Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap

Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap
Putri Helena membangkitkan para jin


__ADS_3

Penyihir dan pengikut aliran hitam menggunakan gerhana bulan untuk melakukan berbagai macam ritual. Kini tampak ilmu hitam bertambah besar dan kuat. Cenayang Han yang merasakan ilmu hitam di udara sedang menyemburkan sihir membuat dia menghentikan meditasi lalu berjalan menatap langit dari jendela. Siapa yang sudah menghidupkan kembali iblis itu? Sang cenayang melihat gumpalan asap dan sinar merah menyebar bergulung ke satu titik menara tertinggi.


Sosok jin termuda sudah sampai di depan pintu rungan putri Helena di tarik paksa oleh sang putri dengan teriakan yang tidak terdengar sampai kebawah karena letak tertinggi di atas menara. Urat nadi di bagian leher jin termuda itu di hisap paksa oleh putri. Meneguk kepala tengkorak keluar ikut merasakan kenikmatan darah jin sampai dia mati. Satu persatu jin menunggu di luar masuk ke dalam menara. Sudah sekitar seratus jin yang masuk tidak terlihat keluar dari istana atau membawa makanan dan minuman yang mereka harapkan. Empat puluh jin yang tersisa di bawah saling bertatapan, mereka menyadari ada keanehan banyaknya jin masuk bersama kejanggalan burung-burung gagak ramai berterbangan di atas menara.

__ADS_1


Salah satu dari mereka berbisik di sambung oleh yang lainnya. Mereka semua membalikkan badan meninggalkan menara namun di kejar oleh prajurit sang ratu. Prajurit yang aliran darahnya terkena sinar bulan merah dan di hisap oleh sang ratu mempunyai kekuatan dua kali lipat lebih besar di banding dengan prajurit umumnya. Mereka juga terkadang memili hawa dahaga haus akan darah. Mengejar para jin yang berusaha kabur, beberapa dari mereka tertangkap langsung urat nadinya di hisap dengan suara mengerang para jin yang kesakitan. Para jin lainnya menoleh ke belakang menyaksikan pemandangan mengerikan itu. Berlari lebih cepat tapi pasukan sang putri berhasil menangkap mereka. Hanya ada satu sosok jin yang lolos berlari menuju wilayah jati jajar dengan luka di tangan kanan akibat terkena anak panah.


Setelah puas melahap darah segar, sang putri meminta para pasukan meletakkan jasad jin di bawah ruangan bawah menara. Putri menunggu malam gerhana bulan yang akan datang pada putaran hari ketujuh. Di dalam sana jasad di biarkan di hinggapi lalat dan serangga. Putri Helena sibuk meramu bahan memanfaatkan kekuatan untuk menghidupkan kembali seratus jin yang telah mati. Mencampurkan semua bahan yang di ajarkan oleh kepala tengkorak hitam, sang putri memerintahkan prajurit memercikkan air ke tubuh para mayat yang sudah setengah membusuk. Bau bangkai menyengat di dalam menara, perlahan tubuh yang sudah mati itu bergerak melotot lalu berdiri dengan wajah sangat pucat dan pupil mata memutih. Putri Helena tidak henti membaca mantra, sampai keringatnya terkuras habis. Menggunakan gerhana bulan di ke gelepan malam yang tertelan oleh sihir hitam ghaib dia berhasil menghidupkan kembali semua jin yang mati.

__ADS_1


Mereka mengangguk mendengar perkataan sang putri. Tawa dan suara sang putri keras melengking merasa puas dengan kerja kerasnya selama ini.


Walaupun dia sedang menjalani masa tahanan, tetapi semua rencana karena mendapatkan simbol tengkorak dari suku Taraya. Para jin yang sudah menjadi jombi itu menuruti semua perkataan sang putri, berjalan keluar mengelili menara. Gerakan tubuh kaku menatap kosong menunggu siapapa saja yang bisa di jadikan korban mereka ketika menginginkan darah.

__ADS_1


__ADS_2