CINTA KECILNYA MAZ

CINTA KECILNYA MAZ
115 SELAMETAN WISUDA SARI DAN DINI


__ADS_3

Makasih sudah ngikutin cerita ini sampai sini, makasih buangeeeeet penuh lope lope untuk semua pembaca yang selalu kasih like tiap habis baca bab.


Usia kandunga Dini makin besar, namun dia berhasil menyelesaikan kuliahnya tepat waktu. Ikutin terus keseruan ceritanya ya


Tapi jangan hanya baca …  kasih yanktie semangat dengan cara kasih kasih like dan vote serta komen dan bintang 5 nya.


Inget juga pesan yanktie, jangan lupa mulai intip-intip spin cerita ini dengan judul  KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR , ini cover cerita tentang Sari dan Steve.



Sari sedang uring-uringan, dia kesal sendiri setelah menolak Steve. Dia benci keputusan yang di ambilnya meminta Steve menjauh, namun dia masih terluka karena kemarin dia mendapat sms entah dari siapa yang sangat memprovokasinya. Dia menyesal karena tidak menanyakan kebenarannya pada Steve. Dia sudah mendaftar wisuda, sudah ambil Toga, namun merasa tidak ingin hadir di acara tersebut karena pendamping yang di inginkannya tak akan hadir di sisinya, semua karena ulahnya meminta Steve tidak mendekatinya lagi.


Besok adalah hari H wisudanya Sari, sudah sejak kemarin Steve berada di Jakarta, dia sedang di kantor pusat menyerahkan laporan kinerja kantor cabang Jogja yang dia pimpin di Jakarta. Sudah 2 hari kerja di Jakarta, besok sengaja Steve kosongkan hari nya untuk menghadiri wisuda kekasih kecilnya.


“Mas ga bisa datang ya de, mbakmu sudah ga bisa naik pesawat, sedang kalau naik kereta terlalu lelah, jadi kami sengaja atur waktu dengan Steve ingin main ke pantai,” Anto mengabari Sari mereka tidak bisa datang ke Jakarta, dan mengatakan ingin pergi dengan Steve ke pantai, padahal Anto tahu sejak 4 hari lalu Steve berangkat ke Jakarta dengan kereta api malam karena tiket pesawat penuh.


Sari berpikir panjang, ternyata dia memang tidak akan hadir dia hari bahagiaku, dia menjauh seperti yang ku minta, pikir Sari sedih.


“De? Kamu gapapa kan?” tanya Anto yang lama tidak mendapat jawaban Sari.


“Gapapa mas, yang penting mbak sehat, aku kangen banget, habis wisuda aku dan mama niat ke Jogja sebelum aku sibuk cari kerja,” ucap Sari menjawab pertanyaan Anto.


“Gimana kalau kamu cari kerja di Jogja de? Kan mama juga mau ikut mas, kalau memang kamu ga mau tinggal dengan mas, kita bisa beli rumah di sini, kamu dan mama bisa 1 rumah, rumah Jakarta kita jual aja, nanti mas tanya mbak Rina dia setuju ga. Tapi yang pasti kemarin mama sudah setuju pindah ke Jogja,” usul Anto.


“Nanti aku tanya mama, boleh ga aku cari kerja di Jakarta saja,” tukas Sari, dia tak yakin mau pindah ke Jogja dan akan sering ketemu dengan Steve, pria yang ingin dia jauhi.


(kelanjutan cerita Sari dan Steve ada di sequel yang khusus tentang mereka yang berjudul **KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR **ya).


***


Hari ini Sari dan mama akan terbang ke Jogja, Steve sengaja mengundur kepulangannya ke Jogja agar bisa bareng mereka. Mama akan lama di Jogja, dia akan menemani Dini sampai melahirkan, sekarang usia kehamilan Dini sudah 26 minggu, jadi sudah hampir 7 bulan.


Mama bahagia, karena akan mendapat cucu pertama laki-laki, tiga cucu terdahulunya adalah perempuan semua, yaitu Ajeng, Putri dan Amora.

__ADS_1


Karena bersama Steve maka mama dan Sari tidak kerepotan cari alamat Anto, staff Steve sudah mengantarkan mobil Steve ke bandara.


“Assalamu’alaykum,” salam dari mama yang tidak sabar langsung turun dari mobil saat Steve baru saja berhenti di halaman rumah Anto. “Ya ampun Sar, lihat itu mangga mulai matang lho, mana pisang tanduk di sebelah mulai tua,” komentar mama yang focus utamanya adalah tanaman. Mama dan Dini sama-sama pecinta tanaman, mereka sangat cocok. Sari tak begitu ngerti bila Dini sudah diskusi dengan mamanya soal tanaman.


“Eyaaaaaang uti,” sambut Amora begitu melihat mobil papanya parkir di halaman rumah.


“Balas salam dulu anak cantik,” tegur Steve.


“Wa’alaytum salam,” sahut Amora malu-malu lalu memeluk Steve, meminta di gendong.


“Anak papa sudah maem belom? Salim eyang dulu,” ajaknya ke bu Rahma.


“Assalamu’alayitum eyang uti,” Amora mengulurkan tangannya untuk salim pada eyangnya.


