CINTA KECILNYA MAZ

CINTA KECILNYA MAZ
112 PUNYA DUA BALITA


__ADS_3

Makasih sudah ngikutin cerita ini sampai sini, makasih buangeeeeet penuh lope lope untuk semua pembaca yang selalu kasih like tiap habis baca bab.


Akhirnya Anto bisa merasakan punya istri hamil, gimana keseruannya? Ikutin terus ceritanya ya


Tapi jangan hanya baca …  kasih yanktie semangat dengan cara kasih kasih like dan vote serta komen dan bintang 5 nya.


Inget juga pesan yanktie, jangan lupa mulai intip-intip spin cerita ini dengan judul  KESANDUNG CINTA ANAK BAU KENCUR  ya.


-----------------


Anto langsung lompat dari kursinya, dia memeluk dan menciumi Dini seakan sudah pisah berhari-hari. Anto juga langsung memencet bel untuk memanggil dokter memberi tahu kalau Dini sudah sadar.


“Apa yang di rasa bu?” tanya dokter jaga yang masih terlihat sangat muda. Perawat mencatat semua instruksi dokter ganteng tersebut. “Saya konsulkan langsung ke dokter kandungan ya bu, beliau baru akan visite besok pagi. Sekarang saya beri suntikan pencegah mual serta penguat kandungan dulu via infus ya.”


Setelah dokter dan perawat keluar Dini merengek minta di peluk Anto. “Maem dulu ya, kamu belum maem lho sejak siang. Mau maem apa? Mumpung Steve lagi keluar, biar beli sekalian,” tawar Anto, dia memang meminta tolong Steve mencari tissue basah yang lupa di bawakan simbok.


“Ade pengen nasi uduk pake lauknya lele 2 + ati rempela tapi semua ga boleh garing gorengnya,” request Dini.


“Koq pas gue di tempat nasi uduk bro, pas lah ga ngerepotin,” sahut Steve saat Anto meminta tambah belanjaan request bumil. Steve mewanti-wanti penjualnya agar jangan sampai salah, lele dan ati rempela pesanan Dini tidak boleh garing, dia tau bumil pasti langsung tak berselera bila pesanannya salah.


“Maz pulang gih, kasihan Moya bobo sendiri, mommy gapapa koq, besok Maz jadi balik ke Jakarta kan? Habis makan Maz pulang aja ya?” kata Dini. Dia selalu seperti itu, lebih mementingkan orang lain.


Dini menghabiskan seporsi nasi uduk yang dia pesan tadi, lalu minum obat, dia bersiap tidur, dia yakin Anto akan pulang menemani Amora. Namun sampai Steve pulang dia tidak melihat Anto bersiap pulang. “Maz udah malem banget, kasian Moya dan Maz harus siap-siap buat balik ke Jakarta besok pagi kan?”


“Mom, kita bicara serius ya? Mommy dengerin baik-baik dan jangan ke bawa emosi. Dengerin maz baik-baik dulu ya cinta? Jangan berpraduga buruk dulu. Maz ga akan pulang ke Jakarta besok, tadi maz sudah minta Yadi urus cancel tiket, gapapa buang potongan 25% yang penting ga mubazir kebuang semua. Maz akan balik ke Jakarta bareng mommy, maz sudah minta ijin ke Kepala Sekolah agar mommy ijin sebulan ini, sudah di beri ijin asal mommy ngelengkapin syaratnya dan ninggalin tugas selama mommy cuti. Bukan maz ga sayang Moya, tapi kamu belum lepas infus, nanti mau ke toilet bingung ga ada yang bantu, maz sayang banget ama Moya, kehadiran dede nanti ga akan mengurangi sayangnya maz ke Moya, mommy ga perlu punya rasa khawatir. Dede pelengkap di antara kita bertiga, bukan penghalang antara maz dan Moya. Jadi please hilangkan dari pikiranmu maz akan lebih mengasihi dede daripada mbak Moya,” panjaaaaaaaaang nih kata-kata mas bojonya mbak Dini.

__ADS_1


Dini menangis mendengar kata-kata Anto, dia memang sedikit khawatir akan posisi Moya di hati Anto, mungkin ini yang menyebabkan dia drop. Anto memeluk erat istrinya, menciumi pipi dan puncak kepalanya “Jangan nangis, kasihan dede kalau mommy sedih. Maz tau kamu ragu ke maz, namun please singkirkan itu, kita tetap sayang keduanya, semua anak kita kan?”


Dini akhirnya tertidur di pelukan Anto, pagi ini baby ga rewel, sejak bangun sholat daddy nya mengajaknya bicara “Morning anak daddy, sehat terus ya, jangan rewel dan jangan bikin mommy sakit,” di usapnya terus perut Dini memberi Dini ketenangan. Dia ciumi pula perut yang masih rata itu.


Jam 7 pagi dokter kandungan sudah visite. Dini di perbolehkan pulang sehabis cairan di botol infus ini habis, dengan catatan di utamakan bed rest selama 2 minggu. Dengan surat dokter seperti ini maka esoknya Anto mengantarkan surat cuti Dini dan berjanji akan segera memberikan tugas, karena Dini belum membuatnya.


