CINTA KECILNYA MAZ

CINTA KECILNYA MAZ
120 AMORA DI BULLY DAN AKAN ADA ADIK BARU


__ADS_3

Makasih sudah ngikutin cerita ini sampai sini, makasih buangeeeeet penuh lope lope untuk semua pembaca yang selalu kasih like tiap habis baca bab.


Anto dan Dini tidak menyangka cinta mereka sejak SMP bisa samapi ke titik ini, sampai mereka mempunyai dua anak mungin sehat dan menggemaskan, masih ada beberapa bab terkahir. Baca terus kelanjutannya ya


Tapi jangan hanya baca …  kasih yanktie semangat dengan cara kasih kasih like dan vote serta komen dan bintang 5 nya.


--------------------


Sore ini Sari dan Steve belanja baju gamis untuk Dini dan baju kok untuk Anto, mereka request warna biru. Dan meminta kalau bisa ada baju untuk Amora yang sama. Sari dengan antusias hunting baju yang di inginkan Dini. Jangan lupakan jiwa bisnis Sari, dia langsung ingin menambah item isi butik dengan baju gamis couple.


Sari mendapat baju pesanan Dini, dia membeli sesuai request, namun menambahkan untuk mama, mami serta papi dengan warna biru beda gradasi. Untuk dia dan Steve memilih warna hijau tosca.


Dini sangat berterima kasih karena mama, mami dan papi juga pakai baju kembaran yang Sari belikan.


2 tahun kemudian.


“Mommy mbak berangkat bareng daddy aja ya, mommy ga usah anter mbak Moya,” Amora yang saat ini sudah kelas 2 SD pamit pada Dini yang sedang menyuapi Arya, mengajari Arya untuk mulai makan sendiri di usianya yang sudah hampir 2 tahun. Seperti saat Amora kecil dulu, Dini menyiapkan meja dan kursi kecil bagi Arya makan dan belajar.


“Daddy nanti kesiangan kalau harus antar mbak dulu, ini dede Arya sudah bisa mommy tinggal koq, mommy juga sudah siap berangkat ngajar, bareng mommy aja karena kita searah,” usul Dini.


Anto memeluk Dini dari belakang dan berbisik, ”Mungkin Moya ingin seperti teman-temannya yang di antar ayahnya, jangan berpikir daddy jadi repot kalau harus memutar sedikit, waktu ga akan bisa kita putar mundur,” dan di kecupnya pipi Dini dari samping belakang.


Dini terkesiap mendengar bisikan Anto, dia tidak berpikir sejauh itu. ”Kalau gitu mommy juga bareng daddy boleh, biar kita bertiga satu mobil aja. Mommy ga bawa mobil deh.”


“Yeaaaay di antar mommy and daddy, I like if it can momm,” jawab Amora, sejak sebelum nikah memang Anto sering mengajaknya berbicara dengan bahasa inggris dan sejak TK A Dini sengaja memberi kursus bicara bahasa inggris untuk balita pada Amora.


Anto dan Dini memperhatikan emosi Amora saat mendengar mommy dan daddy nya akan mengantarnya sekolah. “Nanti pulang seperti biasa dengan mbak inah atau mbak siti ya. Mommy ngajar sampai jam 2 siang ini,” beritahu Dini.


Sampai di sekolah Amora, Anto sengaja turun dari mobil dan mengantar Amora hingga ke depan kelasnya, dia tahu anaknya ingin memperlihatkan ayahnya pada teman-temannya. Sedang Dini sengaja hanya turun dari mobil, mencium pipi dan puncak kepala Amora di depan pintu mobil. Dia memberi waktu untuk Amora dan Anto. “Ga antar sampai dalam bu?” sapa seorang ibu yang baru saja keluar dari dalam sekolah mengantar anaknya.

__ADS_1


“Amora di antar daddynya ke dalam, ga perlulah kami berdua. Biasanya kalau saya yang masuk ke dalam, daddynya ada di mobil,” jawab Dini.


“Oh gitu, karena kemaren ada yang tanya apa Amora punya ayah karena ga pernah antar ke sekolah,” jelas ibu tadi.


Dini terpekur, benar dugaan suaminya, ternyata Amora di bully temannya.


***


Pagi ini Dini memberi kuliah mulai jam 10. Sejak setahun lalu memang dia sudah menjadi dosen di universitas milik yayasannya. Dan dia sengaja mengatur waktu mengajarnya mulai jam 10 agar tiap pagi bisa konsen mempersiapkan anak-anak dan suaminya. Dia tidak ingin waktu untuk keluarga di kalahkan dengan waktu untuk bekerja. Biasanya setiap pagi dia mengantar Amora membawa Arya, lalu pulang mengantar Arya ke rumah, baru dia berangkat ngajar. Pulang ngajar diapun langsung mengurus anak-anaknya. Dia tetap mengamalkan ilmu yang dia tempuh, namun focus utamanya tetap anak-anaknya.


Pagi ini ada yang di rasa beda oleh Dini, sehabis turun dari mobil Anto pagi ini dia merasa sedikit pening. Dia berjalan menuju klinik kampus, masih ada 1 jam sebelum dia mulai mengajar. “Tumben bu, ada yang di rasa ga enak?” sapa dokter Andi yang kebetulan jaga klinik pagi ini.