“Anak cantik, wa alaykum salam sayang,” kata bu Rahma sambil menciumi gemas pipi Amora. “Koq sui-sui mirip Anto cilik yo Ri?” bisik bu Rahma pada Sari. Terjemahn bebasnya koq lama-lama wajahnya mirip Anto ya.


“Iya ma, Sari tadi yo mbatin gitu, tapi ga berani ngucap,” lirih Sari menjawab perkataan mamanya.


“Masa sih Ma?” tanya Steve, sejak hari wisuda dia memang sudah memanggil bu Rahma dengan panggilan mama.


“Namanya anaknya Ma, ya makin lama makin miriplah, malah bagus tho buat dia ke depannya,” balas Sari lagi, “Koq ga salim ama tante Yai?” tanya Sari pada Amora.


“Moya tanen tante,” kata Amora sambil minta pindah dari gendongan Steve ke gendongan Sari, namun Steve tak membiarkannya berpindah, hanya mendekatkannya tanpa melepasnya.


“Papa, Moya mau ke tante Yai,” rengek Amora.


“Mulai sekarang panggil mama Yai, kalau mau baru papa kasih kamu ke mama,” pinta Steve.


Sari melotot mendengar permintaan Steve, namun tidak membantahnya. Sementara bu Rahma sudah masuk ke dalam.


Simbok sudah mempersiapkan 2 kamar untuk Sari dan bu Rahma, selain kamar Steve yang memang sudah tetap di rumah ini kalau Steve menginap di sini.” Monggo bu, ini kamar untuk ibu dan itu untuk mbak Sari. Kamar mandi depan di sini,” jelas simbok sesuai perintah Dini sebelum berangkat ngajar pagi tadi.


Steve baru saja selesai menurunkan koper dan tas bawaan mereka. “Honey, mana tas mama dan mana tas kamu tolong pisahkan, karena aku bingung mau masukkan ke kamar,” mohon Steve pada Sari.

__ADS_1


“Maaf aku tunjuk pakai kaki ya, maaf,” sahut Sari. Karena dia sedang mengendong Amora dan tangan 1 nya membawa kue bikinan mamanya untuk Dini. “Yang ini, ini dan ini punya mama, sisanya ya punya ku.”


“Gapapa sayang, ini kamarmu ya, di sebelah kamarku. Kamar mama di tengah sana,” jelas Steve memandu Sari yang baru pertama kali ke rumah Anto ini.


“Kamu ada kamar di sini?” tanya Sari bingung.


“Hahaha, rumahku cukup jauh dari sini, dan sejak pindah ke Jogja, aku nempati kamar ini dan kamar yang kamu tempati itu dulu kamar Anto.”


“Assalamu’alaykum,” salam Dini ketika memasuki rumah, dia sudah melihat mobil Steve berada di halaman, dia senang mamanya sudah sampai di Jogja. “Mama, Dini kangeeen bangeeet. Makasih mama bersedia datang,” Dini erat memeluk mama mertuanya setelah melakukan salim. “Selamat yo de atas wisudanya kemaren, sorry mbak ga bisa datang,” lanjut Dini menghampiri adik iparnya. “Hallo sayangku, sukses kan?” katanya sambil cipika cipiki pada Steve.


***


Pagi ini Dini sudah rapih dengan kebaya ungu dan sarung ungu, Amora mengenakan kebaya kembaran dengan dirinya dan Anto memakai jas yang sangat elegan di tubuhnya. Dini akan menghadiri wisuda S2 nya, dia bangga bisa menyelesaikan kuliahnya tepat waktu. Mama dan Sari memilih menunggu di rumah karena undangan terbatas. Steve yang ikut hadir agar menjadi phootografer acara tersebut selain menemani Amora bila Dini berphoto dengan Anto nanti.


Di rumah, keluarga Dini mulai hadir, mami, mbak Sashi dan mbak Kiran bersama anak dan suami masing-masing. Nanti malam mereka akan berkumpul untuk makan tumpeng syukuran wisuda Sari dan Dini serta mendoakan kehamilan Dini yang sudah memasuki usia 7 bulan. Rumah dengan 9 kamar tidur sekarang full.


Mami awalnya ingin pesan tumpeng saja biar tidak repot, tapi mama bersikeras masak sendiri, dia berpendapat biar lebih puas, lagian toch ada simbok, mbak inah, mbak Siti serta Sari yang akan membantunya.


-----------------------


Yuhuuuuuuuuuuuuuuuu, ga kerasa lho cinta kecilnya maz Anto akan berakhir, tapi biar ga penasaran ikuti ceritanya di bab berikutnya yaa, udah mau tamat koq.


Untuk menggantikan novel ini nantinya, yanktie bakal rilis cerita baru berjudul IMPOSSIBLE LOVE


Ceritanya tetap sederhana, membumi karena bukan tentang CEO tajir melintir bertemu dengan gadis sederhana!


Ceritanya tentang seorang pemuda cukup mapan yang baru lulus kuliah di London lalu jatuh cinta pada mantan gurunya.


Mantan guru pasti lebih tua kan? Dan hebohnya lagi si mantan guru adalah janda anak 3 lho!


Bisa ga pemuda lajang itu ngedapetin kepercayaan mantan ibu guru yang sudah sangat terluka karena berkali-kali di selingkuhi mantan suaminya dulu?


Cari nanti begitu cerita CINTA KECILNYA MAZ tamat ya,

__ADS_1


ini covernya cerita berikutnya



__ADS_2