana nya untuk beberapa hari kedepan alika ingin bersantai menghabiskan waktu bersama nenek dan keluarga nya yang bergantian menemani nya di rumah, karena keluarga alika juga termasuk keluarga yang sibuk mempunyai kegiatan masing-masing, bisnis atau pekerjaan masing-masing termasuk nenek Diah yang selalu banyak pasien yang berobat kepada nya, bunda Tiya yang memiliki usaha catering, begitu pula dengan Alif, ayu, dan gani memiliki usaha masing-masing...
tapi mereka kompak mengatur waktu untuk tidak pergi bersamaan agar ada yang menemani alika di rumah supaya alika tidak merasa kesepian, bosan dan malah membuat nya jadi sedih...!
................................
Seminggu berlalu....
hari ini, hari pertama alika akan keluar rumah melakukan kegiatan akan menghadiri acara pertemuan di yayasan Nurul iman...
karena ayah Bayu adalah pendiri yayasan Nurul iman jadi punya peran penting di yayasan Nurul iman, semenjak ayah Bayu meninggal anak-anak ayah Bayu yang menggantikan ke dudukan ayah nya. tapi karena Alif dan gani sibuk dengan bisnis mereka jadi Alika yang pokus di yayasan Nurul iman, tapi semenjak alika pergi Alif yang memantau kegiatan di Nurul iman, hari ini mereka mendapat undangan pertemuan di yayasan Nurul iman yang akan mengadakan acara pertemuan seluruh pengurus yayasan...
karena hari ini hari pertama bagi alika kembali ke yayasan, ia berencana kembali aktif menjadi bagian di yayasan Nurul iman menggantikan posisi ayah nya.
__ADS_1
Alif akan mendampingi alika agar alika tidak merasa canggung...
...
Di ruang pertemuan sudah berkumpul semua pengurus termasuk Abi Husain, Vika, Fahri...
saat alika masuk berjalan di belakang Alif semua tercengang melihat kedatangan alika...
Fahri sampai berdiri dari duduknya...
"Alika...!!!" gumam Fahri
kemudian Alif dan alika menyapa semua orang...
"Selamat pagi...! maaf kami telah...!" Ucap Alif
"Silahkan duduk...!" Abi Husain mempersilahkan adik kakak itu untuk duduk
kemudian mereka berdua segera duduk...
"Alika kamu disini,,,! apa kabar mu nak?" Tanya Abi Husain sementara yang lain hanya menatap alika.
"Iya Abi...! Alhamdulillah saya baik...!"Jawab alika
"Oya Abi,,, sekalian saja ya,,,! jadi mulai hari ini alika akan kembali pokus menjadi pengurus di yayasan,,,!"Alif memberi tau kan kepala semua nya
"O,,, ya,,,!" seru Fahri penuh semangat
sementara di benak orang lain timbul banyak pertanyaan... terutama Vika yang selalu tidak suka kepada alika.
"apa kabar suami mu nak...!" Sambung Abi Husain mewakili pertanyaan semua orang yang intinya mempertanyakan hubungan rumah tangga alika dengan Romi
dengan senyuman gugup alika menjawab...
"Alhamdulillah beliau baik Abi...!"
"Oya,,, Abi bisa kita mulai sekarang...!" Alif sengaja mengalihkan pembicaraan agar tidak ada yang menanyai alika tentang Romi lagi
"Tunggu sebentar lagi ada yang belum hadir...!" Ucap Abi Husain
"Siapa lagi Abi,,, semua pengurus yayasan seperti nya sudah hadir semua,,, bahkan yang tidak di harapkan kehadiran nya pun dia sudah hadir...!" Vika bicara penuh penekanan... dan yang ia maksud adalah alika.
Alika menyadari maksud dari Vika namun ia sudah paham sifatnya, dia takut alika akan menjalin hubungan lagi dengan Fahri, jadi alika tidak perlu ambil pusing dengan nya. karena alika tidak akan kembali kepada Fahri.
"Tunggu sebentar lagi...!" Abi Husain
dan tak lama ada seseorang yang datang membuka pintu ruangan tersebut
semua mata tertuju kepada nya
"Nah itu dia orang yang di tunggu telah tiba...!" ucap Abi Husain
alangkah terkejutnya alika melihat sosok yang datang... ia sampai terperangah melihat nya dan tak sadar berdiri dari duduknya...
__ADS_1
ternyata orang itu adalah Romi....
Romi masuk dengan pesona ketampanan nya,,, melangkah dengan gagah nya mengenakan setelan kantor nya...!
iya,,,! itu memang daya tarik Romi yang membuat para wanita tergila-gila pada nya selain tampan dan mapan Romi juga dermawan... sehingga ia menjadi donatur tetap di yayasan Nurul iman, dan itu alasan nya ikut hadir di pertemuan itu.
tapi bukan karena itu yang menyebabkan alika tercengang...
