
Padahal dalam hati nya Romi terus saja tersenyum melihat usaha alika yang ingin pulang, pasalnya Romi hanya berpura - pura tidur untuk menahan alika di sana Romi sengaja menyembunyikan kunci motor dan kunci pintu utama villa agar alika tidak bisa keluar dari sana, saat alika sedang membersihkan diri di kamar mandi, Romi sempat mengecek henpon alika dan ternyata lowbat, sebuah keberuntungan bagi Romi, ia pun segera menyembunyikan charger milik nya agar alika tidak bisa menghubungi siapa pun.
Alika duduk dengan frustasi di sebelah Romi yang sedang berbaring sambil memejamkan mata nya.
Karena tidak tega melihat alika Romi pun, melakukan gerakan seakan dia terbangun dari tidurnya membuat alika sedikit lega keinginan nya ingin pulang akan segera terwujud kan.
Tapi Romi malah menarik tangan nya dan membuat kepala alika bertumpu di dada bidangnya.
"Tapi aku pengen pulang tuan...!" Ucap alika lirih, setelah tubuh nya terbaring
"Honey, sebentar saja kita istirahat dulu ya...!" Pinta Romi
Alika hanya diam saja tidak menjawab nya.
"Rasanya saya lelah sekali,,, saya janji setelah ini akan saya antar kamu pulang, o, ya! nanti malam saya kembali ke kota saya dan rencana nya saya akan kembali ke sini bersama keluarga saat pernikahan Fahri nanti, saya ingin Kita dan keluarga kita hadir di undang itu bersama sama, bagaimana honey kamu setuju...?" Tanya Romi.
Alika hanya mengangguk kan kepala nya karena ia malah merasa ngantuk dan tertidur.
Karena tidak merasakan ada pergerakan dari alika yang bertumpu di dada nya, Romi memeriksa nya dan benar saja dugaan nya ternyata alika tertidur.
Romi hanya tersenyum dan menggeleng kan kepala nya.
"HHmmm,,, dasar curang kamu honey, aku malah di tinggal tidur...!" Gumam Romi dan membenarkan posisi alika agar ia bisa leluasa memeluk tubuh alika dan romi pun terlelap.
Ternyata Romi melakukan itu semua, menahan alika di sana, ia hanya ingin lebih lama bersama alika, jika sudah mengantarkan nya pulang alika pasti akan menghindar lagi dari Romi seprti yang selama ini alika lakukan.
sekitar satu jam mereka terlelap, alika terbangun dan melihat Romi di samping nya dengan posisi setengah duduk dan setengah berbaring, menyandarkan kepala nya di kepala ranjang tempat tidur, dengan menghadap ke arah alika sambil terus menatap wajah alika,
alangkah indahnya pemandangan alika saat membuka mata, ia langsung di suguhkan penampakan cipta tuhan yang terlihat sangat sempurna.
Alika tersenyum manis sekali dan balik menatap wajah Romi.
"Anda sudah bangun tuan...?" Tanya alika
"Sudah cukup lama sampai saya bisa lihat jelas iler kamu...!"Romi menggoda alika
"Hah,,, π―!"Alika langsung terkesiap dan langsung menyeka ujung bibirnya percaya dengan apa yang di ucapkan Romi.
Romi malah terkekeh melihat reaksi alika
"Honey, kamu percaya aja lagi, saya cuma bercanda ko!" Ucap Romi di sela - sela tawanya
" Iiih, tuan gak lucu tau,,,! " Seru alika dengan gaya kesal manjanya
__ADS_1
" Sorry, honey , kamu kalau cemberut kaya gitu lucu banget, bikin saya makin gemes banget sama kamu...!" Ucap Romi sambil memegangi pipi alika dengan kedua tangan nya sehingga bibir alika terlihat makin manyun
" Mmm...!" Alika berusaha melepaskan tangan Romi.
Romi malah mendekatkan wajah nya ke wajah alika, sampai kening dan hidung mereka menempel dengan mata yang saling bertatapan.
dan tiba - tiba " Deg, deg, deg " detak jantung mereka berdebar kencang.
Romi tidak pernah menyia - nyiakan kesempatan ia langsung mengecup bibir manis alika, karena tidak mendapat penolakan dari alika, Romi makin asik memainkan bibir nya mengecup, dan Melu*** bibir manis alika dengan rakusnya, membuat hasratnya makin menggebu, dan saat Romi akan bermain di gunung kembar alika, Alika seperti menyadari sesuatu, lalu mendorong tubuh Romi agar menjauh dari nya otomatis menghentikan aksi Romi.
hasrat Romi mulai memuncak tapi gagal mencapai mencapai puncaknya karena alika menghentikan nya dengan mendorong tubuh Romi.
