
Makasih sudah ngikutin cerita ini sampai bab ini, akhirnyaaaaaaaa, hari yang dinantikan Dini dan Anto sejak mereka SMP bisa terlaksana juga, ikutin keseruannya yok.
Tapi jangan hanya baca … kasih yanktie semangat dengan cara kasih kasih like dan vote serta komen dan bintang 5 nya.
Inget juga pesan yanktie, jangan lupa mulai intip-intip spin cerita ini dengan judul KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR ya.
------------
Dini membiarkan suaminya berbuat apapun, dia membalasnya karena dia pun merindu aroma tubuh suaminya. “Maz, peluk dulu, ade kangeeeeen banget pengen di peluk Maz” kata Dini terengah-engah di sela kecupan mereka. Itu adalah kiss dan pelukan perdana mereka sejak mereka sah menjadi suami istri.
Anto memeluk istri mungilnya, dia memberikan kenyamanan pada Dini, menghilangkan stress di 10 hari terakhir menjelang pernikahan mereka. Makan dulu yok, kamu jangan sampe sakit, sekalian kita liat Moya ada di mana.” ajak Anto pada istrinya.
“Moya bobo di mana Mi? koq ga ada di kamar ade?” tanya Dini pada maminya yang sedang melihat pemasangan dekorasi ruangan.
“Di kamar depan, mamamu yang atur, katanya biar ga ganggu kalian, tadinya malah mau di bawa ke rumahnya, tapi mami takut dia nyariin kamu tengah malam,” jawab mami santai.
Ya ampun, mama ada-ada aja deh, batin Dini, dia tau mama memang sangat menyayanginya seperti Dini yang juga menyayangi sejak dia kecil dulu.
“Mami dan papi sudah dahar?” tanya Dini.
“Sudah, kalian makan saja sendiri ya, jangan lupa kamu cek juga simbok dan mbak Inah, takutnya mereka malu disini.”
Papi masuk ruangan, “Mi, itu orang dekor mau tanya ketinggian pohon pisangnya, karena dia bawa yang size jumbo, mau di potong sedikit biar bagus atau di biarkan utuh aja?”
Mami keluar, agar lebih bisa memperkirakan tinggi pohon yang hendak di pasang.
“Pi udah dahar?” tanya Dini, walau dia tau papi sudah makan, tapi dia tetap berbasa basi.
“Udah Din, kalian makan aja sendiri ya, papi kedepan lagi,” kata papinya.
Dini mencari Anto mengajaknya makan, suaminya sedang berbicara di telepon, entah dengan siapa. Dini menunggunya selesai baru dia menghampiri. “Siapa Maz?” tanya Dini
“Pak Zul, maz minta dia membelikan rokok buat para pekerja dekor, tadi maz tanya ke mami katanya snack serta kopi dan makan sudah mami siapkan.”
“Makan dulu yok,” ajak Dini “Papi sama mami tadi sudah duluan, mereka kira kita dari sana habis Isya.”
Anto tau tamu bulanan Dini sudah selesai, karena sejak sholat dzuhur dia menjadi imam sholat Dini. Namun malam ini dia tidak ingin membuat istrinya kelelahan, dia hanya menciumi wajah istrinya, tanpa perbuatan nakal lainnya. “Bobo dulu istriku, maz ga akan membuatmu cape malam ini. makasih sudah bersedia berjalan disisi ku,” bisiknya.
Dini memeluk erat suaminya, dia sangat merindu pria ini, dia sangat ingin di peluk suaminya, dia membenamkan wajahnya ke ceruk leher suaminya, menghirup aroma tubuh suaminya, dan diapun mengecupi leher Anto.
__ADS_1
“Jangan memulai dan jangan menggoda de. Bobo aja ah, nanti kalau di terusin besok kamu ga prima lho,” tolak Anto.
“Maz nolak ade?” tanya Dini.
“De, jangan salah sangka lagi. Maz kepengen banget, tapi maz mikirin kamu, maz ga mau kamu ga fresh besok. Anto memegang tangan Dini, membawanya untuk menyentuh yuniornya yang sudah berdiri tegak. “Please ya cinta, kita bobo sebelum maz khilaf” kembali dipeluknya istrinya, di kecupnya lembut bibir istrinya, di kecup juga kedua mata serta kening istrinya. “Jangan pernah menduga hal buruk, kamu adalah segalanya buat maz.”
Akhirnya Dini tertidur sangat pulas di pelukan suaminya
Saat subuh maminya heran Dini sholat subuh tanpa keramas lebih dulu “Ga mandi junub dulu de?’” tanya mami.
“Ihh mami apaan sih, emangnya wajib ya malam pertama tancap gas?” jawabnya.
Papi hanya terkekeh mendengarnya.
***
Dini sudah rapih dengan busana pengantin Jogja, baju keluarga inti kali ini biru sesuai warna kesukaan suaminya. Para orang tua mengenakan warna biru lebih tua dari warna yang di gunakan kakak-kakak serta adik pengantin. Steve juga mengenakan baju keluarga inti mendampingi Sari.