Alika tidak menyangka Romi akan ikut hadir di sana, dan tidak di pungkiri alika begitu merindukan Romi, sampai tubuhnya bergetar dan tenggorokan nya terasa kering dan ia berusaha menelan Saliva nya dengan susah payah, nafas nya bergemuruh karena detak jantungnya tidak beraturan.
Alif yang menyadari reaksi alika langsung memegang tangan alika memberi isyarat agar alika bersikap tenang.
lalu alika menatap Alif yang menggenggam tangan nya, alif memejamkan mata dan menganggukkan kepalanya. Alika pun mengerti dengan isarat yang di berikan kakak nya
kemudian ia duduk kembali dan berusaha bersikap setenang mungkin...
Romi menyapa semua orang tanpa mempedulikan keberadaan alika di sana, Romi pun tidak menatap alika. Romi bersikap seperti tidak mengenali alika.
membuat alika bingung mengapa Romi bersikap demikian, padahal selama ini Romi selalu mengirimkan pesan lewat chat WA nya yang mengatakan bahwa ia sangat merindukan alika, meski tidak pernah satu pesan pun alika balas... mungkin karena itu Romi bersikap demikian pikir alika.
"Apa dia lupa ingatan,,,? karena terluka tempo hari,,,! eeh yang luka kan tangan nya,,! masa bisa lupa ingatan sih...! dah biarin lah malah bagus dia bersikap kaya gini,,, aku juga jadi bisa pura-pura tidak terjadi sesuatu... jadi orang tidak curiga...! tapi ko...! rasanya sakit banget ya,,,! dia cuekin aku begini...๐!" batin alika terus berkata-kata sendiri...
Abi Husain pun memulai pembicaraan apa saja maksud nya mengadakan pertemuan tersebut...
"Okeh... karena semua sudah hadir kita langsung mulai saja ya,,,!" Abi Husain
"Assalamualaikum... wr.wb, terimakasih kepada semua nya sudah berkenan hadir di acara hari ini, pertama-tama mari kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberi kita kesehatan dan kesempatan sehingga kita bisa berkumpul dalam acara ini, dan shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi Muhammad Saw,,,
dengan di adakan nya pertemuan ini tentu nya ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan terkait dengan yayasan Nurul iman, pertama saya selaku ketua yayasan... ingin mengumumkan,,, bahwa saya selaku ketua yayasan sudah harus pensiun, karena keadaan saya yang sudah tidak memungkinkan untuk memimpin yayasan, dan yang akan menggantikan saya adalah Fahri, dan itu pun sudah atas pertimbangan dari seluruh pengurus yayasan, dan peresmiannya Fahri menjadi ketua yayasan setelah acara pernikahan nya bersama Rani... yang akan di selenggarakan dalam waktu dekat ini, mohon doa restu dan kehadiran para rekan sekalian di acara pernikahan Fahri dan Rani...!"Itu lah sebagaian yang Abi Husain sampai kan.
tapi masih ada beberapa hal yang Abi Husain sampai kan, perihal rencana-rencana yang akan di lakukan untuk kemajuan yayasan, salah satu nya tentang pembangunan di luar daerah yang ingin membuka lahan untuk perkebunan/pertanian untuk menyalurkan tenaga kerja siswa berprestasi dari yayasan Nurul iman yang akan bekerja sama dengan Romi selaku penanggung jawab dana untuk pembangunan nya.
semua mendengar kan dengan seksama penjelasan dari Abi Husain,,, tapi tatapan Fahri takut luput dari alika, sesekali Alika mencuri pandangan kepada romi, tapi Romi sama sekali tidak melirik sedikit pun ke arah alika.
membuat Fahri curiga karena memperhatikan mereka, seprti nya mereka sedang ada masalah seperti nya Romi mencampakan alika, kecurigaan di benak Fahri.
"kurang ajar,,,! beraninya dia mencampakan alika... ๐คจ!, tapi ini kesehatan buat saya untuk mendapatkan alika kembali... sebelum janur kuning melengkung antara saya dan Rani...!" Batin Fahri
"Demikian yang bisa saya sampaikan mohon kerjasama nya kepada seluruh rekan-rekan sekalian, semoga semua yang telah di rencanakan berjalan lancar sesuai harapan aamiin...๐คฒ๐คฒ๐คฒ." Abi Husain
"Silahkan jika ada yang ada tambahan dari yang lain" sambung Abi Husain mempersilahkan jika ingin menyampaikan pendapat
tapi semu diam
"Okeh,,, berati tidak ada yang ingin menambah kan dengan demikian acara kita tutup dengan mengucap syukur Alhamdulillah ๐คฒ" masih Abi Husain
acara pun selesai...
....
Hay...โ mohon dukungan nya,,, ๐
Jangan lupa ritual nya ya,,,! tinggalkan jejak mu dengan cara like, vote, komen ya,,,!
__ADS_1
Terimakasih ๐๐๐