
Dengan mengusik relung jiwa yang terguncang dengan segala kehampaan menyayat kalbu.
Keajaiban itu ada, hadir dalam jelmaan makhluk lain mengubah dunia yang gelap. Setelah cenayang mengatakan akan perpisahan mereka, tiba-tiba terdengar suaranya kembali dengan mengatakan hal yang mencengangkan sang Raja.
“Wahai penguasa Yaksa, dua sinar yang berbeda pada akhirnya ditakdirkan berpisah. Engkau hanya bisa melakukan reinkarnasi lagi dan menunggu selama ratusan tahun lamanya.”
Setelah mendengar ucapan itu, Raja Permadi meraih pedang besi putih itu dan ikut menusukkan pedang ke tubuhnya sendiri.
“Arghhh…”
Nyawanya sudah di ujung, setengah penglihatannya menatap sang putri sambil memeluknya.
Matahari tergelincir di atas kepala jin, bayangan menghilang diiringi tanda kedatangan dua kupu-kupu yang berbeda warna mengitari Raja dan putri Arska.
__ADS_1
“Sampai kapan pun, engkau tetap milik ku” ucap Raja Permadi menutup matanya.
Petir menyambar, angin kencang membasahi sayap hewan-hewan yang masih berperang membantu kerajaan Jati Jajar. Meskipun sayap telah basah, mereka tetap berusaha mengepak sampai titik darah penghabisan. Pasukan gurun pasir sudah gugur dan memilih mengibarkan bendera putih. Sedikit lagi mereka mencapai kemenangan jika pangeran Danel ikut terjun bersama pengawalnya. Setelah pedangnya tidak tepat mengenai sasaran musuh, dia mengingat lagi bayangan sosok putri jin yang telah dia bunuh.
“Menang..!”
“Hidup Raja Jati Jajar!”
Sorak kegembiraan para pasukan jin jati Jajar. Mereka mengangkat pedang ke arah langit sambil tersenyum gembira.
Hatinya tidak tenang, ada firasat buruk yang terasa di dalam benaknya. Sang Ratu meminta Raja untuk mencari putri yang sejak peperangan berakhir belum kembali.
...----------------...
__ADS_1
Langkah mengarungi waktu putaran di alam manusia.
Ingat kembali terakhir kalinya pertemuan antara Astro dan putri Arska yang terjebak di alam manusia. Sebelum Raja permadi meneguk setengah ramuan pelupa dunia ghaib, kejadian lalu sang putri yang tubuhnya terbanting di antara tebing masuk ke jurang membuat dia kehilangan nyawa lalu membuka mata di dalam tubuh Maharani yang sebelumnya sudah terbujur kaku.
Reinkarnasi ikatan alam jin dan manusia, lagi-lagi Raja Permadi kehilangan sang putri. Setelah membunuh dirinya sendiri, sang Raja melihat matahari di hadapan begitu dekat dengannya.
Dua kupu-kupu berterbangan mengelilingi keduanya, serbuk-serbuk keajaiban berjatuhan seakan sedang mengobati luka mereka. Sepertinya hari ini adalah kesempatan terakhir mereka hidup kembali di alam jin, Raja dan Putri Arska membuka mata dan saling bertatapan satu sama lain. Hujan masih membasahi tanah jin, sayup mata Raja kembali membuka mata. Terakhir kali dia masih menggenggam tangan putri Arska. Raja tersenyum menatap sang putri, dia mengusap rambut panjang putri Arska yang basah menutupi wajahnya.
“Putri..” ucapnya dengan lembut.
Dia melupakan satu hal, kematiannya yang telah lalu meninggalkan pedang yang tertancap tepat di jantung. Keanehan akan tidak merasakan rasa sakit kini pada tubuhnya. Raja melirik pedang besi putih lalu mencabutnya dengan paksa. Dia menutup luka dengan mengoyak kain jubah miliknya. Raja memperhatikan luka bekas tusukan pangeran Danel, luka yang tampak tertutup. Raja mengoyak jubahnya lagi lalu menutup bekas luka di punggung putri Arska. Perlahan sang putri menggerakkan jarinya dan membuka mata.
“Raja, apakah aku sedang bermimpi?” tanya sang putri.
__ADS_1
......................
Jangan lupa Tinggalkan jejak dukungan ya all, terimakasih sampai saat ini telah berjuang bersama🙏