Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap

Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap
Kematian Raja Permadi dan putri Arska


__ADS_3

Melambung jauh membakar ranting yang kering, menerbangkan asap kepergian.


Ini bukan lah akhir dari keduanya


Mereka telah berjanji akan bersama kembali


Sekalipun dalam kurun waktu yang cukup lama


Melihat gumpalan Asap hitam berlapis cahaya merah. Putri Arska membentang kan tangan di depan raja Permadi. Kekuatan sinar itu menembus tubuh putri yang terlindungi oleh kalung permata hijau menuju tubuh raja Permadi. Seketika mata sang Raja berubah menjadi warna merah darah, raja mendorong tubuh putri Arska sampai terjatuh.

__ADS_1


“Raja..” ucap putri bergerak mundur.


Putri Arska menyadari bahwa raja Permadi telah di kendalikan oleh sihir putri Helena. KIni wajah sang raja berubah menghitam berjalan kaku mendekati putri Arska.


“Ahahah…” tawa putri Helena pergi meninggalkan mereka.


Putri sudah berada di ujung jurang, dia terpaksa meraih pedang mengarahkan ke raja Permadi.


Kepakan sayap Raja Permadi yang begitu hangat untuk sang putri kini berubah menyakiti tubuhnya.Raja mengibas tubuh mungil putri Arska sampai sang putri mengeluarkan muntahan darah. Putri membelakangi tubuh raja Permadi meraih kembali pedangnya. Dia mengangkat pedang ke udara lalu menusuk tubuhnya sendiri. Raja Permadi melihat tubuh putri Arska tertancap pedang raksasa sampai menembus tubuhnya. Setengah sadar penguasa Yaksa itu mengeluarkan air mata darah memaksa tubuhnya mendekati putri Arska.

__ADS_1


“Apa yang sudah terjadi pada ku? Pikiran dan hati ku kini bertolak belakang bersama gerakan anggota tubuhku yang sulit di kendalikan!” gumam Raja Permadi.


Sang Raja memeluk tubuh putri Arska yang masih tertancap oleh pedang dari belakang kemudian menekan pedang itu sampai menusuk jantungnya. Suara dua tubuh yang tertusuk pedang, Raja dan putri menghembuskan nafas terakhir di lembah atas lembah sungai jin.


Bumi jin bergetar, angin bertiup kencang menggulung daun-daun dan bunga yang bermekaran. Kepergian sepasang kekasih sehidup semati. Mereka berjanji akan bertemu kembali di kehidupan selanjutnya. Sebelum raja Permadi pergi untuk selamanya sang raja menatap langit meminta di pertemukan lagi dengan sang putri dan mencari dirinya di kehidupan selanjutnya.


Sementara di kerajaan jati jajar


Istana di porak porandakan oleh putri Helena, api yang menyala bercampur suara teriakan para prajurit di lahap oleh monster ciptaan sang putri. Setelah kerajaan jati jajar tenggelam di hancurkan oleh putri Helena beserta pengikutnya, sang putri yang tamak itu merampas kerajaan-kerajaan lain. Dia melupakan awal perjanjian kepada suku Taraya, hanya untuk membunuh putri Arska mendapatkan apa yang dia inginkan. Suku Taraya mendengar dan melihat gerakan sang putri memanfaatkan kepala tengkorak hitam begitu serakah.

__ADS_1


“Putri Helena! Engkau telah berjanji akan memberikan bagian untuk ku! Bukan kah raja Permadi milik ku dan kekuatan putri Arska akan aku renggut! Engkau melanggar perjanjian kita! Terimalah kematian mu!” gema suara suku kepala Taraya terdengar oleh putri Helena.


Dia berlutut menyatukan kedua tangan meminta maaf. Perjanjian dengan iblis tidak memandang kata maaf dan pengampunan. Kepala tengkorak hitam yang berada di tangan sang putri keluar dari tubuhnya memakan jiwa sang putri. Hingga tubuhnya mengering menjadi abu, putri Helena mati di tangan ilmu yang dia anut dari suku Taraya.


__ADS_2