“Tetiba saya koq pening dok,” jawab Dini.


“Saya lihat catatan ibu tensi normal koq, tadi pagi sudah sarapan kan?” tanya dokter Andi lagi.


“Sudah dok, ga ada masalah saat pagi sebelum berangkat, sampai kampus tadi, turun dari mobil koq saya keliyengan,” Dini mencoba mengutarakan apa yang dia rasa.


“Maaf,” dokter Andi meletakan stetoskop di dada Dini, dia juga sedikit menekan perut Dini, lalu meraba nadinya. “Saya beri vitamin aja ya bu, sepertinya ibu ga sakit koq,” lanjut dokter Andi sambil berjalan ke meja kerjanya.


Dini turun dari bed tempat periksa di bantu suster, lalu duduk di kursi pasien depan dokter Andi.


“Saya memperkirakan ibu hamil, apa ibu ingat kapan terakhir mens? Bila ga yakin, sebaiknya ibu periksa ke obgyn saja. Dan ini resep hanya vitamin dan obat pusing yang aman bagi kandungan bila ibu memang hamil,” dokter Andi memberikan secarik kertas resep pada Dini.


Dini ingat sejak selesai nifas dia pasang IUD, lalu 5 bulan lalu dia melepas IUD untuk di ganti yang baru karena memang dia memasang IUD yang mempunyai waktu tenggat 1 tahun. Namun saat itu dokter menyarankan agar istirahat dulu, nanti setelah dua atau 3 kali mens baru pasang lagi, sayangnya setelah mens ke 3 Dini lupa pasang lagi.


Selesai memberi kuliah hari ini Dini naik taxi menuju apotik terlebih dahulu, selain menebus resep dia juga membeli test pack untuk memastikan kehamilannya.


***

__ADS_1


Sebelum wudhu pagi ini Dini mengetest urine nya diam-diam. Dari 3 alat yang di belinya semua menunjukan dua garis, artinya dia benar hamil. Kehamilan kali ini sama seperti saat Amora, dia tidak merasakan morning sickness seperti kehamilan Arya. Dini menyimpan test pack tersebut, dia mencari waktu yang tepat untuk mengatakan pada suaminya.


“Mbok, sesuk sarapanne sego gurih yo, tapi di gawe tumpeng cilik wae mbok, iwake komplit tambah jenang sumsum, gawe ngumpet-ngumpet yo mbok, bapak ojo nganti ngerti,” pinta Dini pada simbok. Dia meminta besok pagi simbok mempersiapkan sarapannya nasi uduk yang di sajikan berupa tumpeng kecil dengan lauk lengkap di tambah bubur sumsum, dan dia juga minta sarapan di buat secara sembunyi-sembunyi agar Anto tidak mengetahuinya, begitu translate dari yanktie untuk semua pembaca setia.


“Kagem pinten tiyang mbak (untuk berapa orang)?” tanya simbok, dia takut kurang bila tidak menanyakan untuk berapa orang makanan itu di bikin.


“Awake dewe plus mama lan Sari karo Steve tok mbok” Dini menjelaskan yang akan sarapan tumpeng hanya keluarga mereka di tambah mama mertuanya serta Sari dan Steve saja.


“Ga usah bawa apa-apa ma, Dini cuma bikin tumpeng untuk kita aja,” Dini menjawab mama mertuanya yang menanyakan Dini perlu di bawakan apa untuk besok pagi. “Tapi kalau pas mama lewat banyak buah naga yang baru panen Dini titip ya ma,” lanjutnya. Rumah Steve daerah jalan Kaliurang, kadang bila habis panen maka petani buah naga akan menjajakannya sepanjang jalan. Dia membayangkan juice buah naga segar.


***


“Mom, ikut jalan pagi ga?” tanya Anto yang sudah siap dengan kaos dan celana trainingnya, setiap Sabtu dan Minggu memang dia akan mengawal kedua anaknya naik sepeda bila Dini tidak mempunyai acara ke sunmor (Sunday Morning) atau ke alun-alun untuk refreshing akhir minggu.


----------------------


Yuhuuuuuuuuuuuuuuuu, ga kerasa lho cinta kecilnya maz Anto akan berakhir, tapi biar ga penasaran ikuti ceritanya di bab berikutnya yaa, udah mau tamat koq.


Untuk menggantikan novel ini nantinya, yanktie  SUDAH rilis cerita baru berjudul IMPOSSIBLE LOVE


Ceritanya tetap sederhana, membumi karena bukan tentang CEO tajir melintir bertemu dengan gadis sederhana!


Ceritanya tentang seorang pemuda cukup mapan yang baru lulus kuliah di London lalu jatuh cinta pada mantan gurunya.


Mantan guru pasti lebih tua kan? Dan hebohnya lagi si mantan guru adalah janda anak 3 lho!


Bisa ga pemuda lajang itu ngedapetin kepercayaan mantan ibu guru yang sudah sangat terluka karena berkali-kali di selingkuhi mantan suaminya dulu?


ini covernya cerita berikutnya

__ADS_1



__ADS_2