
Ibarat nasi sudah menjadi bubur....!
Sudah basah, ya sudah mandi sekalian...!
Seperti itu lah pengumpamaan untuk alika...
Yang sudah terlanjur mandi, dan tidak membawa handuk, dan pakaian ganti...
Baju yang sudah basah, tidak mungkin kering kembali.
Dan hanya ada baju kemeja Romi yang sudah Romi kenakan dan memang tidak ada pilihan lain.
Karena ia pun merasa kedinginan di tambah kondisi nya yang belum setabil, akhirnya alika terpaksa mengenakan kemeja itu.
Dengan ragu alika membuka pintu kamar mandi, iya mengendap endap sambil celingukan, takut Romi memergoki nya,
Dan deg....😳 Seketika jantung alika terasa berhenti karena kaget saat melihat Romi di tempat tidur.
" Tuh kan bener... Dia di panggil panggil diem aja, padahal cuma modus....!!! Aduh gimana ini, 🤔" alika membatin
Alika berdiri mematung karena bingung... Tapi alika melihat Romi seprti nya ia sedang tidur, alika mencoba mendekati Romi dengan rasa takut yang luar biasa, jantung nya berdebar kencang, seperti hewan yang sedang di kejar mangsa.
"Tuan...!!!" Dan menggerak gerakan tangannya di wajah Romi...
"Semoga dia beneran tidur..." Batin alika.
Alika kembali berpikir keras, bagaimana cara nya ia bisa keluar atau ganti baju seblum Romi bangun semtara, pakayan nya ada di kamar Bu sari, mana mungkin ia keluar dari kamar dengan menggunakan kemeja Romi, yang hanya sepah, semtara semua penghuni di jam segini sudah beraktivitas seperti biasa, kalau alika memaksa keluar, papa Bagas, Andi dan penghuni yang lain bisa melihat nya.
Hanya ada satu cara, meminta Nina membawakan baju ganti untuk nya, tapi bagaimana cara nya, semtara henpon nya entah di mana, semenjak henpon nya ketinggalan alika belum melihat atau memegang henpon nya...
Alika berpikir mungkin Romi menyimpan nya. ketika alika melihat tas kantor Romi yang terletak di atas nakas di samping Romi, Alika bergegas menghampiri nya bermaksud mencari di tas tersebut, dengan perlahan alika mengambil dan membuka tas itu...
Karena merasa ada pergerakan, dan mencium bau harum yang menyegarkan yang berasal dari tumbuhan alika yang mandi menggunakan sabun termahal miliknya.
Romi terbangun, dan alangkah terkejutnya Romi melihat sosok wanita, cantik nan seksi dengan rambut basahnya, ada di hadapannya. membuat Romi terperangah... Dan merasa tenggorokan nya mengering seketika, sampai ia menelan ludah dengan kasar. Ibarat ia sedang berada di tengah gurun pasir yang gersang dan kehausan lalu melihat mata air yang jernih dan menyegarkan...😳
__ADS_1
" Oo tuhan... Apa ini nyata,,,? Ini bukan mimpi ,,,! Dia benar alika kan,,,, apa yang ia lakukan dengan berpakaian seperti itu,,, apa dia ingin menggoda ku,,, lalu apa yang ia cari di tas itu, apa dia penyusup yang di kirim musuhku dan mencari dokumen penting,,," saking tidak percaya dengan apa yang ia lihat, sampai di benak nya banyak pertanyaan dan menerka nerka kemungkinan yang terjadi.
Setelah membulak balikan isi tas tersebut alika putus harapan karena tidak menemukan henpon nya, dan karena frustasi alika melempar tas itu ke sofa yang ada di kamar itu, lalu sepintas tatapan mata nya menatap Romi,
Dan alangkah terkejutnya alika melihat Romi, yang ternyata sedang menatap nya dengan tatapan mata yang sulit di artikan...
Alika panik bukan main, seketika itu wajahnya pucat pasih. Ia langsung menutup dadanya dengan satu tangan, dan tangan satunya menutupi bagian depan pahanya.
" Apa yang kamu cari,,,!" Tanya Romi saat alika sudah menyadari bahwa Romi memperhatikan.
" Sa- saya cari henpon saya...!" Jawab alika terbata bata karena gugup.
