Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda

Asisten Pengganti Jadi Isteri Tuan Muda
BAB - 88


__ADS_3

Matahari sudah tak menampakkan sinarnya lagi, ia mulai bersembunyi di ujung senja tanda siang akan bergantian malam.


Melly menyudahi perawatannya dan sudah bersiap untuk ke pesta dengan dandan pesta.


Alika sungguh merasa lega akhirnya ia akan pulang.


Tapi tidak dengan rencana Melly.


Melly membujuk dan memaksa alika untuk ikut dengannya.


" Maaf saya tidak bisa, saya di sini aja belum izin kepada tuan Romi, bagaimana nanti jika dia pulang saya tidak ada di rumah..!" Alika menolak.


" Alika ini acara sepupu Romi, semua keluarganya di undang loh,,, termasuk kamu juga,,,! Romi pasti hadir di sana, emang kamu gak di ajak,..!" Melly sengaja membuat alika penasaran.


Alika menggelengkan kepalanya... ya memang dia tidak tau tentang pesta itu.


" Coba kamu telepon,,, suamimu tanyakan kepadanya!" Melly menyuruh alika menghubungi Romi.


Alika mengambil henpon di tasnya.


" Headphone saya mati...!" Ucap alika ketika ia ingin menghubungi Romi.


Melly tersenyum, padahal ia yang mematikan handphone alika saat alika pergi ke toilet,


ketika itu handphone alika berbunyi berulang kali menerima panggilan dan chat dari Kania, saat itulah Melly mematikan henpon alika untuk melancarkan rencananya.


" Ya udah,,, aku telepon Mama Ranti aja ya! biar kamu percaya sama aku sekalian kamu minta izin...!" Melly menghubungi mama Ranti untuk meyakinkan alika.


Dan Mama Ranti mengizinkan alika untuk pergi ke pesta Robert bersama Melly.


....


Mereka makan terlebih dahulu sebelum berangkat ke pesta.


Sebenarnya alika ragu pergi ke pesta itu, tapi Melly tetap memaksanya.


Setelah selesai makan barulah mereka berdua pergi menuju tempat pesta.


Dan benar di sana sudah ada Romi...


ia sengaja datang lebih awal karena berniat tidak akan lama hanya untuk menghormati papa Bagas yang memaksanya untuk hadir di pesta itu.


Alika minder dengan pakaiannya yang seadanya dan jadi pusat perhatian karena beda sendiri, dia memakai hijab dan pakaian tertutup, beda dengan tamu yang lain berdandan seksi sesuai tema pesta klub malam.


Alika melihat Romi duduk di tempat tamu VIP bersama para rekan lainnya yang sudah biasa bermain di tempat seperti itu, di dampingi para wanita penggoda sewaan Robert husus di persiapkan untuk para tamu VIP,


Karena ini pesta pembukaan yang hadir pun tamu-tamu undangan Robert semua, jadi semua yang ada atau yang di sediakan di sana bisa di nikmati gratis oleh para tamu.

__ADS_1


seperti, minuman, cemilan, wanita pendamping. bahkan biasanya tempat duduk pun harus bayar sesuai level atau sesuai isi kantong


Dan untuk tamu VIP pun berbaur dengan yang lain hanya pelayanannya saja yang berbeda.


Yang biasanya tamu VIP ada ruangan husus, karena ini pesta pembukaan tempat klub malam jadi semacam promosi, hanya untuk pengenalan. untuk mereka para tamu bisa datang dan berlangganan di sana.


" lihat suami mu,,, di sana asik sekali dia dengan wanita yang sudah Robert sediakan untuk menemaninya, pantas saja dia tidak mau mengajak mu ternyata dia ingin bebas bermain main, ya tentu saja!, kapan lagi bisa menikmati pesta seperti ini tanpa harus nguras kantong, lihat para tamu semakin malam semakin ramai....!" Melly terus saja memanas-manasi alika.


Alika hanya diam saja tidak memberi respon kepada Melly.


Alika tidak nyaman berada di sana, suasana gelap remang-remang hanya ada lampu laser, kelap-kelip bikin pusing, bising oleh suara musik jedag-jedug, sampai bicara pun harus seperti berteriak, belum lagi asap rokok yang membuat sesak, Karen suasana yang seperti itu Romi tidak menyadari keberadaan alika di sana.


Alika pun meminta untuk pulang, namun Melly selalu mencegahnya.


" Tunggu dulu dong alika kitakan baru sampai, kamu gak mau tau apa yang di lakukan suamimu, semakin malam mereka akan semakin liar...!" Melly mencegah alika untuk tidak pergi.


" Ayo minum dulu...! " Melly menawarkan minuman.


" Maaf saya tidak minum alkohol....!" Alika menolak


" Okeh kalau minuman soda kamu minum kan....! kamu pesen minuman bersoda aja ya....!" Melly masih berusaha membujuk alika.


Alika mengangguk, untuk minum minuman bersoda.


Kemudian Melly menyodorkan minuman pesanan alika, " ayok minum...!"


Alika meneguk segelas minuman bersoda itu sesuai instruksi dari Melly, namun alika malah memuntahkannya, karena rasanya yang sangat aneh menurut alika.