Harry dan Peter datang memberi selamat. Dini sangat kagum atas kebesaran jiwa Harry yang berani melihat kenyataan ini. Dia mendekap mantan suaminya, mengucap terimakasih atas kehadirannya dan berharap Harry tidak terperosok lagi. Anto pun memeluk Harry erat dan mengucapkan terimakasih atas kehadirannya.
Yang membuat acara pesta agak sedikit memanas yaitu ketika datang Cindy teman SMA Dini yang ternyata mantannya Steve. Awalnya tidak ada yang tahu, saat sesi photo, Sari dan Steve berphoto mengapit mempelai, dari bawah panggung pengantin terdengar panggilan lirih namun cukup di dengar oleh mereka berempat “Steve”
Saat sesi photo dengan adik kakak kandung mempelai, Sari beberapa kali di panggil tidak segera datang ke panggung. Dini merasa ada yang beres sampai Sari menghilang. Tak lama Sari naik dan sepertinya habis membenarkan riasan wajahnya.
Pada dasarnya acara berjalan sukses hingga para tamu pulang. Mami dan papi mengucap syukur. Mama pun ga kalah bahagianya melihat putra satu-satunya bahagia di pelaminan, tidak seperti ketika bersanding dengan Shinta.
***
“Kemaren malam ada yang nawarin diri, koq sekarang udah tepar duluan, cape banget ya?” goda Anto sambil memijit betis Dini. Dia tahu pasti istrinya sangat lelah menggunakan selop tinggi sejak sore tadi.
Dini yang di goda hanya senyum kecut, memang benar pilihan Anto menunda malam pertama kemarin, ternyata begini rasanya menjadi pengantin. Dia lebih baik jalan jauh daripada berdiri seperti tadi.
“Makasih ya Maz udah ngertiin ade, kemaren malah ade nuduh Maz yang engga-engga,” kata Dini hendak memejamkan matanya, dia ingin tidur malam ini.
“Iya cinta, tapi malam ini maz ga mau libur, maz mau kita lembur,” kata Anto, mulai menciumi leher istrinya sedang tangannya mulai membelai paha Dini.
“Maz, cape” jawab Dini
“Sekali aja ya, please,” pinta Anto.
__ADS_1
Dini tahu menolak sudah tidak mungkin. Anto sudah menahannya sejak lama, sejak mereka tidur sekamar hanya berpelukan dan berciuman saja, lalu minggu-minggu berikutnya mulai saling raba. Sangat lama Anto memendam hasrat. Sekarang saat sudah halal tidak mungkin Dini beralasan cape dan juga sangat berdosa menolak permintaan suaminya. Akhirnya Dini menganggukkan kepalanya.
Anto memulai gerilya dengan sangat lembut, tidak terburu-buru. Dini yang sudah lama tidak melakukan hubungan suami istri tentu saja juga mendamba kepuasan.
“Cintaaaaaaaaa,” Anto pun memekik saat dia melakukan pelepasan pertamanya. Anto terkulai lemas di atas tubuh istrinya “Makasih cinta, makasih istriku,” di kecupnya dahi istrinya. Dia segera bergeser dari atas badan Dini agar Dini tak sesak di tindihnya.
Dini memeluk suaminya, menciumi dada suaminya yang masih penuh keringat. “Makasih sudah mencintaiku dan menjadikanku istrimu.”
“De, perlakuanmu membangunkan si keci lagi,’ bisik Anto.
Dini menggoda Anto, di kedipkannya matanya. Anto yang mendapat isyarat lampu hijau segera kembali bekerja keras mencangkul lahan untuk menanam benihnya. “Tadi katanya mau bobo, cape, koq nambah terus de?” goda Anto setelah mereka menyelesaikan permainan ke 3 malam ini.
“Sana Maz mandi, biar subuh ga di godain mami, nanti habis Maz baru ade mandi” kata Dini.
“Yakin habis mandi kita ga olah raga lagi?” goda Anto.
“Engga, ade mau bobo, cape banget,” kata Dini.
Antopun keluar kamar menuju kamar mandi, sehabis mandi dia membikinkan Dini teh jahe, agar sehabis Dini mandi junub dia tidak kedinginan.
***
----------------------------------------
Yuhuuuuuuuuuuuuuuuu, udah halal, udah bisa bilang dia suamiku atau dia istriku.
Biar ga penasaran ikuti ceritanya di bab berikutnya yaa, udah mau habis koq.
Untuk menggantikan novel ini nantinya, yanktie bakal rilis cerita baru berjudul IMPOSSIBLE LOVE
Ceritanya tetap sederhana, membumi karena bukan tentang CEO tajir melintir bertemu dengan gadis sederhana!
Ceritanya tentang seorang pemuda cukup mapan yang baru lulus kuliah di London lalu jatuh cinta pada mantan gurunya
Mantan guru pasti lebih tua kan? Dan hebohnya lagi si mantan guru adalah janda anak 3 lho!
Bisa ga pemuda lajang itu ngedapetin kepercayaan mantan ibu guru yang sudah sangat terluka karena berkali-kali di selingkuhi mantan suaminya dulu?
Cari nanti begitu cerita CINTA KECILNYA MAZ tamat ya, ini covernya
__ADS_1