"Kenapa honey,,,,?" Tanya Romi syok dengan tindakan alika.
" Selalu kaya gitu kan ujung - ujung nya, janji nya mau langsung nganterin saya pulang, anda di kasih hati malah minta jantung...!" Alika kesal Romi ingkar janji dan malah selalu mencari kesempatan, lalu alika beranjak dari tempat tidur
" Honey, ketahui lah semua yang ada di tubuh mu adalah milik ku,,,,!" Seru Romi, tapi alika tetap berlaku dan menghilang di balik pintu.
...
( *buat kalian yang menginginkan adegan haredang, kalian ngehalu sendiri aja ya, othor lagi males ngotorin otak Solehah othor π€π€π€dengan adegan haredang yang kalian mau)
si Otong : lah lu Thor sok suci...
si Otong : Pegel tau Thor aku di PHP'in terus ma othor...!
Othor : masa...!!! kan udah othor kasih jatah berkali-kali, gimana sih ah si Otong lupa ya...!!!
si Otong: Iya sih...! iya deh othor baik, othor Solehah, othor paling segalanya deh...!
Othor : makasih..π, si Otong ya yang bilang, kalau mo menghujat, hujat si Otong aja tuh....!!!
πππππ
ngiklan dikit...! βοΈβοΈβοΈ*
....
Romi malah tersenyum pasrah, dan mengelus si Otong
" Kasihan sekali kamu tong, dah tegangan tinggi, malah mati lampu...! sabar ya tong! " Gumam Romi, seakan berbicara dengan si Otong nya. kemudian bangkit dan mengejar alika, dengan membawakan kunci motor dan kunci - kunci yang lain nya.
Romi keluar kamar dan mencari keberadaan alika, ternyata alika sedang di dapur sedang minum air putih. Romi menghampiri alika dan mengambil gelas di tangan alika lalu menuangkan air putih ke gelas itu dan langsung meneguk nya.
__ADS_1
Alika hanya menatap nya, ia tau kalo Romi kecewa dengan nya, tapi alika pun merasa Romi memanfaatkan keadaan mencari - cari kesempatan.
" Ayo pulang,,,!" Ucap Romi setelah selesai minum, dengan ekspresi wajah datar nya.
Alika melihat Romi menggenggam kunci motor nya.
" Jadi anda sengaja menyembunyikan kunci motor, sengaja mau cari akal buat nahan saya di sini...!" Alika ambil kesimpulan.
Tapi Romi tidak menjawab nya ia berlalu begitu saja.
"Padahal gak perlu pakai cara tipu muslihat segala kalau pengen begitu, tinggal jujur aja, pasti aku kasih, karena memang sudah kewajiban ku, tapi kalau kaya gitu caranya aku ngerasa sedang di manfaatkan,,,,!" Gumam alika dalam hati. dan mengekor di belakang Romi.
di terasa rumah, alika kembali berbicara.
" Tuan tidak usah mengantar saya Pulang, dari sini sudah dekat ko ke rumah nenek biar saya sendiri saja,,,!" Alika mencoba bernegosiasi dengan Romi
Tapi sikap dingin Romi muncul setelah menerima penolakan dari alika.
sehingga ia tetap diam saja saat alika berusaha berbicara dengan nya.
Romi malah langsung menaiki motor tanpa berkata apa - apa, setelah ia siap melajukan motor itu, ia berkata " Ayo cepat naik,,,!" Romi mengintruksi alika yang hanya diam mematung melihat sikap Romi.
kemudian Romi menoleh ke arah alika menatapnya dengan tatapan mata dining tanpa ekspresi.
Alika malah membalas tatapan Romi dengan ekspresi mencibir malas, dan mengalihkan pandangannya (melengos kan wajah nya)
kemudian iapun mengikuti perintah Romi, segera ikut Menaik motor dengan posisi membonceng, tapi Romi tidak segera melajukan motornya padahal alika sudah berada di belakangnya,
" Kenapa ada yang salah lagi,,,?" Tanya alika merasa heran
Tanpa berkata lagi, Romi menarik kedua tangan alika dan melingkarkan tangannya di pinggang Romi.
" Ngomong doang, Gak usah kebanyakan gaya, apa lagi tipuan muslihat,,,!" Seru Alika menyindir Romi. tapi malah sengaja memeluk Romi mendekatkan tubuhnya ke punggung Romi,
dan barulah Romi melaju kan motor nya.
di perjalanan hanya ada keheningan tak ada satu kata pun yang keluar dari mulut mereka, meski alika tetap memeluk Romi, dan Romi pun menikmati pelukan itu.
...
**Tinggal kan jejak mu dengan cara like, vote, komen ya,,,,!
terimakasih atas dukungan nya πππ
__ADS_1
love you ππππππ**