"Minuman apa ini...?" tanya alika heran dengan rasanya.


" Ini minum bersoda di sini memang begitu rasanya, kamu pelan-pelan aja minumnya, nanti juga terbiasa,,,!" ucap Melly menjelaskan. padahal Melly mengganti minuman yang alika pesan dengan minumannya sendiri ( kopi dingin yang memabukkan).


" Norak sekali dia ! malu-maluin ! " Batin Melly nyinyir.


Ya alika memang baru pertama kali datang ke tempat seperti itu, ia tidak tau jika dia sedang dalam jebakan Melly.


Melly terus saja memaksa alika meneguk minumannya, walaupun cuma sedikit-sedikit dan dengan terpaksa alika melakukannya.


Sampai alika merasakan kepalanya pusing.


...


Terlihat wanita penggoda yang mendampingi Romi duduk di pangkuan Romi, dan merangkul leher Romi mendekatkan wajah Romi tepat di dadanya, dengan dua gunung kembar yang isinya hampir terekspos tepat berada di wajah Romi.


Wanita itu sengaja melakukan itu karena Romi sedari tadi tidak menghiraukannya, karena wanita itu juga telah mendapat perintah dari Robert untuk menggoda Romi.


Romi berusaha untuk melepaskan diri namun wanita itu makin mendekap Romi dengan gerakan Romi seprti sedang menikmati gunung kembarnya, dan menguncinya sampai Romi tidak bisa berkutik sama sekali,

__ADS_1


" lihat lah,,, alika Suamimu, sudah aku bilangkan, semakin malam mereka akan semakin liar...!" Melly memanas-manasi alika


Tidak di pungkiri melihat Romi seperti itu alika langsung terbakar api cemburu.


" Kenapa panas sekali rasanya melihat dia begitu... dada ku rasanya sesak sekali..!" batin


Alika


" Alika kamu tidak ingin menghampiri suami mu,,, melakukan sesuatu gitu...!" Melly terus saja memprovokasi alika agar melakukan hal brutal menyerang Romi dan wanita itu agar mempermalukan diri nya sendiri.


karena terus saja mendapat dorongan dari Melly untuk menghampiri Romi, di tambah ia mulai terpengaruh minuman yang ia minum dan rasa cemburunya.


Akhirnya alika menghampiri Romi... membuat Melly dan Robert tertawa puas karena telah berhasil menjalankan rencana mereka.


Alika langsung menarik wanita yang sedang duduk di pangkuan Romi.


Alangkah terkejutnya Romi melihat alika ada di sana.


Tanpa sempat Romi berdiri dari duduknya, alika langsung duduk di pangkuan Romi menggantikan wanita itu.


Tak seperti dugaan Robert dan Melly, karena mereka pikir alika akan mengamuk menyerang Romi dan wanita penggoda itu. dengan begitu Romi merasa di permalukan.


Melihat hal itu Robert langsung menginteruksi DJ untuk memelankan music agar para tamu bisa melihat dan mendengar perseteruan Romi dan alika, karena Robert sengaja ingin mempermalukan Romi.


" Honey kamu disini...!" tanya Romi setengah berteriak kepada alika karena awalnya suara musik masih menggelegar, Romi tidak percaya dengan apa yang ia lihat.


" Ya kenapa...? kamu terkejut,,, kamu marah,,,? kamu egois sekali...! aku istrimu tapi tidak pernah kamu sentuh, dengan alasan tidak ingin menyakiti ku, tapi buktinya kamu seperti ini cari kepuasan dengan wanita lain, kamu pikir dengan begini aku tidak tersakiti,,,? kamu tau ?, melihatmu begini aku sakit hati, aku kecewa, kamu tau kenapa,,,? aku cemburu, karena aku mencintaimu!" Alika bicara panjang lebar ia mulai kehilangan kesadarannya.


Mendengar semua ocehan alika ada rasa senang di hati Romi, secara tidak sadar alika mengutarakan perasaannya, alika cemburu kepadanya dan alika juga mencintainya, dari semua ocehannya alika berharap Romi menyalurkan kepuasannya kepada alika.


Alika berkali-kali mengecup bibir Romi, bergelayut mesra dan manja di leher Romi dengan maksud menggoda Romi,,, tentu saja Romi merasa senang dengan perlakuan alika memang itu yang Romi inginkan sedari dulu.


Semua tamu menyaksikan itu, dan malah bertepuk tangan, melihat alika yang harusnya marah melabrak suaminya yang sedang bercumbu dengan wanita lain, alika malah sebaliknya.


" Kenapa dia tidak merasa malu dengan tindakan istrinya seperti itu,,, sungguh di luar dugaan...!" gumam Robert kesal


" Berarti kita sendiri yang harus mempermalukan mereka langsung,,,!!!" ucap Melly menjawab gumaman Robert...


" Nelum terlambat kita atur strategi lain...!" Robert dan Melly berdiskusi.


...


jangan lupa ritual nya tinggal kan jejak mu dengan cara like, vote, komen ya,,,


terimakasih 🙏🙏🙏


ikan hiu berterbangan

__ADS_1


I love you sayang...😘😘😘


para ALrs....!!!!


__ADS_2