Hari ke 3 di rumah Dini sudah rapih menyiapkan tugas untuk kelas yang akan di tinggalkannya istirahat, Anto yang menyerahkannya pada ibu Kepala sekolah. Esoknya Anto membawa Dini, Amora serta mbak Inah ke Jakarta.


***


Satu bapak aja tiap kehamilan pasti beda, lebih-lebih yang sekarang di alami Dini adalah beda bapak. Kehamilan kali ini Dini super kolokan, Anto berkata tidak, atau telat njawab pertanyaanya akan membuatnya sedih lalu menangis. Untung Anto ekstra sabar, di tambah berkali-kali mama dan mami memberitahu wanita hamil super sensitive.


Siang ini Dini minta ketoprak, namun minta bikinan simbok, sedang simbok tidak di ajak ke Jakarta. Mami membujuknya, menawarkan kalau mami yang akan bikinkan, namun Dini tidak mau, Anto di kantor yang tau cerita mertuanya ikut bingung. Mama yang tahu menantunya ingin makan ketoprak lalu membeli ketoprak yang belum di ulek 3 bungkus, di bawanya ke rumah besannya.


“Din, udah lama kita ga masak bareng. Kita ulek bumbu ketoprak yok,” ajak mama. “Tadi mama sengaja beli yang belum di campur jadi kita bisa bikin sendiri nih,” bujuknya tanpa kelihatan sandiwara. Dini pun antusias atas ajakan mertuanya, dan dia menghabiskan 1 porsi ketoprak bikinannya sendiri.


***


“Hehe, iya mam, balita yang ini mah lebih gampang, bisa di prediksi apa maunya. Nah yang satunya ampuuun de, salah 1 kata aja, nangisnya ga brenti-brenti,” jawab Anto.


“Makanya mami minta Amora boboin terpisah, kasihan dia kalau sering liat mommynya nangis, nanti dia bisa trauma,” kata maminya Dini.


Sehabis menidurkan Amora di kamarnya, Anto memasuki kamar Dini, di lihat nya wajah damai istrinya yang terlelap pulas. Di pandanginya wajah Dini yang selalu saja membuatnya jatuh cinta. Wajah cinta kecilnya. Di ciumnya kening Dini lembut. “Met bobo cinta kecilnya maz, ga nyangka kamu bisa menjadi istri maz, I love you so much my sweet heart. Makasih kamu mau berkorban untuk hamil anakku,” bisiknya.


Dini menggeliat merasakan kecup hangat di dahinya, dia memicingkan mata, di lihatnya suaminya sedang memandanginya. Di rentangkan tangannya minta di peluk. Entah mengapa sejak hamil dia maunya terus di peluk Anto, bahkan kadang Anto berangkat kerjapun dia menangis karena sedih di tinggal.

__ADS_1


“Gimana kita bisa LDR kalau tiap saat maunya di peluk gini?” kata Anto, di kecupinya pipi istrinya. Namun tentu saja kata-katanya di tangkap lain oleh Dini.


“Jadi Maz ga mau meluk ade, jadi pengennya kita LDR an aja, oke besok pagi ade balik sendiri ke Jogja,” isak tangis menyertai ambeg an nya.


“Ssttttt, siapa yang minta LDR? Siapa yang ga mau peluk?” di ciuminya pipi istrinya, lalu ke lehernya. Anto tahu Dini lemah kalau lehernya sudah di serang. “Maz cinta kamu de, maz yang ga mau LDR, maz juga maunya meluk kamu sepanjang hari, ada atau ga ada baby, kita menua bersama ya cinta kecilnya maz, jangan baperan gitu dong.”


“Maz, pengen … ” kata Dini.


“Dokter nyaranin kita ga melakukannya dulu mom, biar baby kuat dulu ya?” kata Anto, dia pun lebih dari pengen, tapi dia harus sadar, larangan itu demi kesehatan si baby.


Dini langsung melepaskan diri dari pelukan Anto, membalikkan dirinya memunggungi Anto sambil menangis. Dia merasa Anto tidak mencintainya lagi.


Prasetyanto pov


Aku memasuki kamar sehabis menidurkan Amora di kamarnya, kulihat wajah damai istriku yang terlelap pulas. Kupandangi wajahnya yang selalu saja membuatku jatuh cinta. Wajah cinta kecilku.


-------------------


Yuhuuuuuuuuuuuuuuuu, ga kerasa lho cinta kecilnya maz Anto akan berakhir, tapi biar ga penasaran ikuti ceritanya di bab berikutnya yaa, udah mau tamat koq.


Untuk menggantikan novel ini nantinya, yanktie bakal rilis cerita baru berjudul IMPOSSIBLE LOVE


Ceritanya tetap sederhana, membumi karena bukan tentang CEO tajir melintir bertemu dengan gadis sederhana!


Ceritanya tentang seorang pemuda cukup mapan yang baru lulus kuliah di London lalu jatuh cinta pada mantan gurunya.

__ADS_1


Mantan guru pasti lebih tua kan? Dan hebohnya lagi si mantan guru adalah janda anak 3 lho!


Bisa ga pemuda lajang itu ngedapetin kepercayaan mantan ibu guru yang sudah sangat terluka karena berkali-kali di selingkuhi mantan suaminya dulu?


__ADS_2