Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap

Cinta Biru: Runtuh Hati Jin Bersayap
Menggoda putri


__ADS_3

Sudah usah meragu segala asa hanya untuk kelopak putik cinta yang sudah tertanam di kebun cinta biru. Tapi tuntutan hati tidak bisa di jadikan pedoman bahwa dia yakin tanpa kepastian. Setiap hari tidak tenang meloncati akar penghalang di setiap bait kata menunggu.


Raja menenangkan putri membawanya ke lembah sungai jin. Mereka menuju padang rumput hijau, di bawah sinar sang surya, putri masih merontah di balik sayap raksasa raja Permadi. Raja tetap membungkusnya, seolah seluruh sayap itu adalah miliknya seutuhnya. Balada perseteruan berakhir saat raja bersayap menepikan bekas tanda rasa di tepi sudut bibir ranum sang putri.


“Sekarang saja aku akan ke istana Jati Jajar untuk mempersunting mu wahai ratu ku” ucap sang raja lebih erat.


Putri Arska melotot, di mendorong sang raja tapi tetap saja posisi pertahanannya tetap tidak bisa bergerak. Setelah merasakan tubuh sang putri sudah tenang, raja pun melepaskannya secara perlahan.


“Putri, jawab pertanyaan ku, aku sudah menyiapkan segala yang engkau mau” ucap raja lagi meyakinkan.

__ADS_1


“Kerajaan Jati jajar baru d hadapkan oleh perseteruan penghianatan para perdana menteri dan punggawa, hal ini akan memicu konflik di tengah sisi lain raja Jati jajar yang masih murka. Apakah engkau siap menanggung semuanya?” tanya putri.


“Apapun itu, jika harus di penjara dan melepaskan tahta ku maka aku akan siap demi bersama mu” jawab sang raja.


Putri Arska menggelengkan kepala, dia menggenggam erat tangan sang raja lalu mengusap dengan lembut.


“Kau harus melindungi rakyat mu, di pundak mu ini kini sedang di bebani oleh dua kerajaan yang harus engkau damaikan hingga kita bersama tanpa terpisahkan.”


...----------------...

__ADS_1


Di kolam teratai, putri Kayan masih menunggu raja Permadi, para dayang ikut menemaninya. Sosok wanita yang paling ingin menguasai istana dan mengancam semua prajurit untuk setia mematuhi perintahnya. Dia memberikan senjata rahasia untuk membunuh putri Arska jika terlihat kembali di istana Yaksa. Ibu suri mengambil kesempatan untuk membebaskan pejabat daerah, dia mengerahkan dua prajurit ninja bertopeng hitam yang ahli bela diri membawa sang pejabat keluar dari wilayah Yaksa. Panglima perang mengejar begitupun bantuan kawanan pasukan hewan bersayap yang di tugaskan oleh raja Permadi menjaga daerah kekuasaannya.


Mata tajam insting jin bersayap itu melihat para hewan di udara sedang bergerombol menuju ke wilayah barat, raja meminta ijin kepada sang putri untuk membawanya kembali ke istana Jati jajar bersama Gangga. Sebelumnya, raja yang sudah di mabuk cinta itu menepikan sekali lagi daratan asmara kepada putri jin yang sudah dia kunci rapat-rapat di hatinya.


“Sudah, aku tidak mau menanggung rindu yang keterlaluan” ucap putri melingkarkan tangan di pundaknya.


Raja tersenyum, secepat kilat mengudara membawa putri pulang. Lalu dia berbalik arah menuju pasukan hewan bersayap mencari tau hal yang sedang terjadi. Dia kehilangan jejak sosok perdana menteri, salah satu ninja mengeluarkan bubuk mesiu menghalangi pandangan dengan jurus menghilang.


“Raja! Kita kehilangan jejak perdana menteri. Semua ini berkaitan dengan ibu suri, hamba melihat dengan mata kepala sendiri bahwa beliau yang memberi perintah” ucap sang pengawal.

__ADS_1


“Cepat tutup dan blokir seluruh wilayah Yaksa, beri peringatan sofar dan tahan ibu suri di ruangannya” perintah sang Raja.


__ADS_2