Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap

Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap
Menggigit Raja Permadi


__ADS_3

Diantara semua yang membuat dia marah adalah perbuatan ibu suri yang tidak akan pernah dia lupakan seumur hidupnya. Menculik, memenjarakan, mencambuk dan meracuni dirinya.


“Maafkanlah aku, walau bagaimana pun juga aku rela mempertaruhkan nyawa untuk mu” bisik sang Raja.


Keinginan raja permadi untuk menepikan sentuhan di dahi sang putri untuk pertama kalinya pupus sudah. Dia mendengar langkah sang dayang akan memasuki ruangan. Menjelma menjadi angsa lalu meletakkan kepalanya di atas pangkuan sang putri.


“Wahai raja, tingkah mu ini membuat aku ingin mematahkan leher panjang mu dengan satu tangan ku” bisik sang putri.


Dayang pendamping mengambil beberapa daging mentah, sayur-sayuran dan buah buahan.

__ADS_1


“Sepertinya ibunda Ratu akan kembali kesini, bawa saja kembali makanan ini ke dapur dan jika ibunda mencari ku maka katakana aku sedang berkeliling bersama Gangga” ucap putri Arska mengangkat angsa putih lalu menutupinya dengan jubahnya.


Putri memanggil gangga dari jendela kamar dan naik ke tubuhnya. Mengudara bersama gangga, dia masih menutupi angsa sampai melewati tembok raksasa. Jarak terbang sang putri sudah sangat jauh dari istana. Dia membuka jubah lalu melemparkan sang raja ke udara. Mereka mendarat di lembah sungai jin. Matahari hampir terbit, pertemuan dengan para calon putri mahkota sebagai ratu Yaksa akan segera di mulai. Raja masih mencari cara menyampaikan hal ini kepada putri Arska, tapi dia tidak tega dan sanggup dengan semua balasan sambutan tangan sang putri untuknya.


“Sekarang sudah menjadi keputusan ku. Wahai putri jika engkau mendengar kabar calon Ratu Yaksa maka semua itu bukan kehendak ku melainkan ibu suri” Raja Permadi melingkarkan tangan ke tubuh sang putri.


“Putri dengarkan aku!” seru sang Raja.


Putri Arska tidak menginginkan perkataan apapun yang terucap dari sang Raja. Dia melompat naik ke badan Gangga di tarik oleh Raja Permadi. Kini sang putri di gendong sang raja berjalan ke salah satu pohon lembah sungai jin. Putri menggeliat ingin pergi, dia menggigit pundak raja Permadi dengan gigi taringnya sampai pundak sang Raja terluka dan berdarah.

__ADS_1


...----------------...


Ratu Sesa dan Ratu Rafa sudah tiada, kini yang tersisa tinggal Ratu Harun selir raja yang menduduki posisi pertama. Di balik kegiatan rutin sang ratu Harun mengikuti rapat istana di kala sang raja sedang sibuk adalah mengumpulkan sedikit demi sedikit pengikutnya yang setia. Di dalam ruangan tersendiri sang ratu memerintahkan agar mereka membantu melindungi kerajaan Jati Jajar sekalipun suatu saat nanti dia telah tiada.


Ratu memikirkan nasib dirinya yang akan menjadi musuh putri Helena setelah sang putri keluar dari penjara kelak. Dia mengutus sosok jin memata-matai segala tindakan sang putri. Kabar mengejutkan mendengar para pasukan yang menjaganya kini berubah menjadi sosok jin pemangsa darah. Begitu pula ketika mereka terakhir kali menyerang kerajaan Jati Jajar. Sebagian pasukan mati akibat Gigitan dari pasukan sang putri.


"Apa jadinya wilayah pasukan Gurun jika penghuninya berubah menjadi monster? putri Helena sudah menguasai ilmu hitam. Aku mengenal sifat aslinya yang tidak akan melepaskan siapapun yang dia benci" gumam Ratu Harun.


"Memberi hormat kepada Ratu, kira-kira para gerombolan Raja akan kembali ke istana tepat tengah hari" ucap pengawal.

__ADS_1


__ADS_2