" Lalu apa maksudnya kamu berpakaian seperti itu,,, kamu ingin menggoda saya..." Ucap Romi sambil menghampiri alika
Alika pun mundur sampai terpentok di meja, dan alika menjelaskan mengapa ia mengenakan kemeja milik Romi.
Saat Romi tepat di hadapan nya, perasaan alika bergemuruh detak jantung nya seakan berdebar kencang tidak karuan,
Romi mendekatkan wajahnya nya ke wajah alika sampei hanya berjarak beberapa senti saja, alika hanya bisa pasrah dengan memejamkan mata dengan kasar 😣 alika kira Romi akan mencubunya seperti yang pernah Romi lakukan di kantor nya.
Tapi ternyata alika salah, Romi melakukan gerakan itu untuk mengambil jubah / baju mandi.
jubah / baju mandi itu terletak di atas meja tepat di belakang alika, karena terhalang oleh tubuh alika maka Romi mengambil nya dengan gerakan yang hampir mencium alika.
Dan kebetulan adegan itu di saksikan oleh mama Ranti yang hendak masuk ke kamar Romi untuk melihat keadaan alika, mama Ranti Langsung berbalik dan mengurungkan niatnya, dengan alasan takut mengganggu.
...
" Kenapa...?" Tanya Romi melihat ekspresi wajah alika, yang terlihat pasrah tapi menahan perasaan nya,
Alika membuka mata dan melihat Romi sudah sedikit menjauh dari nya, dan malah memakai kan jubah mandi itu kepada alika.
" Tenang saja,,, saya tidak akan melakukan nya, jika kamu tidak menginginkan nya." Ucap Romi, karena Romi tau alika mengira Romi akan mencumbunya...
" Nah begini lebih baik..." Ucap Romi setelah memakaikan nya.
__ADS_1
Ya baju handuk itu lebih panjang selutut dan lebih tertutup. dari pada kemeja Romi yang hanya sepaha alika, dan menerawang bagian dalam tubuh alika...
Romi pun menjelaskan bahwa ia sudah menyiapkan baju mandi itu untuk alika, namun saat Romi mengetuk pintu untuk memberikan baju handuk itu alika tidak membukakan pintu.
Ya memang benar saat alika asik bermain air, alika sempat mendengar Romi mengetuk pintu, tapi karena suara percikan air, alika tidak mendengar apa yang romi ucapkan saat itu, dan mengira Romi hanya ingin mengganggunya saja. maka dari itu alika mengabaikan nya.
Kemudian Romi berjalan kearah pintu meninggalkan alika.
" Tuan... Anda mau kemana...? Bolehkah saya minta tolong,,,!" Ucap alika menghentikan langkah Romi
" Apa,,!" Jawab Romi.
" Tolong,,,! minta Nina untuk ke sini membawakan baju ganti saya...!" Ucap alika dengan rasa yang entah seperti apa, Alika sendiri tidak tau perasaan apa yang ia rasakan.
"Ya saya memang akan melakukan nya..." Ucap Romi dan langsung keluar.
Ketika Romi sudah keluar, alika menarik nafas panjang dan menghembuskan nya secara perlahan, merasa lega karena Romi tidak melakukan hal yang ia takutkan.
Tapi alika benar benar merasa malu dengan kejadian itu.
" Oo tuhan... Pagi pagi dan senam jantung ini baru permulaan bagaimana nantinya...?' gumam alika.
Di balik pintu Romi pun langsung menarik nafas panjang dan menghembuskan nya secara kasar... Sama halnya dengan alika.
" Dasar bodoh,,, kalau aku seperti meong garong yang bisa di jalanan, sudah habis kamu aku lahap" gumam Romi.
( Emang ayang Omi jenis meong apa...? 😅)
Karena tidak di pungkiri Romi pun merasakan sesak yang luar biasa menahan perasaan nya melihat alika seperti itu, belum lagi si Otong yang merona ronta merasakan tegangan, membuat Romi tambahan merasakan sesak yang lumayan nyeri
ternyata dari kejauhan Mama Ranti memperhatikan tingkah Romi, yang seakan sedang mengontrol emosi.
dan berpikir " kenapa dia...?",🤔
HAI ***🖐️ Al... jangan lupa ritual nya ya,,, tinggal kan jejak mu dengan cara like, vote, komen ya,,, !!!
__ADS_1
terimakasih 🙏🙏🙏
love you 😘😘😘 semuanya***....